Modul Ajar SMK

Modul Ajar Akuntansi Perpajakan SMK

1 modul ajar Akuntansi Perpajakan SMK untuk kelas XII — mulai PPh pasal 25/29. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul PPh pasal 25/29, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul PPh pasal 25/29 selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Akuntansi Perpajakan SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Akuntansi Perpajakan SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
PPh pasal 25/29
Akuntansi Perpajakan · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
PPh pasal 25/29
Akuntansi Perpajakan · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAkuntansi Perpajakan
Fase / KelasF / XII
Materi PokokPPh pasal 25/29
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep pajak dan jenis-jenis pajak penghasilan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPajak Penghasilan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengaplikasikan ketentuan perpajakan penghasilan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menyajikan laporan perpajakan secara akurat dan bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak perusahaan di Indonesia yang wajib menyetor Pajak Penghasilan (PPh) setiap bulan.
KonseptualPPh Pasal 25/29 mengatur tentang angsuran pembayaran pajak tahunan yang dilakukan secara berkala oleh Wajib Pajak Badan.
ProseduralMenghitung besarnya angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan laba fiskal tahun sebelumnya dan melaporkannya menggunakan SPT Masa PPh Pasal 25.
MetakognitifPeserta didik mampu menyadari pentingnya ketepatan waktu dalam pembayaran dan pelaporan pajak untuk menghindari sanksi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian dan tujuan PPh Pasal 25/29 dengan benar.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi subjek dan objek PPh Pasal 25/29 secara tepat.
  3. Peserta didik mampu menghitung besarnya angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan data laporan keuangan dengan cermat.
  4. Peserta didik mampu menyusun SPT Masa PPh Pasal 25 dengan akurat.
  5. Peserta didik mampu mengidentifikasi konsekuensi hukum jika terjadi keterlambatan pembayaran atau pelaporan PPh Pasal 25/29.
  6. Peserta didik mampu mempraktikkan perhitungan dan pelaporan PPh Pasal 25/29 dalam studi kasus.
Halaman 2 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu mengaplikasikan PPh Pasal 25/29 sangat penting bagi kelangsungan usaha dan kepatuhan pajak perusahaan, serta menghindari denda.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana jika perusahaan tidak mampu membayar PPh terutang sesuai batas waktu yang ditentukan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan rumus perhitungan pajak dan analisis data keuangan.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun laporan dan komunikasi efektif dalam presentasi.
Ekonomi Bisnis: Pemahaman tentang kewajiban perpajakan sebagai bagian dari manajemen keuangan perusahaan.
Kemitraan PembelajaranMelibatkan orang tua atau wali murid untuk memfasilitasi akses informasi perpajakan terkini melalui portal resmi DJP atau seminar pajak daring.
Lingkungan PembelajaranMenyediakan ruang kelas yang kondusif dengan akses internet untuk mencari informasi dan menggunakan aplikasi perpajakan daring, serta poster informasi pajak yang relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalMenggunakan aplikasi e-SPT Masa PPh atau fitur pelaporan daring DJP untuk simulasi pengisian dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 25.
Halaman 3 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik mampu menjelaskan pengertian, tujuan, subjek, dan objek PPh Pasal 25/29 dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa peserta didik, berdoa, mengecek kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman mereka terkait pembayaran tagihan rutin. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik mengenai konsekuensi jika perusahaan tidak membayar pajak tepat waktu, mendorong peserta didik untuk aktif mencari tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati video atau membaca materi tentang PPh Pasal 25/29, mengidentifikasi perbedaan antara PPh Pasal 25 dan PPh Pasal 29, serta subjek dan objeknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk merangkum informasi yang diperoleh, mengidentifikasi poin-poin penting, dan mencatat pertanyaan yang muncul untuk didiskusikan lebih lanjut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi singkat mereka, guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan konsep utama terkait pengertian dan cakupan PPh Pasal 25/29.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari, peserta didik merefleksikan kesulitan yang dihadapi, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menginformasikan materi pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik mampu menghitung besarnya angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan data laporan keuangan dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menghitung angsuran PPh Pasal 25. Guru menyajikan sebuah studi kasus sederhana mengenai laporan laba rugi sebuah perusahaan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi komponen laba fiskal yang relevan untuk perhitungan angsuran PPh Pasal 25, dan mencari informasi mengenai tarif PPh Badan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok menghitung besarnya angsuran PPh Pasal 25 menggunakan rumus yang telah dipelajari, mendiskusikan hasil perhitungan, dan mencatat langkah-langkahnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil perhitungan mereka, kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan terhadap metode perhitungan yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan langkah-langkah perhitungan angsuran PPh Pasal 25. Peserta didik merefleksikan pemahaman mereka tentang proses perhitungan, guru memberikan apresiasi dan tugas untuk mempersiapkan data laporan keuangan sederhana untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan perhitungan angsuran PPh Pasal 25 dan menyusun SPT Masa PPh Pasal 25 berdasarkan studi kasus yang diberikan.

Alat & bahan: Komputer/Laptop, Akses Internet, Aplikasi Pengolah Angka (Excel), Format SPT Masa PPh Pasal 25 (daring/cetak), Kalkulator.

