Modul Ajar & RPP Matematika Kelas X
Eksponen dan Logaritma
Modul ajar (RPP) Matematika SMALB kelas X materi Eksponen dan Logaritma lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka (untuk peserta didik tanpa hambatan intelektual) dan Permendikbudristek No. 12/2024 tentang Kurikulum Merdeka Pendidikan Khusus (untuk peserta didik dengan hambatan intelektual). Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Eksponen dan Logaritma yang Anda cari? Materi Matematika Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Eksponen dan Logaritma |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep bilangan bulat dan operasi hitung dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian).
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka (untuk peserta didik tanpa hambatan intelektual) dan Permendikbudristek No. 12/2024 tentang Kurikulum Merdeka Pendidikan Khusus (untuk peserta didik dengan hambatan intelektual) |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilangan berpangkat (eksponen) dan logaritma, serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertumbuhan dan peluruhan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Eksponen dan logaritma digunakan dalam perhitungan bunga bank, pertumbuhan populasi, atau peluruhan zat radioaktif. |
| Konseptual | Eksponen adalah perkalian berulang suatu bilangan, sedangkan logaritma adalah invers dari eksponen yang mencari pangkat suatu bilangan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menerapkan sifat-sifat eksponen dan logaritma untuk menyederhanakan bentuk dan menyelesaikan persamaan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana memahami struktur matematika dapat membantu menyelesaikan masalah kompleks di dunia nyata. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian eksponen dan sifat-sifatnya dengan bantuan media konkret.
- Menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan eksponen dalam konteks kehidupan sehari-hari.
- Mengidentifikasi pengertian logaritma sebagai kebalikan dari eksponen.
- Menerapkan sifat-sifat logaritma untuk menyederhanakan ekspresi logaritma sederhana.
- Membuat model sederhana yang menunjukkan penerapan eksponen atau logaritma dalam kehidupan nyata.
- Mempresentasikan hasil proyek sederhana tentang penggunaan eksponen atau logaritma.
Pemahaman bermakna: Memahami eksponen dan logaritma membantu kita menghitung perubahan yang sangat cepat atau sangat lambat dalam kehidupan sehari-hari, seperti pertumbuhan bakteri atau perkembangan investasi.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, bagaimana cara menghitung berapa banyak bakteri yang akan ada setelah beberapa jam jika jumlahnya terus bertambah dua kali lipat setiap jam?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menghitung pertumbuhan populasi bakteri atau peluruhan zat radioaktif menggunakan konsep eksponen. Ekonomi: Menghitung bunga majemuk atau pertumbuhan investasi dengan menggunakan rumus eksponen. Bahasa Indonesia: Membuat cerita bergambar atau poster yang menjelaskan konsep eksponen atau logaritma secara sederhana dan mudah dipahami. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mencari contoh penggunaan eksponen atau logaritma di rumah, seperti menghitung bunga tabungan sederhana atau pertumbuhan tanaman di halaman. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruangan kelas ditata agar nyaman dan mudah diakses, dengan area diskusi kelompok dan pojok materi yang dilengkapi media visual (poster, kartu bergambar) tentang eksponen dan logaritma; juga disediakan area untuk memajang hasil proyek. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kalkulator ilmiah di tablet/komputer untuk menghitung nilai eksponen atau logaritma, atau video edukasi singkat tentang eksponen dan logaritma yang divisualisasikan dengan animasi sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian eksponen dan sifat-sifatnya dengan bantuan media konkret. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik dengan ramah, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menampilkan gambar pertumbuhan tanaman yang cepat atau virus yang menyebar, lalu bertanya, 'Bagaimana kita bisa menghitung pertambahan yang cepat ini?' Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu memahami eksponen dan sifatnya dengan alat bantu konkret. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mencoba melipat kertas berulang kali dan menghitung jumlah lipatan yang terbentuk, kemudian mencatatnya. Guru membimbing peserta didik untuk menemukan pola perkalian berulang dan memperkenalkan istilah 'eksponen' sebagai cara singkat menuliskannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik menggunakan balok atau stik es krim untuk menunjukkan perkalian berulang (misal: 2 pangkat 3 berarti 2 kelompok berisi 2 balok, lalu masing-masing kelompok itu berisi 2 balok lagi). Mereka mencoba beberapa contoh dan mencatat hasilnya di LKPD dengan bantuan gambar atau simbol yang mudah dipahami. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan melipat kertas atau menyusun balok dan menjelaskan pola yang ditemukan. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang eksponen serta sifat-sifat dasarnya (misalnya bilangan berpangkat nol atau berpangkat negatif sederhana dengan contoh konkret). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pengertian eksponen. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah sederhana berupa mencari contoh eksponen dalam kehidupan sehari-hari di sekitar mereka, seperti jumlah anak ayam yang menetas. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi pengertian logaritma sebagai kebalikan dari eksponen. