Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas IV materi Mengenal Lingkungan Sekitar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.1.1. Pendidikan Pancasila. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Mengenal Lingkungan Sekitar |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama provinsi di Indonesia dan beberapa suku bangsa secara umum.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kolaborasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.1.1. Pendidikan Pancasila |
| Elemen / Domain | Negara Kesatuan Republik Indonesia |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan bentuk-bentuk keberagaman suku bangsa, sosial, dan budaya di lingkungan sekitar, serta dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan keluarga. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Lingkungan sekitar peserta didik memiliki beragam rumah ibadah, jenis pekerjaan, dan kebiasaan masyarakat. |
| Konseptual | Keberagaman adalah kondisi yang menunjukkan adanya perbedaan dalam masyarakat, yang meliputi perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan. |
| Prosedural | Peserta didik belajar mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mempresentasikan hasil pengamatan tentang keberagaman di lingkungan sekitar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami keberagaman di lingkungan sekitar untuk menumbuhkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami keberagaman lingkungan sekitar akan membantu kita hidup rukun, saling menghargai, dan bangga menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita agar bisa hidup rukun dengan teman-teman yang berbeda latar belakang di lingkungan sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis melalui cerita, diskusi, dan presentasi tentang keberagaman. Seni Budaya: Mengenali dan mengapresiasi berbagai bentuk budaya lokal yang ada di lingkungan sekitar (pakaian adat, rumah adat, kesenian daerah). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Memahami karakteristik geografis dan kondisi sosial masyarakat di berbagai lingkungan (dataran tinggi, dataran rendah, pesisir). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga diajak berdiskusi tentang keberagaman di lingkungan tempat tinggal dan membantu peserta didik mengamati contoh-contoh nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar ada ruang untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta dilengkapi poster atau gambar-gambar tentang keberagaman budaya dan lingkungan di Indonesia. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang keberagaman suku dan budaya, serta penggunaan aplikasi menggambar sederhana (misal: Paint atau Jamboard) untuk membuat peta pikiran. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis lingkungan sekitar (alam dan sosial) dengan cermat dan menjelaskan karakteristik lingkungan alam dan sosial dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar-gambar lingkungan (pedesaan, perkotaan, pasar, sawah) dan bertanya 'Apa yang kalian lihat? Di mana tempat ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengenal jenis-jenis lingkungan sekitar dan ciri-cirinya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati video pendek tentang jenis-jenis lingkungan (alam dan sosial) di Indonesia. Mereka diajak berdiskusi tentang perbedaan dan persamaan dari setiap lingkungan yang terlihat, serta menyebutkan contoh di sekitar tempat tinggal mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja (LKPD) yang berisi tabel untuk mengelompokkan gambar-gambar lingkungan ke dalam kategori 'lingkungan alam' atau 'lingkungan sosial' dan menuliskan ciri-ciri utamanya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman tentang jenis dan karakteristik lingkungan. Peserta didik diajak untuk menyimpulkan pentingnya menjaga lingkungan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang lingkungan alam dan sosial. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Guru menugaskan peserta didik untuk mengamati keberagaman di lingkungan rumah mereka sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi keberagaman budaya, agama, suku, dan pekerjaan di lingkungan sekitar dengan teliti dan membuat peta pikiran sederhana tentang keberagaman yang ditemukan di lingkungan sekitar dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang jenis lingkungan. Guru menampilkan foto-foto keberagaman di Indonesia (pakaian adat, rumah ibadah, makanan khas) dan bertanya 'Apa yang membuat Indonesia istimewa?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengidentifikasi keberagaman di lingkungan sekitar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak membaca cerita pendek tentang 'Desa Pelangi' yang memiliki beragam suku, agama, dan pekerjaan. Guru memandu diskusi tentang bagaimana penduduk Desa Pelangi hidup rukun meskipun berbeda-beda. Peserta didik mengidentifikasi jenis keberagaman yang ada dalam cerita. