BerandaModul AjarSMKDasar-dasar Kuliner › Kelas X
Modul Ajar SMK

Modul Ajar Dasar-dasar Kuliner Kelas X SMK

1 modul ajar Dasar-dasar Kuliner kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISSMK · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Dasar-dasar Kuliner Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan
Dasar-dasar Kuliner · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan
Dasar-dasar Kuliner · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Kuliner
Fase / KelasE / X
Materi PokokSanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang kebersihan di lingkungan sekitar dan beberapa jenis peralatan dapur sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainProses Bisnis Menyeluruh Bidang Kuliner
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami proses bisnis menyeluruh bidang kuliner, termasuk aspek sanitasi, hygiene, dan penggunaan peralatan pengolahan makanan untuk menjamin kualitas dan keamanan produk.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBakteri Salmonella dapat ditemukan pada telur mentah dan menyebabkan keracunan makanan jika tidak ditangani dengan hygiene yang baik.
KonseptualSanitasi dan hygiene adalah dua konsep berbeda namun saling melengkapi dalam menjaga keamanan pangan, di mana sanitasi berfokus pada lingkungan dan hygiene pada praktik pribadi.
ProseduralProsedur mencuci tangan yang benar dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik sangat penting untuk mencegah kontaminasi silang.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman mendalam tentang sanitasi dan hygiene bukan hanya teori, tetapi keterampilan vital yang mempengaruhi kesehatan orang banyak dan reputasi profesional.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi prinsip dasar sanitasi dan hygiene dalam pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan.
  2. Menganalisis jenis-jenis peralatan pengolahan makanan, fungsi, serta cara penggunaannya yang aman dan benar.
  3. Menerapkan prosedur pembersihan dan perawatan peralatan pengolahan makanan secara efektif.
  4. Merancang dan mempresentasikan standar operasional prosedur (SOP) sanitasi dan hygiene di dapur profesional.
  5. Melakukan praktik penggunaan dan pembersihan peralatan pengolahan makanan dengan memperhatikan aspek sanitasi dan hygiene.
Halaman 2 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan prinsip sanitasi, hygiene, serta penggunaan peralatan yang tepat adalah fondasi utama untuk menghasilkan produk kuliner yang aman, berkualitas, dan profesional, serta mencegah risiko kesehatan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak boleh menggunakan talenan yang sama untuk memotong daging mentah dan sayuran segar tanpa dicuci terlebih dahulu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuKimia: Memahami sifat bahan kimia pembersih dan disinfektan serta dampaknya pada material peralatan dan lingkungan.
Biologi: Mempelajari jenis-jenis mikroorganisme penyebab penyakit (bakteri, virus) dan cara penyebarannya dalam makanan.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Pentingnya personal hygiene, kebersihan diri, dan pencegahan penyakit menular.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai praktik kebersihan di dapur rumah tangga dan pentingnya bagi kesehatan keluarga.
Lingkungan PembelajaranDapur praktik sekolah yang bersih, terorganisir, dan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial dari platform seperti YouTube mengenai cara membersihkan peralatan dapur spesifik atau standar hygiene di restoran.
Halaman 3 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi prinsip dasar sanitasi dan hygiene dalam pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menayangkan video singkat tentang kasus keracunan makanan dan menanyakan apa penyebabnya, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara berkelompok mengidentifikasi perbedaan antara sanitasi dan hygiene dari berbagai sumber (buku, internet) dan mengaitkannya dengan contoh kasus sehari-hari di dapur, kemudian membandingkan temuan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok membuat mind map tentang prinsip dasar sanitasi dan hygiene, termasuk contoh penerapannya di lingkungan dapur, lalu mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitGuru dan peserta didik mendiskusikan hasil presentasi, memberikan umpan balik, dan guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya sanitasi dan hygiene sebagai dasar keamanan pangan. Peserta didik mencatat poin-poin penting.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari, melakukan refleksi singkat mengenai pemahaman baru yang didapatkan, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis jenis-jenis peralatan pengolahan makanan, fungsi, serta cara penggunaannya yang aman dan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar berbagai peralatan dapur dan meminta peserta didik menyebutkan fungsinya, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan pentingnya memilih peralatan yang tepat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara berkelompok menganalisis berbagai jenis peralatan pengolahan makanan (misalnya, pisau, talenan, panci, blender) dari segi bahan, fungsi, dan potensi risiko kontaminasi jika tidak digunakan atau dirawat dengan benar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok diberikan studi kasus tentang insiden di dapur akibat penggunaan atau perawatan peralatan yang salah. Mereka diminta untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab, dan merumuskan solusi berdasarkan prinsip sanitasi dan hygiene.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan analisis studi kasus dan solusi yang mereka tawarkan. Guru memberikan umpan balik, meluruskan miskonsepsi, dan memberikan penguatan mengenai pentingnya pemahaman mendalam tentang peralatan dapur dan cara penanganannya yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran hari ini, melakukan refleksi tentang tantangan dalam studi kasus, guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok, dan memberikan pengantar untuk praktik di pertemuan selanjutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melakukan praktik penggunaan dan pembersihan peralatan pengolahan makanan dengan memperhatikan aspek sanitasi dan hygiene.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali pentingnya kebersihan peralatan, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu praktik langsung dan menjelaskan tahapan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik menerima panduan praktik dan LKPD. Guru mendemonstrasikan prosedur pembersihan dan sanitasi beberapa jenis peralatan dapur (misalnya, pisau, talenan, kompor) sesuai standar, sambil menjelaskan setiap langkah secara detail dan alasan di baliknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitPeserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil melakukan praktik penggunaan dan pembersihan peralatan pengolahan makanan yang telah ditentukan, mengikuti SOP yang telah dirancang. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan langsung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil praktik mereka, termasuk tantangan yang dihadapi dan bagaimana mereka mengatasinya. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengevaluasi keterampilan praktik, dan memberikan penguatan tentang pentingnya konsistensi dalam penerapan sanitasi dan hygiene.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran seluruh materi, melakukan refleksi menyeluruh tentang manfaat yang didapatkan, guru memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi dan hasil kerja, serta memberikan motivasi untuk terus menerapkan kebiasaan baik ini. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Dapur Bersih, Makanan Aman!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip sanitasi, hygiene, serta penggunaan peralatan yang tepat.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gambar peralatan dapur, bahan pembersih, spons, kain lap, sarung tangan

