Modul Ajar & RPP Akuntansi keuangan Kelas XII
Aktiva Tetap
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Akuntansi keuangan |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Aktiva Tetap |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar akuntansi, siklus akuntansi perusahaan dagang, dan mampu melakukan pencatatan transaksi sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis data transaksi aktiva tetap untuk mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi solusi akuntansi yang tepat. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama secara efektif dengan berbagai pihak
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan studi kasus pencatatan aktiva tetap dan berbagi peran secara efektif. - kemandirian — elemen: Mengembangkan refleksi diri
Peserta didik secara mandiri merefleksikan proses pembelajaran dan hasil praktik pencatatan aktiva tetap untuk perbaikan diri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Akuntansi Keuangan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis, mencatat, dan menyusun laporan keuangan entitas dengan menerapkan prinsip akuntansi yang berlaku umum serta mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah akuntansi kompleks, termasuk yang berkaitan dengan aktiva tetap. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Aktiva tetap seperti gedung, mesin, dan kendaraan digunakan dalam operasional perusahaan untuk jangka waktu lebih dari satu tahun. |
| Konseptual | Aktiva tetap adalah aset berwujud yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang dan jasa, untuk disewakan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif, dan diharapkan akan digunakan selama lebih dari satu periode akuntansi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur pencatatan perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai standar akuntansi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan pemahaman konsep yang mendalam dalam pencatatan aktiva tetap untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan relevan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar.
- Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan (garis lurus, saldo menurun, jumlah angka tahun, unit produksi) secara akurat.
- Melalui praktik pencatatan, peserta didik dapat membuat jurnal atas transaksi perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai prinsip akuntansi dengan teliti.
- Setelah menganalisis laporan keuangan, peserta didik dapat menyajikan informasi aktiva tetap di neraca dan laporan laba rugi dengan akurat.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dampak transaksi aktiva tetap terhadap laporan keuangan dan pengambilan keputusan investasi dengan kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami aktiva tetap secara mendalam bukan hanya sekadar mencatat, tetapi juga menganalisis dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan investasi jangka panjang.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa perusahaan harus mencatat penyusutan aktiva tetap, padahal uang kas perusahaan tidak berkurang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi Bisnis: Konsep investasi, analisis kelayakan investasi aktiva tetap, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi perusahaan. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan spreadsheet (Excel) untuk perhitungan penyusutan dan software akuntansi untuk pencatatan transaksi aktiva tetap. Matematika: Penerapan konsep persentase, deret aritmatika (untuk metode jumlah angka tahun), dan perhitungan rata-rata (untuk metode unit produksi). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai aset-aset yang dimiliki di rumah dan bagaimana mereka mengelola nilainya, atau mengundang praktisi akuntansi dari UMKM lokal untuk berbagi pengalaman. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di laboratorium komputer yang dilengkapi software akuntansi, dengan penataan meja yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke perpustakaan digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan software akuntansi (misal: Accurate/MYOB versi edukasi) untuk simulasi pencatatan transaksi aktiva tetap dan penggunaan platform e-learning untuk berbagi materi dan studi kasus. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Akuntansi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah akuntansi (misal: 'aset berwujud, digunakan lebih dari satu tahun'), peserta didik menebak istilahnya. Pemenang mendapat poin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Harga: Guru menunjukkan gambar beberapa aktiva tetap (misal: mobil, mesin fotokopi) dan peserta didik menebak perkiraan harga perolehannya. Yang paling mendekati benar mendapat pujian.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan dengan akurat.
Alat & bahan: Kalkulator, alat tulis, bahan ajar
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar (No. 1) tabel data aktiva tetap PT Maju Jaya di bawah ini.
Gambar 1. Tabel - Hitunglah beban penyusutan tahunan untuk Mesin A menggunakan metode Garis Lurus dan Saldo Menurun Ganda.
- Hitunglah beban penyusutan tahunan untuk Kendaraan B menggunakan metode Jumlah Angka Tahun.
- Hitunglah beban penyusutan per unit dan total untuk Mesin C menggunakan metode Unit Produksi.
- Diskusikan dalam kelompok, metode mana yang menghasilkan beban penyusutan terbesar di tahun pertama dan mengapa.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang aset perusahaan?
