Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa Daerah Jawa SMP

1 modul ajar Bahasa Daerah Jawa SMP untuk kelas IX — mulai Teks Drama/Sandiwara. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Teks Drama/Sandiwara, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Teks Drama/Sandiwara selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Daerah Jawa SMP ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Daerah Jawa SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Drama/Sandiwara
Bahasa Daerah Jawa · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Drama/Sandiwara
Bahasa Daerah Jawa · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Daerah Jawa
Fase / KelasD / IX
Materi PokokTeks Drama/Sandiwara
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengalaman membaca atau menonton pertunjukan drama/sandiwara sederhana serta memahami beberapa kosakata dasar bahasa Jawa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis dan Menyajikan
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menulis dan menyajikan teks drama/sandiwara sederhana dalam bahasa Jawa dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan nilai budaya Jawa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDrama/sandiwara adalah bentuk seni pertunjukan yang sering kita jumpai di televisi, panggung, atau bahkan dalam kegiatan sekolah.
KonseptualKonsep inti drama/sandiwara meliputi struktur alur, tokoh, dialog, latar, dan pesan moral yang disampaikan melalui konflik.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah menulis naskah drama/sandiwara sederhana, mulai dari menentukan tema hingga menyusun dialog.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konteks budaya dan nilai-nilai lokal dalam menciptakan karya drama/sandiwara yang relevan dan bermakna.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan cuplikan drama, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks drama/sandiwara berbahasa Jawa (tokoh, alur, latar, tema) dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis karakteristik kebahasaan teks drama/sandiwara berbahasa Jawa (ragam basa, gaya bahasa) sesuai kaidah dengan benar.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang kerangka naskah drama/sandiwara sederhana berbahasa Jawa (ide cerita, tokoh, konflik) secara runtut.
  4. Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat menulis naskah drama/sandiwara sederhana berbahasa Jawa (dialog, narasi) sesuai struktur dengan cermat.
  5. Setelah berlatih, peserta didik dapat mempresentasikan cuplikan naskah drama/sandiwara yang telah dibuat di depan kelas secara percaya diri.
Halaman 2 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks drama/sandiwara tidak hanya membantu kita mengapresiasi seni pertunjukan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, berempati, dan berkomunikasi secara efektif dalam konteks budaya Jawa.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita bisa hidup dan terasa nyata saat dipentaskan di atas panggung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis kreatif dan penggunaan pilihan kata yang efektif dalam dialog.
Seni Budaya: Pemahaman tentang seni pertunjukan tradisional Jawa dan ekspresi artistik dalam pementasan drama.
Pendidikan Pancasila: Penggalian nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang dapat diangkat dalam tema drama.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berperan sebagai narasumber cerita rakyat atau penutur tradisi lisan yang bisa diadaptasi menjadi naskah drama.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang nyaman dan presentasi di depan kelas, serta akses ke perpustakaan untuk referensi cerita Jawa.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pertunjukan drama Jawa di YouTube sebagai stimulus dan referensi, serta penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan naskah drama.
Halaman 3 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan cuplikan drama, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks drama/sandiwara berbahasa Jawa (tokoh, alur, latar, tema) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video pendek pertunjukan wayang orang atau kethoprak, lalu bertanya: 'Apa yang membuat pertunjukan ini menarik?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur drama dan merancang proyek penulisan naskah drama, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah cerita bisa hidup dan terasa nyata saat dipentaskan di atas panggung?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan cuplikan teks drama/sandiwara berbahasa Jawa dan meminta peserta didik mengamati, lalu bertanya: 'Apa saja bagian-bagian yang menyusun teks ini?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai unsur-unsur pembangun drama/sandiwara (tokoh, alur, latar, tema, amanat) berdasarkan pengamatan teks.
  3. Guru menjelaskan karakteristik kebahasaan drama/sandiwara Jawa, seperti penggunaan ragam basa (ngoko, krama) dan gaya bahasa yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberi tugas untuk membuat naskah drama/sandiwara sederhana.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan tema cerita drama/sandiwara yang akan ditulis, dengan bimbingan guru.
  3. Peserta didik bersama kelompok menyusun kerangka naskah drama/sandiwara, meliputi ide cerita, tokoh, konflik, dan pesan moral, kemudian mencatatnya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan kerangka naskah drama/sandiwara yang telah dibuat, menjelaskan ide cerita dan tokoh utamanya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, menyoroti kekuatan dan area yang bisa ditingkatkan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman unsur-unsur drama dan kerangka naskah, serta memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan mengenai unsur-unsur pembangun drama dan tahapan awal perancangan naskah.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan dalam kegiatan ini, lalu mengapresiasi seluruh usaha peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk melanjutkan penulisan naskah drama/sandiwara secara berkelompok di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat menulis naskah drama/sandiwara sederhana berbahasa Jawa (dialog, narasi) sesuai struktur dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik tentang tantangan atau kesulitan yang mereka temui saat melanjutkan penulisan naskah drama di rumah.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini akan fokus pada penyelesaian naskah drama dan persiapan presentasi, serta mengingatkan kembali tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk menyusun jadwal penyelesaian naskah drama, termasuk pembagian peran dalam penulisan dialog dan narasi.
  2. Guru memberikan contoh penulisan dialog yang efektif dalam drama Jawa, termasuk penggunaan krama inggil atau ngoko sesuai konteks tokoh.
  3. Peserta didik secara berkelompok melanjutkan penulisan naskah drama/sandiwara, fokus pada pengembangan dialog dan narasi berdasarkan kerangka yang sudah dibuat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan umpan balik, dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
  2. Peserta didik berkolaborasi dalam menyempurnakan naskah drama, memastikan alur cerita logis, karakter konsisten, dan penggunaan bahasa Jawa yang tepat.
  3. Setiap kelompok memilih satu cuplikan adegan dari naskah mereka untuk dipresentasikan di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan (membacakan) cuplikan adegan drama/sandiwara yang telah ditulis di depan kelas.
  2. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik (umpan balik) mengenai kekuatan naskah, kejelasan dialog, dan kesesuaian dengan unsur drama.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi tentang proses penulisan drama, kesulitan yang dihadapi, dan cara mengatasinya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan mengenai pentingnya kerja sama dalam menulis drama dan elemen-elemen yang membuat drama hidup.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan pelajaran berharga yang didapat dari proyek ini dan mengapresiasi kreativitas serta kerja keras setiap kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan dan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan mengapresiasi seni drama, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKRancang Naskah Drama Jawa
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan merancang kerangka naskah drama/sandiwara sederhana berbahasa Jawa dan menulis cuplikan dialognya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Teks drama atau sandiwara merupakan salah satu bentuk karya sastra yang dirancang untuk dipentaskan. Dalam konteks budaya Jawa, drama seringkali menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai luhur dan cerita-cerita tradisional.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, bahan ajar, kamus Jawa-Indonesia

