Modul Ajar SMP

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VII SMP

11 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII SMP (Fase D) siap unduh — Algoritma dan Diagram Alir, Berpikir Komputasional Lanjutan, dan Etika…

11 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 4 materi kelas VII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Literasi Digital untuk Kreasi Konten, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Literasi Digital untuk Kreasi Konten selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Literasi Digital untuk Kreasi Konten
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Literasi Digital untuk Kreasi Konten
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasD / VII
Materi PokokLiterasi Digital untuk Kreasi Konten
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengalaman dasar dalam menggunakan perangkat digital dan mengakses internet untuk mencari informasi.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainPengetahuan dan Keterampilan Komputasi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar literasi digital, mengidentifikasi berbagai jenis konten digital, serta mengaplikasikan alat dan teknik dasar untuk membuat konten digital sederhana secara aman dan bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKonten digital seperti video TikTok, infografik Instagram, atau presentasi PowerPoint adalah contoh nyata dari materi ini.
KonseptualKonsep intinya adalah memahami prinsip-prinsip pembuatan konten digital yang efektif, etis, dan menarik secara visual.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah merencanakan, membuat, dan mempublikasikan konten digital menggunakan aplikasi sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam setiap tahapan pembuatan konten digital.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis konten digital dan karakteristiknya dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengembangkan ide cerita sederhana untuk konten digital, mencakup tema dan pesan utama secara runtut.
  3. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat menggunakan aplikasi dasar slide atau infografik untuk membuat visual yang informatif sesuai instruksi.
  4. Dengan menerapkan prinsip desain, peserta didik dapat menyusun tata letak visual konten digital agar menarik dan mudah dipahami.
Halaman 2 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuat konten digital bukan hanya tentang menggunakan aplikasi, tetapi juga tentang menyampaikan pesan secara efektif, kreatif, dan bertanggung jawab kepada audiens.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat konten digital yang tidak hanya menarik tetapi juga bermanfaat dan aman untuk dibagikan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan ide cerita, merumuskan pesan yang jelas, dan menyusun teks yang efektif untuk konten digital.
Seni Budaya: Menerapkan prinsip desain visual, pemilihan warna, dan tata letak untuk menciptakan estetika yang menarik pada konten.
Pendidikan Pancasila: Mempertimbangkan etika dan tanggung jawab dalam membuat serta mempublikasikan konten digital yang positif dan tidak menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mencari referensi konten digital yang positif di rumah dan mendiskusikan etika digital.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan akses mudah ke komputer/tablet, serta memastikan koneksi internet yang stabil dan aman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan aplikasi presentasi (misalnya Google Slides) dan alat desain grafis sederhana berbasis web (misalnya Canva) untuk membuat infografik dan slide.
Halaman 3 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis konten digital dan karakteristiknya dengan tepat. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengembangkan ide cerita sederhana untuk konten digital, mencakup tema dan pesan utama secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan beberapa contoh konten digital (misalnya video edukasi pendek, infografik sederhana, presentasi menarik) dan bertanya, 'Apa saja yang kalian lihat di layar? Apakah kalian pernah membuat atau melihat konten seperti ini?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu memahami jenis konten dan merancang ide, serta mengulang pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita membuat konten digital yang tidak hanya menarik tetapi juga bermanfaat dan aman untuk dibagikan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok dan memberikan pertanyaan pemicu: 'Jika kalian ingin membuat konten digital tentang hobi atau isu yang kalian pedulikan, konten jenis apa yang paling cocok dan mengapa?'
  2. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi berbagai jenis konten digital (misalnya: presentasi, infografik, video pendek, podcast) dan karakteristiknya masing-masing.
  3. Setiap kelompok mencatat hasil diskusinya tentang jenis-jenis konten digital dan karakteristiknya di lembar kerja yang telah disediakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membimbing setiap kelompok untuk memilih satu jenis konten digital yang akan mereka buat dan merumuskan ide cerita sederhana, termasuk tema, pesan utama, dan target audiens.
  2. Peserta didik dalam kelompok mulai menyusun kerangka cerita atau alur konten mereka, mencakup poin-poin penting yang ingin disampaikan.
