SMK · Kelas XI · Fase F

Modul Ajar & RPP Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan Kelas XI
Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan

Modul ajar (RPP) Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan SMK kelas XI materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pengembangan usaha dan bisnis berkelanjutan adalah pendekatan holistik yang menyeimbangkan keuntungan ekonomi, dampak sosial, dan kelestarian lingkungan. Di daerah pesisir, potensi sumber daya laut sangat besar, namun juga diiringi tantangan. Dengan analisis yang cermat, pemilihan model bisnis yang tepat, dan strategi pemasaran yang inovatif serta ramah lingkungan, kita dapat menciptakan usaha yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga berkontribusi positif bagi bumi dan masyarakat.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Bukan Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan yang Anda cari?

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan
Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan
Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan potensi sumber daya alam di daerah pesisir.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide baru dan inovatif untuk pengembangan usaha di sektor perikanan atau kelautan.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek bisnis berkelanjutan.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengidentifikasi potensi diri dan lingkungan pesisir untuk mengembangkan inisiatif bisnis berkelanjutan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi potensi pasar, merancang model bisnis berkelanjutan, serta mengimplementasikan strategi pengembangan usaha yang inovatif dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial di sektor kemaritiman.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualUsaha budidaya rumput laut di pesisir dapat menjadi contoh nyata bisnis berkelanjutan.
KonseptualBisnis berkelanjutan adalah model usaha yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang untuk jangka panjang.
ProseduralLangkah-langkah pengembangan usaha berkelanjutan meliputi analisis SWOT, perencanaan strategi, implementasi, dan evaluasi dampak.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi dan tantangan pengembangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis model bisnis berkelanjutan yang relevan dengan sektor kemaritiman secara kritis.
  3. Melalui proyek perencanaan, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis berkelanjutan yang inovatif dan terukur sesuai potensi lokal.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang strategi pemasaran produk perikanan yang ramah lingkungan secara efektif.
  5. Melalui presentasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan ide dan rencana bisnis berkelanjutan mereka dengan percaya diri dan lugas.
  6. Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat mengevaluasi dampak sosial dan lingkungan dari suatu usaha perikanan secara objektif.
Halaman 2 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengembangan usaha dan bisnis berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan nilai ekonomi yang lestari sambil menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor kelautan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa menciptakan bisnis yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga melestarikan kekayaan laut dan memberdayakan masyarakat pesisir?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi Bisnis: Konsep permintaan-penawaran, analisis pasar, dan strategi penetapan harga produk perikanan.
Kewirausahaan: Identifikasi peluang usaha, inovasi produk, dan pengelolaan risiko dalam bisnis perikanan.
Biologi Kelautan: Pemahaman tentang ekosistem laut, jenis-jenis biota laut, dan praktik budidaya yang ramah lingkungan.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat berinteraksi dengan pelaku usaha perikanan lokal atau dinas kelautan setempat untuk mendapatkan wawasan dan bimbingan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi akses internet dan fasilitas presentasi, serta kunjungan lapangan ke sentra perikanan atau UMKM pesisir untuk observasi langsung.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial untuk riset pasar dan simulasi promosi produk, serta aplikasi pengolah kata/presentasi untuk menyusun rencana bisnis.
Halaman 3 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi dan tantangan pengembangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Pesisir: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu objek di daerah pesisir, peserta didik menebak objek tersebut. Contoh: 'Berisi air asin, banyak ikan, tempat nelayan mencari nafkah.' (Laut).
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan menanyakan kabar peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa bersama sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  3. Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang kondisi ekonomi dan lingkungan di daerah pesisir Indonesia.
  2. Guru mengajukan pertanyaan pemicu seperti 'Apa saja potensi yang bisa dikembangkan di daerah pesisir?' dan 'Tantangan apa yang sering dihadapi masyarakat pesisir dalam mengembangkan usaha?'
  3. Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi awal mengenai tayangan video.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi panduan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir.
  2. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan mencatat potensi (misalnya perikanan, pariwisata bahari, pengolahan hasil laut) serta tantangan (misalnya pencemaran, perubahan iklim, akses pasar) yang relevan.
  3. Peserta didik mulai merancang kerangka awal proyek identifikasi potensi dan tantangan, termasuk sumber informasi yang akan digunakan (misalnya wawancara, observasi, studi literatur).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi awal potensi dan tantangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menekankan pada kelengkapan dan ketepatan identifikasi.
