BerandaModul Ajar Paket BIPS › Lingkungan Hidup dan Permasalahannya
Paket B · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar & RPP IPS Kelas IX
Lingkungan Hidup dan Permasalahannya

Modul ajar (RPP) IPS Paket B kelas IX materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar IPS kelas IX materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Lingkungan hidup adalah sistem kompleks yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi. Berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran udara, air, dan tanah sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Kerusakan ini membawa dampak serius bagi kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem. Untuk itu, partisipasi aktif setiap individu melalui gaya hidup ramah lingkungan, penerapan 3R, dan kolaborasi dalam komunitas sangat penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Lingkungan Hidup dan Permasalahannya
IPS · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Lingkungan Hidup dan Permasalahannya
IPS · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPS
Fase / KelasD / IX
Materi PokokLingkungan Hidup dan Permasalahannya
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik Lapangan Sederhana
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan sekitar mereka dan mampu mengidentifikasi beberapa masalah lingkungan yang pernah mereka amati atau alami.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, penalaran kritis, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainManusia, Ruang, dan Waktu
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengidentifikasi dan menganalisis dinamika interaksi antara manusia, lingkungan alam, dan lingkungan sosial, serta memahami dampaknya terhadap keberlanjutan hidup dan upaya-upaya pelestarian.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualWarga belajar akan mengamati contoh nyata masalah lingkungan seperti sampah menumpuk, polusi udara, atau banjir di sekitar tempat tinggal mereka.
KonseptualWarga belajar akan memahami konsep dasar lingkungan hidup, ekosistem, jenis-jenis pencemaran, dampak kerusakan lingkungan, dan upaya pelestariannya.
ProseduralWarga belajar akan belajar langkah-langkah dalam mengidentifikasi masalah lingkungan, menganalisis penyebabnya, serta merumuskan solusi sederhana yang dapat diterapkan.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya peran aktif mereka dalam menjaga lingkungan dan bagaimana pengetahuan ini dapat membantu mereka membuat keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar.
  2. Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat.
  3. Menjelaskan dampak kerusakan lingkungan hidup terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya secara komprehensif.
  4. Merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di komunitas warga belajar secara kreatif.
  5. Membuat rencana aksi sederhana untuk partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan hidup.
Halaman 2 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa lingkungan hidup adalah sistem kompleks yang saling terkait dan bahwa setiap tindakan manusia memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk bertindak secara bertanggung jawab.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tindakan kecil kita sehari-hari, seperti membuang sampah sembarangan, bisa berdampak besar pada lingkungan di masa depan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik Lapangan Sederhana
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi, diskusi, dan penulisan laporan sederhana tentang hasil observasi dan rencana aksi.
Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami konsep dasar ekosistem, rantai makanan, siklus biogeokimia, dan dampak zat pencemar terhadap organisme hidup.
Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam menjaga lingkungan sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila.
Kemitraan PembelajaranWarga belajar didorong untuk berdiskusi dengan keluarga, tetangga, atau tokoh masyarakat setempat tentang masalah lingkungan di komunitas mereka dan ide solusi yang telah dirumuskan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, atau area terbuka di sekitar PKBM/SKB untuk observasi langsung, dengan fasilitas proyektor dan akses internet jika diperlukan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalWarga belajar dapat menggunakan internet untuk mencari informasi, studi kasus, atau contoh solusi permasalahan lingkungan, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat poster atau infografis rencana aksi.
Halaman 3 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitTutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengajak warga belajar berbagi satu hal positif yang mereka lihat di lingkungan sekitar hari ini. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami apa itu lingkungan hidup dan komponennya, serta menjelaskan bahwa mereka akan mengamati lingkungan terdekat untuk menemukan jawabannya. Pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang membuat lingkungan kita disebut 'hidup'?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar diajak mengamati lingkungan sekitar PKBM/SKB atau lingkungan di sekitar rumah mereka (melalui foto/video jika tidak memungkinkan observasi langsung). Mereka mencatat komponen-komponen yang terlihat (misalnya: pohon, tanah, air, bangunan, manusia, hewan) dan mengidentifikasi bagaimana komponen-komponen tersebut saling berhubungan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitDalam kelompok kecil, warga belajar membuat mind map atau sketsa sederhana yang menggambarkan lingkungan hidup dan interaksi antar komponennya berdasarkan hasil pengamatan. Mereka diminta untuk memberi label pada setiap komponen dan menunjukkan panah interaksi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan mind map atau sketsa mereka, menjelaskan komponen dan interaksinya. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan konsep lingkungan hidup serta interaksi biotik-abiotik. Warga belajar diajak menyadari bahwa lingkungan adalah sistem yang kompleks.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitWarga belajar bersama tutor menyimpulkan definisi lingkungan hidup dan komponennya. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan tugas rumah untuk mencatat satu masalah lingkungan yang paling sering mereka lihat di sekitar rumah, sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitTutor menyapa dan mengulas singkat materi sebelumnya. Warga belajar diminta berbagi masalah lingkungan yang mereka catat dari tugas rumah. Tutor memotivasi dengan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar menganalisis masalah tersebut. Pertanyaan pemantik: 'Mengapa masalah lingkungan ini bisa terjadi?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitTutor menyajikan beberapa contoh kasus permasalahan lingkungan (misal: pencemaran air, sampah plastik, polusi udara) melalui gambar atau video singkat. Warga belajar berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi jenis pencemaran (air, tanah, udara) dan dugaan penyebabnya berdasarkan pengalaman mereka dan informasi yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitSetiap kelompok memilih satu masalah lingkungan yang paling relevan dengan komunitas mereka (dari daftar tugas rumah atau kasus yang disajikan). Mereka menganalisis masalah tersebut menggunakan lembar kerja, mengidentifikasi penyebab, dampak awal, dan pihak-pihak yang terlibat dalam masalah tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis masalah lingkungan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Tutor memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi konsep jenis-jenis pencemaran dan dampaknya, serta menyoroti pentingnya melihat masalah dari berbagai sudut pandang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitWarga belajar bersama tutor merangkum jenis-jenis permasalahan lingkungan dan penyebab umumnya. Tutor mengapresiasi kerja keras kelompok dan meminta warga belajar untuk mulai memikirkan solusi sederhana untuk masalah yang mereka analisis. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (Fase Desain Solusi)
Tujuan Pertemuan 3Menjelaskan dampak kerusakan lingkungan hidup terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya secara komprehensif dan merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di komunitas warga belajar secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitTutor menyapa dan mengingatkan kembali masalah lingkungan yang dianalisis pada pertemuan sebelumnya. Tutor menyampaikan bahwa hari ini fokusnya adalah memahami dampak lebih dalam dan mulai merancang solusi. Pertanyaan pemantik: 'Jika masalah ini terus berlanjut, apa yang akan terjadi pada kita dan generasi mendatang?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar diajak mendalami dampak kerusakan lingkungan melalui studi kasus singkat atau cerita nyata tentang konsekuensi jangka panjang dari masalah lingkungan (misalnya: penyakit akibat polusi, hilangnya mata pencaharian nelayan karena pencemaran laut). Diskusi tentang bagaimana dampak tersebut saling berkaitan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitDalam kelompok, warga belajar melanjutkan proyek mereka dengan merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk masalah lingkungan yang telah mereka pilih dan analisis. Mereka diminta untuk memikirkan solusi yang realistis, dapat dilakukan oleh diri sendiri atau komunitas, dan mempertimbangkan sumber daya yang ada. Mereka membuat draf rencana aksi sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan ide solusi dan draf rencana aksi mereka. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Tutor memberikan penguatan tentang pentingnya solusi yang berkelanjutan dan mendorong kreativitas dalam menemukan cara-cara baru untuk mengatasi masalah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitTutor dan warga belajar menyimpulkan pentingnya mencari solusi yang berkelanjutan. Tutor memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan menugaskan kelompok untuk menyempurnakan rencana aksi sederhana mereka, mempersiapkan presentasi final untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membantu warga belajar menganalisis masalah lingkungan dan merumuskan ide solusi secara terstruktur.

