Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Kuliner Kelas X
Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Kuliner |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 45 menit = 45 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kesehatan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Kuliner |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami proses bisnis menyeluruh bidang kuliner, termasuk aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) serta menerapkan sistem analisis bahaya dan titik kendali kritis (HACCP) dalam operasional dapur. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Di industri kuliner, insiden keracunan makanan atau kecelakaan kerja dapat terjadi jika prinsip CHSE dan HACCP tidak diterapkan. |
| Konseptual | CHSE adalah pendekatan holistik untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan, sementara HACCP adalah sistem manajemen keamanan pangan yang mencegah bahaya biologis, kimia, dan fisik. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah identifikasi bahaya, penentuan titik kendali kritis, serta prosedur sanitasi dan higiene sesuai standar CHSE dan HACCP. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman CHSE dan HACCP bukan hanya kewajiban, tetapi juga fondasi untuk karir yang sukses dan bertanggung jawab di bidang kuliner. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bahaya potensial dalam operasional dapur sesuai prinsip HACCP secara runtut.
- Setelah menyaksikan demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan prosedur sanitasi dan higiene pribadi di area dapur sesuai standar CHSE.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat menentukan Titik Kendali Kritis (CCP) untuk produk kuliner sederhana dengan benar.
- Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat merancang rencana implementasi CHSE dan HACCP sederhana untuk sebuah usaha kuliner mini.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan CHSE serta HACCP adalah kunci untuk menghasilkan produk kuliner yang aman, berkualitas, dan menjaga keberlanjutan lingkungan, sekaligus melindungi diri dan orang lain dari bahaya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa koki profesional selalu sangat ketat dalam menjaga kebersihan di dapur mereka?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Mempelajari jenis-jenis bakteri, virus, dan mikroorganisme penyebab penyakit yang terkait dengan keamanan pangan. Kimia: Memahami sifat-sifat bahan pembersih dan desinfektan, serta bahaya kontaminasi kimia pada makanan. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama melalui penerapan CHSE. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan CHSE di dapur rumah dan mengawasi praktik sederhana yang dilakukan peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Dapur praktik sekolah yang bersih, tertata, dan dilengkapi dengan fasilitas sanitasi memadai menjadi lingkungan belajar yang ideal untuk materi ini. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial cuci tangan yang benar, simulasi interaktif identifikasi bahaya di dapur, dan e-book tentang standar CHSE/HACCP dapat memperkaya pengalaman belajar. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bahaya potensial dalam operasional dapur sesuai prinsip HACCP secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah menyaksikan demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan prosedur sanitasi dan higiene pribadi di area dapur sesuai standar CHSE. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bahaya potensial dan menentukan Titik Kendali Kritis (CCP) pada proses pembuatan produk kuliner.
Alat & bahan: Lembar studi kasus, alat tulis, bahan ajar CHSE & HACCP
Langkah kerja:
- Tuliskan jenis kontaminasi setiap pencemar pada tabel berikut, lalu tuliskan cara mencegahnya.
Gambar 1. Tabel - Amati proses pembuatan sandwich berikut dengan seksama.
- Identifikasi minimal 3 bahaya biologis, kimia, dan fisik yang mungkin terjadi pada setiap tahapan proses.
- Untuk setiap bahaya yang teridentifikasi, tentukan tindakan pencegahan yang sesuai.
- Tentukan Titik Kendali Kritis (CCP) pada proses pembuatan sandwich dan jelaskan mengapa titik tersebut merupakan CCP.
- Rumuskan langkah-langkah monitoring untuk CCP yang telah ditentukan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang kebersihan di dapur?
- Mengapa penting menjaga kesehatan saat bekerja dengan makanan?
- Menurut Anda, apa bedanya antara 'bersih' dan 'higienis'?
- Pernahkah Anda mendengar istilah 'HACCP'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik higiene, dan kemampuan mengidentifikasi bahaya pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan LKPD tentang identifikasi bahaya serta penentuan CCP.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) dengan tepat. | Konsep CHSE dan ruang lingkupnya | 1 JP | Penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi bahaya potensial dalam operasional dapur sesuai prinsip HACCP secara runtut. | Jenis-jenis bahaya (biologis, kimia, fisik) dan 7 prinsip HACCP | 1 JP | Penalaran kritis, Kolaborasi |
| 3 | Mempraktikkan prosedur sanitasi dan higiene pribadi di area dapur sesuai standar CHSE. | Prosedur cuci tangan, penggunaan APD, sanitasi area kerja | 1 JP | Kesehatan, Kolaborasi |
| 4 | Menentukan Titik Kendali Kritis (CCP) untuk produk kuliner sederhana dengan benar. | Identifikasi CCP dan langkah monitoring | 1 JP | Penalaran kritis, Kesehatan |
Dalam industri kuliner, kelezatan saja tidak cukup. Keamanan pangan dan kenyamanan lingkungan kerja adalah prioritas utama. Modul ini akan membimbing Anda memahami CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan) serta HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), dua pilar penting untuk menciptakan produk kuliner yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
1. Konsep CHSE dalam Kuliner
CHSE merupakan singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Dalam konteks kuliner, kebersihan mencakup sanitasi diri, peralatan, dan area kerja. Kesehatan berfokus pada kondisi fisik pekerja dan bebas dari penyakit menular. Keselamatan meliputi pencegahan kecelakaan kerja seperti terpeleset, luka bakar, atau tersayat. Kelestarian lingkungan berarti pengelolaan limbah dan penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab untuk mengurangi dampak negatif terhadap alam. Penerapan CHSE menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produk yang aman dikonsumsi.
