Modul Ajar SMK

Modul Ajar Kearsipan SMK

1 modul ajar Kearsipan SMK untuk kelas XI — mulai Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan. Tiap materi lengkap: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Kearsipan SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Kearsipan SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan
Kearsipan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan
Kearsipan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKearsipan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokKonsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis arsip dan pentingnya pengelolaan arsip dalam suatu organisasi.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainProfesionalisme Kearsipan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar pengelolaan kearsipan, serta menerapkan standar operasional prosedur dalam siklus hidup arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualArsip vital seperti akta kelahiran atau ijazah harus disimpan dengan metode khusus agar tidak rusak atau hilang.
KonseptualPengelolaan kearsipan melibatkan serangkaian proses untuk memastikan arsip tercipta, terorganisir, terlindungi, dan dapat diakses secara efisien.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyusun jadwal retensi arsip dan melaksanakan penyusutan arsip sesuai prosedur.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menerapkan standar kearsipan untuk keberlanjutan informasi dan akuntabilitas organisasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati studi kasus pengelolaan arsip, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis siklus hidup arsip secara runtut dan memberikan contoh pada setiap tahapannya.
  3. Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan.
  4. Melalui penugasan proyek, peserta didik dapat menyusun rencana jadwal retensi arsip untuk jenis dokumen tertentu dengan benar.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mendemonstrasikan proses penyusutan arsip (pemindahan, pemusnahan, penyerahan) sesuai peraturan yang berlaku.
Halaman 2 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengelolaan kearsipan yang efektif bukan hanya tentang menyimpan dokumen, tetapi juga memastikan informasi dapat diakses, aman, dan relevan untuk mendukung pengambilan keputusan serta akuntabilitas organisasi di era digital.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah organisasi dapat tetap berfungsi secara optimal jika dokumen-dokumen pentingnya tidak terkelola dengan baik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Kemampuan menyusun surat dinas dan dokumen resmi yang menjadi objek kearsipan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Pemanfaatan perangkat lunak untuk pengelolaan basis data arsip dan digitalisasi dokumen.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Pemahaman tentang peraturan perundang-undangan terkait kearsipan sebagai bentuk ketaatan hukum.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat memberikan contoh dokumen keluarga yang perlu disimpan dan dikelola, serta menceritakan pengalaman mereka dalam mengelola dokumen penting.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata ulang menyerupai kantor kearsipan mini dengan meja, rak arsip, dan boks arsip untuk simulasi praktikum yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi pengolah kata atau spreadsheet untuk membuat daftar isi arsip, jadwal retensi, dan label boks arsip secara digital.
Halaman 3 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati studi kasus pengelolaan arsip, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang kasus hilangnya dokumen penting di sebuah perusahaan dan bertanya: 'Apa dampak yang mungkin terjadi akibat hilangnya dokumen tersebut?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa pengelolaan arsip yang baik sangat krusial bagi keberlangsungan sebuah organisasi?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus singkat tentang masalah pengelolaan arsip di sebuah instansi pemerintah, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi inti masalah yang terjadi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta setiap kelompok untuk mencatat pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari studi kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet, modul ajar) mengenai prinsip-prinsip dasar kearsipan (otentisitas, reliabilitas, integritas, kegunaan) untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau infografis yang menjelaskan prinsip-prinsip dasar kearsipan dan mengaitkannya dengan solusi untuk studi kasus yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan peta pikiran/infografis mereka di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti kekuatan dan area yang perlu diperbaiki.
  3. Guru memberikan penguatan materi mengenai pentingnya setiap prinsip kearsipan dalam menjaga keabsahan dan keberlanjutan informasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan prinsip-prinsip dasar kearsipan yang telah dipelajari dan relevansinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan: 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini dan bagaimana perasaan kalian setelah belajar materi ini?' untuk menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi selanjutnya tentang siklus hidup arsip dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis siklus hidup arsip secara runtut dan memberikan contoh pada setiap tahapannya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan menanyakan kabar peserta didik.
  2. Guru menanyakan kembali materi sebelumnya tentang prinsip-prinsip kearsipan dan mengaitkannya dengan materi siklus hidup arsip: 'Bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam setiap tahapan pengelolaan arsip?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis siklus hidup arsip dan bertanya: 'Menurut kalian, mengapa arsip memiliki 'siklus hidup'?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai contoh dokumen (surat masuk, surat keluar, laporan keuangan, kontrak kerja) dan meminta peserta didik mengamati perbedaan karakteristik serta tahapan pengelolaan yang mungkin terjadi pada masing-masing dokumen.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan terkait bagaimana dokumen-dokumen tersebut dikelola dari awal hingga akhir masa pakainya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok mengumpulkan informasi tentang siklus hidup arsip (penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan) dari berbagai sumber dan mencatat karakteristik serta contoh kegiatan pada setiap tahapan.
  2. Pengolahan data: Setiap kelompok membuat diagram alir siklus hidup arsip, mengisi setiap tahapan dengan deskripsi singkat dan contoh konkret yang relevan dengan jenis dokumen yang diamati di awal.
  3. Pembuktian: Kelompok membandingkan diagram alir yang telah dibuat dengan referensi standar siklus hidup arsip untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan informasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan diagram alir siklus hidup arsip mereka, menjelaskan setiap tahapan dan contohnya.
  2. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab antar kelompok dan memberikan umpan balik untuk memperjelas pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami siklus hidup arsip untuk efisiensi dan kepatuhan dalam pengelolaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum tahapan-tahapan penting dalam siklus hidup arsip.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi aktif dan menanyakan: 'Apa tantangan terbesar dalam memahami siklus hidup arsip dan bagaimana kalian mengatasinya?' untuk menumbuhkan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan arahan untuk mempersiapkan diri pada praktik pengelolaan arsip aktif dan inaktif di pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan peserta didik untuk praktik.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang prinsip-prinsip dasar dan siklus hidup arsip sebagai landasan praktik: 'Bagaimana pemahaman kita tentang siklus hidup arsip akan membantu dalam praktik pengelolaan arsip hari ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif melalui simulasi, dan bertanya: 'Mengapa penting untuk membedakan pengelolaan arsip aktif dan inaktif?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memberikan skenario simulasi pengelolaan arsip di sebuah kantor fiktif, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi tugas-tugas pengelolaan arsip aktif dan inaktif yang harus dilakukan dalam skenario tersebut.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merencanakan langkah-langkah praktik, termasuk pembagian peran, alat dan bahan yang dibutuhkan, serta alur kerja untuk mengelola arsip aktif dan inaktif sesuai skenario.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal kerja yang realistis untuk menyelesaikan proyek simulasi pengelolaan arsip dalam waktu yang ditentukan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling mengamati dan membimbing setiap kelompok saat mereka melakukan simulasi pengelolaan arsip (misalnya, membuat daftar isi arsip aktif, menyusun arsip inaktif ke dalam boks arsip, membuat daftar arsip inaktif, membuat label boks arsip) menggunakan contoh dokumen yang disediakan.
  3. Menguji hasil: Setiap kelompok saling memeriksa hasil pekerjaan kelompok lain berdasarkan checklist prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif yang telah disepakati.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Setiap kelompok mempresentasikan proses dan hasil praktik simulasi mereka, termasuk tantangan yang dihadapi dan solusi yang ditemukan.
  2. Guru memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi keseluruhan proses praktik, memberikan umpan balik komprehensif, dan mengidentifikasi praktik terbaik.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dan kepatuhan terhadap prosedur dalam praktik kearsipan nyata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting dari praktik pengelolaan arsip aktif dan inaktif.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan hasil praktik peserta didik, serta menanyakan: 'Apa manfaat yang paling kalian rasakan dari praktik ini dan bagaimana kalian akan menerapkannya di masa depan?' untuk menumbuhkan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas refleksi individu dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKSimulasi Pengelolaan ArsipNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan melalui simulasi.

