Modul Ajar SMK

Modul Ajar Tanaman obat SMK

1 modul ajar Tanaman obat SMK untuk kelas X — mulai Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Tanaman obat SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Tanaman obat SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim
Tanaman obat · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim
Tanaman obat · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranTanaman obat
Fase / KelasE / X
Materi PokokPengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman obat yang tumbuh di lingkungan sekitar dan manfaat umumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang jenis dan kegunaan simplisia serta proses pengolahannya dari berbagai sumber.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik merancang dan membuat simplisia dari tanaman obat dengan metode yang tepat dan inovatif.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
    Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan dan langkah-langkah dalam mengolah tanaman obat menjadi simplisia.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengelolaan Tanaman Obat
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu mengelola tanaman obat secara berkelanjutan, termasuk budidaya, panen, pascapanen, pengolahan menjadi simplisia, serta mengidentifikasi sistematika dan kegunaannya berdasarkan kaidah yang berlaku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata simplisia seperti jahe kering, kunyit bubuk, atau daun sirih kering yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
KonseptualKonsep inti yang dipelajari adalah definisi, jenis, proses pengolahan, sistematika, dan kegunaan simplisia dari tanaman obat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam mengolah tanaman obat menjadi simplisia yang berkualitas dan aman.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan kebersihan dalam setiap tahapan pengolahan simplisia untuk menjaga kualitas dan khasiatnya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan sumber belajar, peserta didik dapat menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani secara runtut.
  3. Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat membuat simplisia dari tanaman obat tertentu sesuai prosedur operasional standar dengan benar.
  4. Melalui pengamatan dan analisis, peserta didik dapat mengidentifikasi kegunaan simplisia berdasarkan kandungan senyawanya minimal tiga contoh.
  5. Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi sistematika dan kegunaan simplisia secara jelas dan percaya diri.
Halaman 2 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proses pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dan sistematika tanaman obat penting untuk memastikan kualitas dan khasiat produk herbal yang aman dikonsumsi atau digunakan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memastikan bahwa tanaman obat yang kita gunakan memiliki khasiat optimal dan aman tanpa merusak lingkungan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Peserta didik menerapkan konsep taksonomi dan morfologi tumbuhan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tanaman obat.
Kimia: Peserta didik memahami kandungan senyawa aktif dalam tanaman obat yang memberikan khasiat terapeutik dan perubahan kimia selama pengolahan.
Kewirausahaan: Peserta didik dapat mengembangkan ide produk simplisia bernilai jual tinggi dengan kemasan menarik dan strategi pemasaran.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat membantu peserta didik mengidentifikasi tanaman obat di lingkungan sekitar rumah dan berbagi pengalaman pengolahan tradisional.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan poster sistematika tanaman obat dan laboratorium dilengkapi peralatan pengeringan serta area praktik yang bersih dan aman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi identifikasi tanaman obat dan video tutorial pengolahan simplisia dari YouTube sebagai sumber belajar tambahan.
Halaman 3 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Nama Tanaman Obat: Guru menyebutkan ciri-ciri tanaman obat, lalu peserta didik menebak nama tanamannya. Contoh: 'Tanaman rimpang, kuning, sering untuk bumbu dan jamu'.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar berbagai produk olahan tanaman obat (misalnya jamu kemasan, teh herbal, kapsul ekstrak) dan bertanya, 'Apa saja produk yang kalian kenali? Bagaimana produk-produk ini dibuat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dan menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa pengolahan yang tidak tepat dapat mengurangi khasiat tanaman obat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang proses panen dan pascapanen tanaman obat yang kurang higienis atau tidak sesuai standar, lalu meminta peserta didik mengamati masalah yang muncul.
  2. Guru membagikan studi kasus berupa narasi singkat tentang petani tanaman obat yang menghadapi masalah dalam pengeringan dan penyimpanan, kemudian meminta peserta didik membaca dan menganalisis studi kasus tersebut.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan menugaskan setiap kelompok untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang ada pada video dan studi kasus.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait masalah pengolahan tanaman obat menjadi simplisia, seperti 'Apa saja faktor yang mempengaruhi kualitas simplisia?' atau 'Bagaimana cara mencegah kontaminasi pada simplisia?'
  2. Setiap kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan.
  3. Peserta didik mencatat temuan mereka dan menyusun daftar masalah beserta potensi penyebabnya yang teridentifikasi dari video, studi kasus, dan hasil pencarian informasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan daftar masalah yang teridentifikasi dan potensi penyebabnya di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti poin-poin penting dan meluruskan miskonsepsi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pengolahan tanaman obat yang benar untuk menjaga kualitas dan khasiat simplisia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan masalah-masalah utama dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka merefleksikan pengetahuan baru yang didapatkan hari ini.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu lebih lanjut tentang sistematika tanaman obat tertentu dan menyampaikan agenda pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan sumber belajar, peserta didik dapat menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Tanaman Obat: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan nama tanaman obat. Peserta didik berikutnya harus menyebutkan nama tanaman obat yang diawali dengan huruf terakhir dari nama tanaman obat sebelumnya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan beberapa nama tanaman obat yang mereka kenal dan bertanya, 'Bagaimana kita bisa membedakan satu tanaman obat dengan yang lainnya secara ilmiah?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempelajari sistematika tanaman obat dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa penting untuk mengetahui nama ilmiah dan klasifikasi tanaman obat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar tanaman obat yang berbeda-beda, meliputi bagian akar, batang, daun, bunga, dan buah, kemudian meminta peserta didik mengamati perbedaan morfologinya.
  2. Guru memberikan beberapa contoh nama ilmiah tanaman obat (misalnya Curcuma longa untuk kunyit, Zingiber officinale untuk jahe) dan bertanya, 'Apa makna dari nama ilmiah ini?'
  3. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok kecil mencoba mengidentifikasi ciri-ciri pembeda antara tanaman obat yang satu dengan yang lain dan merumuskan pertanyaan tentang cara mengklasifikasikan tanaman obat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan bahan ajar cetak dan akses ke sumber digital tentang sistematika tanaman obat (Kingdom, Divisi, Kelas, Ordo, Famili, Genus, Spesies).
  2. Peserta didik secara aktif mencari dan mengumpulkan informasi mengenai klasifikasi beberapa contoh tanaman obat yang telah disebutkan sebelumnya.
  3. Pengolahan data: Peserta didik mengisi tabel klasifikasi untuk beberapa tanaman obat, mencatat nama ilmiah, famili, dan ciri khas morfologinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengisian tabel klasifikasi mereka dan menjelaskan alasan penempatan tanaman obat pada tingkatan taksonomi tertentu.
  2. Menarik kesimpulan: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya sistematika tanaman obat dalam identifikasi dan standardisasi produk herbal.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang tata nama binomial dan tingkatan taksonomi dalam botani.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum poin-poin penting tentang sistematika tanaman obat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi dan kerja sama mereka, serta meminta mereka merefleksikan manfaat mempelajari sistematika tanaman obat.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu tentang kegunaan simplisia dan persiapan untuk praktik pengolahan simplisia di pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Dunia Simplisia!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis simplisia, sistematika tanaman obat, dan kegunaannya melalui pengamatan dan diskusi kelompok.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Tanaman obat telah lama menjadi bagian integral dari pengobatan tradisional di Indonesia. Untuk menjaga khasiat dan kualitasnya, diperlukan proses pengolahan yang tepat menjadi simplisia.

