Modul Ajar & RPP Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII
Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)
Modul ajar (RPP) Bahasa Arab (Shorof) SMP kelas VII materi Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif), gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) yang Anda cari? Materi Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Arab (Shorof) |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang huruf hijaiyah dan mampu membaca kata-kata sederhana dalam Bahasa Arab.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan membandingkan istilah dasar ilmu shorof (wazan, mauzun, tashrif) dengan cermat. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik dapat merumuskan contoh-contoh kata baru berdasarkan pola wazan yang telah dipelajari secara mandiri. - komunikasi — elemen: berkomunikasi secara efektif
Peserta didik mampu mempresentasikan pemahaman mereka tentang istilah shorof dengan jelas dan menggunakan bahasa Arab yang tepat.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Berbicara, Membaca, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menggunakan kosakata serta struktur kalimat dasar Bahasa Arab untuk menyampaikan gagasan sederhana dalam konteks sehari-hari, termasuk memahami kaidah shorof dasar untuk membentuk kata. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ilmu shorof adalah salah satu cabang ilmu Bahasa Arab yang mempelajari perubahan bentuk kata. |
| Konseptual | Wazan adalah pola atau rumus perubahan kata, mauzun adalah kata yang mengikuti pola wazan, dan tashrif adalah proses perubahan kata dari satu bentuk ke bentuk lain. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi wazan, menentukan mauzun, dan melakukan tashrif fi'il tsulatsi mujarrod dasar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami kaidah shorof untuk menguasai Bahasa Arab dan membentuk kata dengan benar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan contoh kata, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh-contoh kata kerja (fi'il) secara akurat.
- Setelah menganalisis pola-pola yang diberikan, peserta didik dapat mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru dengan benar.
- Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod dasar secara lisan dan tulisan dengan lancar.
Pemahaman bermakna: Memahami istilah dasar ilmu shorof (wazan, mauzun, tashrif) adalah kunci untuk menguasai tata bahasa Arab dan membentuk kata dengan benar, sehingga dapat membaca dan berkomunikasi dalam Bahasa Arab secara efektif.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa satu kata dalam Bahasa Arab bisa memiliki banyak bentuk dan makna yang berbeda?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membandingkan pola pembentukan kata kerja aktif-pasif atau imbuhan dalam Bahasa Indonesia dengan sistem tashrif dalam Bahasa Arab. Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi wazan dan tashrif kata kerja yang sering muncul dalam ayat-ayat Al-Qur'an atau hadis untuk memahami maknanya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengulang kosakata Bahasa Arab yang telah dipelajari di rumah dan mendorong mereka untuk mencari contoh kata kerja dalam Al-Qur'an atau hadis. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja dan kursi yang mudah digeser untuk memfasilitasi diskusi kelompok, serta dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kamus Bahasa Arab online untuk mencari arti kata dan melihat bentuk tashrifnya, serta platform pembelajaran daring untuk kuis interaktif tentang shorof. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan contoh kata, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Arab: Guru menyebutkan satu huruf hijaiyah, peserta didik bergantian menyebutkan kata Arab yang diawali huruf tersebut dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh-contoh kata kerja (fi'il) secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Shorof: Guru memulai dengan satu kata Arab, peserta didik berikutnya menyebutkan kata yang memiliki wazan atau tashrif yang serupa secara berurutan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah menganalisis pola-pola yang diberikan, peserta didik dapat mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tashrif Kilat: Guru menyebutkan satu fi'il madhi, peserta didik secara individu atau berpasangan dengan cepat menyebutkan bentuk fi'il mudhari' dan mashdarnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi wazan, mauzun, dan melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod.
Alat & bahan: Kertas LKPD, alat tulis, kamus Bahasa Arab (opsional), kartu kata kerja.
Langkah kerja:
- Amati kartu kata kerja Bahasa Arab yang diberikan guru, seperti 'كَتَبَ' (kataba).
- Identifikasi huruf-huruf asli (فعل) dari kata kerja tersebut.
- Tentukan wazan yang diikuti oleh kata kerja tersebut (misalnya فَعَلَ).
- Tuliskan mauzun (kata aslinya) dan bentuk tashrif madhi dasar dari kata tersebut pada tabel yang tersedia.
- Buatlah satu kalimat sederhana menggunakan salah satu bentuk tashrif yang telah dibuat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang perubahan bentuk kata dalam bahasa apapun?
- Apakah kamu pernah mendengar istilah 'shorof' dalam Bahasa Arab?
- Berikan contoh satu kata kerja dalam Bahasa Arab yang kamu tahu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan keakuratan pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengidentifikasi wazan, mauzun, dan melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif. | Pengertian Wazan, Mauzun, Tashrif | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh kata kerja. | Perbedaan Wazan, Mauzun, Tashrif | 2 JP | penalaran kritis, komunikasi |
| 3 | Mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru. | Aplikasi Wazan 'fa'ala' | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
Ilmu shorof adalah salah satu cabang ilmu Bahasa Arab yang sangat penting. Dengan menguasai shorof, kita bisa memahami bagaimana satu kata bisa berubah bentuk dan makna. Modul ini akan membawa kita mengenal istilah-istilah dasar dalam ilmu shorof, yaitu wazan, mauzun, dan tashrif, yang akan menjadi pondasi kuat untuk belajar Bahasa Arab lebih lanjut.
