Modul Ajar & RPP Kearsipan Kelas XI
Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kearsipan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis arsip dan pentingnya pengelolaan arsip dalam suatu organisasi.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Profesionalisme Kearsipan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip dasar pengelolaan kearsipan, serta menerapkan standar operasional prosedur dalam siklus hidup arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Arsip vital seperti akta kelahiran atau ijazah harus disimpan dengan metode khusus agar tidak rusak atau hilang. |
| Konseptual | Pengelolaan kearsipan melibatkan serangkaian proses untuk memastikan arsip tercipta, terorganisir, terlindungi, dan dapat diakses secara efisien. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyusun jadwal retensi arsip dan melaksanakan penyusutan arsip sesuai prosedur. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menerapkan standar kearsipan untuk keberlanjutan informasi dan akuntabilitas organisasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus pengelolaan arsip, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis siklus hidup arsip secara runtut dan memberikan contoh pada setiap tahapannya.
- Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan.
- Melalui penugasan proyek, peserta didik dapat menyusun rencana jadwal retensi arsip untuk jenis dokumen tertentu dengan benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mendemonstrasikan proses penyusutan arsip (pemindahan, pemusnahan, penyerahan) sesuai peraturan yang berlaku.
Pemahaman bermakna: Pengelolaan kearsipan yang efektif bukan hanya tentang menyimpan dokumen, tetapi juga memastikan informasi dapat diakses, aman, dan relevan untuk mendukung pengambilan keputusan serta akuntabilitas organisasi di era digital.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah organisasi dapat tetap berfungsi secara optimal jika dokumen-dokumen pentingnya tidak terkelola dengan baik?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun surat dinas dan dokumen resmi yang menjadi objek kearsipan. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Pemanfaatan perangkat lunak untuk pengelolaan basis data arsip dan digitalisasi dokumen. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Pemahaman tentang peraturan perundang-undangan terkait kearsipan sebagai bentuk ketaatan hukum. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat memberikan contoh dokumen keluarga yang perlu disimpan dan dikelola, serta menceritakan pengalaman mereka dalam mengelola dokumen penting. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata ulang menyerupai kantor kearsipan mini dengan meja, rak arsip, dan boks arsip untuk simulasi praktikum yang aman dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi pengolah kata atau spreadsheet untuk membuat daftar isi arsip, jadwal retensi, dan label boks arsip secara digital. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus pengelolaan arsip, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis siklus hidup arsip secara runtut dan memberikan contoh pada setiap tahapannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif sesuai standar kearsipan melalui simulasi.
Alat & bahan: Contoh dokumen (surat, laporan, nota), boks arsip, map folder, label, alat tulis, komputer/laptop
Langkah kerja:
- Amati skenario kantor fiktif yang disediakan guru dan identifikasi jenis arsip yang perlu dikelola.
Gambar 1. Peta pikiran - Susunlah daftar arsip aktif yang ada, tentukan indeks, dan masukkan ke dalam map folder.
- Pindahkan arsip inaktif ke dalam boks arsip, buat daftar isi boks, dan tempelkan label dengan informasi yang lengkap.
- Buatlah usulan jadwal retensi arsip untuk 5 jenis dokumen dari skenario tersebut.
- Presentasikan hasil praktik kelompok Anda di depan kelas dan berikan alasan di balik setiap keputusan pengelolaan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang arsip?
- Mengapa arsip perlu dikelola dengan baik?
- Sebutkan contoh dokumen penting yang sering Anda temui di sekolah atau rumah!
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan simulasi pengelolaan arsip dan penilaian produk LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar kearsipan | Prinsip-prinsip dasar kearsipan | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis siklus hidup arsip | Siklus hidup arsip | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menerapkan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif | Pengelolaan arsip aktif dan inaktif | 3 JP | kolaborasi, kemandirian |
Pengelolaan kearsipan merupakan kompetensi esensial bagi calon tenaga administrasi di berbagai sektor. Materi ini akan membekali peserta didik dengan pemahaman mendalam tentang prinsip, siklus, dan prosedur kearsipan, sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan menguasai materi ini, peserta didik akan siap menghadapi tantangan pengelolaan informasi di era modern.