Langkah kerja:

  1. Identifikasi data keuangan perusahaan dari studi kasus yang disediakan.
  2. Hitung besarnya Penghasilan Kena Pajak (PKP) dan angsuran PPh Pasal 25.
  3. Isi formulir SPT Masa PPh Pasal 25 dengan data yang telah dihitung.
  4. Buat ringkasan singkat mengenai sanksi jika terjadi keterlambatan pelaporan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang PPh Pasal 25?
  2. Kapan biasanya perusahaan membayar PPh?
  3. Menurutmu, mengapa pemerintah mewajibkan pembayaran pajak secara berkala?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi keaktifan peserta didik saat diskusi, tanya jawab, dan penilaian hasil kerja kelompok pada setiap pertemuan.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa tes praktik pengisian SPT Masa PPh Pasal 25 dan jawaban soal esai yang mengukur pemahaman konseptual dan prosedural terkait PPh Pasal 25/29.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian, tujuan, subjek, dan objek PPh Pasal 25/29Konsep PPh Pasal 25/292 JPPenalaran Kritis
2Menghitung angsuran PPh Pasal 25Perhitungan angsuran PPh Pasal 252 JPKemandirian
3Menyusun SPT Masa PPh Pasal 25 dan memahami konsekuensi hukumPraktik pelaporan dan sanksi PPh Pasal 25/292 JPKolaborasi
Halaman 8 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan memandu Anda memahami Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 dan Pasal 29, yang merupakan kewajiban pembayaran pajak tahunan secara angsuran bagi Wajib Pajak Badan. Pembelajaran ini penting untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

1. Pengertian dan Tujuan PPh Pasal 25/29
PPh Pasal 25 mengatur tentang pembayaran pajak penghasilan dalam tahun berjalan yang dilakukan secara angsuran setiap bulan. Tujuannya adalah untuk memberi kesempatan kepada Wajib Pajak melunasi kewajiban pajaknya tanpa memberatkan dalam satu kali pembayaran di akhir tahun. PPh Pasal 29 adalah kekurangan pembayaran pajak yang timbul akibat perhitungan PPh berdasarkan SPT Tahunan PPh Badan lebih besar dari jumlah pajak yang telah dibayar atau dipotong/dipungut.

2. Subjek dan Objek PPh Pasal 25/29
Subjek PPh Pasal 25/29 adalah Wajib Pajak Badan dalam negeri yang memiliki peredaran bruto di atas Rp 4,8 miliar dalam setahun. Objeknya adalah Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung berdasarkan ketentuan perpajakan. Bagi Wajib Pajak dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp 4,8 miliar, dikenakan PPh Final berdasarkan PP 23 Tahun 2018 (sekarang PP 55 Tahun 2022), namun untuk materi ini fokus pada Wajib Pajak Badan yang menghitung PPh berdasarkan norma perhitungan umum.

3. Menghitung Angsuran PPh Pasal 25
Besarnya angsuran PPh Pasal 25 dihitung dengan cara membagi PPh terutang berdasarkan SPT Tahunan PPh Badan tahun sebelumnya dengan 12 bulan. Jika terdapat perubahan kondisi usaha yang signifikan, angsuran dapat disesuaikan. Perhitungan ini memerlukan pemahaman mendalam tentang laporan laba rugi fiskal dan koreksi yang dilakukan sesuai peraturan perpajakan.

4. Pelaporan SPT Masa PPh Pasal 25
Setiap Wajib Pajak Badan wajib melaporkan angsuran PPh Pasal 25 yang telah dibayarkan setiap bulan menggunakan SPT Masa PPh Pasal 25. Pelaporan ini dilakukan paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir. Keterlambatan pelaporan akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda.

5. Konsekuensi Hukum PPh Pasal 25/29
Apabila Wajib Pajak Badan terlambat atau tidak membayar angsuran PPh Pasal 25, akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga. Jika kekurangan pembayaran PPh pada akhir tahun (PPh Pasal 29) tidak dilunasi, akan dikenakan sanksi bunga yang lebih besar. Kepatuhan dalam pembayaran dan pelaporan sangat krusial untuk menghindari masalah hukum dan menjaga reputasi perusahaan.

Rangkuman: PPh Pasal 25/29 merupakan mekanisme pembayaran pajak tahunan secara angsuran bagi Wajib Pajak Badan. Perhitungan angsuran didasarkan pada PPh terutang tahun sebelumnya, dan pelaporannya dilakukan setiap bulan menggunakan SPT Masa PPh Pasal 25. Kepatuhan terhadap kewajiban ini sangat penting untuk menghindari sanksi denda dan bunga.

Halaman 9 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Wajib Pajak BadanBadan usaha yang memiliki kewajiban membayar pajak penghasilan.
Penghasilan Kena Pajak (PKP)Penghasilan bersih setelah dikurangi biaya-biaya yang diizinkan oleh undang-undang perpajakan.
SPT Masa PPh Pasal 25Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 25 yang dilaporkan setiap bulan.
Sanksi AdministrasiDenda atau bunga yang dikenakan oleh otoritas pajak atas pelanggaran kewajiban perpajakan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Akuntansi Perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "PPh pasal 25/29" mata pelajaran Akuntansi Perpajakan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · PPh pasal 25/29 — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Akuntansi Perpajakan di SMK

Peta di halaman ini memuat Akuntansi Perpajakan di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Akuntansi Perpajakan SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Akuntansi Perpajakan SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Akuntansi Perpajakan SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Akuntansi Perpajakan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIIPeta Konsep
PPh pasal 25/29Pengertian dan Tujuan PPh Pasal 25/29Subjek dan Objek PPh Pasal 25/29Menghitung Angsuran PPh Pasal 25Pelaporan SPT Masa PPh Pasal 25Konsekuensi Hukum PPh Pasal 25/29
Dari sub-bab PPh pasal 25/29Lembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaAkuntansi Perpajakan · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Akuntansi Perpajakan SMK

Apakah modul ajar Akuntansi Perpajakan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Akuntansi Perpajakan SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Akuntansi Perpajakan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.