SMAKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XI
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah inti ajaran Islam untuk mencapai kemajuan. Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 mendorong kita merenungi ciptaan Allah untuk mengenal keesaan-Nya, sementara Q.S. ar-Rahmān/55: 33 menantang kita menguasai iptek untuk menjelajahi alam semesta. Kedua prinsip ini, didukung oleh hadis Nabi, mengarahkan muslim menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan bertanggung jawab, memanfaatkan akal dan teknologi demi kemaslahatan diri dan umat manusia sesuai tuntunan syariat.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMembiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam dan mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis dan mengevaluasi dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk kemaslahatan umat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMembaca dan menelaah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 serta hadis-hadis terkait.
KonseptualKonsep berpikir kritis dalam Islam, urgensi mencintai iptek, dan relevansinya dengan kehidupan modern.
ProseduralLangkah-langkah menganalisis ayat Al-Qur'an dan hadis, serta merumuskan implementasi dalam konteks iptek.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa kemampuan berpikir kritis dan semangat mencintai iptek merupakan bagian dari ibadah dan pengembangan diri sebagai muslim yang bermanfaat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan merenungi keagungan ciptaan Allah SWT sebagai bukti kebesaran-Nya, serta berupaya memahami ayat-ayat-Nya dengan akal yang kritis.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi modern sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya untuk kemajuan umat.
3. Cinta LingkunganMenggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijak untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan, serta mencari solusi inovatif untuk masalah lingkungan hidup.
4. Cinta Diri dan SesamaMenerapkan berpikir kritis dalam berinteraksi sosial, menghindari berita bohong, dan menggunakan iptek untuk mempererat silaturahmi serta menyebarkan kebaikan kepada sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMengembangkan iptek yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi etika dalam berinovasi demi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian kelompok terhadap Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan pesan pokok ayat tersebut dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi, peserta didik dapat menganalisis relevansi Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dengan fenomena alam dan sosial secara kritis.
  3. Melalui penelaahan Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan kandungan ayat tentang pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara runtut.
  4. Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh.
Halaman 2 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah perintah Allah SWT yang akan membawa kemajuan peradaban Islam dan kemaslahatan umat manusia, serta menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan zaman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Islam mendorong kita untuk berpikir mendalam dan terus belajar ilmu pengetahuan modern?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Mempelajari fenomena alam dan hukum-hukumnya sebagai bukti kebesaran Allah SWT yang mendorong berpikir kritis.
Sosiologi: Menganalisis dampak positif dan negatif iptek terhadap masyarakat serta bagaimana Islam memberikan panduan etika dalam penggunaannya.
Sejarah: Menelusuri kontribusi ilmuwan muslim di masa lalu dalam pengembangan iptek sebagai inspirasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam memanfaatkan teknologi secara positif di rumah dan berdiskusi tentang isu-isu iptek terkini dari perspektif Islam.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel dan akses mudah ke sumber belajar digital, serta perpustakaan sekolah menyediakan buku-buku referensi iptek.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses artikel, video edukasi, dan jurnal ilmiah terkait iptek, serta penggunaan aplikasi tafsir digital untuk mendalami ayat Al-Qur'an.
Halaman 3 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian kelompok terhadap Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan pesan pokok ayat tersebut dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menayangkan sebuah video pendek tentang keajaiban penciptaan alam semesta dan bertanya 'Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari video ini?' untuk mengaitkan dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis dalil Al-Qur'an tentang berpikir kritis dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Mengapa kita perlu berpikir kritis dalam menghadapi informasi yang berlimpah saat ini?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar alam semesta (galaksi, gunung, lautan) dan meminta peserta didik untuk mengamati serta menuliskan hal-hal menakjubkan yang mereka lihat.
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 kepada setiap kelompok dan meminta mereka membaca serta mencari terjemahannya.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi kata kunci dan makna umum dari ayat tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta setiap kelompok untuk menyusun mind map yang menghubungkan pesan ayat dengan konsep berpikir kritis dan fenomena alam yang telah mereka amati.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok dalam menggali tafsir singkat dari berbagai sumber (buku atau aplikasi tafsir) untuk memperdalam pemahaman tentang ayat tersebut.
  3. Peserta didik mencatat poin-poin penting hasil diskusi kelompok mengenai hubungan antara penciptaan alam semesta dan urgensi berpikir kritis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan mind map dan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan makna ayat dan relevansinya dengan berpikir kritis.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau memberikan tambahan informasi.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya tadabbur alam dan berpikir kritis sebagai implementasi dari ayat Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini tentang berpikir kritis dalam perspektif Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.
  2. Guru mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta didik dan memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang semangat mencintai iptek dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui penelaahan Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan kandungan ayat tentang pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Bagaimana teknologi telah mengubah cara kita belajar dan berinteraksi sehari-hari?' untuk mengaitkan dengan semangat mencintai iptek.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menelaah dalil tentang mencintai iptek dan menanyakan 'Apa hubungan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan peradaban Islam?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang perkembangan teknologi modern (misalnya AI, robotika) dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi manfaat serta tantangan yang muncul.
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dan meminta peserta didik membaca serta mencari terjemahannya secara mandiri.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata kunci dan makna inti dari ayat tersebut yang berkaitan dengan iptek.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil dan meminta mereka berdiskusi tentang relevansi Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dengan perkembangan iptek.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru meminta setiap kelompok untuk mencari minimal dua contoh nyata aplikasi iptek yang mencerminkan semangat ayat tersebut dalam kehidupan muslim.
  3. Peserta didik dalam kelompok merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek berdasarkan ayat dan contoh yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusi mereka dalam bentuk presentasi singkat, menjelaskan kandungan ayat dan contoh implementasi iptek.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta memberikan apresiasi terhadap ide-ide inovatif yang muncul dari kelompok.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menguasai iptek sebagai fardhu kifayah dan alat untuk kemaslahatan umat, serta menegaskan bahwa iptek harus sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa semangat mencintai iptek adalah bagian integral dari ajaran Islam untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan ide-ide cemerlang peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus belajar dan berkarya di bidang iptek.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari hadis lain yang relevan dengan berpikir kritis dan iptek, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKTelaah Ayat: Kritis dan Berilmu!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna ayat Al-Qur'an tentang berpikir kritis dan iptek serta merumuskan contoh implementasinya.