Alat & bahan: Contoh dokumen (surat, laporan, nota), boks arsip, map folder, label, alat tulis, komputer/laptop

Langkah kerja:

  1. Amati skenario kantor fiktif yang disediakan guru dan identifikasi jenis arsip yang perlu dikelola.
    Jenis ArsipKantor FiktifArsip AktifArsip InaktifArsip VitalArsip Statis
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Susunlah daftar arsip aktif yang ada, tentukan indeks, dan masukkan ke dalam map folder.
  3. Pindahkan arsip inaktif ke dalam boks arsip, buat daftar isi boks, dan tempelkan label dengan informasi yang lengkap.
  4. Buatlah usulan jadwal retensi arsip untuk 5 jenis dokumen dari skenario tersebut.
  5. Presentasikan hasil praktik kelompok Anda di depan kelas dan berikan alasan di balik setiap keputusan pengelolaan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang arsip?
  2. Mengapa arsip perlu dikelola dengan baik?
  3. Sebutkan contoh dokumen penting yang sering Anda temui di sekolah atau rumah!

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan simulasi pengelolaan arsip dan penilaian produk LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipanPrinsip-prinsip dasar kearsipan3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis siklus hidup arsipSiklus hidup arsip2 JPpenalaran kritis
3Menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktifPengelolaan arsip aktif dan inaktif3 JPkolaborasi, kemandirian
Halaman 9 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pengelolaan kearsipan merupakan kompetensi esensial bagi calon tenaga administrasi di berbagai sektor. Materi ini akan membekali peserta didik dengan pemahaman mendalam tentang prinsip, siklus, dan prosedur kearsipan, sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan menguasai materi ini, peserta didik akan siap menghadapi tantangan pengelolaan informasi di era modern.