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengulang sedikit tentang eksponen dari pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan sebuah 'teka-teki': 'Jika 2 pangkat berapa hasilnya 8?' dan memotivasi peserta didik bahwa hari ini kita akan belajar cara menemukan 'berapa' itu. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah memahami logaritma sebagai kebalikan eksponen. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menggunakan contoh eksponen yang sudah dikenal (misal: 2^3 = 8). Kemudian, guru membalik pertanyaan menjadi: 'Angka 8 ini didapat dari 2 pangkat berapa?' Guru memperkenalkan konsep logaritma sebagai cara untuk menjawab pertanyaan 'pangkat berapa'. Guru menggunakan kartu angka dan simbol untuk membantu peserta didik memvisualisasikan hubungan antara eksponen dan logaritma. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan diberikan beberapa soal eksponen sederhana dan diminta untuk mengubahnya menjadi bentuk logaritma, atau sebaliknya. Mereka juga mencoba menyelesaikan soal logaritma sederhana menggunakan tabel atau alat bantu visual. Guru berkeliling memberikan bimbingan individual dan memastikan pemahaman setiap peserta didik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. Guru memberikan penguatan konsep logaritma dan menjelaskan sifat-sifat dasar logaritma dengan bahasa yang mudah dipahami dan contoh yang konkret (misalnya logaritma dari 1 atau logaritma dengan basis yang sama dengan numerusnya). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang hubungan eksponen dan logaritma. Guru memberikan semangat dan mengingatkan bahwa matematika bisa menyenangkan jika kita mau mencoba. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu di mana logaritma digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada skala Richter untuk gempa bumi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Membuat model sederhana yang menunjukkan penerapan eksponen atau logaritma dalam kehidupan nyata. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka untuk mengingat kembali apa itu eksponen dan logaritma. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek sederhana untuk menunjukkan penggunaan eksponen atau logaritma dalam kehidupan nyata, agar pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan konsep proyek, yaitu membuat model sederhana (bisa berupa poster, diorama mini, atau cerita bergambar) yang menunjukkan salah satu penerapan eksponen atau logaritma. Contoh: pertumbuhan tanaman, penyebaran berita, atau peluruhan zat. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memilih ide proyek. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merencanakan dan mulai membuat proyek mereka. Guru menyediakan berbagai bahan (kertas, spidol, gambar, lem, gunting) dan membantu peserta didik yang kesulitan dalam menentukan ide atau proses pengerjaan. Proyek ini sangat menekankan visualisasi dan penjelasan sederhana yang mudah dipahami. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan proyek mereka di depan kelas. Mereka menjelaskan apa yang mereka buat dan bagaimana proyek tersebut menunjukkan penggunaan eksponen atau logaritma. Peserta didik lain memberikan umpan balik dan pertanyaan. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan usaha setiap kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum pembelajaran dari proyek yang telah dibuat, mengaitkan kembali pentingnya eksponen dan logaritma. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan hasil karya peserta didik, serta memberikan semangat untuk terus belajar dan berkreasi. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik memahami konsep eksponen dan logaritma melalui aktivitas konkret dan visual.
Alat & bahan: Kertas lipat, balok/stik es krim, kartu angka, spidol, lem, gunting
Langkah kerja:
- Ambil selembar kertas, lipat menjadi dua bagian. Hitung ada berapa bagian yang terbentuk.
- Lipat lagi kertas tersebut menjadi dua bagian. Hitung lagi ada berapa bagian sekarang.
- Ulangi sampai 3-4 kali lipatan, lalu catat hasilnya di tabel.
- Diskusikan dengan teman: 'Apakah ada cara lain menuliskan perkalian berulang ini?'
- Gunakan balok/stik es krim untuk menunjukkan perkalian berulang seperti 2x2x2 dan tuliskan dalam bentuk pangkat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Berapa hasil dari 2 + 2 + 2?
- Berapa hasil dari 2 x 2 x 2?
- Apakah 2 x 3 sama dengan 2 + 2 + 2?
- Sebutkan contoh bilangan bulat yang kamu tahu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka menggunakan alat bantu konkret untuk menjelaskan konsep eksponen dan logaritma.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek sederhana yang dibuat peserta didik (poster/diorama) dan presentasi singkat tentang pemahaman mereka terhadap penerapan eksponen atau logaritma.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian eksponen dan sifat-sifatnya dengan bantuan media konkret. | Pengertian dan sifat dasar eksponen. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi pengertian logaritma sebagai kebalikan dari eksponen dan sifat-sifatnya. | Pengertian dan sifat dasar logaritma. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Membuat model sederhana yang menunjukkan penerapan eksponen atau logaritma dalam kehidupan nyata. | Penerapan eksponen dan logaritma. | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
Eksponen dan logaritma adalah dua konsep penting dalam matematika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, meskipun kadang tidak kita sadari. Keduanya membantu kita memahami dan menghitung perubahan yang sangat besar atau sangat kecil, seperti pertumbuhan penduduk, penyebaran informasi, atau bahkan seberapa keras suara yang kita dengar.
1. 1. Apa Itu Eksponen?