Alat & bahan: Al-Qur'an terjemah, buku tafsir, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Amati 1 tentang keragaman ciptaan Allah SWT dan tuliskan 5 hal yang menarik perhatianmu.
  2. Baca dan pahami Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahmān/55: 33 beserta terjemahannya.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, apa pesan utama dari kedua ayat tersebut terkait berpikir kritis dan semangat mencintai iptek.
  4. Isilah tabel di bawah ini dengan contoh nyata implementasi berpikir kritis dan semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang berpikir kritis?
  2. Mengapa ilmu pengetahuan dan teknologi penting bagi kehidupan kita?
  3. Sebutkan satu ayat Al-Qur'an yang mendorong manusia untuk berpikir atau belajar!

Formatif (proses): Observasi aktivitas diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian mind map atau catatan hasil diskusi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis terhadap dalil serta implementasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi makna dan pesan pokok Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.Telaah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 tentang Berpikir Kritis.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis relevansi Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dengan fenomena alam dan sosial.Telaah Hadis dan Penjelasan Lain tentang Berpikir Kritis.2 JPkreativitas
3Menjelaskan kandungan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang pentingnya menguasai iptek.Telaah Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang Mencintai Iptek.2 JPkolaborasi
4Merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari.Telaah Hadis dan Penjelasan lain tentang Berpikir Kritis dan Iptek.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah dua pilar penting dalam ajaran Islam yang mengantarkan umat pada kemajuan peradaban. Al-Qur'an dan Hadis memberikan landasan kuat bagi muslim untuk tidak hanya beriman, tetapi juga menggunakan akal dan potensi yang diberikan Allah SWT demi kemaslahatan di dunia dan akhirat. Mari kita telaah lebih dalam bagaimana Islam mendorong kita untuk menjadi pribadi yang cerdas dan inovatif.