Langkah kerja:

  1. Amati gambar peralatan dapur yang disediakan, kelompokkan berdasarkan fungsinya.
    Peralatan DapurAlat PotongAlat MasakAlat UkurAlat Penyimpanan
  2. Diskusikan potensi risiko hygiene dari masing-masing peralatan jika tidak dibersihkan dengan benar.
  3. Rancang prosedur pembersihan untuk satu jenis peralatan dapur pilihan Anda.
  4. Tuliskan minimal 3 perbedaan antara sanitasi dan hygiene beserta contohnya.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang kebersihan di dapur?
  2. Sebutkan 3 benda di dapur yang menurut Anda paling sering menjadi sarang kuman!
  3. Mengapa kita perlu mencuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat praktik pembersihan peralatan dan partisipasi diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Proyek pembuatan SOP sanitasi dan hygiene dapur serta presentasi kelompok.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi prinsip dasar sanitasi dan hygieneKonsep dasar sanitasi dan hygiene, perbedaan, dan pentingnya.4 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis jenis-jenis peralatan pengolahan makanan, fungsi, serta cara penggunaannyaKlasifikasi peralatan, fungsi, risiko, dan penggunaan aman.4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Melakukan praktik penggunaan dan pembersihan peralatan pengolahan makananProsedur pembersihan, perawatan, dan praktik langsung di dapur.4 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 9 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda memahami fondasi penting dalam dunia kuliner: sanitasi, hygiene, dan penggunaan peralatan yang tepat. Tiga aspek ini adalah kunci untuk menghasilkan hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan berkualitas. Dengan menguasai materi ini, Anda akan siap menjadi tenaga profesional yang bertanggung jawab dan kompeten di dapur mana pun.

1. Pengertian Sanitasi dan Hygiene
Sanitasi adalah upaya menjaga kebersihan lingkungan kerja dan fasilitas untuk mencegah kontaminasi, seperti kebersihan lantai, dinding, ventilasi, dan pengelolaan limbah. Hygiene merujuk pada praktik menjaga kebersihan diri dan kebiasaan sehat individu yang bekerja dengan makanan, termasuk mencuci tangan, menggunakan APD, dan menjaga kesehatan pribadi. Keduanya saling melengkapi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produk makanan yang sehat. Penerapan yang konsisten sangat penting untuk mencegah penyebaran bakteri dan penyakit.

2. Sumber Kontaminasi Makanan
Kontaminasi makanan dapat berasal dari berbagai sumber, baik fisik (rambut, serpihan kaca), kimia (residu deterjen, pestisida), maupun biologis (bakteri, virus, jamur). Sumber biologis seringkali tidak terlihat dan paling berbahaya. Kontaminasi silang, yaitu perpindahan bakteri dari satu makanan atau permukaan ke makanan lain, adalah masalah umum di dapur. Memahami sumber-sumber ini penting untuk menerapkan tindakan pencegahan yang efektif, seperti memisahkan bahan mentah dan matang.

