Modul Ajar SMK

Modul Ajar Akuntansi keuangan SMK

1 modul ajar Akuntansi keuangan SMK untuk kelas XII — mulai Aktiva Tetap. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Aktiva Tetap, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Aktiva Tetap selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Akuntansi keuangan SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Akuntansi keuangan SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Aktiva Tetap
Akuntansi keuangan · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Aktiva Tetap
Akuntansi keuangan · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAkuntansi keuangan
Fase / KelasF / XII
Materi PokokAktiva Tetap
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar akuntansi, siklus akuntansi perusahaan dagang, dan mampu melakukan pencatatan transaksi sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis data transaksi aktiva tetap untuk mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi solusi akuntansi yang tepat.
  2. kolaborasi — elemen: Bekerja sama secara efektif dengan berbagai pihak
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus pencatatan aktiva tetap dan berbagi peran secara efektif.
  3. kemandirian — elemen: Mengembangkan refleksi diri
    Peserta didik secara mandiri merefleksikan proses pembelajaran dan hasil praktik pencatatan aktiva tetap untuk perbaikan diri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAkuntansi Keuangan
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis, mencatat, dan menyusun laporan keuangan entitas dengan menerapkan prinsip akuntansi yang berlaku umum serta mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah akuntansi kompleks, termasuk yang berkaitan dengan aktiva tetap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAktiva tetap seperti gedung, mesin, dan kendaraan digunakan dalam operasional perusahaan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun.
KonseptualAktiva tetap adalah aset berwujud yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang dan jasa, untuk disewakan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif, dan diharapkan akan digunakan selama lebih dari satu periode akuntansi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur pencatatan perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai standar akuntansi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan pemahaman konsep yang mendalam dalam pencatatan aktiva tetap untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan relevan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar.
  3. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan (garis lurus, saldo menurun, jumlah angka tahun, unit produksi) secara akurat.
  4. Melalui praktik pencatatan, peserta didik dapat membuat jurnal atas transaksi perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai prinsip akuntansi dengan teliti.
  5. Setelah menganalisis laporan keuangan, peserta didik dapat menyajikan informasi aktiva tetap di neraca dan laporan laba rugi dengan akurat.
  6. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak transaksi aktiva tetap terhadap laporan keuangan dan pengambilan keputusan investasi dengan kritis.
Halaman 2 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami aktiva tetap secara mendalam bukan hanya sekadar mencatat, tetapi juga menganalisis dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa perusahaan harus mencatat penyusutan aktiva tetap, padahal uang kas perusahaan tidak berkurang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi Bisnis: Konsep investasi, analisis kelayakan investasi aktiva tetap, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi perusahaan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan spreadsheet (Excel) untuk perhitungan penyusutan dan software akuntansi untuk pencatatan transaksi aktiva tetap.
Matematika: Penerapan konsep persentase, deret aritmatika (untuk metode jumlah angka tahun), dan perhitungan rata-rata (untuk metode unit produksi).
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai aset-aset yang dimiliki di rumah dan bagaimana mereka mengelola nilainya, atau mengundang praktisi akuntansi dari UMKM lokal untuk berbagi pengalaman.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di laboratorium komputer yang dilengkapi software akuntansi, dengan penataan meja yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke perpustakaan digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan software akuntansi (misal: Accurate/MYOB versi edukasi) untuk simulasi pencatatan transaksi aktiva tetap dan penggunaan platform e-learning untuk berbagi materi dan studi kasus.