Alat & bahan: Gambar simplisia, bahan simplisia asli (jika ada), alat tulis, buku teks, perangkat digital

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12344Mendatar4. Proses pemilahan bahan bakuatau simplisia.Menurun1. Proses pemotongan bahansimplisia menjadi ukuran yanglebih kecil.2. Cabang biologi yangmengelompokkan organismeberdasarkan kesamaan.3. Batang tumbuhan yang tumbuhmenjalar di bawah tanah.4. Bahan alami kering daritanaman obat yang belumdiolah.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati berbagai jenis simplisia pada Gambar dan diskusikan dengan kelompokmu, apa saja perbedaan karakteristik fisik yang kamu temukan?
  3. Identifikasi nama tanaman asal, bagian tanaman yang digunakan, dan kemungkinan manfaat dari setiap simplisia yang kamu amati, lalu catat hasilnya pada tabel di bawah.
  4. Gunakan sumber belajar (buku teks atau internet) untuk mencari tahu sistematika (famili dan genus) dari minimal tiga simplisia yang kamu identifikasi.
  5. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana cara memastikan kualitas simplisia tetap terjaga dari awal hingga akhir proses pengolahan?
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dan jawab pertanyaan dari kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan tiga jenis tanaman obat yang kamu ketahui!
  2. Bagian tanaman apa yang sering digunakan sebagai obat?
  3. Menurutmu, mengapa tanaman obat perlu diolah sebelum digunakan?
  4. Apakah kamu tahu apa itu simplisia?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan praktik pembuatan simplisia.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan penilaian produk simplisia dari praktik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah pengolahan tanaman obat menjadi simplisia.Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani.Sistematika Tanaman Obat.2 JPpenalaran kritis, kemandirian
3Membuat simplisia dari tanaman obat tertentu sesuai prosedur operasional standar.Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia.2 JPkreativitas, kemandirian
4Mengidentifikasi kegunaan simplisia berdasarkan kandungan senyawanya.Kegunaan Simplesia.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Tanaman obat telah lama menjadi bagian integral dari pengobatan tradisional di Indonesia. Untuk menjaga khasiat dan kualitasnya, diperlukan proses pengolahan yang tepat menjadi simplisia. Modul ini akan membimbing kamu memahami seluk-beluk simplisia, mulai dari sistematika tanaman asalnya hingga cara pengolahan yang benar dan aman.

1. Pengertian Simplisia
Simplisia adalah bahan alami yang digunakan sebagai obat dan belum mengalami pengolahan kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang telah dikeringkan. Simplisia dapat berupa simplisia nabati (dari tumbuhan), simplisia hewani (dari hewan), atau simplisia pelikan/mineral (dari mineral). Dalam materi ini, kita akan fokus pada simplisia nabati yang berasal dari tanaman obat.

