Modul Ajar MTs

Modul Ajar Prakarya Kelas IX MTs

2 modul ajar Prakarya kelas IX MTs (Fase D) siap unduh — Kerajinan Bahan Keras Kayu dan Bambu, dan Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai. Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas IX & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IX ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Prakarya Kelas IX MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai
Prakarya · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai
Prakarya · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / IX
Materi PokokKerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bahan dan alat sederhana yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, cinta tanah air.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menciptakan produk kerajinan berdasarkan jenis, sifat, karakter, teknik, dan prosedur pembuatan, serta mengembangkan ide menjadi karya inovatif yang memiliki nilai ekonomi dan estetika.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKerajinan fungsi hias seperti patung dan fungsi pakai seperti tas anyaman banyak ditemukan di sekitar kita, seringkali mencerminkan budaya lokal.
KonseptualKerajinan fungsi hias bertujuan memperindah, sementara fungsi pakai bertujuan memenuhi kebutuhan praktis, namun keduanya dapat berpadu dalam satu karya.
ProseduralPeserta didik akan belajar merencanakan, mendesain, dan membuat karya kerajinan dengan teknik yang sesuai, serta mengevaluasi hasilnya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana ide kreatif dapat diwujudkan menjadi karya nyata yang bermanfaat dan memiliki nilai, serta bagaimana proses belajar ini dapat diterapkan pada masalah lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh karya kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis potensi bahan dan teknik kerajinan lokal untuk fungsi hias dan fungsi pakai dengan minimal tiga contoh.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang sebuah produk kerajinan yang memadukan fungsi hias dan fungsi pakai sesuai kriteria desain.
  4. Menggunakan bahan-bahan yang tersedia, peserta didik dapat membuat produk kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai secara mandiri dan kreatif.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya kerajinan mereka dengan percaya diri dan runtut.
Halaman 2 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kerajinan bukan hanya tentang keindahan, tetapi juga tentang solusi praktis dan ekspresi diri. Dengan memahami prinsip fungsi hias dan fungsi pakai, kita dapat menciptakan karya yang inovatif dan memiliki nilai tambah bagi kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah benda sederhana di sekitar kita bisa diubah menjadi karya kerajinan yang indah sekaligus bermanfaat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Belajar tentang unsur rupa, prinsip desain, dan estetika dalam membuat karya kerajinan.
Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami sifat dan karakteristik bahan alam atau daur ulang yang digunakan dalam kerajinan.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi produk kerajinan secara efektif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau tokoh masyarakat di desa dapat diajak berbagi pengetahuan tentang kerajinan tradisional lokal dan memberikan bimbingan teknis saat peserta didik mengerjakan proyek.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk kerja kelompok dan praktik kerajinan, dengan area khusus untuk mengumpulkan bahan alami atau daur ulang, serta area pameran sementara untuk karya peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan internet untuk mencari inspirasi desain kerajinan, mempelajari teknik-teknik baru melalui video tutorial, dan mendokumentasikan proses pengerjaan proyek melalui foto atau video.
Halaman 3 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh karya kerajinan, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan beberapa gambar kerajinan tradisional dari daerah pedesaan dan bertanya, 'Pernahkah kalian melihat kerajinan seperti ini di lingkungan sekitar? Apa gunanya benda-benda ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis kerajinan dan menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah benda sederhana di sekitar kita bisa diubah menjadi karya kerajinan yang indah sekaligus bermanfaat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan berbagai contoh kerajinan (patung, vas bunga, tas anyaman, tempat pensil) dan meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Guru memandu diskusi kelas tentang fungsi utama dari setiap kerajinan yang ditampilkan, mengarahkan pada konsep fungsi hias dan fungsi pakai.
  3. Peserta didik secara individu mencatat ciri-ciri dan contoh kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dari pengamatan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu jenis kerajinan (fungsi hias atau pakai) yang ingin mereka pelajari lebih lanjut dan merencanakan proyek kerajinan sederhana.
  3. Kelompok mengisi lembar kerja perencanaan awal yang meliputi ide karya, bahan yang mungkin digunakan, dan perkiraan waktu pengerjaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan ide awal proyek kerajinan mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide yang dipresentasikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami fungsi kerajinan sebelum menciptakan karya, serta memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama perbedaan kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai.
