Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Matriks — Tunarungu
Modul ajar (RPP) Matematika SMALB kelas XI materi Matriks — Tunarungu lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Matriks — Tunarungu yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Matriks — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep bilangan, operasi hitung dasar, dan penyajian data dalam bentuk tabel sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Aljabar dan Fungsi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase F, peserta didik dengan hambatan intelektual dapat memahami konsep matriks dan operasinya dalam konteks sederhana, serta mengaplikasikannya untuk menyelesaikan masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Matriks adalah susunan bilangan atau simbol dalam baris dan kolom yang digunakan untuk mengatur data. |
| Konseptual | Konsep inti matriks adalah representasi data yang terstruktur dan operasi-operasi dasar yang dapat dilakukan padanya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menyusun matriks, mengidentifikasi elemennya, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana penggunaan matriks dapat menyederhanakan penyelesaian masalah yang melibatkan banyak data atau variabel. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian matriks dan elemen-elemennya dengan tepat.
- Menyajikan data ke dalam bentuk matriks sederhana dengan benar.
- Melakukan operasi penjumlahan matriks dengan akurat.
- Melakukan operasi pengurangan matriks dengan akurat.
- Melakukan operasi perkalian matriks dengan skalar secara tepat.
- Melakukan operasi perkalian dua matriks dengan benar.
- Menerapkan konsep matriks untuk menyelesaikan masalah kontekstual sederhana.
- Membuat proyek sederhana yang menggunakan konsep matriks dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami matriks memungkinkan kita mengorganisir informasi kompleks secara sistematis dan melakukan perhitungan efisien untuk memecahkan masalah praktis, seperti penjadwalan atau analisis data sederhana.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengatur data jumlah barang di gudang atau jadwal piket kelas agar mudah dibaca dan dihitung?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Komputer: Matriks digunakan dalam pengolahan gambar digital dan grafika komputer. Ekonomi: Matriks dapat digunakan untuk analisis input-output dalam model ekonomi. Desain Grafis: Matriks digunakan dalam transformasi objek (rotasi, translasi, scaling) pada desain grafis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat membantu peserta didik mengidentifikasi data sederhana di rumah (misal: daftar belanja, jadwal kegiatan keluarga) yang bisa disajikan dalam bentuk matriks. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan ruang yang cukup untuk bergerak dan materi visual yang mudah diakses. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet/laptop untuk menampilkan video tutorial operasi matriks bersubtitle, aplikasi sederhana untuk membuat tabel, atau mencari contoh matriks dalam kehidupan sehari-hari. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian matriks dan elemen-elemennya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi, dan mengaitkan materi dengan tabel data di sekitar mereka (misal: jadwal piket, daftar belanja). Guru menunjukkan contoh tabel data dan bertanya 'Apa yang kalian lihat dari tabel ini?' kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan bagaimana mereka akan belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai contoh tabel data (jadwal, daftar nilai, data persediaan barang) yang disajikan dalam bentuk visual dan kartu kata. Guru membimbing mereka untuk menemukan pola susunan bilangan dalam baris dan kolom, lalu memperkenalkan istilah 'matriks', 'baris', 'kolom', dan 'elemen'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil, dengan bantuan visual dan alat peraga, mengidentifikasi baris, kolom, dan elemen dari beberapa matriks sederhana yang disajikan di LKPD. Mereka juga berlatih membuat matriks dari data yang diberikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan konsep matriks dan elemen-elemennya, memastikan pemahaman peserta didik. Guru menekankan pentingnya susunan yang rapi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pengertian matriks. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi berikutnya, dan menutup dengan doa serta pesan positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyajikan data ke dalam bentuk matriks sederhana dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru menampilkan kembali contoh matriks dari pertemuan sebelumnya dan bertanya 'Bisakah kalian mengubah data ini menjadi matriks?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan, yaitu menyajikan data ke dalam bentuk matriks. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menyajikan masalah kontekstual sederhana (misal: data penjualan dua jenis minuman di tiga kantin sekolah) dalam bentuk cerita bergambar dan data tabel. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memahami masalah dan mencari cara menyajikan data tersebut ke dalam bentuk matriks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Menggunakan LKPD yang berisi data-data sederhana dari kehidupan sehari-hari (misal: jumlah siswa laki-laki dan perempuan di beberapa kelas, harga barang di beberapa toko), peserta didik berlatih menyajikan data tersebut ke dalam bentuk matriks dengan bimbingan guru dan penggunaan kartu kata. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil penyajian data mereka. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik. Guru mengklarifikasi dan menguatkan pemahaman tentang cara mengubah data tabel ke dalam matriks. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum cara menyajikan data ke dalam matriks. Guru memberikan pujian atas usaha peserta didik, memberikan tugas singkat untuk mengamati data di lingkungan rumah, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction dengan Demonstrasi |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melakukan operasi penjumlahan matriks dengan akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru menunjukkan dua matriks sederhana dan bertanya 'Jika kita punya dua data seperti ini, bisakah kita menjumlahkannya?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu belajar menjumlahkan matriks. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru mendemonstrasikan langkah-langkah penjumlahan dua matriks yang memiliki ordo sama menggunakan papan tulis interaktif atau media visual lainnya. Guru menjelaskan konsep elemen-elemen yang bersesuaian dengan bantuan panah atau warna berbeda, sambil memastikan peserta didik memahami setiap langkah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berlatih mengerjakan soal-soal penjumlahan matriks di LKPD secara mandiri atau berpasangan. Guru berkeliling memberikan bantuan individual dan memastikan mereka memahami konsep penjumlahan elemen yang bersesuaian. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik diminta maju ke depan untuk menunjukkan cara mengerjakan soal penjumlahan matriks. Guru memberikan koreksi dan penguatan, serta menjelaskan kesalahan umum yang mungkin terjadi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan prosedur penjumlahan matriks. Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik berlatih mengidentifikasi, menyajikan, dan melakukan operasi matriks dengan bimbingan visual.
Alat & bahan: Kertas, pensil/pulpen, kartu angka/simbol, gambar tabel data, alat peraga susunan kotak.
Langkah kerja:
- Amati data yang disajikan dalam bentuk gambar atau tabel.
- Ubah data tersebut menjadi bentuk matriks dengan memperhatikan baris dan kolom.
- Lakukan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian skalar, atau perkalian matriks) sesuai instruksi.
- Tuliskan hasil akhir operasi matriks dengan rapi.
- Periksa kembali jawabanmu bersama teman sekelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu baris dan kolom dalam sebuah tabel?
- Bisakah kamu memberi contoh data yang tersusun rapi?
- Bagaimana cara menjumlahkan bilangan?
- Apa yang kamu ketahui tentang data?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan dalam mengidentifikasi elemen matriks, dan kebenaran pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Matriks dalam Kehidupanku' yang mencakup penyajian data, operasi matriks, dan presentasi hasil.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian matriks dan elemen-elemennya | Pengertian matriks, baris, kolom, elemen | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menyajikan data ke dalam bentuk matriks sederhana | Penyajian data tabel ke matriks | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan matriks | Operasi penjumlahan dan pengurangan matriks | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Melakukan operasi perkalian matriks dengan skalar dan perkalian dua matriks | Operasi perkalian skalar dan perkalian dua matriks | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 5 | Menerapkan konsep matriks untuk menyelesaikan masalah kontekstual sederhana dan membuat proyek | Aplikasi matriks dalam kehidupan nyata, proyek sederhana | 4 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Matriks adalah salah satu konsep penting dalam matematika yang membantu kita mengatur dan memecahkan masalah yang melibatkan banyak data. Bayangkan jika kamu memiliki banyak informasi, seperti jadwal pelajaran, daftar harga barang di toko, atau jumlah siswa di kelas. Matriks membantu kita menyusun informasi ini dengan rapi sehingga lebih mudah untuk dilihat, dianalisis, dan dihitung. Mari kita pelajari bersama bagaimana matriks bekerja dan bagaimana kita bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. 1. Pengertian Matriks
Matriks adalah susunan bilangan atau simbol yang diatur dalam bentuk baris dan kolom, biasanya diapit oleh tanda kurung biasa atau kurung siku. Setiap bilangan atau simbol di dalam matriks disebut elemen. Baris adalah susunan elemen mendatar, sedangkan kolom adalah susunan elemen tegak. Matriks diberi nama dengan huruf kapital. Ordo matriks menunjukkan ukuran matriks, yaitu banyaknya baris dikali banyaknya kolom (misal: matriks 2x3 berarti 2 baris dan 3 kolom).