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara individu atau berpasangan, peserta didik membuat 'Peta Keberagaman Lingkunganku'. Mereka menggambar atau menuliskan contoh-contoh keberagaman (suku, agama, pekerjaan, budaya) yang mereka temui di lingkungan sekitar rumah atau sekolah mereka pada sebuah kertas besar atau aplikasi digital sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik mempresentasikan 'Peta Keberagaman Lingkunganku' mereka. Guru memberikan apresiasi dan memfasilitasi diskusi tentang tantangan dan cara menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Guru menguatkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa keberagaman adalah kekayaan. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu lebih banyak tentang salah satu bentuk keberagaman di lingkungan mereka. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempresentasikan hasil identifikasi keberagaman di lingkungan sekitar dengan percaya diri dan menunjukkan sikap toleransi dan saling menghargai terhadap keberagaman di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik untuk mengingat kembali berbagai keberagaman yang telah mereka identifikasi. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan berbagi hasil temuan mereka dan merancang cara untuk menghargai keberagaman. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempresentasikan hasil dan menunjukkan sikap toleransi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merencanakan presentasi tentang keberagaman yang telah mereka kumpulkan. Mereka berdiskusi tentang cara terbaik untuk menyampaikan informasi, termasuk penggunaan gambar, cerita, atau role-play singkat. Guru membimbing setiap kelompok dalam penyusunan presentasi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil observasi dan peta pikiran tentang keberagaman di lingkungan sekitar. Setelah presentasi, peserta didik lain memberikan pertanyaan atau tanggapan positif. Guru mendorong interaksi yang konstruktif dan sikap menghargai saat presentasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setelah semua kelompok presentasi, guru memimpin diskusi reflektif: 'Apa yang kalian pelajari dari presentasi teman-teman? Bagaimana perasaan kalian melihat begitu banyak keberagaman? Bagaimana cara kita agar selalu rukun?' Guru memberikan penguatan tentang pentingnya Bhinneka Tunggal Ika. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya mengenal dan menghargai keberagaman. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan partisipasi mereka. Guru menutup dengan pesan motivasi untuk selalu menjadi duta toleransi di lingkungan mereka. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis lingkungan serta keberagaman di dalamnya.
Alat & bahan: Kertas HVS/karton, pensil warna/spidol, gunting, lem, gambar-gambar lingkungan/keberagaman
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan isi LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil peta pikiran keberagaman dan presentasi kelompok, serta lembar penilaian sikap toleransi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis lingkungan sekitar (alam dan sosial) dengan cermat. | Jenis-jenis lingkungan (alam dan sosial) dan karakteristiknya. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi keberagaman budaya, agama, suku, dan pekerjaan di lingkungan sekitar dengan teliti. | Bentuk-bentuk keberagaman di lingkungan sekitar. | 2 JP | Kewargaan |
| 3 | Membuat peta pikiran sederhana dan mempresentasikan hasil identifikasi keberagaman dengan percaya diri. | Peta pikiran keberagaman dan presentasi hasil. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Komunikasi |
Anak-anak hebat, tahukah kalian bahwa di sekitar kita ada banyak sekali hal menarik untuk dipelajari? Mulai dari gunung, sungai, sawah, sampai pasar dan sekolah kita. Semua itu adalah bagian dari lingkungan kita. Lingkungan ini tidak hanya tentang alam, tapi juga tentang orang-orang dengan berbagai suku, agama, dan pekerjaan. Mari kita kenali lebih dekat lingkungan di sekitar kita!
1. Jenis-jenis Lingkungan
Lingkungan di sekitar kita bisa dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu lingkungan alam dan lingkungan sosial. Lingkungan alam adalah segala sesuatu yang terbentuk secara alami, tanpa campur tangan manusia. Contohnya seperti gunung, sungai, danau, laut, hutan, atau sawah. Sedangkan lingkungan sosial adalah lingkungan yang terbentuk karena adanya aktivitas manusia. Contohnya adalah rumah, sekolah, pasar, jalan raya, taman kota, atau tempat ibadah. Kedua jenis lingkungan ini saling berkaitan dan memengaruhi kehidupan kita sehari-hari.