1. Prinsip-Prinsip Dasar Kearsipan
Pengelolaan arsip didasarkan pada beberapa prinsip utama untuk menjamin keabsahan dan kebermanfaatan informasi. Prinsip otentisitas memastikan arsip asli dan tidak direkayasa. Prinsip reliabilitas menunjukkan bahwa arsip dapat dipercaya sebagai bukti sah. Integritas arsip berarti isinya lengkap dan tidak berubah. Terakhir, prinsip kegunaan menekankan bahwa arsip harus dapat diakses dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Penerapan prinsip-prinsip ini sangat vital untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam organisasi.

2. Siklus Hidup Arsip
Arsip memiliki siklus hidup yang meliputi empat tahapan utama. Pertama, penciptaan, yaitu saat arsip dibuat atau diterima. Kedua, penggunaan, fase di mana arsip sering diakses untuk keperluan operasional. Ketiga, pemeliharaan, tahap penyimpanan dan perawatan arsip agar tetap terjaga kondisinya. Keempat, penyusutan, proses akhir berupa pemindahan ke pusat arsip, pemusnahan, atau penyerahan ke lembaga kearsipan. Memahami siklus ini penting untuk merencanakan pengelolaan arsip secara efisien dan efektif.

3. Pengelolaan Arsip Aktif
Arsip aktif adalah arsip yang masih sering digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari. Pengelolaannya meliputi pencatatan, pengindeksan, penyimpanan dalam unit kerja, serta peminjaman dan pengembalian. Tujuan utama pengelolaan arsip aktif adalah memastikan kemudahan aksesibilitas dan keamanan. Sistem penyimpanan yang teratur, seperti sistem abjad, subjek, atau kronologis, sangat membantu dalam menemukan kembali arsip dengan cepat saat dibutuhkan. Penggunaan map folder dan lembar peminjaman adalah praktik umum dalam fase ini.

4. Pengelolaan Arsip Inaktif
Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya sudah menurun, namun masih memiliki nilai guna dan perlu disimpan untuk jangka waktu tertentu. Pengelolaannya meliputi pemindahan dari unit kerja ke pusat arsip (record center), penataan dalam boks arsip, serta pembuatan daftar arsip inaktif. Tahap ini juga mencakup penyusunan jadwal retensi arsip, yaitu daftar yang berisi jangka waktu penyimpanan setiap jenis arsip. Arsip inaktif harus disimpan di tempat yang aman dan terkontrol untuk mencegah kerusakan.

5. Penyusutan Arsip
Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan. Pemindahan dilakukan untuk arsip inaktif ke pusat arsip. Pemusnahan adalah penghancuran arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi sesuai prosedur resmi. Penyerahan adalah pemindahan arsip statis (bernilai sejarah) ke lembaga kearsipan nasional atau daerah. Penyusutan arsip bertujuan untuk efisiensi ruang penyimpanan dan penghematan biaya, serta menjaga ketersediaan arsip yang benar-benar bernilai.

Rangkuman: Materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan mencakup prinsip dasar, siklus hidup, serta prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif. Peserta didik mempelajari otentisitas, reliabilitas, integritas, dan kegunaan arsip. Mereka juga memahami tahapan penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip. Keterampilan praktis dalam mengindeks, menyimpan, dan menyusutkan arsip menjadi fokus utama untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga kearsipan profesional yang kompeten.

Halaman 10 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Arsip AktifArsip yang masih sering digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Arsip InaktifArsip yang frekuensi penggunaannya sudah menurun tetapi masih memiliki nilai guna.
Jadwal Retensi Arsip (JRA)Daftar yang berisi jangka waktu penyimpanan setiap jenis arsip.
Penyusutan ArsipKegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan.
Otentisitas ArsipKeaslian arsip yang menjamin bahwa arsip tersebut adalah benar dan tidak direkayasa.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kearsipan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan" mata pelajaran Kearsipan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Kearsipan di SMK

Peta di halaman ini memuat Kearsipan di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Kearsipan SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Kearsipan SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Kearsipan SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Kearsipan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XIPeta Konsep
Konsentrasi Keahlian Pengelolaan KearsipanPrinsip-Prinsip Dasar KearsipanSiklus Hidup ArsipPengelolaan Arsip AktifPengelolaan Arsip InaktifPenyusutan Arsip
Dari sub-bab Konsentrasi Keahlian Pengelolaan KearsipanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKearsipan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Kearsipan SMK

Apakah modul ajar Kearsipan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Kearsipan SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Kearsipan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.