3. Prinsip Dasar Hygiene dalam Pengolahan Makanan
Prinsip dasar hygiene meliputi kebersihan diri (mencuci tangan rutin, menggunakan penutup kepala, pakaian bersih), kebersihan peralatan (mencuci, sanitasi, menyimpan dengan benar), dan kebersihan area kerja (membersihkan dan mendisinfeksi permukaan). Selain itu, penting juga untuk menjaga suhu makanan yang aman (pendinginan dan pemanasan yang tepat) serta menghindari kontaminasi silang. Penerapan prinsip ini secara ketat adalah kunci untuk menjamin keamanan pangan dari awal hingga akhir proses.

4. Jenis dan Fungsi Peralatan Pengolahan Makanan
Peralatan pengolahan makanan sangat beragam, mulai dari pisau, talenan, panci, wajan, hingga oven dan blender. Setiap peralatan memiliki fungsi spesifik dan dibuat dari bahan yang berbeda (stainless steel, plastik, kayu). Pemilihan peralatan yang tepat sesuai jenis makanan dan proses pengolahan sangat penting. Misalnya, talenan berbeda untuk daging dan sayuran, serta pisau yang tajam untuk meminimalkan kerusakan bahan. Memahami fungsi dan karakteristik setiap alat membantu penggunaan yang efisien dan aman.

5. Pembersihan dan Perawatan Peralatan
Pembersihan peralatan melibatkan penghilangan sisa makanan dan kotoran, biasanya dengan air dan sabun. Sanitasi adalah tahap selanjutnya untuk mengurangi jumlah mikroorganisme hingga tingkat aman, seringkali menggunakan air panas atau larutan kimia disinfektan. Perawatan rutin, seperti mengasah pisau, memeriksa kabel listrik, dan menyimpan peralatan di tempat yang bersih dan kering, akan memperpanjang umur peralatan dan mencegah kerusakan yang bisa menjadi sumber kontaminasi. Prosedur yang benar harus diikuti untuk setiap jenis peralatan.

Rangkuman: Sanitasi dan hygiene adalah pilar utama keamanan pangan, berfokus pada kebersihan lingkungan dan praktik personal. Memahami sumber kontaminasi dan prinsip hygiene yang ketat sangat penting. Pemilihan, penggunaan, serta pembersihan dan perawatan peralatan pengolahan makanan yang benar akan mencegah risiko kesehatan dan memastikan produk kuliner berkualitas. Penerapan konsisten dari semua aspek ini adalah kunci keberhasilan di bidang kuliner.

Halaman 10 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SanitasiUpaya menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas.
HygienePraktik kebersihan diri dan kebiasaan sehat individu.
Kontaminasi SilangPerpindahan bakteri dari satu makanan/permukaan ke makanan lain.
APDAlat Pelindung Diri, seperti sarung tangan, masker, penutup kepala.
SOPStandar Operasional Prosedur, panduan langkah kerja baku.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Kuliner · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan" mata pelajaran Dasar-dasar Kuliner Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan

5 materi Dasar-dasar Kuliner SMK, urut mengajar dari Proses Bisnis Industri Kuliner hingga Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP.

Proses Bisnis Industri KulinerPerkembangan Bidang KulinerProfesi dan Kewirausahaan Bidang Kuliner (Foodpreneur dan Job-Profile)Pelayanan Prima (Excellent Service) di Bidang KulinerKebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP

Semester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh

4 materi Dasar-dasar Kuliner SMK, urut mengajar dari Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan Makanan hingga Praktik Dasar Memasak Indonesia, Oriental, Kontinental, dan Pastry Bakery.

Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan MakananModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersiapan Dasar MemasakStruktur MenuPraktik Dasar Memasak Indonesia, Oriental, Kontinental, dan Pastry Bakery

Dasar-dasar Kuliner Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E, dan 9 materi Dasar-dasar Kuliner setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Dasar-dasar Kuliner juga dipanggil boga, kuliner, jasa boga, dan tata boga — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Dasar-dasar Kuliner kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Dasar-dasar Kuliner kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Dasar-dasar Kuliner kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Dasar-dasar Kuliner Kelas X SMK

Apakah modul ajar Dasar-dasar Kuliner ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Dasar-dasar Kuliner kelas X SMK?

9 materi, urut mengajar dari Proses Bisnis Industri Kuliner hingga Praktik Dasar Memasak Indonesia, Oriental, Kontinental, dan Pastry Bakery. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Dasar-dasar Kuliner?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Dasar-dasar Kuliner sering disebut apa lagi?

Nama resminya Dasar-dasar Kuliner, tetapi di sekolah ia juga dipanggil boga, kuliner, jasa boga, tata boga. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.