Modul Ajar & RPP Bahasa Jerman Kelas X
Alphabet dan Angka
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Jerman |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Alphabet dan Angka |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang alfabet dan angka dalam Bahasa Indonesia dan beberapa bahasa lain yang umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- komunikasi — elemen: Berbicara
Peserta didik melafalkan huruf dan angka Bahasa Jerman dengan intonasi yang tepat, menunjukkan kemampuan berkomunikasi secara lisan. - penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi
Peserta didik mengidentifikasi perbedaan pelafalan huruf dan angka Bahasa Jerman dengan Bahasa Indonesia, menunjukkan kemampuan analisis. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun dialog sederhana menggunakan angka dan huruf, melatih keterampilan kolaboratif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak – Berbicara |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu menggunakan teks lisan sederhana untuk berinteraksi dalam konteks personal dan sosial, serta merespons pertanyaan dan informasi dasar dengan tepat, termasuk dalam mengenal dan menyebutkan alfabet serta angka. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Alfabet Bahasa Jerman memiliki 26 huruf dasar yang sama dengan alfabet Latin, ditambah empat huruf khusus (Ä, Ö, Ü, ß). |
| Konseptual | Pelafalan huruf dan angka dalam Bahasa Jerman memiliki aturan fonetik yang konsisten dan berbeda dengan Bahasa Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar melafalkan huruf satu per satu, mengeja kata, dan menyebutkan angka dari 0 hingga 100 secara berurutan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya pelafalan yang benar dalam Bahasa Jerman untuk komunikasi yang efektif dan meminimalkan kesalahpahaman. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan mendengarkan audio, peserta didik dapat melafalkan huruf-huruf alfabet Bahasa Jerman dengan intonasi yang tepat.
- Dengan bimbingan guru dan latihan berpasangan, peserta didik dapat mengeja nama benda atau tempat dalam Bahasa Jerman dengan benar.
- Setelah mendengarkan penjelasan dan contoh, peserta didik dapat menyebutkan angka 0-20 dalam Bahasa Jerman secara berurutan.
- Melalui latihan kelompok, peserta didik dapat menyebutkan angka 21-100 dalam Bahasa Jerman dengan tepat.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat menggunakan alfabet dan angka untuk memperkenalkan diri dan menanyakan informasi dasar dalam dialog sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai alfabet serta angka dalam Bahasa Jerman adalah fondasi utama untuk mempelajari tata bahasa, kosakata, dan berkomunikasi secara efektif dalam bahasa tersebut.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa pelafalan huruf dan angka dalam bahasa asing seringkali berbeda dengan bahasa ibu kita?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Peserta didik menggunakan keterampilan berhitung untuk memahami konsep angka dalam Bahasa Jerman dan menghitung objek. Seni Budaya: Peserta didik dapat merancang poster kreatif berisi alfabet dan angka Bahasa Jerman dengan ilustrasi menarik untuk membantu menghafal. Informatika: Peserta didik menggunakan perangkat digital untuk mencari dan mendengarkan contoh pelafalan alfabet dan angka yang benar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendengarkan pelafalan alfabet dan angka Bahasa Jerman dari peserta didik di rumah untuk memberikan dukungan dan motivasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan nyaman dan dilengkapi poster alfabet serta angka Bahasa Jerman, menciptakan suasana belajar yang imersif dan mendukung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi pembelajaran bahasa seperti Duolingo atau situs web interaktif untuk latihan pelafalan dan pengucapan angka secara mandiri. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan mendengarkan audio, peserta didik dapat melafalkan huruf-huruf alfabet Bahasa Jerman dengan intonasi yang tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tepuk Abjad: Guru menyebutkan huruf A-Z secara berurutan, peserta didik menepuk tangan sekali untuk setiap huruf yang sama dengan huruf awal nama mereka.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mendengarkan penjelasan dan contoh, peserta didik dapat menyebutkan angka 0-20 dalam Bahasa Jerman secara berurutan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Angka: Guru menyebutkan beberapa angka secara acak dalam Bahasa Indonesia, peserta didik menuliskan angka tersebut dalam Bahasa Jerman di buku masing-masing.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Untuk melatih pelafalan alfabet dan angka Bahasa Jerman serta menggunakannya dalam konteks sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Selamat datang di modul ajar Bahasa Jerman! Di sini, kamu akan memulai perjalanan menarik untuk menguasai dasar-dasar bahasa ini.
Alat & bahan: Pensil, kertas, kamus Bahasa Jerman (opsional), audio/video pelafalan.
Langkah kerja:
- Tuliskan padanan kata bahasa Jerman pada tabel berikut, lalu ucapkan dan gunakan dalam kalimat sederhana.
