Modul Ajar SMA

Modul Ajar Bahasa Jerman Kelas X SMA

1 modul ajar Bahasa Jerman kelas X SMA (Fase E) siap unduh — Familie (Keluarga). Lengkap ATP, LKPD, dan asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Familie (Keluarga), salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Familie (Keluarga) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Jerman Kelas X SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Familie (Keluarga)
Bahasa Jerman · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Familie (Keluarga)
Bahasa Jerman · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jerman
Fase / KelasE / X
Materi PokokFamilie (Keluarga)
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang memperkenalkan diri dan sapaan dalam bahasa Jerman.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang struktur keluarga dalam budaya Jerman dan membandingkannya dengan budaya Indonesia.
  2. Komunikasi — elemen: Berbicara dan Menulis
    Peserta didik mempresentasikan silsilah keluarga dalam bahasa Jerman dan menulis deskripsi anggota keluarga mereka.
  3. Kewargaan — elemen: Kesadaran akan Kebhinekaan
    Peserta didik menghargai perbedaan struktur dan nilai-nilai keluarga di berbagai budaya, termasuk budaya Jerman dan Indonesia.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III
Elemen / DomainMenyimak-Berbicara, Membaca-Memirsa, Menulis-Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan mengungkapkan informasi lisan dan tulis sederhana tentang topik kehidupan sehari-hari seperti keluarga, diri sendiri, dan lingkungan sekitar dalam bahasa Jerman, serta mampu berinteraksi dalam konteks sosial dan budaya yang relevan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini melibatkan nama-nama anggota keluarga (Vater, Mutter, Bruder, Schwester) dan beberapa contoh silsilah keluarga sederhana.
KonseptualKonsep intinya adalah pemahaman tentang struktur keluarga dan penggunaan kata ganti kepunyaan (possessivpronomen) dalam kasus nominatif untuk menyatakan kepemilikan.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara memperkenalkan anggota keluarga, membuat silsilah keluarga, dan menggunakan possessivpronomen secara tepat dalam kalimat.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami tata bahasa dan kosakata untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Jerman tentang topik personal.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi kosakata anggota keluarga dalam bahasa Jerman dengan tepat.
  2. Menggunakan kata ganti kepunyaan (possessivpronomen) im Nominativ dengan benar dalam kalimat sederhana.
  3. Mendeskripsikan anggota keluarga secara lisan dan tertulis menggunakan bahasa Jerman.
  4. Membuat silsilah keluarga (Stammbaum) sederhana dalam bahasa Jerman.
  5. Mempresentasikan silsilah keluarga dan deskripsi anggota keluarga di depan kelas.
Halaman 2 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep keluarga dalam bahasa Jerman memungkinkan peserta didik untuk menceritakan tentang diri dan orang terdekatnya, serta menghargai keragaman struktur keluarga di berbagai budaya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memperkenalkan keluarga kita kepada teman baru dari Jerman?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mendesain silsilah keluarga secara kreatif dan estetis.
Sejarah: Mempelajari silsilah keluarga dapat dikaitkan dengan sejarah pribadi atau keluarga.
Sosiologi: Membandingkan struktur keluarga di berbagai budaya dan masyarakat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat dilibatkan dengan meminta bantuan peserta didik untuk mengumpulkan informasi dan foto anggota keluarga mereka untuk proyek Stammbaum.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang nyaman dan presentasi yang efektif, dengan akses ke papan tulis dan proyektor.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi digital seperti Canva atau Google Slides untuk mendesain Stammbaum mereka jika memungkinkan, atau mencari contoh kosakata online.
Halaman 3 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi kosakata anggota keluarga dalam bahasa Jerman dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Teka-teki Kata Keluarga: Guru menyebutkan ciri-ciri anggota keluarga (misalnya, 'Dia adalah ibu dari ibuku'), peserta didik menebak kosakata yang tepat dalam bahasa Jerman.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar-gambar keluarga dari berbagai budaya dan meminta peserta didik menyebutkan anggota keluarga yang mereka kenali dalam bahasa Indonesia.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kosakata anggota keluarga dalam bahasa Jerman dan menjelaskan aktivitas yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Guru menayangkan flashcard gambar anggota keluarga (misalnya, Vater, Mutter, Bruder, Schwester, Opa, Oma) dan mengucapkan kosakatanya, peserta didik menirukan.
  2. Peserta didik secara individu mengamati daftar kosakata anggota keluarga yang dibagikan guru dan mencoba menebak artinya berdasarkan gambar.
  3. Guru memutar rekaman audio percakapan singkat tentang keluarga, peserta didik mendengarkan dan mencoba menangkap kosakata yang sudah dipelajari.
  4. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengonfirmasi arti kosakata dan meluruskan pemahaman yang keliru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil untuk mengisi lembar kerja 'Wer ist das?' yang berisi gambar dan pilihan kosakata anggota keluarga.
  2. Setiap kelompok bergiliran mencocokkan gambar anggota keluarga dengan kosakatanya di papan tulis menggunakan kartu kosakata.
