Modul Ajar SMP

Modul Ajar BASA SUNDA SMP

2 modul ajar BASA SUNDA SMP untuk kelas VII — mulai PUPUJIAN, dan Sisindiran. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul PUPUJIAN, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul PUPUJIAN selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi BASA SUNDA SMP ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · BASA SUNDA SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
PUPUJIAN
BASA SUNDA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
PUPUJIAN
BASA SUNDA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBASA SUNDA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPUPUJIAN
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning, Problem Based Learning, dan Project Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk puisi atau lagu daerah yang sering didengar di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan mengapresiasi berbagai bentuk karya sastra Sunda, termasuk pupujian, serta mampu mengekspresikan gagasan dan perasaannya secara lisan maupun tulisan dalam konteks budaya Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPupujian adalah puisi Sunda berbentuk pupuh atau sajak bebas yang berisi pujian kepada Allah, Rasul, atau nasihat keagamaan, sering dilantunkan di masjid atau madrasah.
KonseptualPupujian memiliki struktur, rima, dan makna yang khas sebagai media dakwah dan pendidikan moral dalam budaya Sunda.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi ciri-ciri pupujian, menganalisis isi, dan melantunkan pupujian dengan intonasi yang tepat.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya melestarikan sastra daerah sebagai bagian dari identitas budaya dan nilai-nilai luhur.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri pupujian berdasarkan bentuk dan isinya.
  2. Menganalisis makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam pupujian.
  3. Melantunkan pupujian dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.
  4. Menyajikan hasil analisis pupujian secara lisan dengan percaya diri.
  5. Menciptakan pupujian sederhana dengan tema keagamaan atau nasihat.
Halaman 2 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami pupujian bukan hanya sekadar menghafal lirik, tetapi juga meresapi nilai-nilai religius dan moral yang terkandung di dalamnya, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kearifan lokal.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mendengar lantunan syair-syair indah di masjid atau mushola sebelum adzan? Apa isi syair tersebut dan mengapa dilantunkan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning, Problem Based Learning, dan Project Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Kaitan dengan nilai-nilai keagamaan, etika, dan moral yang terkandung dalam pupujian sebagai media dakwah.
Seni Budaya: Kaitan dengan unsur seni suara (melantunkan pupujian), apresiasi seni, dan pelestarian budaya daerah.
Bahasa Indonesia: Kaitan dengan analisis puisi, pemahaman diksi, gaya bahasa, dan penulisan karya sastra.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung peserta didik mencari tahu pupujian yang dikenal di lingkungan keluarga atau komunitas sekitar rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area luar kelas seperti taman sekolah untuk mencari inspirasi saat menciptakan pupujian.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan gawai untuk mencari contoh pupujian, video lantunan pupujian, dan kamus Sunda online, serta membuat presentasi digital sederhana.
Halaman 3 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri pupujian berdasarkan bentuk dan isinya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu daerah Sunda singkat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri pupujian dan mengapa penting mempelajarinya, serta mengajukan pertanyaan pemantik tentang pengalaman mereka mendengar lantunan syair di tempat ibadah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan beberapa contoh teks pupujian. Mereka diminta untuk membaca, menyimak, dan secara mandiri menemukan persamaan serta perbedaan dari teks-teks tersebut, kemudian mencatat ciri-ciri yang mereka temukan terkait bentuk (rima, jumlah baris) dan isi (tema, pesan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok berdiskusi untuk menyimpulkan ciri-ciri pupujian berdasarkan temuan mereka. Mereka kemudian memilih satu pupujian untuk dianalisis lebih lanjut tentang pesan moral atau nilai keagamaan yang terkandung di dalamnya, dengan bimbingan guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri pupujian dan analisis singkat mereka. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang karakteristik pupujian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri pupujian. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memotivasi mereka untuk terus menggali kekayaan sastra Sunda, dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam pupujian serta melantunkannya dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ciri-ciri pupujian. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis makna dan nilai serta mempraktikkan pelantunan pupujian, lalu memutarkan audio/video lantunan pupujian sebagai apersepsi dan memantik diskusi tentang perasaan yang muncul saat mendengarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis satu pupujian yang berbeda dari pertemuan sebelumnya. Mereka fokus pada pemahaman makna setiap larik, menemukan kosa kata sulit, dan mengidentifikasi nilai-nilai moral atau keagamaan yang ingin disampaikan, dengan bantuan kamus Sunda-Indonesia jika diperlukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetelah menganalisis makna, setiap kelompok berlatih melantunkan pupujian yang telah dianalisis. Mereka memperhatikan intonasi, ekspresi, dan kekompakan dalam melantunkan pupujian tersebut, dengan bimbingan guru dan saling memberikan masukan antaranggota kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok secara bergiliran menampilkan lantunan pupujian di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan konstruktif terkait intonasi, ekspresi, dan pemahaman makna. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas usaha peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya memahami makna pupujian sebelum melantunkannya. Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas peserta didik, memberikan tugas untuk mencari pupujian lain di lingkungan sekitar, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri, menganalisis makna, dan melantunkan pupujian dengan intonasi yang tepat.