  3. Peserta didik secara individu menuliskan satu potensi dan satu tantangan yang paling menarik perhatian mereka dari diskusi kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru menyimpulkan pembelajaran hari ini mengenai potensi dan tantangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir.
  2. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh usaha berkelanjutan yang sudah ada di daerah pesisir.
  3. Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi dan salam penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis model bisnis berkelanjutan yang relevan dengan sektor kemaritiman secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Sambung Kata Ikan: Guru memulai dengan satu kata (misalnya 'ikan'), peserta didik berikutnya menyambung dengan kata lain yang berhubungan dengan ikan (misalnya 'asin', 'laut', 'nelayan') secara berantai.
  1. Guru menyapa peserta didik dan memeriksa tugas rumah dari pertemuan sebelumnya.
  2. Guru memotivasi peserta didik dengan menayangkan gambar-gambar sukses usaha perikanan berkelanjutan.
  3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis model bisnis berkelanjutan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek (lanjutan): Guru membagikan beberapa studi kasus model bisnis berkelanjutan di sektor kemaritiman (misalnya budidaya rumput laut organik, ekowisata mangrove, pengolahan limbah ikan menjadi pupuk).
  2. Setiap kelompok memilih satu studi kasus untuk dianalisis lebih dalam.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memahami elemen-elemen kunci dari model bisnis tersebut (misalnya produk/jasa, target pasar, sumber daya, mitra, struktur biaya, aliran pendapatan, nilai keberlanjutan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok menyusun jadwal kegiatan proyek analisis studi kasus, termasuk kapan akan mengumpulkan data, menganalisis, dan mempersiapkan presentasi.
  2. Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang dipilih menggunakan kerangka Business Model Canvas (BMC) atau sejenisnya, dengan fokus pada aspek keberlanjutan.
  3. Peserta didik mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari model bisnis tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka, menjelaskan bagaimana model bisnis tersebut menerapkan prinsip keberlanjutan.
  2. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan masukan terhadap presentasi, mendorong diskusi kritis mengenai efektivitas dan tantangan model bisnis.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan berbagai model bisnis berkelanjutan yang telah dianalisis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik dalam menganalisis model bisnis berkelanjutan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya analisis kritis dalam memilih model bisnis yang tepat.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan mengingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui proyek perencanaan, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis berkelanjutan yang inovatif dan terukur sesuai potensi lokal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Suara Laut: Guru memutarkan rekaman suara-suara khas laut (misalnya ombak, burung camar, kapal), peserta didik menebak sumber suaranya.
  1. Guru memulai pelajaran dengan menanyakan pengalaman peserta didik dalam merancang sesuatu.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang potensi dan tantangan di daerah pesisir serta model bisnis berkelanjutan yang telah dipelajari.
  3. Guru menjelaskan bahwa hari ini peserta didik akan mulai menyusun rencana bisnis berkelanjutan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru menjelaskan komponen-komponen utama dalam menyusun rencana bisnis (misalnya latar belakang, visi-misi, analisis pasar, produk/jasa, strategi pemasaran, manajemen, keuangan, dampak berkelanjutan).
  2. Peserta didik secara berkelompok memilih satu ide bisnis berkelanjutan yang inovatif dan relevan dengan potensi lokal daerah pesisir.
  3. Setiap kelompok mempresentasikan ide bisnis awal mereka untuk mendapatkan masukan dari guru dan teman sekelas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Setiap kelompok mulai menyusun draf rencana bisnis berkelanjutan berdasarkan ide yang telah disepakati, menggunakan template atau panduan yang diberikan guru.
  2. Peserta didik mengumpulkan data pendukung yang relevan untuk rencana bisnis mereka, seperti data potensi pasar, sumber daya lokal, dan aspek keberlanjutan.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam proses penyusunan rencana bisnis, memberikan arahan dan saran yang diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan bagian awal rencana bisnis mereka (misalnya latar belakang, visi-misi, deskripsi produk/jasa).
  2. Peserta didik saling memberikan umpan balik dan saran untuk menyempurnakan rencana bisnis masing-masing kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya inovasi dan aspek keberlanjutan dalam setiap bagian rencana bisnis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru memberikan apresiasi atas semangat peserta didik dalam menyusun rencana bisnis.
  2. Guru memberikan tugas rumah untuk melanjutkan penyusunan rencana bisnis, fokus pada analisis pasar dan strategi pemasaran.
  3. Guru menutup pelajaran dengan mengingatkan pentingnya kerja sama dalam tim.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Rencana Bisnis Berkelanjutan Kami!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang kerangka model bisnis berkelanjutan untuk usaha di daerah pesisir.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, pensil, penggaris, gunting, lem, gambar potensi sumber daya laut