  3. Peserta didik bermain 'Bingo Keluarga' di mana guru menyebutkan kosakata dan peserta didik menandai pada kartu bingo mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Beberapa peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka dengan menyebutkan anggota keluarga yang ada di gambar.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan koreksi jika ada kesalahan pengucapan atau penulisan kosakata.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan mengulang kosakata inti dan memotivasi peserta didik untuk terus berlatih.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kosakata anggota keluarga yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk menghafal kosakata dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDirect Instruction & Practice
Tujuan Pertemuan 2Menggunakan kata ganti kepunyaan (possessivpronomen) im Nominativ dengan benar dalam kalimat sederhana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tunjuk dan Sebut: Guru menunjuk anggota keluarga di gambar, peserta didik cepat-cepat menyebutkan 'Mein Vater' atau 'Meine Mutter' sesuai gambar.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali kosakata anggota keluarga melalui kuis singkat 'Siapa Ini?' dengan menampilkan gambar acak.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan menggunakan possessivpronomen im Nominativ dan menjelaskan langkah-langkah pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Guru menjelaskan konsep possessivpronomen (mein, dein, sein, ihr, unser, euer, ihr) dan perubahannya sesuai gender dan kasus nominatif menggunakan tabel.
  2. Guru memberikan contoh kalimat dengan possessivpronomen seperti 'Das ist mein Vater.' atau 'Das ist meine Mutter.'
  3. Peserta didik memperhatikan contoh kalimat dan mencoba mengidentifikasi pola penggunaan possessivpronomen.
  4. Guru memfasilitasi tanya jawab untuk memastikan pemahaman peserta didik tentang konsep possessivpronomen.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik secara individu mengerjakan latihan melengkapi kalimat dengan possessivpronomen yang tepat pada lembar kerja.
  2. Peserta didik dalam pasangan membuat 5 kalimat sederhana menggunakan possessivpronomen untuk mendeskripsikan anggota keluarga mereka.
  3. Guru berkeliling mengamati dan membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan dalam penggunaan possessivpronomen.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Beberapa pasangan membacakan kalimat yang telah mereka buat di depan kelas, dan teman lain memberikan masukan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap penggunaan possessivpronomen dan menjelaskan kembali jika ada kekeliruan umum.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan memberikan ringkasan singkat tentang aturan possessivpronomen im Nominativ.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan aturan penggunaan possessivpronomen im Nominativ.
  2. Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dan memotivasi mereka untuk terus berlatih tata bahasa.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan tambahan dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Mendeskripsikan anggota keluarga secara lisan dan tertulis menggunakan bahasa Jerman dan membuat silsilah keluarga (Stammbaum) sederhana dalam bahasa Jerman.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata Keluarga: Satu peserta didik menyebutkan 'Ich habe einen Vater', berikutnya melanjutkan 'Ich habe einen Vater und eine Mutter', dan seterusnya menambahkan anggota keluarga.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang kosakata keluarga dan possessivpronomen melalui permainan 'Tebak Siapa Aku'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat proyek silsilah keluarga (Stammbaum) dan mendeskripsikan anggota keluarga, serta menjelaskan tahapan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Guru menayangkan contoh 'Stammbaum' (silsilah keluarga) sederhana dan cara mendeskripsikannya dalam bahasa Jerman.
  2. Guru menjelaskan kriteria proyek Stammbaum: mencakup minimal 4 generasi, menggunakan gambar/foto, dan ada deskripsi singkat tiap anggota.
  3. Peserta didik berkelompok 3-4 orang untuk merencanakan proyek Stammbaum mereka, termasuk pembagian tugas dan bahan yang dibutuhkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Peserta didik mulai merancang dan membuat Stammbaum mereka di kertas karton atau aplikasi digital yang telah disiapkan.
  2. Setiap kelompok menuliskan nama anggota keluarga dan deskripsi singkat menggunakan kosakata keluarga dan possessivpronomen yang telah dipelajari.
  3. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan setiap kelompok bekerja sesuai rencana dan kriteria proyek.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Masing-masing kelompok mempresentasikan progres proyek Stammbaum mereka kepada kelompok lain, saling memberikan masukan.
  2. Guru memberikan umpan balik umum tentang kreativitas dan kelengkapan proyek, serta mengingatkan untuk memperhatikan ketepatan bahasa.
  3. Guru menguatkan semangat kolaborasi dan kreativitas dalam menyelesaikan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru merefleksikan proses pembuatan proyek Stammbaum dan tantangan yang dihadapi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kekompakan kelompok, serta memotivasi untuk menyelesaikan proyek di rumah.
  3. Guru memberikan tugas untuk menyelesaikan proyek Stammbaum dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat membuat silsilah keluarga dan mendeskripsikan anggota keluarga dalam bahasa Jerman.

