Modul Ajar & RPP Tanaman obat Kelas X
Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Tanaman obat |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman obat yang tumbuh di lingkungan sekitar dan manfaat umumnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang jenis dan kegunaan simplisia serta proses pengolahannya dari berbagai sumber. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik merancang dan membuat simplisia dari tanaman obat dengan metode yang tepat dan inovatif. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan dan langkah-langkah dalam mengolah tanaman obat menjadi simplisia.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pengelolaan Tanaman Obat |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengelola tanaman obat secara berkelanjutan, termasuk budidaya, panen, pascapanen, pengolahan menjadi simplisia, serta mengidentifikasi sistematika dan kegunaannya berdasarkan kaidah yang berlaku. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh nyata simplisia seperti jahe kering, kunyit bubuk, atau daun sirih kering yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Konsep inti yang dipelajari adalah definisi, jenis, proses pengolahan, sistematika, dan kegunaan simplisia dari tanaman obat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam mengolah tanaman obat menjadi simplisia yang berkualitas dan aman. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan kebersihan dalam setiap tahapan pengolahan simplisia untuk menjaga kualitas dan khasiatnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan sumber belajar, peserta didik dapat menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani secara runtut.
- Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat membuat simplisia dari tanaman obat tertentu sesuai prosedur operasional standar dengan benar.
- Melalui pengamatan dan analisis, peserta didik dapat mengidentifikasi kegunaan simplisia berdasarkan kandungan senyawanya minimal tiga contoh.
- Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi sistematika dan kegunaan simplisia secara jelas dan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami proses pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dan sistematika tanaman obat penting untuk memastikan kualitas dan khasiat produk herbal yang aman dikonsumsi atau digunakan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memastikan bahwa tanaman obat yang kita gunakan memiliki khasiat optimal dan aman tanpa merusak lingkungan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Peserta didik menerapkan konsep taksonomi dan morfologi tumbuhan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tanaman obat. Kimia: Peserta didik memahami kandungan senyawa aktif dalam tanaman obat yang memberikan khasiat terapeutik dan perubahan kimia selama pengolahan. Kewirausahaan: Peserta didik dapat mengembangkan ide produk simplisia bernilai jual tinggi dengan kemasan menarik dan strategi pemasaran. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat membantu peserta didik mengidentifikasi tanaman obat di lingkungan sekitar rumah dan berbagi pengalaman pengolahan tradisional. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi dengan poster sistematika tanaman obat dan laboratorium dilengkapi peralatan pengeringan serta area praktik yang bersih dan aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi identifikasi tanaman obat dan video tutorial pengolahan simplisia dari YouTube sebagai sumber belajar tambahan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dalam pengolahan tanaman obat menjadi simplisia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Nama Tanaman Obat: Guru menyebutkan ciri-ciri tanaman obat, lalu peserta didik menebak nama tanamannya. Contoh: 'Tanaman rimpang, kuning, sering untuk bumbu dan jamu'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan sumber belajar, peserta didik dapat menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Tanaman Obat: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan nama tanaman obat. Peserta didik berikutnya harus menyebutkan nama tanaman obat yang diawali dengan huruf terakhir dari nama tanaman obat sebelumnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis simplisia, sistematika tanaman obat, dan kegunaannya melalui pengamatan dan diskusi kelompok.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Tanaman obat telah lama menjadi bagian integral dari pengobatan tradisional di Indonesia. Untuk menjaga khasiat dan kualitasnya, diperlukan proses pengolahan yang tepat menjadi simplisia.
Alat & bahan: Gambar simplisia, bahan simplisia asli (jika ada), alat tulis, buku teks, perangkat digital
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati berbagai jenis simplisia pada Gambar dan diskusikan dengan kelompokmu, apa saja perbedaan karakteristik fisik yang kamu temukan?
- Identifikasi nama tanaman asal, bagian tanaman yang digunakan, dan kemungkinan manfaat dari setiap simplisia yang kamu amati, lalu catat hasilnya pada tabel di bawah.
- Gunakan sumber belajar (buku teks atau internet) untuk mencari tahu sistematika (famili dan genus) dari minimal tiga simplisia yang kamu identifikasi.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana cara memastikan kualitas simplisia tetap terjaga dari awal hingga akhir proses pengolahan?
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dan jawab pertanyaan dari kelompok lain.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga jenis tanaman obat yang kamu ketahui!
- Bagian tanaman apa yang sering digunakan sebagai obat?
- Menurutmu, mengapa tanaman obat perlu diolah sebelum digunakan?
- Apakah kamu tahu apa itu simplisia?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan praktik pembuatan simplisia.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan penilaian produk simplisia dari praktik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah pengolahan tanaman obat menjadi simplisia. | Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan sistematika tanaman obat berdasarkan kaidah botani. | Sistematika Tanaman Obat. | 2 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 3 | Membuat simplisia dari tanaman obat tertentu sesuai prosedur operasional standar. | Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia. | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
| 4 | Mengidentifikasi kegunaan simplisia berdasarkan kandungan senyawanya. | Kegunaan Simplesia. | 2 JP | penalaran kritis |
Tanaman obat telah lama menjadi bagian integral dari pengobatan tradisional di Indonesia. Untuk menjaga khasiat dan kualitasnya, diperlukan proses pengolahan yang tepat menjadi simplisia. Modul ini akan membimbing kamu memahami seluk-beluk simplisia, mulai dari sistematika tanaman asalnya hingga cara pengolahan yang benar dan aman.