2. Pengantar HACCP
HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya yang signifikan terhadap keamanan pangan. Sistem ini bersifat preventif, artinya berfokus pada pencegahan bahaya sebelum terjadi, bukan sekadar mendeteksi setelah produk jadi. HACCP diterapkan di setiap tahapan proses produksi, mulai dari penerimaan bahan baku hingga produk siap disajikan. Penerapan HACCP membantu memastikan bahwa makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi dan memenuhi standar kualitas.
3. Identifikasi Bahaya dalam Kuliner
Bahaya dalam kuliner dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis: biologis, kimia, dan fisik. Bahaya biologis meliputi mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau parasit yang dapat menyebabkan penyakit. Contohnya adalah bakteri Salmonella atau E. coli. Bahaya kimia berasal dari residu pestisida, bahan pembersih, atau alergen yang tidak sengaja tercampur dalam makanan. Bahaya fisik adalah benda asing yang tidak seharusnya ada dalam makanan, seperti pecahan kaca, rambut, atau serpihan logam. Identifikasi bahaya adalah langkah pertama yang krusial dalam sistem HACCP untuk mengetahui potensi risiko.
4. Titik Kendali Kritis (CCP)
Titik Kendali Kritis (Critical Control Point/CCP) adalah tahapan dalam proses produksi makanan di mana pengendalian dapat diterapkan untuk mencegah, menghilangkan, atau mengurangi bahaya keamanan pangan ke tingkat yang dapat diterima. Misalnya, proses pemasakan pada suhu dan waktu tertentu untuk membunuh bakteri berbahaya adalah CCP. Pendinginan makanan yang cepat untuk mencegah pertumbuhan bakteri juga merupakan CCP. Penentuan CCP memerlukan analisis cermat terhadap setiap tahapan proses. Setelah CCP ditentukan, perlu ditetapkan batas kritis, prosedur monitoring, tindakan koreksi, verifikasi, dan pencatatan.
5. Penerapan Higiene dan Sanitasi
Higiene pribadi mencakup kebersihan diri pekerja, seperti mencuci tangan secara benar, menggunakan pakaian kerja bersih, dan memakai penutup kepala. Sanitasi adalah tindakan menjaga kebersihan lingkungan kerja, termasuk peralatan, permukaan, dan area dapur secara keseluruhan. Ini melibatkan penggunaan disinfektan yang tepat dan prosedur pembersihan yang rutin. Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat adalah fondasi dari CHSE dan HACCP, berfungsi sebagai langkah pencegahan awal yang paling efektif untuk menghindari kontaminasi silang dan penyebaran penyakit di dapur.
Rangkuman: CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, Kelestarian Lingkungan) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah dua sistem vital dalam industri kuliner. CHSE memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan, sementara HACCP adalah sistem preventif untuk mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya keamanan pangan. Penerapan keduanya secara terpadu menjamin produk kuliner yang aman, berkualitas, dan mendukung operasional yang bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| CHSE | Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability. |
| HACCP | Hazard Analysis and Critical Control Points, sistem manajemen keamanan pangan. |
| CCP | Critical Control Point, titik di mana bahaya dapat dikendalikan. |
| Sanitasi | Tindakan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan. |
| Higiene | Tindakan menjaga kebersihan diri pribadi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP" mata pelajaran Dasar-dasar Kuliner Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Dasar-dasar Kuliner Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Proses Bisnis Industri KulinerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Bidang KulinerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfesi dan Kewirausahaan Bidang Kuliner (Foodpreneur dan Job-Profile)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPelayanan Prima (Excellent Service) di Bidang KulinerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Sanitasi, Hygiene, dan Peralatan Pengolahan MakananModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAPersiapan Dasar MemasakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStruktur MenuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPraktik Dasar Memasak Indonesia, Oriental, Kontinental, dan Pastry BakeryBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Kuliner kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP pada Dasar-dasar Kuliner SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Kuliner.
Modul Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Dasar-dasar Kuliner kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Kuliner materi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini gratis?
Ya. Modul Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Kuliner kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Kuliner kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Kuliner kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Kuliner kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP untuk Dasar-dasar Kuliner kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Kuliner kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Kuliner kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Kuliner ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) serta HACCP disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.