  3. Setiap kelompok membuat sketsa kasar atau mind map untuk visualisasi awal ide konten mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara singkat mempresentasikan ide cerita dan jenis konten yang mereka pilih kepada kelompok lain.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide yang dipresentasikan, fokus pada kejelasan pesan dan potensi daya tarik.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap ide-ide yang muncul dan memastikan setiap kelompok memiliki arah yang jelas untuk proyek mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya pemilihan jenis konten yang tepat dan perancangan ide cerita yang kuat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses diskusi dan perencanaan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari referensi visual terkait ide konten mereka di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat menggunakan aplikasi dasar slide atau infografik untuk membuat visual yang informatif sesuai instruksi. Dengan menerapkan prinsip desain, peserta didik dapat menyusun tata letak visual konten digital agar menarik dan mudah dipahami.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan, 'Minggu lalu kita sudah punya ide konten, sekarang bagaimana cara membuatnya terlihat bagus dan mudah dipahami?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu membuat visual dan menata letak, serta mengulang pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita membuat konten digital yang tidak hanya menarik tetapi juga bermanfaat dan aman untuk dibagikan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meninjau kembali ide proyek dari pertemuan sebelumnya dan membantu kelompok membuat jadwal pengerjaan visual konten mereka.
  2. Guru menjelaskan prinsip dasar tata letak visual yang menarik (misalnya: keselarasan, kontras, pengulangan, kedekatan) dengan contoh-contoh desain yang baik dan buruk.
  3. Peserta didik mengamati contoh-contoh tata letak visual dan mengidentifikasi elemen-elemen desain yang membuatnya efektif atau kurang efektif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru memperkenalkan aplikasi dasar slide (misalnya PowerPoint atau Google Slides) atau aplikasi infografik sederhana (misalnya Canva) dan menunjukkan fitur-fitur penting untuk kreasi konten.
  2. Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mulai membuat draf visual konten mereka sesuai dengan ide cerita dan kerangka yang telah dibuat, menerapkan prinsip tata letak yang dipelajari.
  3. Peserta didik mencari dan memasukkan elemen visual (gambar, ikon, teks) yang relevan dan memastikan informasinya jelas dan ringkas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan draf visual konten digital mereka, menjelaskan pilihan desain dan tata letak yang digunakan.
  2. Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik mengenai kejelasan pesan, daya tarik visual, dan penerapan prinsip desain pada konten yang dibuat.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik merevisi konten mereka berdasarkan umpan balik yang diterima, memastikan tata letak visual mendukung penyampaian pesan secara efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya kombinasi ide yang kuat dan visual yang menarik dalam kreasi konten digital.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan tantangan dan keberhasilan dalam proses pembuatan konten, memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk terus berlatih dan menjelajahi berbagai alat kreasi konten digital, serta menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKRancang Konten Digitalmu!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang ide dan tata letak awal untuk konten digital edukatif.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, penggaris, komputer/tablet dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Amati kartu jenis-jenis konten digital yang disajikan.
  2. Diskusikan dalam kelompok, jenis konten digital apa yang paling cocok untuk menyampaikan pesan tentang 'Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan' dan tuliskan alasannya.
  3. Buatlah mind map sederhana mengenai ide cerita untuk konten tersebut, mencakup poin-poin utama, target audiens, dan pesan yang ingin disampaikan.
  4. Gambarkan sketsa tata letak visual awal untuk konten digitalmu di kolom yang tersedia, perhatikan penempatan teks dan gambar.
  5. Tuliskan minimal tiga elemen desain yang akan kamu gunakan untuk membuat kontenmu menarik.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja media sosial atau platform digital yang sering kamu gunakan?
  2. Pernahkah kamu menonton video atau melihat gambar edukasi di internet? Tentang apa?
  3. Menurutmu, apa bedanya gambar biasa dengan infografik?
  4. Apa yang harus diperhatikan agar suatu informasi mudah dipahami saat disajikan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi kelompok dalam diskusi, perancangan ide, dan pembuatan draf visual konten digital.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek akhir berupa konten digital (slide presentasi atau infografik) yang dibuat peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis konten digital dan karakteristiknya.Jenis-jenis Konten Digital2 JPPenalaran Kritis
2Mengembangkan ide cerita sederhana untuk konten digital.Pengembangan Ide dan Cerita Sederhana2 JPKreativitas
3Menggunakan aplikasi dasar slide/infografik untuk membuat visual.Penggunaan Aplikasi Dasar Slide dan Infografik2 JPMandiri
4Menyusun tata letak visual yang menarik dan mudah dipahami.Tata Letak Visual yang Menarik2 JPKreativitas
Halaman 8 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Literasi digital adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi menggunakan teknologi digital. Dalam modul ini, kita akan fokus pada bagaimana literasi digital membantu kita menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat. Konten digital ada di mana-mana, dari video pendek hingga infografik informatif, dan memahami cara membuatnya adalah keterampilan penting di era sekarang.