Eksponen, atau bilangan berpangkat, adalah cara singkat untuk menulis perkalian berulang suatu bilangan dengan bilangan itu sendiri. Misalnya, 2 x 2 x 2 bisa ditulis sebagai 2^3, di mana 2 adalah bilangan pokok dan 3 adalah pangkat atau eksponen. Pangkat menunjukkan berapa kali bilangan pokok dikalikan. Konsep ini sangat berguna untuk perhitungan yang melibatkan angka-angka besar atau pertumbuhan yang cepat, seperti jumlah sel yang membelah diri.
2. 2. Sifat-Sifat Dasar Eksponen
Eksponen memiliki beberapa sifat dasar yang memudahkan perhitungan. Contohnya, jika dua bilangan berpangkat dengan bilangan pokok yang sama dikalikan, pangkatnya tinggal dijumlahkan (a^m × a^n = a^(m+n)). Jika dibagi, pangkatnya dikurangi (a^m / a^n = a^(m-n)). Sifat-sifat ini bisa divisualisasikan dengan mudah menggunakan benda konkret atau gambar, membuat konsep abstrak menjadi lebih mudah dipahami bagi semua peserta didik.
3. 3. Eksponen Nol dan Negatif
Ada juga eksponen nol dan negatif. Setiap bilangan (selain nol) yang dipangkatkan nol hasilnya adalah 1 (a^0 = 1). Eksponen negatif berarti kebalikan dari bilangan berpangkat positif. Misalnya, 2^-1 sama dengan 1/2. Konsep ini bisa dijelaskan dengan pola pembagian berulang atau menggunakan peraga visual untuk menunjukkan 'kebalikan'.
4. 4. Pengantar Logaritma
Logaritma adalah kebalikan (invers) dari eksponen. Jika eksponen bertanya 'berapa hasil dari 2 pangkat 3?', maka logaritma bertanya '2 pangkat berapa yang hasilnya 8?'. Ini ditulis sebagai log basis 2 dari 8 adalah 3 (2log 8 = 3). Logaritma sangat penting dalam ilmu pengetahuan, seperti mengukur tingkat keasaman (pH) atau intensitas suara (desibel).
5. 5. Sifat-Sifat Dasar Logaritma
Sama seperti eksponen, logaritma juga memiliki sifat-sifat yang memudahkan perhitungan. Misalnya, logaritma dari perkalian dua bilangan adalah penjumlahan logaritma masing-masing bilangan (log (A × B) = log A + log B). Memahami sifat-sifat ini akan membantu peserta didik menyederhanakan ekspresi logaritma yang terlihat rumit menjadi lebih sederhana.
6. 6. Logaritma dalam Kehidupan Sehari-hari
Logaritma banyak digunakan dalam berbagai bidang. Contohnya, dalam bidang keuangan untuk menghitung pertumbuhan investasi atau bunga majemuk. Dalam ilmu pengetahuan, logaritma digunakan untuk mengukur intensitas gempa bumi (skala Richter), tingkat kebisingan, atau pertumbuhan populasi. Dengan memahami logaritma, kita bisa 'membaca' dan menginterpretasikan data-data penting ini.
7. 7. Menghubungkan Eksponen dan Logaritma
Eksponen dan logaritma adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Mereka saling melengkapi untuk menyelesaikan masalah yang berbeda. Jika eksponen mencari hasil dari suatu pangkat, logaritma mencari pangkatnya. Memahami hubungan ini adalah kunci untuk menguasai kedua konsep dan menerapkannya dalam berbagai situasi nyata.
Rangkuman: Eksponen adalah cara singkat menulis perkalian berulang, sedangkan logaritma adalah kebalikannya, yaitu mencari pangkat suatu bilangan. Keduanya memiliki sifat-sifat dasar yang memudahkan perhitungan dan banyak digunakan dalam kehidupan nyata, seperti menghitung pertumbuhan, peluruhan, atau mengukur skala tertentu. Memahami eksponen dan logaritma membantu kita menyelesaikan masalah matematika dan memahami dunia di sekitar kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Eksponen | Pangkat suatu bilangan yang menunjukkan berapa kali bilangan itu dikalikan dengan dirinya sendiri. |
| Bilangan Pokok | Bilangan yang dikalikan berulang-ulang dalam eksponen. |
| Logaritma | Operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen, untuk mencari pangkat dari suatu bilangan. |
| Basis Logaritma | Bilangan pokok dari eksponen yang menjadi dasar logaritma. |
| Numerus | Bilangan yang dicari logaritmanya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Eksponen dan Logaritma" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Matematika Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap
Semester 2 / Genap0 dari 4 siap
StatistikaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluang DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisVektor dan OperasinyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Eksponen dan Logaritma — TunagrahitaMatematika Kelas X SMALBLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas X →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Matematika Eksponen dan Logaritma ini gratis?
Ya. Modul Eksponen dan Logaritma untuk kelas X SMALB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Matematika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Eksponen dan Logaritma ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka (untuk peserta didik tanpa hambatan intelektual) dan Permendikbudristek No. 12/2024 tentang Kurikulum Merdeka Pendidikan Khusus (untuk peserta didik dengan hambatan intelektual), pada Fase E untuk kelas X SMALB.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Eksponen dan Logaritma untuk Matematika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Eksponen dan Logaritma ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Eksponen dan Logaritma dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.