2. 2. Jenis-jenis Matriks
Ada beberapa jenis matriks berdasarkan bentuk dan isinya. Contohnya, matriks baris hanya memiliki satu baris, matriks kolom hanya memiliki satu kolom, dan matriks persegi memiliki jumlah baris dan kolom yang sama. Ada juga matriks nol yang semua elemennya nol, dan matriks identitas yang elemen diagonal utamanya satu dan sisanya nol. Memahami jenis matriks membantu kita mengenali karakteristik dan fungsinya.
3. 3. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Dua matriks dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika memiliki ordo (ukuran) yang sama. Cara menjumlahkan atau mengurangkan matriks adalah dengan menjumlahkan atau mengurangkan elemen-elemen yang letaknya bersesuaian. Misalnya, elemen pada baris pertama, kolom pertama matriks A dijumlahkan dengan elemen pada baris pertama, kolom pertama matriks B. Hasilnya adalah matriks baru dengan ordo yang sama.
4. 4. Operasi Perkalian Matriks dengan Skalar
Perkalian matriks dengan skalar (sebuah bilangan tunggal) dilakukan dengan mengalikan setiap elemen dalam matriks tersebut dengan bilangan skalar itu. Misalnya, jika matriks A dikalikan dengan skalar k, maka setiap elemen di matriks A akan dikalikan dengan k. Ordo matriks tidak berubah setelah dikalikan dengan skalar. Operasi ini berguna untuk mengubah skala semua nilai dalam matriks secara bersamaan.
5. 5. Operasi Perkalian Dua Matriks
Perkalian dua matriks (misal matriks A dan B) dapat dilakukan jika jumlah kolom matriks A sama dengan jumlah baris matriks B. Hasil perkaliannya adalah matriks baru dengan jumlah baris dari matriks A dan jumlah kolom dari matriks B. Proses perkalian melibatkan penjumlahan hasil kali elemen baris matriks pertama dengan elemen kolom matriks kedua secara berurutan. Ini adalah operasi yang lebih kompleks tetapi sangat berguna.
Rangkuman: Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang berguna untuk mengatur data. Kita dapat melakukan berbagai operasi pada matriks seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dengan skalar, dan perkalian antar matriks. Setiap operasi memiliki aturan tertentu yang harus diikuti, terutama ordo matriks. Matriks sangat membantu dalam menyelesaikan masalah yang melibatkan data terstruktur di berbagai bidang kehidupan, dari penjadwalan hingga analisis data.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Matriks | Susunan bilangan dalam baris dan kolom. |
| Elemen Matriks | Setiap bilangan atau simbol di dalam matriks. |
| Baris Matriks | Susunan elemen mendatar dalam matriks. |
| Kolom Matriks | Susunan elemen tegak dalam matriks. |
| Ordo Matriks | Ukuran matriks, menunjukkan jumlah baris x jumlah kolom. |
| Skalar | Sebuah bilangan tunggal yang digunakan untuk mengalikan matriks. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Matriks — Tunarungu" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Matematika Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil0 dari 5 siap
MatriksBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi GeometriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFungsi Komposisi dan InversBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProgram LinearBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPolinomialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 5 siap
LingkaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTurunan Fungsi AljabarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkaran dan Garis SinggungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStatistika LanjutanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi FungsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Eksponen dan LogaritmaMatematika Kelas X SMALBEksponen dan Logaritma — TunagrahitaMatematika Kelas X SMALBLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Matematika Matriks — Tunarungu ini gratis?
Ya. Modul Matriks — Tunarungu untuk kelas XI SMALB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Matriks — Tunarungu ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase F untuk kelas XI SMALB.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Matriks — Tunarungu untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Matriks — Tunarungu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Matriks — Tunarungu dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.