2. Jenis-jenis Simplisia Nabati
Simplisia nabati dapat dibedakan berdasarkan bagian tanaman yang digunakan, seperti radix (akar), rimpang (rimpang), folium (daun), fructus (buah), flos (bunga), cortex (kulit batang), lignum (kayu), semen (biji), herba (seluruh bagian tanaman), dan bulbus (umbi lapis). Setiap bagian tanaman memiliki kandungan senyawa aktif yang berbeda dan kegunaan spesifik.

3. Sistematika Tanaman Obat
Sistematika tanaman obat adalah ilmu yang mempelajari klasifikasi dan penamaan tanaman berdasarkan ciri-ciri morfologi, anatomi, dan genetiknya. Klasifikasi ini mengikuti tingkatan taksonomi mulai dari Kingdom, Divisi, Kelas, Ordo, Famili, Genus, hingga Spesies. Penamaan ilmiah menggunakan sistem binomial nomenklatur, yaitu terdiri dari nama genus dan nama spesies, misalnya Curcuma longa untuk kunyit.

4. Tahapan Pengolahan Simplisia
Proses pengolahan simplisia meliputi beberapa tahapan penting untuk menjaga kualitas. Tahapan tersebut antara lain: 1) Sortasi basah (pemilahan bahan segar), 2) Pencucian (membersihkan dari kotoran), 3) Perajangan (pemotongan sesuai ukuran), 4) Pengeringan (mengurangi kadar air), 5) Sortasi kering (pemilahan setelah kering), dan 6) Pengemasan dan penyimpanan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan cermat dan higienis.

5. Metode Pengeringan Simplisia
Pengeringan adalah tahap krusial dalam pembuatan simplisia. Metode pengeringan yang umum digunakan adalah pengeringan alami (sinar matahari atau diangin-anginkan) dan pengeringan buatan (menggunakan oven atau alat pengering khusus). Pemilihan metode pengeringan harus mempertimbangkan jenis simplisia, kandungan senyawa aktif, dan kondisi lingkungan untuk mencegah kerusakan dan kehilangan khasiat.

6. Kegunaan Simplisia
Simplisia memiliki berbagai kegunaan sesuai dengan kandungan senyawa aktif di dalamnya. Misalnya, simplisia jahe (Zingiberis rhizoma) berkhasiat menghangatkan tubuh dan meredakan mual karena mengandung gingerol. Simplisia kunyit (Curcumae rhizoma) berkhasiat sebagai anti-inflamasi dan antioksidan karena mengandung kurkumin. Daun sirih (Piperis folium) bersifat antiseptik karena mengandung minyak atsiri.

7. Standar Kualitas Simplisia
Kualitas simplisia sangat penting untuk menjamin khasiat dan keamanannya. Standar kualitas simplisia meliputi kadar air, kadar abu, kadar sari, kadar senyawa aktif, bebas dari cemaran mikroba, serangga, dan bahan asing. Simplisia yang berkualitas akan memberikan efek terapi yang optimal dan aman bagi konsumen.

Rangkuman: Simplisia adalah bahan alami dari tanaman obat yang dikeringkan dan belum diolah lebih lanjut. Memahami sistematika tanaman obat penting untuk identifikasi yang benar. Proses pengolahan simplisia meliputi sortasi, pencucian, perajangan, pengeringan, sortasi kering, dan pengemasan, yang semuanya krusial untuk menjaga kualitas dan khasiat. Setiap simplisia memiliki kegunaan spesifik berdasarkan kandungan senyawa aktifnya, sehingga penting untuk memastikan standar kualitas terpenuhi.

Halaman 9 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SimplisiaBahan alami kering dari tanaman obat yang belum diolah.
RimpangBatang tumbuhan yang tumbuh menjalar di bawah tanah.
SistematikaIlmu yang mempelajari klasifikasi dan penamaan makhluk hidup.
TaksonomiCabang biologi yang mengelompokkan organisme berdasarkan kesamaan.
Binomial NomenklaturSistem penamaan ilmiah makhluk hidup dengan dua kata (genus dan spesies).
Senyawa AktifZat kimia dalam tanaman yang memberikan efek farmakologis.
SortasiProses pemilahan bahan baku atau simplisia.
PerajanganProses pemotongan bahan simplisia menjadi ukuran yang lebih kecil.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Tanaman obat · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim" mata pelajaran Tanaman obat Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Tanaman obat di SMK

Peta di halaman ini memuat Tanaman obat di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Tanaman obat SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Tanaman obat SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Tanaman obat SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Tanaman obat bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XPeta Konsep
Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan SimPengertian SimplisiaJenis-jenis Simplisia NabatiSistematika Tanaman ObatTahapan Pengolahan SimplisiaMetode Pengeringan Simplisia
Dari sub-bab Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan SimLembar tambahan
Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaTanaman obat · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Tanaman obat SMK

Apakah modul ajar Tanaman obat ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Tanaman obat SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Tanaman obat?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.