Langkah kerja:

  1. Perhatikan cerita rakyat Jawa yang ditayangkan guru, lalu tuliskan ide cerita yang muncul di benakmu.
  2. Bersama kelompokmu, diskusikan dan tentukan satu tema cerita rakyat Jawa yang akan kamu adaptasi menjadi drama.
  3. Identifikasi tokoh-tokoh utama dan pendukung dalam cerita yang kamu pilih, lalu berikan karakteristik singkat untuk setiap tokoh.
  4. Tentukan alur singkat cerita (awal, konflik, penyelesaian) dan pesan moral yang ingin kamu sampaikan melalui drama ini.
  5. Tuliskan cuplikan dialog untuk satu adegan penting dalam dramamu, perhatikan penggunaan ragam basa Jawa yang sesuai.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah menonton pertunjukan drama atau sandiwara?
  2. Apa saja yang biasanya ada dalam sebuah cerita drama?
  3. Bisakah kamu menyebutkan satu cerita rakyat Jawa yang kamu ketahui?
  4. Apakah kamu familiar dengan penggunaan bahasa Jawa krama inggil?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi aktif dan kolaborasi peserta didik dalam diskusi kelompok serta saat menyusun kerangka dan menulis naskah drama.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap kualitas naskah drama/sandiwara sederhana berbahasa Jawa yang dibuat kelompok dan presentasi cuplikan adegan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks drama/sandiwaraUnsur-unsur drama (tokoh, alur, latar, tema)2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis karakteristik kebahasaan teks drama/sandiwaraRagam basa dan gaya bahasa Jawa dalam drama2 JPPenalaran Kritis
3Merancang kerangka naskah drama/sandiwara sederhanaIde cerita, tokoh, konflik, pesan moral2 JPKreativitas
4Menulis naskah drama/sandiwara sederhanaDialog dan narasi drama berbahasa Jawa2 JPKreativitas
Halaman 8 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks drama atau sandiwara merupakan salah satu bentuk karya sastra yang dirancang untuk dipentaskan. Dalam konteks budaya Jawa, drama seringkali menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai luhur dan cerita-cerita tradisional. Memahami struktur dan kaidah kebahasaan drama Jawa akan membantu kita tidak hanya mengapresiasi, tetapi juga berkarya.