Alat & bahan: Kertas karton, spidol warna, pensil, penghapus, lem, gunting, foto/gambar anggota keluarga

Langkah kerja:

  1. Siapkan kertas karton dan alat tulis Anda.
  2. Gambarlah struktur silsilah keluarga Anda (minimal 4 generasi) seperti contoh di samping, lalu tulis nama setiap anggota keluarga di kotak yang sesuai.
  3. Tempelkan foto atau gambar anggota keluarga pada setiap kotak di silsilah keluarga Anda.
  4. Tuliskan deskripsi singkat untuk setiap anggota keluarga menggunakan possessivpronomen (mein/meine, dein/deine) dan kosakata yang tepat, misalnya 'Das ist mein Vater, Herr Andi.'
  5. Periksa kembali ejaan dan tata bahasa Jerman Anda sebelum diselesaikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 anggota keluarga inti dalam bahasa Indonesia.
  2. Apakah Anda tahu arti 'Vater' dalam bahasa Jerman?
  3. Apa yang Anda ketahui tentang keluarga dalam budaya Jerman?
  4. Apakah Anda bisa menyebutkan anggota keluarga Anda dalam bahasa Jerman?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi proyek Stammbaum.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek Stammbaum dan presentasi lisan peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi kosakata anggota keluarga dalam bahasa Jerman dengan tepat.Kosakata Keluarga3 JPPenalaran Kritis
2Menggunakan kata ganti kepunyaan (possessivpronomen) im Nominativ dengan benar dalam kalimat sederhana.Possessivpronomen im Nominativ2 JPPenalaran Kritis
3Mendeskripsikan anggota keluarga secara lisan dan tertulis menggunakan bahasa Jerman dan membuat silsilah keluarga (Stammbaum) sederhana.Stammbaum & Deskripsi Keluarga3 JPKomunikasi, Kreativitas
4Mempresentasikan silsilah keluarga dan deskripsi anggota keluarga di depan kelas.Presentasi Stammbaum2 JPKomunikasi, Kolaborasi
Halaman 9 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul 'Familie'! Modul ini akan membantu Anda mengenal dan mendeskripsikan anggota keluarga dalam bahasa Jerman. Keluarga adalah bagian penting dari kehidupan kita, dan dengan menguasai materi ini, Anda akan dapat berbagi cerita tentang orang-orang terdekat Anda dengan teman-teman berbahasa Jerman. Mari kita mulai perjalanan belajar yang menarik ini!

1. Kosakata Anggota Keluarga
Dalam bahasa Jerman, anggota keluarga memiliki nama-nama spesifik. Untuk ayah, kita menggunakan 'der Vater'. Untuk ibu, 'die Mutter'. Saudara laki-laki disebut 'der Bruder', dan saudara perempuan 'die Schwester'. Kakek adalah 'der Großvater' atau 'der Opa', sedangkan nenek adalah 'die Großmutter' atau 'die Oma'. Penting untuk mengingat gender dari setiap kata benda karena akan mempengaruhi penggunaan kata ganti kepunyaan. Misalnya, 'der Sohn' (anak laki-laki) dan 'die Tochter' (anak perempuan). Ada juga 'die Eltern' (orang tua) dan 'die Geschwister' (saudara-saudari).

2. Possessivpronomen im Nominativ
Possessivpronomen atau kata ganti kepunyaan digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Dalam kasus nominatif (sebagai subjek), bentuknya berubah tergantung pada gender kata benda yang dimilikinya. Untuk kata benda maskulin (der) dan netral (das), kita menggunakan 'mein' (milikku), 'dein' (milikmu), 'sein' (miliknya laki-laki), 'ihr' (miliknya perempuan), 'unser' (milik kita), 'euer' (milik kalian), dan 'ihr' (milik mereka). Untuk kata benda feminin (die) dan plural, kita menambahkan akhiran '-e', menjadi 'meine', 'deine', 'seine', 'ihre', 'unsere', 'eure', dan 'ihre'. Contoh: 'Das ist mein Vater.' (Itu ayahku) dan 'Das ist meine Mutter.' (Itu ibuku).

