Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII
Yesus Teladanku
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Yesus Teladanku |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik reflektif |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami kisah-kisah pokok tentang Yesus Kristus dan ajaran-ajaran-Nya dari jenjang sebelumnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami peran Allah dalam kehidupan manusia dan alam semesta, serta menunjukkan sikap teladan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Yesus Kristus adalah figur sejarah yang menjadi pusat iman Kristen, dengan kehidupan dan ajaran-Nya tercatat dalam Alkitab. |
| Konseptual | Konsep Yesus sebagai teladan hidup berarti meneladani kasih, pengorbanan, pelayanan, dan ketaatan-Nya kepada Allah dalam berbagai aspek kehidupan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis teladan Yesus dari Alkitab, mengidentifikasi relevansinya, dan merumuskan cara mengaplikasikannya dalam konteks hidup mereka. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang teladan Yesus dapat membentuk karakter dan keputusan moral mereka, serta pentingnya refleksi diri dalam pertumbuhan iman. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan ketaatan, syukur, dan penghormatan kepada Tuhan melalui usaha meneladani sifat-sifat kasih dan pelayanan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari dan memahami ajaran-ajaran Yesus Kristus dari Alkitab dengan tekun, serta menggunakannya sebagai panduan untuk bertindak bijak dan benar. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan teladan Yesus dalam merawat ciptaan Tuhan melalui tindakan nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, baik pesisir maupun pegunungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengasihi dan melayani sesama dengan tulus, memaafkan kesalahan orang lain, serta bersedia berkorban demi kebaikan dan kesejahteraan bersama, seperti yang dicontohkan Yesus. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap masyarakat di lingkungan sekitar, serta membangun kerukunan dan persatuan sebagai wujud penerapan nilai-nilai kasih Kristiani. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi nilai-nilai teladan Yesus Kristus melalui studi kasus dalam Alkitab.
- Menganalisis relevansi teladan Yesus Kristus dalam konteks kehidupan remaja SMP saat ini.
- Merumuskan bentuk-bentuk konkret penerapan teladan Yesus dalam kehidupan pribadi dan sosial.
- Merancang dan melaksanakan proyek sederhana yang merefleksikan salah satu teladan Yesus Kristus.
- Mengevaluasi pengalaman pribadi dalam meneladani Yesus Kristus dan dampaknya terhadap sesama.
Pemahaman bermakna: Memahami teladan Yesus Kristus bukan hanya tentang mengetahui kisah-Nya, tetapi tentang menginternalisasi nilai-nilai kasih, pelayanan, dan pengorbanan-Nya untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata, membentuk karakter yang berintegritas dan peduli.
Pertanyaan pemantik: "Jika Yesus adalah sahabat terbaikmu, pelajaran hidup apa yang paling penting yang bisa kamu ambil dari-Nya untuk menghadapi tantangan hari ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik reflektif |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks Alkitab, menyusun narasi reflektif, dan mempresentasikan hasil diskusi dengan bahasa yang baik dan benar. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai teladan Yesus dengan nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan Indonesia dalam konteks pelayanan dan kasih. Seni Budaya: Membuat poster atau infografis kreatif untuk menyampaikan pesan teladan Yesus, atau menciptakan drama singkat tentang penerapan nilai-nilai tersebut. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai kasih dan pelayanan dapat diterapkan di rumah, atau mendukung proyek pelayanan sederhana yang dilakukan peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan area pajangan untuk hasil karya, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah (misalnya kebun, area sekitar pantai/gunung) untuk observasi dan proyek pelayanan sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai untuk mencari kisah Alkitab online, membuat infografis digital, atau merekam proses proyek pelayanan sederhana untuk dokumentasi dan presentasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai teladan Yesus Kristus melalui studi kasus dalam Alkitab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dengan salam dan doa pembuka, dilanjutkan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi teladan Yesus dan menanyakan 'Apa yang membuat seseorang menjadi teladan bagimu?