- Apa perbedaan antara aset lancar dan aset tidak lancar?
- Mengapa penting bagi perusahaan untuk mencatat aset-asetnya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan serta ketepatan pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan aktiva tetap.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis aktiva tetap berdasarkan karakteristiknya dengan tepat. | Definisi, karakteristik, dan jenis aktiva tetap. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan metode-metode perolehan aktiva tetap dan cara pencatatannya sesuai standar akuntansi dengan benar. | Metode perolehan aktiva tetap dan jurnal perolehan. | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menghitung beban penyusutan aktiva tetap menggunakan berbagai metode penyusutan secara akurat. | Metode penyusutan (garis lurus, saldo menurun, jumlah angka tahun, unit produksi) dan jurnal penyusutan. | 2 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 4 | Membuat jurnal atas transaksi perolehan, penyusutan, penghentian, dan revaluasi aktiva tetap sesuai prinsip akuntansi dengan teliti. | Pencatatan lengkap transaksi aktiva tetap (perolehan, penyusutan, penghentian, revaluasi). | 2 JP | kemandirian, kolaborasi |
Aktiva tetap merupakan tulang punggung operasional banyak perusahaan. Tanpa pemahaman yang kuat tentang bagaimana aktiva ini diperoleh, digunakan, dan akhirnya dihentikan, laporan keuangan tidak akan mencerminkan kondisi sebenarnya. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluk-beluk aktiva tetap, dari identifikasi hingga pencatatannya secara komprehensif.
1. Definisi dan Karakteristik Aktiva Tetap
Aktiva tetap adalah aset berwujud yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam operasi normal, bukan untuk dijual kembali, dan memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi (biasanya lebih dari satu tahun). Karakteristik utamanya meliputi memiliki bentuk fisik, digunakan dalam kegiatan operasi, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam kegiatan normal perusahaan, dan memiliki masa manfaat yang panjang. Contoh aktiva tetap adalah tanah, bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan kantor. Tanah memiliki karakteristik unik karena tidak disusutkan.
2. Jenis-jenis Aktiva Tetap
Aktiva tetap dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Pertama, aktiva tetap yang tidak disusutkan, seperti tanah, karena dianggap memiliki masa manfaat yang tidak terbatas. Kedua, aktiva tetap yang disusutkan, seperti bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan, karena nilainya akan berkurang seiring waktu dan penggunaannya. Ketiga, aktiva tetap yang habis karena digunakan, seperti tambang atau hutan, yang nilai sumber dayanya akan berkurang seiring penambangan atau penebangan. Pengklasifikasian ini penting untuk perlakuan akuntansi yang berbeda.
3. Perolehan Aktiva Tetap
Harga perolehan aktiva tetap mencakup semua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset hingga siap digunakan. Ini termasuk harga beli, biaya pengiriman, biaya instalasi, biaya uji coba, bea masuk, dan biaya lainnya yang langsung dapat diatribusikan. Jika aktiva tetap diperoleh secara tunai, harga perolehannya adalah jumlah kas yang dibayarkan. Jika secara kredit, harga perolehannya adalah nilai tunai aset tersebut ditambah biaya terkait. Perolehan juga bisa melalui pembangunan sendiri, tukar tambah, atau hibah. Setiap metode memiliki perlakuan akuntansi khusus dalam menentukan harga perolehan.
4. Metode Penyusutan Aktiva Tetap
Penyusutan adalah alokasi sistematis harga perolehan aktiva tetap selama masa manfaatnya. Ada beberapa metode penyusutan yang umum digunakan: 1) Metode Garis Lurus, mengalokasikan beban penyusutan yang sama setiap periode. 2) Metode Saldo Menurun (atau Saldo Menurun Ganda), mengalokasikan beban penyusutan yang lebih besar di awal masa manfaat dan menurun seiring waktu. 3) Metode Jumlah Angka Tahun, mirip dengan saldo menurun tetapi menggunakan pecahan dengan pembilang menurun. 4) Metode Unit Produksi, beban penyusutan dihitung berdasarkan jumlah unit yang diproduksi atau jam kerja. Pemilihan metode harus konsisten dan mencerminkan pola pemakaian aset.