  2. Refleksi: Guru bertanya, 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini? Bagaimana perasaan kalian saat merencanakan proyek kerajinan?' Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari inspirasi kerajinan lokal dan berdoa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis potensi bahan dan teknik kerajinan lokal untuk fungsi hias dan fungsi pakai dengan minimal tiga contoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai dengan salam dan doa, kemudian mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan beberapa gambar kerajinan dari bahan alam (misalnya bambu, eceng gondok) dan bertanya, 'Menurut kalian, bahan apa yang digunakan untuk membuat kerajinan ini? Apakah bahan-bahan ini mudah ditemukan di sekitar kita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis potensi bahan dan teknik kerajinan lokal, serta melanjutkan proyek kerajinan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meninjau kembali ide proyek dari pertemuan sebelumnya dan mengingatkan tentang kriteria produk yang memadukan fungsi hias dan pakai.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengidentifikasi bahan-bahan alami atau daur ulang yang tersedia di lingkungan sekitar (misalnya, bambu, daun kering, koran bekas, botol plastik) yang cocok untuk proyek mereka.
  3. Setiap kelompok mencatat potensi bahan, teknik pembuatan yang mungkin (anyam, tempel, ukir sederhana), serta alat yang dibutuhkan untuk proyek kerajinan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai membuat sketsa desain dan pola kerajinan mereka berdasarkan ide dan bahan yang telah dipilih.
  2. Kelompok berdiskusi secara mendalam tentang langkah-langkah pembuatan, pembagian tugas, dan jadwal pengerjaan proyek di rumah atau di sekolah.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan tentang desain, pemilihan bahan, dan teknik yang akan digunakan, memastikan desain memenuhi kriteria fungsi hias dan fungsi pakai.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan sketsa desain dan rencana kerja proyek mereka.
  2. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik dan saran untuk menyempurnakan desain dan rencana kerja.
  3. Guru menekankan pentingnya kreativitas dan pemanfaatan bahan lokal, serta memberikan motivasi untuk memulai pengerjaan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik merefleksikan proses perencanaan dan desain yang telah dilakukan.
  2. Refleksi: Guru bertanya, 'Tantangan apa yang kalian hadapi saat mendesain? Bagaimana cara kalian mengatasinya?' Guru mengapresiasi semangat kolaborasi peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk mulai mengumpulkan bahan dan menyiapkan alat untuk pengerjaan proyek di pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Menggunakan bahan-bahan yang tersedia, peserta didik dapat membuat produk kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai secara mandiri dan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan hangat, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kesiapan peserta didik untuk melanjutkan proyek, 'Apakah bahan dan alat sudah siap? Mari kita semangat membuat karya hari ini!'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu membuat dan mempresentasikan produk kerajinan, serta mengingatkan tentang pentingnya kerja sama dan kerapian.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Peserta didik melanjutkan pengerjaan proyek kerajinan mereka sesuai dengan desain dan rencana yang telah dibuat.
  2. Guru berkeliling, memantau kemajuan setiap kelompok, dan memberikan bimbingan teknis jika ada kesulitan dalam proses pembuatan.
  3. Peserta didik saling membantu dalam kelompok, memastikan setiap anggota berkontribusi aktif dalam pembuatan karya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menyelesaikan produk kerajinan mereka, memastikan aspek fungsi hias dan fungsi pakai terwujud dengan baik.
  2. Setelah selesai, setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang karya mereka, menjelaskan bahan, teknik, fungsi, dan makna di balik kerajinan tersebut.
  3. Peserta didik menata hasil karya mereka di meja pameran kecil di dalam kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya kerajinan mereka di depan kelas, menjelaskan proses pembuatan dan tantangan yang dihadapi.
  2. Kelompok lain memberikan pertanyaan, masukan, dan apresiasi terhadap karya yang dipresentasikan.
  3. Guru memberikan umpan balik menyeluruh tentang aspek kreativitas, fungsi, estetika, kerapian, dan kerja sama kelompok, serta mengaitkan dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pelajaran tentang kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai, serta nilai-nilai yang terkandung dalam proses berkarya.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merenungkan, 'Apa pelajaran paling berharga dari proyek ini? Bagaimana perasaan kalian setelah berhasil menciptakan karya?' Guru memberikan pujian dan apresiasi tinggi atas semua karya dan usaha peserta didik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa pameran kecil di sekolah atau di lingkungan desa, dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat merencanakan dan mendesain produk kerajinan yang memadukan fungsi hias dan fungsi pakai.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, kertas gambar, spidol warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar berbagai kerajinan di bawah ini. Diskusikan dalam kelompok, mana yang fungsi hias dan mana yang fungsi pakai.
  2. Peta pikiran: Pilih satu jenis bahan alam atau daur ulang yang mudah ditemukan di desamu (misal: bambu, daun kering, botol plastik). Buatlah peta pikiran tentang potensi bahan tersebut untuk kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai.
  3. Buatlah sketsa desain awal satu produk kerajinan yang memadukan fungsi hias dan fungsi pakai dari bahan pilihanmu.
  4. Tuliskan deskripsi singkat tentang karyamu: nama produk, bahan utama, teknik yang digunakan, serta fungsi hias dan fungsi pakainya.
  5. Presentasikan sketsa dan deskripsimu di depan kelompok lain untuk mendapatkan masukan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang kerajinan?
  2. Bisakah kalian memberikan contoh kerajinan yang hanya sebagai hiasan?
  3. Bisakah kalian memberikan contoh kerajinan yang memiliki kegunaan sehari-hari?
  4. Bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, merancang, dan membuat karya, serta penilaian keaktifan dan kolaborasi.