Gambar 1. Tabel - 1. Sieh dir die Bilder an und nenne die Buchstaben. (Lihatlah gambar-gambar ini dan sebutkan huruf-hurufnya.)
- 2. Höre die Audioaufnahme des Alphabets und sprich nach. (Dengarkan rekaman audio alfabet dan ikutilah.)
- 3. Schreibe deinen Namen und buchstabiere ihn auf Deutsch. (Tulis namamu dan eja dalam Bahasa Jerman.)
- 4. Höre die Audioaufnahme der Zahlen 0-20 und sprich nach. (Dengarkan rekaman audio angka 0-20 dan ikutilah.)
- 5. Fülle die Tabelle mit den fehlenden Zahlen aus. (Isilah tabel dengan angka yang hilang.)
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 huruf dalam Bahasa Indonesia yang menurutmu sulit diucapkan dalam bahasa lain!
- Bisakah kamu menghitung dari 1 sampai 10 dalam Bahasa Inggris?
- Apa pentingnya mengenal alfabet dan angka saat belajar bahasa baru?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam latihan pelafalan dan diskusi kelompok, serta penilaian kinerja saat mengeja dan menyebutkan angka.
Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi dialog kelompok menggunakan rubrik, dan tes tertulis singkat untuk mengecek pemahaman pelafalan dan penulisan angka.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melafalkan huruf-huruf alfabet Bahasa Jerman dengan intonasi yang tepat. | Alfabet Bahasa Jerman, pelafalan vokal dan konsonan. | 3 JP | Komunikasi |
| 2 | Menyebutkan angka 0-100 dalam Bahasa Jerman secara berurutan dan acak. | Angka 0-100 Bahasa Jerman, pola pembentukan angka. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menggunakan alfabet dan angka untuk memperkenalkan diri dan menanyakan informasi dasar dalam dialog sederhana. | Dialog perkenalan, menanyakan usia dan nomor telepon. | 3 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
Selamat datang di modul ajar Bahasa Jerman! Di sini, kamu akan memulai perjalanan menarik untuk menguasai dasar-dasar bahasa ini. Kita akan mulai dengan fondasi yang paling penting: alfabet dan angka. Dengan menguasai keduanya, kamu akan memiliki bekal awal untuk membaca, mengeja, dan berinteraksi dalam Bahasa Jerman. Mari kita selami dunia 'Deutsch' dengan semangat!
1. Das deutsche Alphabet (Alfabet Bahasa Jerman)
Alfabet Bahasa Jerman memiliki 26 huruf dasar yang sama dengan alfabet Latin, ditambah empat huruf khusus: Ä (A-Umlaut), Ö (O-Umlaut), Ü (U-Umlaut), dan ß (Eszett atau 'scharfes S'). Pelafalan vokal seringkali lebih jelas dan 'pendek' atau 'panjang' tergantung konteks. Misalnya, 'a' dalam 'Mann' (laki-laki) pendek, sedangkan 'a' dalam 'Vater' (ayah) panjang. Huruf 'r' diucapkan sedikit bergetar di bagian belakang tenggorokan, dan 'ch' memiliki dua varian pelafalan tergantung vokal sebelumnya. Mengenal pelafalan ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman saat berkomunikasi. Latihan mendengarkan dan menirukan adalah kunci.
2. Die Umlaute (Huruf Umlaut)
Umlaut adalah ciri khas Bahasa Jerman yang membedakannya dari banyak bahasa lain. Huruf Ä dilafalkan seperti 'e' dalam kata 'meja'. Huruf Ö dilafalkan seperti gabungan 'o' dan 'e', mirip bibir 'o' tapi suara 'e', contohnya pada kata 'schön' (indah). Huruf Ü dilafalkan seperti gabungan 'u' dan 'i', mirip bibir 'u' tapi suara 'i', contohnya pada kata 'Müller' (nama marga). Huruf ß (Eszett) selalu dilafalkan seperti 'ss' yang tajam, tidak pernah seperti 'z'. Contoh: 'Straße' (jalan). Umlaut sering mengubah arti kata, jadi penting untuk melafalkannya dengan benar.
3. Die Zahlen 0-10 (Angka 0-10)
Angka adalah bagian fundamental dalam setiap bahasa. Dalam Bahasa Jerman, angka 0-10 adalah sebagai berikut: null (0), eins (1), zwei (2), drei (3), vier (4), fünf (5), sechs (6), sieben (7), acht (8), neun (9), zehn (10). Perhatikan pelafalan 'zwei' (ts-vai) dan 'drei' (drai). Angka-angka ini adalah fondasi untuk membentuk angka yang lebih besar. Latihlah pelafalannya berulang kali hingga kamu merasa nyaman mengucapkannya secara spontan. Mengenal angka ini akan membantumu dalam banyak situasi sehari-hari.