Alat & bahan: Teks pupujian, kamus Sunda-Indonesia, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami dua contoh teks pupujian yang diberikan.
  2. Identifikasi ciri-ciri bentuk (rima, jumlah baris) dan isi (tema, pesan) dari kedua pupujian tersebut.
  3. Diskusikan makna setiap larik dan nilai-nilai moral/keagamaan yang terkandung dalam salah satu pupujian.
  4. Latih melantunkan pupujian yang telah dianalisis dengan memperhatikan intonasi dan ekspresi.
  5. Presentasikan hasil identifikasi dan lantunan pupujian di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah mendengar istilah 'pupujian'?
  2. Di mana biasanya kamu mendengar syair-syair keagamaan dilantunkan?
  3. Apa saja pesan yang sering disampaikan dalam syair-syair tersebut?
  4. Apakah kamu tahu arti dari beberapa kata Sunda dalam syair keagamaan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis teks, dan praktik melantunkan pupujian.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi analisis pupujian dan karya cipta pupujian sederhana, serta tes tertulis untuk pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri pupujian berdasarkan bentuk dan isinya.Ciri-ciri pupujian (bentuk dan isi).2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam pupujian.Makna dan nilai pupujian.2 JPKeimanan dan Ketakwaan
3Melantunkan pupujian dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.Pelafalan dan intonasi pupujian.2 JPKreativitas
4Menciptakan pupujian sederhana dengan tema keagamaan atau nasihat.Penulisan pupujian sederhana.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pupujian adalah salah satu bentuk sastra Sunda yang kaya akan nilai-nilai luhur. Di sekolah, di masjid, atau di madrasah, pupujian sering dilantunkan sebagai media dakwah dan pengingat akan kebesaran Tuhan. Mempelajari pupujian bukan hanya tentang bahasa, tetapi juga tentang memahami budaya, moral, dan spiritualitas masyarakat Sunda. Mari kita selami keindahan dan makna yang terkandung dalam pupujian.

1. Pengertian dan Fungsi Pupujian
Pupujian adalah puisi Sunda yang isinya berupa pujian kepada Allah SWT, salawat kepada Nabi Muhammad SAW, doa, atau nasihat keagamaan. Pupujian biasanya dilantunkan secara berulang-ulang, baik secara individu maupun berkelompok, terutama sebelum adzan atau kegiatan keagamaan lainnya. Fungsi utamanya adalah sebagai media dakwah, pendidikan moral, dan pengingat spiritual bagi masyarakat. Pupujian juga menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi lisan Sunda yang diwariskan secara turun-temurun.

2. Ciri-ciri dan Jenis Pupujian
Ciri khas pupujian terletak pada bentuknya yang terikat (berupa pupuh) atau bebas (sajak bebas), dengan rima dan irama tertentu. Isinya selalu berkaitan dengan ajaran agama Islam atau nasihat kehidupan. Beberapa jenis pupujian berdasarkan isinya meliputi pupujian puji ka Gusti (pujian kepada Tuhan), pupujian solawat ka Nabi (salawat kepada Nabi), pupujian tobat (permohonan ampun), pupujian pepeling (nasihat), dan pupujian kaayaan poe kiamat (tentang hari kiamat). Setiap jenis memiliki penekanan pesan yang berbeda namun tetap dalam koridor keagamaan.