Halaman 3 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Akuntansi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah akuntansi (misal: 'aset berwujud, digunakan lebih dari satu tahun'), peserta didik menebak istilahnya. Pemenang mendapat poin.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang berbagai jenis aset yang dimiliki suatu perusahaan (misalnya pabrik, kendaraan, komputer) dan meminta peserta didik mengaitkan dengan pengalaman mereka melihat aset serupa di lingkungan sekitar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi aktiva tetap dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa perusahaan harus membedakan pencatatan aset yang habis pakai dengan aset yang digunakan bertahun-tahun?' sehingga peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar (No. 1) berupa daftar aset perusahaan dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi mana yang termasuk aktiva tetap dan mengapa.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan studi kasus berupa daftar aset perusahaan beserta informasi tambahan terkait masa manfaat dan tujuan penggunaan.
  3. Bimbingan penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus untuk mengidentifikasi karakteristik aktiva tetap, membedakannya dari aset lancar atau aset tidak berwujud, serta mengelompokkan jenis-jenis aktiva tetap yang ada.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar aktiva tetap dari studi kasus, mengelompokkannya berdasarkan jenis (misal: tanah, bangunan, mesin), dan menyajikan alasan pengelompokan tersebut dalam bentuk mind map atau poster mini.
  2. Peserta didik dalam kelompok membuat ringkasan singkat tentang pentingnya identifikasi aktiva tetap yang benar bagi perusahaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan pengelompokan aktiva tetap di depan kelas.
  2. Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik dan pertanyaan terhadap presentasi, mengklarifikasi konsep-konsep yang masih ambigu.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang definisi, karakteristik, dan jenis-jenis aktiva tetap serta pentingnya klasifikasi yang tepat dalam akuntansi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran hari ini tentang identifikasi aktiva tetap.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mendorong mereka untuk terus belajar dengan semangat, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Harga: Guru menunjukkan gambar beberapa aktiva tetap (misal: mobil, mesin fotokopi) dan peserta didik menebak perkiraan harga perolehannya. Yang paling mendekati benar mendapat pujian.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan 'Setelah kita tahu jenis-jenisnya, bagaimana cara sebuah perusahaan memperoleh aktiva tetap seperti gedung atau mesin?' untuk membangun jembatan pengetahuan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mencatat perolehan aktiva tetap, serta pertanyaan pemantik: 'Apakah harga beli selalu sama dengan harga perolehan yang dicatat di akuntansi?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa skenario perolehan aktiva tetap (misalnya membeli tunai, membeli kredit, membangun sendiri, tukar tambah) dan meminta peserta didik memikirkan biaya-biaya apa saja yang mungkin timbul.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi masalah terkait penentuan harga perolehan aktiva tetap dari skenario yang diberikan, seperti biaya apa saja yang harus dimasukkan dalam harga perolehan.
  3. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan bahan ajar dan akses internet untuk mencari informasi mengenai berbagai metode perolehan aktiva tetap dan komponen-komponen biaya yang membentuk harga perolehan menurut standar akuntansi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik mengolah informasi yang telah dikumpulkan untuk menyusun daftar komponen biaya yang termasuk dalam harga perolehan untuk setiap metode perolehan aktiva tetap.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok memverifikasi hasil pengolahan data mereka dengan contoh-contoh kasus yang diberikan oleh guru, kemudian mencoba membuat jurnal perolehan aktiva tetap untuk beberapa skenario yang berbeda.
  3. Menarik kesimpulan: Peserta didik menarik kesimpulan tentang prinsip penentuan harga perolehan aktiva tetap dan bagaimana cara mencatatnya dalam jurnal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis dan jurnal perolehan aktiva tetap di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam penentuan harga perolehan atau pencatatan jurnal.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang prinsip harga perolehan (cost principle) dan pentingnya pencatatan yang akurat untuk setiap metode perolehan aktiva tetap.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang metode perolehan dan pencatatan aktiva tetap.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kerja keras mereka dan mengajak untuk mempersiapkan diri menghadapi materi penyusutan, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh kasus perolehan aktiva tetap di perusahaan riil dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKPetualangan Hitung Penyusutan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan dengan akurat.