1. Berpikir Kritis dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191
Allah SWT berfirman dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 yang artinya: 'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.' Ayat ini menegaskan bahwa alam semesta dengan segala isinya adalah objek renungan bagi ulul albab (orang-orang yang berakal). Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga memikirkan dan mengambil pelajaran dari setiap ciptaan Allah, sehingga melahirkan kesadaran akan keesaan dan kebesaran-Nya. Berpikir kritis di sini berarti menggunakan akal untuk mengamati, menganalisis, dan menyimpulkan hikmah dari fenomena alam.

2. Hadis tentang Berpikir Kritis
Selain Al-Qur'an, banyak hadis Nabi Muhammad ﷺ yang mendorong umatnya untuk berpikir kritis. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, 'Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.' Hadis ini, meskipun tidak secara eksplisit menyebut 'berpikir kritis', mengajarkan tentang pentingnya empati dan mempertimbangkan sudut pandang orang lain sebelum bertindak. Dalam konteks yang lebih luas, berpikir kritis juga berarti tidak mudah terprovokasi, selalu mencari kebenaran, dan bersikap objektif dalam menilai sesuatu. Hadis lain juga mendorong untuk mencari ilmu, 'Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.' (HR. Muslim). Pencarian ilmu memerlukan akal yang kritis.

3. Semangat Mencintai Iptek dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33
Allah SWT berfirman dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33 yang artinya: 'Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan dan teknologi).' Ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa Allah menantang jin dan manusia untuk menjelajahi alam semesta, namun dengan syarat memiliki 'kekuatan' yang ditafsirkan sebagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini adalah dorongan kuat bagi umat Islam untuk menguasai iptek agar dapat menggali potensi alam dan menggunakannya demi kemaslahatan. Semangat ini harus diiringi dengan kesadaran bahwa segala kemampuan berasal dari Allah dan harus digunakan sesuai syariat-Nya.

4. Implementasi Berpikir Kritis dan Iptek
Membiasakan berpikir kritis dan semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari memiliki banyak bentuk. Pertama, dalam menerima informasi, kita harus melakukan tabayyun (klarifikasi) dan tidak mudah percaya berita bohong (hoax). Kedua, dalam menghadapi masalah, kita harus mencari solusi berdasarkan data dan analisis yang logis, bukan emosi. Ketiga, kita harus terus belajar dan mengembangkan diri di bidang iptek, baik itu pemrograman, bioteknologi, atau bidang lainnya, untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Keempat, menggunakan iptek secara bijak, tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta menjauhi penyalahgunaan teknologi untuk hal-hal yang dilarang agama.

Rangkuman: Berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah inti ajaran Islam untuk mencapai kemajuan. Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 mendorong kita merenungi ciptaan Allah untuk mengenal keesaan-Nya, sementara Q.S. ar-Rahmān/55: 33 menantang kita menguasai iptek untuk menjelajahi alam semesta. Kedua prinsip ini, didukung oleh hadis Nabi, mengarahkan muslim menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan bertanggung jawab, memanfaatkan akal dan teknologi demi kemaslahatan diri dan umat manusia sesuai tuntunan syariat.

Halaman 9 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Berpikir KritisKemampuan menganalisis informasi secara objektif, mengevaluasi argumen, dan membentuk penilaian yang rasional.
IptekSingkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, meliputi segala bentuk pengetahuan dan aplikasi praktisnya.
Ulul AlbabOrang-orang yang berakal atau memiliki pemahaman yang mendalam.
TabayyunMencari kejelasan atau klarifikasi terhadap suatu informasi sebelum mengambil tindakan atau menyebarkannya.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIPeta Konsep
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekBerpikir Kritis dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191Hadis tentang Berpikir KritisSemangat Mencintai Iptek dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33Implementasi Berpikir Kritis dan Iptek
Dari sub-bab Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Berpikir Kritis dalam Al-Qur'anPendidikan Agama Islam Kelas XI SMABeberapa cabang keilmuan (syuabul iman)Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMABersyukur dengan menggunakan akalPendidikan Agama Islam Kelas XI SMAEkonomi IslamPendidikan Agama Islam Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek pada Pendidikan Agama Islam SMA, Fase F, elemen Al-Qur'an dan Hadis.

Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini gratis?

Ya. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek untuk Pendidikan Agama Islam kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.