5. Pencatatan Penyusutan
Penyusutan dicatat dengan mendebit akun Beban Penyusutan dan mengkredit akun Akumulasi Penyusutan. Akun Akumulasi Penyusutan adalah akun kontra aset yang mengurangi nilai buku aktiva tetap di neraca. Penting untuk diingat bahwa penyusutan adalah proses alokasi biaya, bukan proses penilaian aset. Jurnal penyesuaian untuk penyusutan biasanya dibuat pada akhir periode akuntansi. Contoh: Beban Penyusutan Mesin (D) dan Akumulasi Penyusutan Mesin (K). Akumulasi penyusutan akan terus bertambah setiap periode hingga mencapai nilai residu atau akhir masa manfaat aset.
6. Penghentian Aktiva Tetap
Aktiva tetap dapat dihentikan penggunaannya karena berbagai alasan, seperti dijual, ditukar, atau dihentikan karena rusak parah. Ketika aktiva tetap dihentikan, akun aktiva tetap dan akumulasi penyusutannya harus dihapus dari buku besar. Jika dijual, selisih antara harga jual dan nilai buku aset akan diakui sebagai laba atau rugi penjualan aktiva tetap. Jika ditukar, nilai buku aset yang ditukar dan nilai aset baru akan menjadi dasar pencatatan. Penghapusan aset karena kerusakan juga memerlukan jurnal khusus untuk menghapus nilai buku aset tersebut.
7. Revaluasi Aktiva Tetap
Revaluasi aktiva tetap adalah penyesuaian nilai buku aktiva tetap agar mencerminkan nilai wajar saat ini. Ini biasanya dilakukan untuk aset seperti tanah dan bangunan yang nilainya cenderung meningkat signifikan. Revaluasi dapat mengakibatkan kenaikan atau penurunan nilai aset. Kenaikan nilai karena revaluasi dicatat dalam akun 'Surplus Revaluasi Aset Tetap' di ekuitas, bukan sebagai laba. Penurunan nilai revaluasi dapat mengurangi surplus revaluasi sebelumnya atau diakui sebagai beban. Revaluasi harus dilakukan secara teratur untuk memastikan laporan keuangan relevan.
Rangkuman: Aktiva tetap adalah aset jangka panjang yang penting bagi operasi perusahaan. Modul ini telah membahas identifikasi, perolehan, berbagai metode penyusutan, serta pencatatan penghentian dan revaluasi aktiva tetap. Pemahaman yang komprehensif tentang perlakuan akuntansi aktiva tetap krusial untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat, relevan, dan dapat diandalkan dalam pengambilan keputusan investasi dan operasional.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aktiva Tetap | Aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam operasi dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun. |
| Penyusutan | Alokasi sistematis harga perolehan aktiva tetap selama masa manfaatnya. |
| Akumulasi Penyusutan | Akun kontra aset yang menunjukkan total penyusutan yang telah dibebankan pada aktiva tetap. |
| Nilai Residu | Taksiran nilai sisa aktiva tetap pada akhir masa manfaatnya. |
| Harga Perolehan | Semua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tetap hingga siap digunakan. |
| Revaluasi | Penyesuaian nilai buku aktiva tetap agar mencerminkan nilai wajar saat ini. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Aktiva Tetap" mata pelajaran Akuntansi keuangan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Aktiva Tetap yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Akuntansi keuangan kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aktiva Tetap pada Akuntansi keuangan SMK, Fase F, elemen Akuntansi Keuangan.
Modul Aktiva Tetap ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Aktiva Tetap untuk Akuntansi keuangan kelas XII.
Apakah modul ajar Akuntansi keuangan materi Aktiva Tetap ini gratis?
Ya. Modul Aktiva Tetap untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Aktiva Tetap ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Akuntansi keuangan kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Akuntansi keuangan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Aktiva Tetap ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aktiva Tetap dapat Anda sesuaikan dengan murid Akuntansi keuangan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Akuntansi keuangan kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Aktiva Tetap ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Aktiva Tetap tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aktiva Tetap untuk Akuntansi keuangan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Aktiva Tetap ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Akuntansi keuangan kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Aktiva Tetap beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Akuntansi keuangan kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Akuntansi keuangan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Aktiva Tetap disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.