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil untuk membaca dan menganalisis kisah-kisah Yesus dalam Alkitab (misalnya Yesus menyembuhkan, Yesus melayani murid-murid, Yesus mengampuni) dan mengidentifikasi nilai-nilai teladan yang terkandung di dalamnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu kisah dan membuat mind map atau infografis sederhana yang menunjukkan teladan Yesus dan nilai-nilai yang dapat dipelajari, kemudian mempresentasikan hasilnya di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru memberikan umpan balik atas presentasi kelompok, menguatkan pemahaman tentang berbagai teladan Yesus, dan mengajak peserta didik untuk merenungkan teladan mana yang paling menarik perhatian mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan nilai-nilai teladan Yesus yang telah diidentifikasi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menutup dengan doa syukur serta motivasi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis relevansi teladan Yesus Kristus dalam konteks kehidupan remaja SMP saat ini dan merumuskan bentuk-bentuk konkret penerapannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, mengingatkan kembali tentang teladan Yesus dari pertemuan sebelumnya. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan 'Bagaimana teladan Yesus bisa membantumu menghadapi masalah di sekolah atau di rumah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis studi kasus atau skenario kehidupan remaja (misalnya bullying, konflik keluarga, kepedulian lingkungan pantai/gunung) dan mengidentifikasi bagaimana teladan Yesus dapat menjadi solusi atau panduan dalam situasi tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Dalam kelompok, peserta didik merumuskan ide-ide konkret tentang bagaimana mereka dapat menerapkan teladan Yesus (misalnya kasih, pengampunan, pelayanan) dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di sekolah, rumah, maupun komunitas sekitar (misalnya membantu membersihkan lingkungan pantai, berbagi dengan tetangga di pegunungan). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rumusan ide-ide penerapannya, diikuti dengan sesi tanya jawab dan umpan balik dari kelompok lain. Guru memberikan penguatan dan mengarahkan pada persiapan proyek sederhana. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya relevansi teladan Yesus bagi kehidupan mereka, memberikan apresiasi, dan memberikan tugas awal untuk merencanakan proyek kecil yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Menganalisis kisah Alkitab untuk mengidentifikasi teladan Yesus dan merumuskan penerapannya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Yesus Kristus adalah pusat iman Kristen, bukan hanya sebagai Juru Selamat, tetapi juga sebagai teladan sempurna bagi setiap orang percaya. Kehidupan-Nya penuh dengan kasih, pengorbanan, pelayanan, dan ketaatan yang patut kita contoh.
Alat & bahan: Alkitab, kertas manila, spidol warna, pensil warna, lem, gunting
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Bacalah kisah Alkitab yang telah ditentukan (misalnya kisah Yesus memberi makan lima ribu orang).
- Diskusikan dalam kelompok: nilai teladan apa saja yang ditunjukkan Yesus dalam kisah tersebut?
- Tuliskan dan gambarkan nilai-nilai teladan tersebut dalam bentuk mind map di kertas manila.
- Rumuskan 2-3 cara konkret bagaimana teladan tersebut dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkunganmu (pesisir/pegunungan).
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa Yesus Kristus bagimu?
- Kisah Yesus apa yang paling kamu ingat?
- Menurutmu, apa itu 'teladan'?
- Mengapa penting memiliki teladan dalam hidup?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan pelaksanaan proyek, serta penilaian hasil mind map/infografis dan rumusan ide penerapan teladan Yesus.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio proyek pelayanan sederhana dan refleksi tertulis tentang pengalaman meneladani Yesus Kristus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nilai-nilai teladan Yesus Kristus melalui studi kasus dalam Alkitab. | Kisah-kisah Yesus dalam Alkitab dan nilai-nilai teladan. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis relevansi teladan Yesus Kristus dan merumuskan bentuk-bentuk konkret penerapannya. | Relevansi teladan Yesus dalam konteks remaja, identifikasi masalah, dan solusi konkret. | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang dan melaksanakan proyek sederhana yang merefleksikan teladan Yesus serta mengevaluasi pengalaman. | Perencanaan proyek, pelaksanaan, presentasi, dan refleksi. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
Yesus Kristus adalah pusat iman Kristen, bukan hanya sebagai Juru Selamat, tetapi juga sebagai teladan sempurna bagi setiap orang percaya. Kehidupan-Nya penuh dengan kasih, pengorbanan, pelayanan, dan ketaatan yang patut kita contoh. Dengan memahami dan meneladani Yesus, kita dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, mampu menghadapi tantangan hidup, dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar kita.
1. Siapa Yesus Kristus sebagai Teladan?
Yesus Kristus, yang hidup sekitar 2000 tahun yang lalu, adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Namun, lebih dari itu, seluruh hidup-Nya, dari kelahiran hingga kebangkitan, adalah contoh nyata bagaimana manusia seharusnya hidup. Dia adalah teladan dalam kasih, kerendahan hati, pengorbanan, pelayanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Bapa. Meneladani Yesus berarti berusaha meniru sifat dan tindakan-Nya dalam kehidupan sehari-hari kita, bukan hanya sekadar tahu kisah-Nya.