Alat & bahan: Kertas HVS/folio, pensil, pulpen, spidol warna, penggaris, gunting (opsional), lem (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati lingkungan sekitar Anda atau diskusikan masalah lingkungan yang paling sering Anda lihat di komunitas.
  2. Identifikasi satu masalah lingkungan spesifik yang ingin Anda analisis.
  3. Jelaskan penyebab utama masalah tersebut dan dampaknya terhadap manusia serta makhluk hidup lainnya.
  4. Diskusikan ide-ide solusi sederhana dan realistis yang dapat Anda atau komunitas Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
  5. Buatlah rencana aksi singkat yang berisi langkah-langkah konkret untuk menerapkan solusi tersebut.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'lingkungan hidup'?
  2. Sebutkan 3 hal di sekitar Anda yang termasuk lingkungan hidup!
  3. Pernahkah Anda melihat masalah lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda? Jika ya, apa contohnya?
  4. Menurut Anda, siapa yang bertanggung jawab menjaga lingkungan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, analisis masalah, dan perumusan ide solusi.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi rencana aksi dan hasil LKPD serta jawaban esai.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar.Konsep dasar lingkungan hidup, komponen biotik dan abiotik, serta interaksi antar komponen.3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat.Jenis-jenis pencemaran (air, tanah, udara), penyebab dan dampaknya.3 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menjelaskan dampak kerusakan lingkungan hidup terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya secara komprehensif.Dampak kerusakan lingkungan terhadap kesehatan, ekonomi, sosial, dan ekosistem.3 JPkewargaan, penalaran kritis
4Merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di komunitas warga belajar secara kreatif dan membuat rencana aksi sederhana.Berbagai upaya pelestarian lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan partisipasi masyarakat.3 JPkreativitas, kolaborasi, kewargaan
Halaman 9 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Lingkungan hidup adalah karunia Tuhan yang harus kita jaga. Namun, seringkali aktivitas manusia justru menimbulkan berbagai masalah. Modul ini akan mengajak Anda memahami apa itu lingkungan hidup, mengenali berbagai permasalahannya, serta mencari tahu bagaimana kita bisa menjadi bagian dari solusi. Mari belajar bersama untuk lingkungan yang lebih baik.

1. Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Ini mencakup komponen biotik (makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan) dan abiotik (benda tak hidup seperti air, tanah, udara, sinar matahari) yang saling berinteraksi membentuk ekosistem. Interaksi ini sangat kompleks dan dinamis, di mana perubahan pada satu komponen dapat mempengaruhi komponen lainnya. Misalnya, penebangan hutan (biotik) dapat menyebabkan erosi tanah (abiotik) dan banjir.

2. Jenis-Jenis Permasalahan Lingkungan Hidup
Permasalahan lingkungan hidup sangat beragam dan seringkali saling berkaitan. Beberapa jenis utama meliputi pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah. Pencemaran udara terjadi akibat emisi gas buang kendaraan, industri, atau pembakaran sampah, yang menyebabkan gangguan pernapasan dan perubahan iklim. Pencemaran air sering disebabkan oleh limbah rumah tangga, industri, atau pertanian, mengancam kehidupan akuatik dan ketersediaan air bersih. Sementara itu, pencemaran tanah bisa karena sampah anorganik, limbah B3, atau penggunaan pupuk kimia berlebihan, merusak kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.

3. Penyebab Permasalahan Lingkungan
Penyebab utama permasalahan lingkungan tidak terlepas dari aktivitas manusia. Pertumbuhan populasi yang tinggi meningkatkan kebutuhan akan sumber daya dan menghasilkan lebih banyak limbah. Industrialisasi tanpa pengawasan yang ketat menyebabkan polusi besar-besaran. Gaya hidup konsumtif mendorong produksi barang yang berlebihan dan penumpukan sampah. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat, penegakan hukum yang lemah, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan juga turut memperparuk kondisi lingkungan. Faktor alam seperti bencana gunung meletus atau gempa bumi juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, namun dampaknya seringkali diperparah oleh kondisi lingkungan yang sudah rentan akibat ulah manusia.

4. Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan lingkungan hidup memiliki dampak yang luas dan serius bagi kehidupan. Bagi manusia, dampaknya meliputi masalah kesehatan (penyakit pernapasan, kulit, pencernaan), ketersediaan air bersih yang menurun, serta risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Bagi makhluk hidup lain, kerusakan lingkungan dapat menyebabkan hilangnya habitat, kepunahan spesies, dan gangguan keseimbangan ekosistem. Secara ekonomi, kerusakan lingkungan dapat merugikan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Dampak jangka panjangnya adalah perubahan iklim global yang mengancam keberlanjutan planet ini untuk generasi mendatang.

5. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup
Pelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Upaya ini dapat dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita. Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sangat penting: mengurangi penggunaan barang, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mendaur ulang. Selain itu, menanam pohon, menghemat energi dan air, membuang sampah pada tempatnya, serta tidak membakar sampah adalah tindakan sederhana yang berdampak besar. Di tingkat komunitas, partisipasi dalam program kebersihan lingkungan, pengolahan sampah terpadu, atau kampanye kesadaran lingkungan juga sangat efektif. Pemerintah dan industri juga memiliki peran besar melalui kebijakan yang berpihak pada lingkungan dan penerapan teknologi ramah lingkungan.

6. Peran Warga Belajar dalam Pelestarian Lingkungan
Sebagai warga belajar, Anda memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan. Dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, menjadi contoh bagi keluarga dan tetangga. Kemudian, Anda bisa terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan di komunitas, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan atau mengikuti penyuluhan. Anda juga bisa menyebarkan informasi dan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada orang-orang di sekitar Anda. Dengan tindakan nyata dan konsisten, sekecil apapun, Anda berkontribusi besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari untuk kita semua.

Rangkuman: Lingkungan hidup adalah sistem kompleks yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi. Berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran udara, air, dan tanah sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Kerusakan ini membawa dampak serius bagi kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem. Untuk itu, partisipasi aktif setiap individu melalui gaya hidup ramah lingkungan, penerapan 3R, dan kolaborasi dalam komunitas sangat penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Halaman 10 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BiotikKomponen lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup.
AbiotikKomponen lingkungan yang terdiri dari benda tak hidup.
EkosistemSistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
PencemaranMasuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.
3RSingkatan dari Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang) sebagai upaya pengelolaan sampah.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Lingkungan Hidup dan Permasalahannya" mata pelajaran IPS Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Lingkungan Hidup dan Permasalahannya — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPS Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini gratis?

Ya. Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya untuk kelas IX Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar IPS kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas IX Paket B.

Ini modul ajar atau RPP?

Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Lingkungan Hidup dan Permasalahannya untuk IPS kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Bisakah modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Lingkungan Hidup dan Permasalahannya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar IPS Paket BSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.