Alat & bahan: Kalkulator, alat tulis, bahan ajar

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar (No. 1) tabel data aktiva tetap PT Maju Jaya di bawah ini.
    Data Aktiva Tetap PT Maju JayaJenisAktivaHargaPerolehanNilaiResiduUmurEkonomisKapasitasProduksiMesin ARp200.000.000Rp20.000.0005 tahunKendaraanBRp120.000.000Rp10.000.0004 tahunMesin CRp150.000.000Rp15.000.0005 tahun1.000.000 unit
    Gambar 1. Tabel
  2. Hitunglah beban penyusutan tahunan untuk Mesin A menggunakan metode Garis Lurus dan Saldo Menurun Ganda.
  3. Hitunglah beban penyusutan tahunan untuk Kendaraan B menggunakan metode Jumlah Angka Tahun.
  4. Hitunglah beban penyusutan per unit dan total untuk Mesin C menggunakan metode Unit Produksi.
  5. Diskusikan dalam kelompok, metode mana yang menghasilkan beban penyusutan terbesar di tahun pertama dan mengapa.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang aset perusahaan?
  2. Apa perbedaan antara aset lancar dan aset tidak lancar?
  3. Mengapa penting bagi perusahaan untuk mencatat aset-asetnya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan serta ketepatan pengerjaan LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan aktiva tetap.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat.Definisi, karakteristik, dan jenis aktiva tetap.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar.Metode perolehan aktiva tetap dan jurnal perolehan.2 JPkolaborasi
3Menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan secara akurat.Metode penyusutan (garis lurus, saldo menurun, jumlah angka tahun, unit produksi) dan jurnal penyusutan.2 JPpenalaran kritis, kemandirian
4Membuat jurnal atas transaksi perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai prinsip akuntansi dengan teliti.Pencatatan lengkap transaksi aktiva tetap (perolehan, penyusutan, penghentian, revaluasi).2 JPkemandirian, kolaborasi
Halaman 8 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Aktiva tetap merupakan tulang punggung operasional banyak perusahaan. Tanpa pemahaman yang kuat tentang bagaimana aktiva ini diperoleh, digunakan, dan akhirnya dihentikan, laporan keuangan tidak akan mencerminkan kondisi sebenarnya. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluk-beluk aktiva tetap, dari identifikasi hingga pencatatannya secara komprehensif.

1. Definisi dan Karakteristik Aktiva Tetap
Aktiva tetap adalah aset berwujud yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam operasi normal, bukan untuk dijual kembali, dan memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi (biasanya lebih dari satu tahun). Karakteristik utamanya meliputi memiliki bentuk fisik, digunakan dalam kegiatan operasi, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam kegiatan normal perusahaan, dan memiliki masa manfaat yang panjang. Contoh aktiva tetap adalah tanah, bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan kantor. Tanah memiliki karakteristik unik karena tidak disusutkan.

2. Jenis-jenis Aktiva Tetap
Aktiva tetap dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Pertama, aktiva tetap yang tidak disusutkan, seperti tanah, karena dianggap memiliki masa manfaat yang tidak terbatas. Kedua, aktiva tetap yang disusutkan, seperti bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan, karena nilainya akan berkurang seiring waktu dan penggunaannya. Ketiga, aktiva tetap yang habis karena digunakan, seperti tambang atau hutan, yang nilai sumber dayanya akan berkurang seiring penambangan atau penebangan. Pengklasifikasian ini penting untuk perlakuan akuntansi yang berbeda.

3. Perolehan Aktiva Tetap
Harga perolehan aktiva tetap mencakup semua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset hingga siap digunakan. Ini termasuk harga beli, biaya pengiriman, biaya instalasi, biaya uji coba, bea masuk, dan biaya lainnya yang langsung dapat diatribusikan. Jika aktiva tetap diperoleh secara tunai, harga perolehannya adalah jumlah kas yang dibayarkan. Jika secara kredit, harga perolehannya adalah nilai tunai aset tersebut ditambah biaya terkait. Perolehan juga bisa melalui pembangunan sendiri, tukar tambah, atau hibah. Setiap metode memiliki perlakuan akuntansi khusus dalam menentukan harga perolehan.

4. Metode Penyusutan Aktiva Tetap
Penyusutan adalah alokasi sistematis harga perolehan aktiva tetap selama masa manfaatnya. Ada beberapa metode penyusutan yang umum digunakan: 1) Metode Garis Lurus, mengalokasikan beban penyusutan yang sama setiap periode. 2) Metode Saldo Menurun (atau Saldo Menurun Ganda), mengalokasikan beban penyusutan yang lebih besar di awal masa manfaat dan menurun seiring waktu. 3) Metode Jumlah Angka Tahun, mirip dengan saldo menurun tetapi menggunakan pecahan dengan pembilang menurun. 4) Metode Unit Produksi, beban penyusutan dihitung berdasarkan jumlah unit yang diproduksi atau jam kerja. Pemilihan metode harus konsisten dan mencerminkan pola pemakaian aset.