Sumatif (akhir): Penilaian produk kerajinan (kualitas, fungsi, estetika) dan presentasi hasil karya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi perbedaan kerajinan fungsi hias dan fungsi pakaiKonsep fungsi hias dan fungsi pakai2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis potensi bahan dan teknik kerajinan lokalBahan alam dan daur ulang, teknik dasar kerajinan2 JPKreativitas
3Merancang dan membuat produk kerajinan yang memadukan fungsi hias dan fungsi pakaiDesain produk, proses pembuatan, presentasi karya2 JPKolaborasi, Kreativitas

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa bakat dan kemampuan berkarya adalah anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dikembangkan untuk kebaikan.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali pengetahuan baru tentang berbagai teknik dan bahan kerajinan, serta berani mencoba ide-ide kreatif untuk menciptakan karya yang unik.
3. Cinta LingkunganMemanfaatkan bahan-bahan alam dan daur ulang di sekitar dengan bijak untuk mengurangi limbah dan menciptakan kerajinan yang ramah lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerbagi ide dan membantu teman dalam proses pembuatan kerajinan, serta menghargai setiap karya sebagai bentuk ekspresi diri dan kerja keras.
5. Cinta Tanah AirMengembangkan kerajinan dengan motif atau bahan khas daerah sebagai wujud kebanggaan terhadap budaya dan identitas bangsa Indonesia.
Halaman 9 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajinan adalah bagian tak terpisahkan dari budaya dan kehidupan kita. Dari benda sederhana di sekitar, kita bisa menciptakan karya yang indah dan berguna. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia kerajinan, memahami perbedaan antara kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai, serta memberanikan diri untuk berkreasi dengan bahan-bahan di sekitarmu.

1. Pengertian Kerajinan Fungsi Hias
Kerajinan fungsi hias adalah karya kerajinan yang dibuat dengan tujuan utama sebagai penghias atau memperindah suatu ruangan atau objek. Fokus utamanya adalah pada nilai estetika, keindahan bentuk, warna, dan tekstur. Meskipun indah, kerajinan ini mungkin tidak memiliki kegunaan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya termasuk patung miniatur, hiasan dinding, vas bunga yang hanya untuk pajangan, atau ornamen-ornamen kecil yang mempercantik meja. Bahan yang digunakan bisa sangat beragam, dari tanah liat, kayu, logam, hingga serat alam, dengan teknik yang bervariasi untuk mencapai efek visual yang menarik.

2. Pengertian Kerajinan Fungsi Pakai
Kerajinan fungsi pakai adalah karya kerajinan yang dibuat dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan praktis atau memiliki kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Aspek fungsionalitas menjadi prioritas utama, meskipun nilai estetika juga tetap diperhatikan agar produk menarik. Contoh kerajinan fungsi pakai meliputi tas anyaman, keranjang, piring gerabah, tempat pensil, kotak penyimpanan, atau perabot rumah tangga sederhana. Bahan yang sering digunakan juga bervariasi, seperti bambu, rotan, kayu, kain, atau bahan daur ulang, dengan teknik pembuatan yang menekankan kekuatan dan daya tahan agar produk dapat digunakan secara efektif.