2. Teladan Kasih Yesus
Kasih adalah inti dari ajaran dan kehidupan Yesus. Dia mengasihi Allah dengan segenap hati dan mengasihi sesama manusia seperti diri-Nya sendiri. Contoh nyata kasih Yesus terlihat saat Dia menyembuhkan orang sakit, memberi makan orang banyak, dan mengampuni dosa. Bahkan di kayu salib, Dia berdoa agar Bapa mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya. Teladan kasih ini mengajarkan kita untuk mengasihi tanpa syarat, bahkan kepada mereka yang mungkin sulit kita kasihi, dan peduli terhadap sesama di sekitar kita, baik di pesisir maupun pegunungan.
3. Teladan Pelayanan dan Kerendahan Hati
Yesus datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Ini terlihat jelas ketika Dia membasuh kaki murid-murid-Nya, sebuah tugas yang biasanya dilakukan oleh budak. Dia mengajarkan bahwa kebesaran sejati terletak pada kerelaan untuk melayani orang lain dengan rendah hati. Bagi kita, ini berarti bersedia membantu teman, keluarga, atau bahkan orang asing tanpa mengharapkan balasan, dan tidak sombong dengan kemampuan atau keberhasilan yang kita miliki.
4. Teladan Pengorbanan dan Ketaatan
Puncak teladan Yesus adalah pengorbanan-Nya di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Dia taat sepenuhnya kepada kehendak Bapa, meskipun itu berarti harus menderita. Teladan ini mengajarkan kita tentang pentingnya ketaatan kepada Tuhan dan rela berkorban demi kebaikan yang lebih besar, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Ini bisa berarti mengesampingkan keinginan pribadi demi membantu sesama atau melakukan hal yang benar meskipun sulit.
5. Relevansi Teladan Yesus di Masa Kini
Meskipun Yesus hidup ribuan tahun lalu, teladan-Nya tetap relevan untuk kita saat ini. Dalam dunia yang penuh tantangan seperti perundungan, ketidakadilan, atau krisis lingkungan, nilai-nilai kasih, pengampunan, dan pelayanan Yesus memberikan panduan moral yang kuat. Misalnya, teladan Yesus mengampuni dapat membantu kita menyelesaikan konflik dengan teman, atau teladan pelayanan-Nya dapat mendorong kita untuk terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai atau membantu masyarakat di pegunungan yang membutuhkan.
6. Menerapkan Teladan Yesus dalam Kehidupan Sehari-hari
Menerapkan teladan Yesus bukan berarti kita harus melakukan hal-hal besar seperti Dia, melainkan dimulai dari tindakan-tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Ini bisa berarti berbicara dengan jujur, membantu orang tua di rumah, berbagi makanan dengan teman, atau memaafkan orang yang menyakiti kita. Setiap tindakan kecil yang dilandasi kasih dan kerendahan hati adalah wujud nyata dari meneladani Yesus. Proses ini membutuhkan komitmen dan refleksi diri yang berkelanjutan.
Rangkuman: Yesus Kristus adalah teladan sempurna dalam kasih, pelayanan, kerendahan hati, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah. Memahami teladan-Nya berarti menginternalisasi nilai-nilai tersebut dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Teladan Yesus tetap relevan untuk menghadapi tantangan masa kini, mendorong kita untuk bertindak dengan integritas, kepedulian, dan membawa dampak positif bagi diri sendiri dan sesama di lingkungan sekitar kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Teladan | Contoh atau model yang baik untuk ditiru. |
| Kasih Agape | Kasih tanpa syarat, mengasihi meskipun tidak dibalas. |
| Pengorbanan | Kesediaan melepaskan sesuatu yang berharga demi kebaikan orang lain. |
| Pelayanan | Tindakan membantu atau melayani kebutuhan orang lain. |
| Relevansi | Keterkaitan atau kesesuaian dengan situasi atau kebutuhan saat ini. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Yesus Teladanku" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Yesus Teladanku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Hidup Beriman dan BerpengharapanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopYesus Kristus Teladan HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeran Roh KudusBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGereja yang MelayaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Etika Pergaulan Remaja KristenBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeadilan dan KejujuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIman dan Ilmu PengetahuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Kristen lain yang sudah tersedia
Allah Berkarya Melalui IPTEKPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPAllah Memelihara HidupkuPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPAllah Pemelihara HidupkuPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPAllah PenciptaPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Yesus Teladanku pada Pendidikan Agama Kristen SMP, Fase D, elemen Allah Berkarya.
Modul Yesus Teladanku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Yesus Teladanku untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VIII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Yesus Teladanku ini gratis?
Ya. Modul Yesus Teladanku untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Yesus Teladanku ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Yesus Teladanku ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Yesus Teladanku dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Yesus Teladanku ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Yesus Teladanku tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Yesus Teladanku untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Yesus Teladanku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Yesus Teladanku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Yesus Teladanku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.