1. Prinsip-Prinsip Dasar Kearsipan
Pengelolaan arsip didasarkan pada beberapa prinsip utama untuk menjamin keabsahan dan kebermanfaatan informasi. Prinsip otentisitas memastikan arsip asli dan tidak direkayasa. Prinsip reliabilitas menunjukkan bahwa arsip dapat dipercaya sebagai bukti sah. Integritas arsip berarti isinya lengkap dan tidak berubah. Terakhir, prinsip kegunaan menekankan bahwa arsip harus dapat diakses dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Penerapan prinsip-prinsip ini sangat vital untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam organisasi.
2. Siklus Hidup Arsip
Arsip memiliki siklus hidup yang meliputi empat tahapan utama. Pertama, penciptaan, yaitu saat arsip dibuat atau diterima. Kedua, penggunaan, fase di mana arsip sering diakses untuk keperluan operasional. Ketiga, pemeliharaan, tahap penyimpanan dan perawatan arsip agar tetap terjaga kondisinya. Keempat, penyusutan, proses akhir berupa pemindahan ke pusat arsip, pemusnahan, atau penyerahan ke lembaga kearsipan. Memahami siklus ini penting untuk merencanakan pengelolaan arsip secara efisien dan efektif.
3. Pengelolaan Arsip Aktif
Arsip aktif adalah arsip yang masih sering digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari. Pengelolaannya meliputi pencatatan, pengindeksan, penyimpanan dalam unit kerja, serta peminjaman dan pengembalian. Tujuan utama pengelolaan arsip aktif adalah memastikan kemudahan aksesibilitas dan keamanan. Sistem penyimpanan yang teratur, seperti sistem abjad, subjek, atau kronologis, sangat membantu dalam menemukan kembali arsip dengan cepat saat dibutuhkan. Penggunaan map folder dan lembar peminjaman adalah praktik umum dalam fase ini.
4. Pengelolaan Arsip Inaktif
Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya sudah menurun, namun masih memiliki nilai guna dan perlu disimpan untuk jangka waktu tertentu. Pengelolaannya meliputi pemindahan dari unit kerja ke pusat arsip (record center), penataan dalam boks arsip, serta pembuatan daftar arsip inaktif. Tahap ini juga mencakup penyusunan jadwal retensi arsip, yaitu daftar yang berisi jangka waktu penyimpanan setiap jenis arsip. Arsip inaktif harus disimpan di tempat yang aman dan terkontrol untuk mencegah kerusakan.
5. Penyusutan Arsip
Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan. Pemindahan dilakukan untuk arsip inaktif ke pusat arsip. Pemusnahan adalah penghancuran arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi sesuai prosedur resmi. Penyerahan adalah pemindahan arsip statis (bernilai sejarah) ke lembaga kearsipan nasional atau daerah. Penyusutan arsip bertujuan untuk efisiensi ruang penyimpanan dan penghematan biaya, serta menjaga ketersediaan arsip yang benar-benar bernilai.
Rangkuman: Materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan mencakup prinsip dasar, siklus hidup, serta prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif. Peserta didik mempelajari otentisitas, reliabilitas, integritas, dan kegunaan arsip. Mereka juga memahami tahapan penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip. Keterampilan praktis dalam mengindeks, menyimpan, dan menyusutkan arsip menjadi fokus utama untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga kearsipan profesional yang kompeten.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Arsip Aktif | Arsip yang masih sering digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari. |
| Arsip Inaktif | Arsip yang frekuensi penggunaannya sudah menurun tetapi masih memiliki nilai guna. |
| Jadwal Retensi Arsip (JRA) | Daftar yang berisi jangka waktu penyimpanan setiap jenis arsip. |
| Penyusutan Arsip | Kegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan. |
| Otentisitas Arsip | Keaslian arsip yang menjamin bahwa arsip tersebut adalah benar dan tidak direkayasa. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan" mata pelajaran Kearsipan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kearsipan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan pada Kearsipan SMK, Fase F, elemen Profesionalisme Kearsipan.
Modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan untuk Kearsipan kelas XI.
Apakah modul ajar Kearsipan materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini gratis?
Ya. Modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kearsipan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kearsipan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan dapat Anda sesuaikan dengan murid Kearsipan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kearsipan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan untuk Kearsipan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kearsipan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kearsipan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Kearsipan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Konsentrasi Keahlian Pengelolaan Kearsipan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.