3. Memadukan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai
Dalam perkembangannya, banyak kerajinan yang tidak hanya memiliki satu fungsi, melainkan memadukan fungsi hias dan fungsi pakai secara harmonis. Sebuah keranjang anyaman, misalnya, tidak hanya berguna untuk menyimpan barang (fungsi pakai) tetapi juga memiliki motif dan warna yang indah sehingga berfungsi sebagai hiasan ruangan (fungsi hias). Demikian pula, sebuah tempat pensil bisa didesain dengan bentuk unik atau dihias sedemikian rupa sehingga menjadi objek dekoratif di meja belajar. Perpaduan ini menciptakan karya yang lebih bernilai dan diminati, menunjukkan kreativitas perajin dalam menggabungkan estetika dan utilitas.

4. Potensi Bahan dan Teknik Kerajinan Lokal
Indonesia kaya akan bahan alam yang dapat dimanfaatkan untuk kerajinan, seperti bambu, rotan, serat pandan, pelepah pisang, batok kelapa, hingga limbah rumah tangga seperti koran bekas atau botol plastik. Setiap daerah memiliki kekhasan bahan dan teknik kerajinan. Teknik yang umum digunakan antara lain menganyam, menempel, mengukir sederhana, membatik, atau menjahit. Pemanfaatan bahan lokal tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan tetapi juga melestarikan kearifan lokal. Dengan kreativitas, bahan-bahan sederhana ini dapat diubah menjadi karya kerajinan yang memiliki nilai jual dan kebanggaan daerah.

Rangkuman: Kerajinan terbagi menjadi fungsi hias yang mengutamakan keindahan dan fungsi pakai yang mengutamakan kegunaan. Namun, banyak karya kerajinan modern memadukan kedua fungsi ini, menciptakan produk yang estetis sekaligus bermanfaat. Indonesia memiliki potensi besar dalam bahan dan teknik kerajinan lokal, yang jika dimanfaatkan dengan kreativitas, dapat menghasilkan karya inovatif, bernilai ekonomi, dan melestarikan budaya.

Halaman 10 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EstetikaCabang filsafat yang mempelajari keindahan
FungsionalitasKemampuan suatu benda untuk menjalankan fungsinya
AnyamanTeknik membuat kerajinan dengan menyilang-nyilangkan bahan
DekoratifBersifat menghias atau memperindah
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai" mata pelajaran Prakarya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh

4 materi Prakarya MTs, urut mengajar dari Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai hingga Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan.

Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKerajinan Media CampuranBudi Daya Ikan Hias dan UnggasPengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Prakarya MTs, urut mengajar dari Rekayasa Elektronika Dasar hingga Pemasaran Produk.

Rekayasa Elektronika DasarRancangan dan Biaya ProduksiPemasaran Produk

Prakarya Kelas IX MTs — Fase D

Kelas IX — ditulis juga kelas 9 — di MTs berada di Fase D, dan 7 materi Prakarya setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Prakarya kelas IX (kelas 9) MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Prakarya kelas IX (kelas 9) MTs mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Prakarya kelas IX (kelas 9) MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Prakarya bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXPeta Konsep
Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiPengertian Kerajinan Fungsi HiasPengertian Kerajinan Fungsi PakaiMemadukan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiPotensi Bahan dan Teknik Kerajinan Lokal
Dari sub-bab Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiLembar tambahan
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPrakarya · Kelas IXProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiCinta tanah air
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai1Kerajinan Media Campuran1Budi Daya Ikan Hias dan Unggas1Pengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan2Rekayasa Elektronika Dasar…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKerajinan Fungsi Hias dan Fungsi PakaiKerajinan Media CampuranBudi Daya Ikan Hias dan UnggasPengolahan Hasil Peternakan dan Perikanan
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Prakarya Kelas IX MTs

Apakah modul ajar Prakarya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas IX (kelas 9) MTs masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Prakarya kelas IX MTs?

7 materi, urut mengajar dari Kerajinan Fungsi Hias dan Fungsi Pakai hingga Pemasaran Produk. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Prakarya?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.