5. Pencatatan Penyusutan
Penyusutan dicatat dengan mendebit akun Beban Penyusutan dan mengkredit akun Akumulasi Penyusutan. Akun Akumulasi Penyusutan adalah akun kontra aset yang mengurangi nilai buku aktiva tetap di neraca. Penting untuk diingat bahwa penyusutan adalah proses alokasi biaya, bukan proses penilaian aset. Jurnal penyesuaian untuk penyusutan biasanya dibuat pada akhir periode akuntansi. Contoh: Beban Penyusutan Mesin (D) dan Akumulasi Penyusutan Mesin (K). Akumulasi penyusutan akan terus bertambah setiap periode hingga mencapai nilai residu atau akhir masa manfaat aset.

6. Penghentian Aktiva Tetap
Aktiva tetap dapat dihentikan penggunaannya karena berbagai alasan, seperti dijual, ditukar, atau dihentikan karena rusak parah. Ketika aktiva tetap dihentikan, akun aktiva tetap dan akumulasi penyusutannya harus dihapus dari buku besar. Jika dijual, selisih antara harga jual dan nilai buku aset akan diakui sebagai laba atau rugi penjualan aktiva tetap. Jika ditukar, nilai buku aset yang ditukar dan nilai aset baru akan menjadi dasar pencatatan. Penghapusan aset karena kerusakan juga memerlukan jurnal khusus untuk menghapus nilai buku aset tersebut.

7. Revaluasi Aktiva Tetap
Revaluasi aktiva tetap adalah penyesuaian nilai buku aktiva tetap agar mencerminkan nilai wajar saat ini. Ini biasanya dilakukan untuk aset seperti tanah dan bangunan yang nilainya cenderung meningkat signifikan. Revaluasi dapat mengakibatkan kenaikan atau penurunan nilai aset. Kenaikan nilai karena revaluasi dicatat dalam akun 'Surplus Revaluasi Aset Tetap' di ekuitas, bukan sebagai laba. Penurunan nilai revaluasi dapat mengurangi surplus revaluasi sebelumnya atau diakui sebagai beban. Revaluasi harus dilakukan secara teratur untuk memastikan laporan keuangan relevan.

Rangkuman: Aktiva tetap adalah aset jangka panjang yang penting bagi operasi perusahaan. Modul ini telah membahas identifikasi, perolehan, berbagai metode penyusutan, serta pencatatan penghentian dan revaluasi aktiva tetap. Pemahaman yang komprehensif tentang perlakuan akuntansi aktiva tetap krusial untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat, relevan, dan dapat diandalkan dalam pengambilan keputusan investasi dan operasional.

Halaman 9 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Aktiva TetapAset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam operasi dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.
PenyusutanAlokasi sistematis harga perolehan aktiva tetap selama masa manfaatnya.
Akumulasi PenyusutanAkun kontra aset yang menunjukkan total penyusutan yang telah dibebankan pada aktiva tetap.
Nilai ResiduTaksiran nilai sisa aktiva tetap pada akhir masa manfaatnya.
Harga PerolehanSemua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tetap hingga siap digunakan.
RevaluasiPenyesuaian nilai buku aktiva tetap agar mencerminkan nilai wajar saat ini.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi keuangan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Aktiva Tetap" mata pelajaran Akuntansi keuangan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Aktiva Tetap — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Akuntansi keuangan di SMK

Peta di halaman ini memuat Akuntansi keuangan di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Akuntansi keuangan SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Akuntansi keuangan SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Akuntansi keuangan SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Akuntansi keuangan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIIPeta Konsep
Aktiva TetapDefinisi dan Karakteristik Aktiva TetapJenis-jenis Aktiva TetapPerolehan Aktiva TetapMetode Penyusutan Aktiva TetapPencatatan Penyusutan
Dari sub-bab Aktiva TetapLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi keuangan · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Akuntansi keuangan SMK

Apakah modul ajar Akuntansi keuangan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Akuntansi keuangan SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Akuntansi keuangan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.