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 tentang jenis-jenis potensi sumber daya laut di daerah pesisir.
    Potensi SumberDaya LautPerikanan TangkapBudidaya LautPariwisata BahariEnergi KelautanPengolahan HasilLaut
  2. Pilih satu jenis potensi yang paling menarik bagi kelompokmu untuk dikembangkan menjadi ide bisnis berkelanjutan, lalu tuliskan alasannya.
  3. Gambarkan kerangka Business Model Canvas (BMC) pada kertas plano, lalu diskusikan dan isi setiap segmen BMC dengan ide-ide dari kelompokmu.
  4. Identifikasi minimal 3 tantangan yang mungkin dihadapi oleh bisnis yang kalian rencanakan, dan tuliskan 3 solusi inovatif untuk mengatasinya.
  5. Buatlah presentasi singkat tentang BMC dan solusi tantangan yang telah kalian susun.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja potensi sumber daya laut yang kamu ketahui di daerahmu?
  2. Menurutmu, apa itu bisnis berkelanjutan?
  3. Berikan satu contoh usaha yang memanfaatkan sumber daya laut!
  4. Apa tantangan terbesar dalam memulai usaha di daerah pesisir?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan penyusunan draf rencana bisnis.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi rencana bisnis berkelanjutan dan produk akhir (rencana bisnis tertulis).

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi potensi dan tantangan pengembangan usaha berkelanjutan di daerah pesisir.Identifikasi Potensi dan Tantangan Usaha Pesisir3 JPkreativitas, kolaborasi
2Menganalisis model bisnis berkelanjutan yang relevan dengan sektor kemaritiman.Analisis Model Bisnis Berkelanjutan3 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menyusun rencana bisnis berkelanjutan yang inovatif dan terukur sesuai potensi lokal.Penyusunan Rencana Bisnis6 JPkreativitas, kemandirian
4Merancang strategi pemasaran produk perikanan yang ramah lingkungan secara efektif.Strategi Pemasaran Berkelanjutan3 JPkreativitas, komunikasi
Halaman 9 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil tanpa mengorbankan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Materi ini membimbing Anda untuk berpikir inovatif dalam memanfaatkan potensi sumber daya, khususnya di sektor kelautan, demi masa depan yang lebih baik. Anda akan belajar merancang bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bertanggung jawab.