3. Mendeskripsikan Anggota Keluarga
Untuk mendeskripsikan anggota keluarga, kita bisa menggunakan kalimat sederhana. Setelah menyebutkan siapa dia dengan possessivpronomen, kita bisa menambahkan informasi lain seperti namanya atau usianya. Contoh: 'Das ist mein Bruder. Er heißt Max.' (Itu saudara laki-lakiku. Namanya Max.) atau 'Das ist meine Oma. Sie ist 70 Jahre alt.' (Itu nenekku. Dia berumur 70 tahun.). Kita juga bisa menyebutkan profesi atau hobi mereka untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap. Latihan berbicara dan menulis akan membantu Anda menguasai deskripsi ini.

4. Struktur Keluarga (Stammbaum)
Stammbaum adalah silsilah keluarga yang menunjukkan hubungan antar anggota keluarga dari beberapa generasi. Membuat Stammbaum membantu kita memvisualisasikan struktur keluarga dan mempraktikkan kosakata serta possessivpronomen. Biasanya dimulai dari kakek-nenek, lalu orang tua, dan kemudian anak-anak. Setiap kotak dalam Stammbaum dapat diisi dengan nama, gambar/foto, dan deskripsi singkat dalam bahasa Jerman. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk belajar dan berbagi tentang keluarga Anda.

5. Perbandingan Keluarga Indonesia dan Jerman
Meskipun memiliki konsep keluarga universal, ada perbedaan menarik antara struktur dan nilai-nilai keluarga di Indonesia dan Jerman. Di Indonesia, keluarga besar seringkali tinggal berdekatan dan memiliki ikatan yang sangat kuat, dengan penghormatan tinggi terhadap orang tua dan leluhur. Di Jerman, keluarga inti (orang tua dan anak) lebih umum, dan anak-anak cenderung mandiri lebih awal. Namun, nilai-nilai seperti kasih sayang, dukungan, dan kebersamaan tetap menjadi inti dari kedua budaya keluarga tersebut. Mempelajari perbedaan ini memperkaya pemahaman kita tentang kebhinekaan budaya.

Rangkuman: Modul 'Familie' telah memperkenalkan Anda pada kosakata anggota keluarga dalam bahasa Jerman dan cara penggunaannya. Anda belajar tentang possessivpronomen im Nominativ untuk menyatakan kepemilikan dan mempraktikkannya dalam kalimat. Puncak pembelajaran adalah membuat dan mempresentasikan 'Stammbaum' atau silsilah keluarga, yang tidak hanya mengasah kemampuan bahasa Anda tetapi juga memperkaya pemahaman tentang struktur keluarga. Teruslah berlatih untuk fasih berbahasa Jerman!

Halaman 10 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
VaterAyah
MutterIbu
BruderSaudara laki-laki
SchwesterSaudara perempuan
OpaKakek
OmaNenek
SohnAnak laki-laki
TochterAnak perempuan
ElternOrang tua
GeschwisterSaudara-saudari
mein/meineMilikku
dein/deineMilikmu
StammbaumSilsilah keluarga
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jerman · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Familie (Keluarga)" mata pelajaran Bahasa Jerman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Familie (Keluarga) — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan

3 materi Bahasa Jerman SMA, urut mengajar dari Kennenlernen (Perkenalan) hingga Schule (Sekolah).

Kennenlernen (Perkenalan)Alphabet dan AngkaSchule (Sekolah)

Semester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh

3 materi Bahasa Jerman SMA, urut mengajar dari Familie (Keluarga) hingga Gegenstände (Benda Sehari-hari).

Familie (Keluarga)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopDatum und UhrzeitGegenstände (Benda Sehari-hari)

Bahasa Jerman Kelas X SMA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMA berada di Fase E, dan 6 materi Bahasa Jerman setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Jerman kelas X (kelas 10) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Jerman kelas X (kelas 10) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Jerman kelas X (kelas 10) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Jerman Kelas X SMA

Apakah modul ajar Bahasa Jerman ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas X (kelas 10) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Jerman kelas X SMA?

6 materi, urut mengajar dari Kennenlernen (Perkenalan) hingga Gegenstände (Benda Sehari-hari). Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Jerman?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.