3. Struktur dan Bahasa Pupujian
Pupujian umumnya terdiri dari beberapa bait, dengan setiap bait memiliki jumlah baris dan pola rima yang konsisten jika berbentuk pupuh. Jika berbentuk sajak bebas, strukturnya lebih fleksibel. Bahasa yang digunakan dalam pupujian adalah bahasa Sunda yang kadang mengandung kosa kata arkais atau kosa kata Arab yang diserap ke dalam bahasa Sunda. Penggunaan majas dan pilihan kata yang indah sering ditemukan untuk memperkuat pesan dan daya tarik estetika pupujian, sehingga mudah diingat dan diresapi oleh pendengarnya.

4. Makna dan Nilai dalam Pupujian
Setiap pupujian mengandung makna yang mendalam dan nilai-nilai luhur. Misalnya, pupujian puji ka Gusti mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan mengingat kebesaran Allah. Pupujian solawat ka Nabi menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah dan meneladani akhlaknya. Pupujian pepeling berisi nasihat agar kita selalu berbuat baik, menjauhi larangan, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. Nilai-nilai seperti keimanan, ketakwaan, kesabaran, kejujuran, dan kebersamaan sering menjadi inti pesan dalam pupujian.

5. Melantunkan Pupujian
Melantunkan pupujian memerlukan penghayatan terhadap makna yang terkandung di dalamnya. Intonasi, jeda, dan ekspresi wajah menjadi penting untuk menyampaikan pesan dengan baik. Ada berbagai gaya melantunkan pupujian, tergantung daerah dan tradisinya. Beberapa dilantunkan dengan nada datar, ada pula yang berirama seperti tembang. Latihan rutin dan mendengarkan contoh dari para ahli dapat membantu kita menguasai teknik melantunkan pupujian dengan benar dan penuh penghayatan, sehingga pesan spiritualnya dapat tersampaikan dengan baik.

Rangkuman: Pupujian adalah puisi Sunda berisi pujian kepada Tuhan, salawat, doa, atau nasihat keagamaan, berfungsi sebagai media dakwah dan pendidikan moral. Ciri-cirinya meliputi bentuk terikat/bebas, rima, dan isi keagamaan. Pupujian mengandung makna mendalam dan nilai-nilai luhur seperti keimanan, ketakwaan, dan moralitas. Melantunkan pupujian memerlukan penghayatan intonasi dan ekspresi untuk menyampaikan pesan spiritualnya.

Halaman 9 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PupujianPuisi Sunda berisi pujian kepada Allah, Rasul, doa, atau nasihat keagamaan.
PupuhBentuk puisi Sunda yang terikat oleh aturan jumlah baris, suku kata, dan vokal akhir.
PepelingNasihat atau peringatan.
IntonasiNada bicara atau lagu kalimat saat melantunkan.
DakwahKegiatan menyeru atau mengajak orang lain kepada kebaikan agama.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BASA SUNDA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "PUPUJIAN" mata pelajaran BASA SUNDA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · PUPUJIAN — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar BASA SUNDA di SMP

Peta di halaman ini memuat BASA SUNDA di SMP, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Yang disusun di sini perangkat ajar BASA SUNDA SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran BASA SUNDA SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar BASA SUNDA SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar BASA SUNDA bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIIPeta Konsep
PUPUJIANPengertian dan Fungsi PupujianCiri-ciri dan Jenis PupujianStruktur dan Bahasa PupujianMakna dan Nilai dalam PupujianMelantunkan Pupujian
Dari sub-bab PUPUJIANLembar tambahan
Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBASA SUNDA · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar BASA SUNDA SMP

Apakah modul ajar BASA SUNDA ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru BASA SUNDA?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.