1. Pengertian Ilmu Shorof
Ilmu Shorof (صَرْفٌ) adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya untuk menghasilkan makna yang berbeda atau untuk tujuan tata bahasa. Misalnya, dari kata kerja 'menulis' (كَتَبَ - kataba) bisa berubah menjadi 'telah ditulis' (كُتِبَ - kutiba), 'dia sedang menulis' (يَكْتُبُ - yaktubu), atau 'penulis' (كَاتِبٌ - katibun). Memahami shorof sangat krusial agar kita bisa menyusun kalimat Bahasa Arab dengan benar dan memahami teks-teks Arab, termasuk Al-Qur'an dan Hadis.
2. Wazan (وَزْنٌ)
Wazan (وَزْنٌ) secara harfiah berarti 'timbangan' atau 'pola'. Dalam ilmu shorof, wazan adalah pola atau rumus baku yang digunakan untuk membentuk kata. Ia berfungsi sebagai cetakan yang menentukan bagaimana huruf-huruf asli suatu kata akan disusun dan diberi harakat. Contoh wazan yang paling dasar untuk kata kerja (fi'il) adalah 'فَعَلَ' (fa'ala) yang terdiri dari huruf fa, 'ain, dan lam sebagai representasi huruf-huruf asli kata. Ada banyak wazan lain yang akan dipelajari di jenjang selanjutnya.
3. Mauzun (مَوْزُوْنٌ)
Mauzun (مَوْزُوْنٌ) adalah kata yang ditimbang atau kata yang mengikuti pola wazan. Jadi, mauzun adalah kata asli yang dimasukkan ke dalam cetakan wazan. Misalnya, jika wazannya adalah 'فَعَلَ' (fa'ala), maka kata 'كَتَبَ' (kataba - menulis), 'نَصَرَ' (nashara - menolong), dan 'ضَرَبَ' (dharaba - memukul) adalah contoh mauzun yang mengikuti pola wazan tersebut. Mauzun adalah kata konkret yang kita gunakan, sedangkan wazan adalah kerangka abstraknya.
4. Tashrif (تَصْرِيْفٌ)
Tashrif (تَصْرِيْفٌ) adalah proses perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya sesuai dengan wazan tertentu. Ini adalah inti dari ilmu shorof. Tashrif bisa mengubah kata kerja dari masa lampau (madhi) ke masa sekarang/akan datang (mudhari'), atau menjadi kata benda pelaku (isim fa'il), kata benda objek (isim maf'ul), dan lain sebagainya. Contoh tashrif dari kata 'كَتَبَ' (kataba) adalah 'يَكْتُبُ' (yaktubu), 'اُكْتُبْ' (uktub), 'كَاتِبٌ' (katibun), dan seterusnya.
5. Hubungan Wazan, Mauzun, dan Tashrif
Ketiga istilah ini saling terkait erat. Wazan adalah pola atau rumus. Mauzun adalah kata konkret yang kita masukkan ke dalam pola tersebut. Tashrif adalah proses perubahan bentuk kata yang terjadi ketika mauzun mengikuti wazan. Ibarat membuat kue, wazan adalah cetakannya, adonan kue adalah mauzun, dan proses mencetak adonan menjadi berbagai bentuk kue adalah tashrif. Memahami hubungan ini sangat penting untuk menguasai pembentukan kata dalam Bahasa Arab.
6. Contoh Wazan Fi'il Tsulatsi Mujarrod
Fi'il tsulatsi mujarrod adalah kata kerja yang terdiri dari tiga huruf asli tanpa tambahan. Wazan yang paling umum adalah 'فَعَلَ' (fa'ala). Contoh mauzunnya adalah 'ذَهَبَ' (dzahaba - pergi), 'أَكَلَ' (akala - makan), 'شَرِبَ' (syariba - minum). Wazan ini bisa memiliki harakat 'ain yang berbeda di fi'il mudhari'nya, misalnya 'يَذْهَبُ' (yadzhabu), 'يَأْكُلُ' (ya'kulu), 'يَشْرَبُ' (yasyrobu). Latihan mengidentifikasi dan men-tashrif kata-kata ini akan memperkuat pemahaman.
Rangkuman: Ilmu shorof adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata. Wazan adalah pola atau rumus perubahan kata, seperti 'فَعَلَ'. Mauzun adalah kata yang mengikuti pola wazan tersebut, contohnya 'كَتَبَ'. Tashrif adalah proses perubahan bentuk kata dari satu wazan ke wazan lain atau dari satu bentuk ke bentuk lain, seperti 'كَتَبَ' menjadi 'يَكْتُبُ'. Ketiganya merupakan fondasi penting dalam tata bahasa Arab untuk membentuk dan memahami kata dengan benar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Shorof | Ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata dalam Bahasa Arab. |
| Wazan | Pola atau rumus baku untuk membentuk kata. |
| Mauzun | Kata yang mengikuti pola wazan. |
| Tashrif | Proses perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya. |
| Fi'il | Kata kerja. |
| Tsulatsi Mujarrod | Kata kerja tiga huruf asli tanpa tambahan. |
| Fi'il Madhi | Kata kerja bentuk lampau. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)" mata pelajaran Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Materi Bahasa Arab (Shorof) Terkait
Istilah Dasar Ilmu ShorofBahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMPMengenal Ilmu Bahasa ArabBahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMPPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Arab (Shorof) kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) pada Bahasa Arab (Shorof) SMP, Fase D, elemen Menyimak, Berbicara, Membaca, Menulis.
Modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) untuk Bahasa Arab (Shorof) kelas VII.
Apakah modul ajar Bahasa Arab (Shorof) materi Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini gratis?
Ya. Modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Arab (Shorof) kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Arab (Shorof) kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Arab (Shorof) kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Arab (Shorof) kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) untuk Bahasa Arab (Shorof) kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Arab (Shorof) kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Arab (Shorof) kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Arab (Shorof) ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.