1. 1. Mengenal Konten Digital
Konten digital adalah segala bentuk informasi yang dibuat dan disebarkan melalui media digital. Ini bisa berupa teks, gambar, audio, video, atau kombinasi dari semuanya. Contohnya termasuk artikel blog, foto di media sosial, podcast, video YouTube, presentasi online, dan infografik. Setiap jenis konten memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda. Misalnya, video lebih efektif untuk demonstrasi, sementara infografik ideal untuk menyajikan data kompleks secara visual.

2. 2. Mengembangkan Ide dan Cerita Sederhana
Sebelum membuat konten, penting untuk memiliki ide yang jelas dan cerita yang ingin disampaikan. Mulailah dengan menentukan tema atau topik yang menarik, lalu identifikasi pesan utama yang ingin disampaikan kepada audiens. Siapa target audiens Anda? Apa yang ingin mereka pelajari atau rasakan? Menyusun alur cerita sederhana akan membantu konten Anda terstruktur dan mudah diikuti, seperti membuat kerangka presentasi atau skenario video pendek.

3. 3. Penggunaan Aplikasi Dasar Slide dan Infografik
Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat konten digital. Untuk presentasi, Microsoft PowerPoint atau Google Slides adalah pilihan populer. Keduanya memungkinkan Anda menggabungkan teks, gambar, dan elemen multimedia lainnya. Untuk infografik, aplikasi seperti Canva atau Piktochart menawarkan template yang mudah digunakan untuk mengubah data menjadi visual yang menarik. Mempelajari fitur dasar aplikasi ini akan sangat membantu dalam kreasi konten Anda.

4. 4. Tata Letak Visual yang Menarik
Tata letak visual sangat mempengaruhi seberapa efektif pesan Anda diterima. Prinsip-prinsip desain seperti keselarasan (alignment), kontras, pengulangan (repetition), dan kedekatan (proximity) dapat membuat konten terlihat profesional dan mudah dibaca. Hindari terlalu banyak teks atau gambar yang berdesakan. Gunakan ruang kosong (whitespace) untuk memberi 'napas' pada desain. Pemilihan font dan skema warna juga berperan penting dalam menarik perhatian dan menyampaikan suasana yang tepat.

Rangkuman: Literasi digital untuk kreasi konten melibatkan pemahaman jenis-jenis konten, pengembangan ide cerita, penggunaan aplikasi dasar (slide, infografik), dan penerapan prinsip tata letak visual. Dengan keterampilan ini, kita dapat membuat konten digital yang tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga informatif, etis, dan efektif dalam menyampaikan pesan kepada audiens secara bertanggung jawab.

Halaman 9 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Konten DigitalSegala bentuk informasi yang dibuat dan disebarkan melalui media digital.
InfografikRepresentasi visual informasi, data, atau pengetahuan yang bertujuan untuk menyajikan informasi kompleks dengan cepat dan jelas.
Tata LetakPenataan elemen-elemen visual (teks, gambar) pada suatu halaman atau layar.
Aplikasi SlidePerangkat lunak untuk membuat presentasi visual, seperti PowerPoint atau Google Slides.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Literasi Digital untuk Kreasi Konten" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Literasi Digital untuk Kreasi Konten — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh

2 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Literasi Digital untuk Kreasi Konten.

Berpikir KomputasionalLiterasi Digital untuk Kreasi KontenModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan

2 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, urut mengajar dari Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial hingga Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial.

Literasi dan Etika Kecerdasan ArtifisialMengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial

Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Kelas VII SMP — Fase D

Kelas VII — ditulis juga kelas 7 — di SMP berada di Fase D, dan 4 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII (kelas 7) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII (kelas 7) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII (kelas 7) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIPeta Konsep
Literasi Digital untuk Kreasi Konten1. Mengenal Konten Digital2. Mengembangkan Ide dan Cerita Sederhana3. Penggunaan Aplikasi Dasar Slide dan Infografik4. Tata Letak Visual yang Menarik
Dari sub-bab Literasi Digital untuk Kreasi KontenLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berpikir Komputasional1Literasi Digital untuk Kreasi Konten2Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial2Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerpikir KomputasionalLiterasi Digital untuk Kreasi Konten
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VII SMP

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VII (kelas 7) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII SMP?

4 materi, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.