1. Pengertian Simplisia
Simplisia adalah bahan alami yang digunakan sebagai obat dan belum mengalami pengolahan kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang telah dikeringkan. Simplisia dapat berupa simplisia nabati (dari tumbuhan), simplisia hewani (dari hewan), atau simplisia pelikan/mineral (dari mineral). Dalam materi ini, kita akan fokus pada simplisia nabati yang berasal dari tanaman obat.
2. Jenis-jenis Simplisia Nabati
Simplisia nabati dapat dibedakan berdasarkan bagian tanaman yang digunakan, seperti radix (akar), rimpang (rimpang), folium (daun), fructus (buah), flos (bunga), cortex (kulit batang), lignum (kayu), semen (biji), herba (seluruh bagian tanaman), dan bulbus (umbi lapis). Setiap bagian tanaman memiliki kandungan senyawa aktif yang berbeda dan kegunaan spesifik.
3. Sistematika Tanaman Obat
Sistematika tanaman obat adalah ilmu yang mempelajari klasifikasi dan penamaan tanaman berdasarkan ciri-ciri morfologi, anatomi, dan genetiknya. Klasifikasi ini mengikuti tingkatan taksonomi mulai dari Kingdom, Divisi, Kelas, Ordo, Famili, Genus, hingga Spesies. Penamaan ilmiah menggunakan sistem binomial nomenklatur, yaitu terdiri dari nama genus dan nama spesies, misalnya Curcuma longa untuk kunyit.
4. Tahapan Pengolahan Simplisia
Proses pengolahan simplisia meliputi beberapa tahapan penting untuk menjaga kualitas. Tahapan tersebut antara lain: 1) Sortasi basah (pemilahan bahan segar), 2) Pencucian (membersihkan dari kotoran), 3) Perajangan (pemotongan sesuai ukuran), 4) Pengeringan (mengurangi kadar air), 5) Sortasi kering (pemilahan setelah kering), dan 6) Pengemasan dan penyimpanan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan cermat dan higienis.
5. Metode Pengeringan Simplisia
Pengeringan adalah tahap krusial dalam pembuatan simplisia. Metode pengeringan yang umum digunakan adalah pengeringan alami (sinar matahari atau diangin-anginkan) dan pengeringan buatan (menggunakan oven atau alat pengering khusus). Pemilihan metode pengeringan harus mempertimbangkan jenis simplisia, kandungan senyawa aktif, dan kondisi lingkungan untuk mencegah kerusakan dan kehilangan khasiat.
6. Kegunaan Simplisia
Simplisia memiliki berbagai kegunaan sesuai dengan kandungan senyawa aktif di dalamnya. Misalnya, simplisia jahe (Zingiberis rhizoma) berkhasiat menghangatkan tubuh dan meredakan mual karena mengandung gingerol. Simplisia kunyit (Curcumae rhizoma) berkhasiat sebagai anti-inflamasi dan antioksidan karena mengandung kurkumin. Daun sirih (Piperis folium) bersifat antiseptik karena mengandung minyak atsiri.
7. Standar Kualitas Simplisia
Kualitas simplisia sangat penting untuk menjamin khasiat dan keamanannya. Standar kualitas simplisia meliputi kadar air, kadar abu, kadar sari, kadar senyawa aktif, bebas dari cemaran mikroba, serangga, dan bahan asing. Simplisia yang berkualitas akan memberikan efek terapi yang optimal dan aman bagi konsumen.
Rangkuman: Simplisia adalah bahan alami dari tanaman obat yang dikeringkan dan belum diolah lebih lanjut. Memahami sistematika tanaman obat penting untuk identifikasi yang benar. Proses pengolahan simplisia meliputi sortasi, pencucian, perajangan, pengeringan, sortasi kering, dan pengemasan, yang semuanya krusial untuk menjaga kualitas dan khasiat. Setiap simplisia memiliki kegunaan spesifik berdasarkan kandungan senyawa aktifnya, sehingga penting untuk memastikan standar kualitas terpenuhi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Simplisia | Bahan alami kering dari tanaman obat yang belum diolah. |
| Rimpang | Batang tumbuhan yang tumbuh menjalar di bawah tanah. |
| Sistematika | Ilmu yang mempelajari klasifikasi dan penamaan makhluk hidup. |
| Taksonomi | Cabang biologi yang mengelompokkan organisme berdasarkan kesamaan. |
| Binomial Nomenklatur | Sistem penamaan ilmiah makhluk hidup dengan dua kata (genus dan spesies). |
| Senyawa Aktif | Zat kimia dalam tanaman yang memberikan efek farmakologis. |
| Sortasi | Proses pemilahan bahan baku atau simplisia. |
| Perajangan | Proses pemotongan bahan simplisia menjadi ukuran yang lebih kecil. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim" mata pelajaran Tanaman obat Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Tanaman obat kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim pada Tanaman obat SMK, Fase E, elemen Pengelolaan Tanaman Obat.
Modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim untuk Tanaman obat kelas X.
Apakah modul ajar Tanaman obat materi Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini gratis?
Ya. Modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Tanaman obat kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Tanaman obat kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim dapat Anda sesuaikan dengan murid Tanaman obat kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Tanaman obat kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim untuk Tanaman obat kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Tanaman obat kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Tanaman obat kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Tanaman obat ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengolahan/Pembuatan Tanaman Obat Menjadi Simplesia, Sistematika Tanaman Obat,Kegunaan Sim disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.