2. Karakteristik Lingkungan Alam
Setiap lingkungan alam memiliki ciri khasnya sendiri. Gunung biasanya tinggi, berudara sejuk, dan sering ditumbuhi pohon-pohon besar. Sungai memiliki aliran air yang terus bergerak, bisa dimanfaatkan untuk irigasi atau transportasi. Pantai adalah daerah yang berbatasan langsung dengan laut, dengan pasir dan ombak. Hutan adalah area luas yang dipenuhi pepohonan lebat, menjadi rumah bagi banyak hewan. Mengenali karakteristik ini membantu kita memahami potensi dan tantangan dari lingkungan alam tersebut.
3. Karakteristik Lingkungan Sosial
Lingkungan sosial juga punya ciri khas. Sekolah adalah tempat kita belajar dan bertemu guru serta teman. Pasar adalah tempat jual beli berbagai kebutuhan. Rumah ibadah adalah tempat orang-orang beragama untuk beribadah sesuai keyakinannya. Jalan raya adalah jalur transportasi. Di lingkungan sosial, kita banyak berinteraksi dengan orang lain, sehingga penting untuk selalu menjaga kerukunan dan ketertiban bersama.
4. Keberagaman Suku Bangsa
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keberagaman suku bangsa. Ada suku Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Bugis, Papua, dan masih banyak lagi. Setiap suku memiliki bahasa daerah, adat istiadat, dan keunikan tersendiri. Meskipun berbeda-beda, kita semua adalah warga negara Indonesia. Penting bagi kita untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan suku agar tercipta persatuan dan kesatuan.
5. Keberagaman Agama
Di Indonesia, ada enam agama yang diakui secara resmi, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap agama memiliki cara beribadah dan tempat ibadah yang berbeda. Islam beribadah di masjid, Kristen dan Katolik di gereja, Hindu di pura, Buddha di vihara, dan Konghucu di kelenteng. Meskipun berbeda agama, kita harus saling menghormati dan tidak mengganggu saat orang lain beribadah.
6. Keberagaman Pekerjaan dan Budaya
Lingkungan sekitar juga menunjukkan keberagaman pekerjaan. Ada guru, petani, nelayan, pedagang, dokter, polisi, dan banyak lagi. Setiap pekerjaan memiliki peran penting dalam masyarakat. Selain itu, ada juga keberagaman budaya seperti tarian daerah, lagu daerah, rumah adat, dan makanan khas. Semua keberagaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan bersama.
7. Pentingnya Saling Menghargai Keberagaman
Mengenal dan menghargai keberagaman adalah kunci untuk hidup rukun dan damai. Ketika kita memahami bahwa setiap orang punya latar belakang yang berbeda, kita akan lebih mudah menerima perbedaan. Sikap toleransi, yaitu sikap menghargai dan membiarkan orang lain memiliki pendapat atau kepercayaan yang berbeda, sangat penting. Dengan begitu, kita bisa hidup berdampingan dengan harmonis, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'.
Rangkuman: Lingkungan sekitar kita terdiri dari lingkungan alam dan sosial, masing-masing dengan karakteristik unik. Di dalamnya, terdapat keberagaman suku, agama, pekerjaan, dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Mengenal dan menghargai keberagaman ini sangat penting untuk menciptakan kerukunan dan persatuan, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Lingkungan Alam | Lingkungan yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. |
| Lingkungan Sosial | Lingkungan yang terbentuk karena aktivitas atau interaksi manusia. |
| Keberagaman | Kondisi di masyarakat yang menunjukkan adanya banyak perbedaan. |
| Suku Bangsa | Kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri budaya, bahasa, dan adat istiadat yang sama. |
| Toleransi | Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. |
| Bhinneka Tunggal Ika | Semboyan bangsa Indonesia yang berarti 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengenal Lingkungan Sekitar" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.1.1. Pendidikan Pancasila.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.