1. Pengertian dan Fungsi Drama/Sandiwara
Drama atau sandiwara adalah karya sastra yang berbentuk dialog dan dimaksudkan untuk dipentaskan. Dalam bahasa Jawa, istilah 'sandiwara' berasal dari kata 'sandi' (rahasia) dan 'wara' (pengajaran), yang berarti pengajaran yang disampaikan secara terselubung. Fungsi drama tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, kritik sosial, dan pelestarian budaya. Drama Jawa seringkali mengangkat cerita-cerita pewayangan, legenda, atau kisah-kisah kehidupan sehari-hari yang mengandung pesan mendalam.

2. Unsur-unsur Pembangun Teks Drama
Sebuah teks drama tersusun dari beberapa unsur utama. Pertama, tokoh, yaitu para pelaku dalam cerita yang memiliki karakter dan peran masing-masing. Kedua, alur atau plot, rangkaian peristiwa yang membentuk jalan cerita dari awal hingga akhir. Ketiga, latar, meliputi tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa. Keempat, tema, gagasan pokok atau ide dasar yang menjadi fokus cerita. Kelima, amanat, pesan moral atau nilai-nilai yang ingin disampaikan penulis kepada penonton. Semua unsur ini saling berkaitan membentuk keutuhan sebuah drama.

3. Karakteristik Kebahasaan Drama Jawa
Teks drama berbahasa Jawa memiliki kekhasan dalam penggunaan bahasa. Yang paling menonjol adalah penggunaan ragam basa (unggah-ungguh basa) seperti ngoko, krama madya, dan krama inggil, yang disesuaikan dengan status sosial dan hubungan antar tokoh. Selain itu, sering ditemukan gaya bahasa seperti perumpamaan (pepindhan), peribahasa (saloka), atau ungkapan (paribasan) yang memperkaya dialog dan mencerminkan kearifan lokal. Petunjuk lakuan atau kramagung juga penting untuk menggambarkan ekspresi dan gerakan tokoh.

4. Struktur Teks Drama Sederhana
Secara umum, struktur teks drama sederhana meliputi prolog (pembukaan), dialog antar tokoh yang disertai petunjuk lakuan, dan epilog (penutup). Prolog berisi pengantar cerita, pengenalan tokoh, atau latar belakang. Dialog adalah inti dari drama, berisi percakapan antar tokoh yang menggerakkan alur dan mengungkapkan karakter. Petunjuk lakuan (kramagung) adalah instruksi bagi pemain tentang ekspresi, gerakan, atau intonasi. Epilog berisi simpulan atau pesan akhir dari drama. Naskah drama yang baik akan memudahkan pementasan.

Rangkuman: Teks drama/sandiwara adalah karya sastra yang dipentaskan, berfungsi sebagai hiburan, pendidikan, dan pelestarian budaya. Unsur-unsur pembangunnya meliputi tokoh, alur, latar, tema, dan amanat. Kebahasaan drama Jawa khas dengan penggunaan ragam basa dan gaya bahasa tradisional. Struktur teks drama umumnya terdiri dari prolog, dialog dengan petunjuk lakuan, dan epilog, yang semuanya penting untuk menciptakan pementasan yang utuh dan bermakna.

Halaman 9 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SandiwaraPengajaran yang disampaikan secara terselubung melalui pertunjukan drama.
KramagungPetunjuk lakuan atau instruksi dalam naskah drama mengenai ekspresi, gerakan, atau intonasi.
Unggah-ungguh basaAturan penggunaan ragam bahasa Jawa (ngoko, krama) sesuai status sosial dan hubungan antar penutur.
PrologBagian pembukaan dalam teks drama yang berisi pengantar cerita.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Daerah Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Drama/Sandiwara" mata pelajaran Bahasa Daerah Jawa Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Teks Drama/Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Bahasa Daerah Jawa di SMP

Peta di halaman ini memuat Bahasa Daerah Jawa di SMP, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Daerah Jawa SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Daerah Jawa SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Daerah Jawa SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Daerah Jawa bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXPeta Konsep
Teks Drama/SandiwaraPengertian dan Fungsi Drama/SandiwaraUnsur-unsur Pembangun Teks DramaKarakteristik Kebahasaan Drama JawaStruktur Teks Drama Sederhana
Dari sub-bab Teks Drama/SandiwaraLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Daerah Jawa · Kelas IXProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Daerah Jawa SMP

Apakah modul ajar Bahasa Daerah Jawa ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Daerah Jawa?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.