4. Die Zahlen 11-20 (Angka 11-20)
Setelah 10, angka-angka selanjutnya memiliki pola tertentu. Angka 11 adalah 'elf', dan 12 adalah 'zwölf'. Untuk angka 13 hingga 19, polanya adalah 'angka satuan' + 'zehn'. Contoh: dreizehn (13), vierzehn (14), fünfzehn (15), sechzehn (16), siebzehn (17), achtzehn (18), neunzehn (19). Perhatikan bahwa 'sechs' menjadi 'sech' dan 'sieben' menjadi 'sieb' saat digabungkan dengan 'zehn'. Angka 20 adalah 'zwanzig'. Memahami pola ini akan memudahkanmu menghafal dan membentuk angka-angka tersebut.
5. Die Zahlen 21-100 (Angka 21-100)
Untuk angka puluhan (20, 30, 40, dst.), polanya adalah angka + 'zig' (kecuali 20 'zwanzig', 30 'dreißig'). Contoh: dreißig (30), vierzig (40), fünfzig (50), sechzig (60), siebzig (70), achtzig (80), neunzig (90). Untuk angka gabungan (misalnya 21), Bahasa Jerman memiliki pola unik: 'satuan' + 'und' (dan) + 'puluhan'. Jadi, 21 adalah 'einundzwanzig' (satu dan dua puluh). Contoh lain: 'dreiunddreißig' (33), 'fünfundvierzig' (45). Pola ini terus berlanjut hingga 99. Angka 100 adalah 'hundert' atau 'einhundert'.
6. Ejaan dan Pelafalan dalam Konteks
Menguasai alfabet dan angka tidak hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang menggunakannya dalam konteks nyata. Kamu akan sering diminta untuk mengeja namamu (Wie buchstabiert man das? – Bagaimana cara mengeja itu?) atau menanyakan usia (Wie alt bist du? – Berapa usiamu?). Berlatih mengeja nama-nama kota, negara, atau benda-benda akan sangat membantu. Demikian pula, menggunakan angka dalam situasi seperti menanyakan harga, nomor telepon, atau tanggal lahir akan memperkuat pemahamanmu. Praktik adalah kunci untuk menjadi mahir.
Rangkuman: Modul ini memperkenalkan dasar-dasar Bahasa Jerman, yaitu alfabet dan angka. Kamu telah mempelajari pelafalan 26 huruf dasar ditambah empat huruf khusus (Ä, Ö, Ü, ß), serta cara mengeja kata. Selain itu, kamu juga telah menguasai angka dari 0 hingga 100, termasuk pola pembentukan angka puluhan dan gabungan. Penguasaan alfabet dan angka ini adalah fondasi penting untuk pembelajaran Bahasa Jerman selanjutnya, memungkinkanmu untuk berkomunikasi secara lebih efektif dalam berbagai situasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Alphabet | Kumpulan huruf dalam suatu bahasa. |
| Umlaut | Tanda di atas huruf vokal (Ä, Ö, Ü) dalam Bahasa Jerman yang mengubah pelafalannya. |
| Eszett (ß) | Huruf khusus dalam Bahasa Jerman yang dilafalkan seperti 'ss' tajam. |
| Aussprache | Pelafalan atau cara mengucapkan kata. |
| Buchstabieren | Mengeja huruf demi huruf. |
| Zahl | Angka atau bilangan. |
| Null | Angka nol. |
| Eins | Angka satu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Alphabet dan Angka" mata pelajaran Bahasa Jerman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Alphabet dan Angka yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Jerman Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Kennenlernen (Perkenalan)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Familie (Keluarga)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopDatum und UhrzeitBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGegenstände (Benda Sehari-hari)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Jerman lain yang sudah tersedia
Bahasa Jerman Sich VorstellenBahasa Jerman Kelas X SMAAlltag (Kegiatan Sehari-hari)Bahasa Jerman Kelas XI SMAEssen und TrinkenBahasa Jerman Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Bahasa Jerman Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Jerman kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Alphabet dan Angka pada Bahasa Jerman SMA, Fase E, elemen Menyimak – Berbicara.
Modul Alphabet dan Angka ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Jerman kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Jerman materi Alphabet dan Angka ini gratis?
Ya. Modul Alphabet dan Angka untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Alphabet dan Angka ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Jerman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Jerman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Alphabet dan Angka ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Alphabet dan Angka dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Jerman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Jerman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Alphabet dan Angka ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Alphabet dan Angka tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Alphabet dan Angka untuk Bahasa Jerman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Alphabet dan Angka ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Jerman kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Alphabet dan Angka beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Jerman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Jerman ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Alphabet dan Angka yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Jerman MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.