1. Konsep Bisnis Berkelanjutan
Bisnis berkelanjutan adalah pendekatan usaha yang mengintegrasikan tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan sambil meminimalkan dampak negatif terhadap planet dan masyarakat. Ini melibatkan praktik etis, efisiensi sumber daya, dan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Contohnya adalah usaha perikanan yang menerapkan metode tangkap ramah lingkungan dan memberdayakan nelayan lokal.

2. Potensi Usaha di Daerah Pesisir
Daerah pesisir Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari perikanan tangkap, budidaya, hingga pariwisata bahari. Potensi ini bisa dioptimalkan melalui pengembangan produk olahan hasil laut, ekowisata berbasis komunitas, atau budidaya rumput laut yang bernilai ekonomi tinggi. Identifikasi potensi lokal adalah langkah awal yang krusial untuk menemukan peluang bisnis yang tepat dan berdampak.

3. Analisis Tantangan dalam Pengembangan Usaha
Meskipun potensi besar, pengembangan usaha di pesisir juga menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, pencemaran laut, fluktuasi harga komoditas, dan akses permodalan. Tantangan sosial seperti pendidikan rendah dan kurangnya keterampilan juga perlu diperhatikan. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat yang efektif untuk memetakan tantangan ini dan merumuskan strategi mitigasi yang cerdas.

4. Model Bisnis Berkelanjutan Sektor Kemaritiman
Berbagai model bisnis dapat diterapkan di sektor kemaritiman untuk mencapai keberlanjutan. Misalnya, model ekonomi sirkular yang mengolah limbah perikanan menjadi produk bernilai tambah, atau model bisnis sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir. Penting untuk memilih model yang sesuai dengan karakteristik sumber daya, budaya lokal, dan tujuan keberlanjutan yang ingin dicapai. Inovasi model bisnis adalah kunci adaptasi.

5. Strategi Pemasaran Produk Ramah Lingkungan
Pemasaran produk perikanan yang ramah lingkungan memerlukan strategi khusus. Konsumen saat ini semakin peduli terhadap asal-usul produk dan dampaknya. Strategi green marketing melibatkan komunikasi yang jujur tentang praktik berkelanjutan, penggunaan kemasan yang ramah lingkungan, dan promosi melalui saluran yang menjangkau konsumen peduli lingkungan. Membangun brand image yang kuat sebagai produk bertanggung jawab sangat penting.

Rangkuman: Pengembangan usaha dan bisnis berkelanjutan adalah pendekatan holistik yang menyeimbangkan keuntungan ekonomi, dampak sosial, dan kelestarian lingkungan. Di daerah pesisir, potensi sumber daya laut sangat besar, namun juga diiringi tantangan. Dengan analisis yang cermat, pemilihan model bisnis yang tepat, dan strategi pemasaran yang inovatif serta ramah lingkungan, kita dapat menciptakan usaha yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga berkontribusi positif bagi bumi dan masyarakat.

Halaman 10 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Bisnis BerkelanjutanModel usaha yang mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ekowisata BahariPariwisata berbasis lingkungan yang berfokus pada konservasi laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Green MarketingStrategi pemasaran produk atau jasa yang menonjolkan aspek ramah lingkungan.
Ekonomi SirkularModel ekonomi yang bertujuan meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.
Analisis SWOTAlat perencanaan strategis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan" mata pelajaran Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XIPeta Konsep
Pengembangan Usaha dan Bisnis BerkelanjutanKonsep Bisnis BerkelanjutanPotensi Usaha di Daerah PesisirAnalisis Tantangan dalam Pengembangan UsahaModel Bisnis Berkelanjutan Sektor KemaritimanStrategi Pemasaran Produk Ramah Lingkungan
Dari sub-bab Pengembangan Usaha dan Bisnis BerkelanjutanHalaman 13
Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaPengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan · Kelas XIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan pada Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan SMK, Fase F, elemen Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan.

Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan untuk Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI.

Apakah modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini gratis?

Ya. Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan untuk Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pengembangan Usaha dan Bisnis Berkelanjutan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.