Modul Ajar & RPP IPS Kelas IX
Lingkungan Hidup dan Permasalahannya
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Lingkungan Hidup dan Permasalahannya |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Lapangan Sederhana |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Warga Belajar:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan sekitar mereka dan mampu mengidentifikasi beberapa masalah lingkungan yang pernah mereka amati atau alami. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Manusia, Ruang, dan Waktu |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu mengidentifikasi dan menganalisis dinamika interaksi antara manusia, lingkungan alam, dan lingkungan sosial, serta memahami dampaknya terhadap keberlanjutan hidup dan upaya-upaya pelestarian. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Warga belajar akan mengamati contoh nyata masalah lingkungan seperti sampah menumpuk, polusi udara, atau banjir di sekitar tempat tinggal mereka. |
| Konseptual | Warga belajar akan memahami konsep dasar lingkungan hidup, ekosistem, jenis-jenis pencemaran, dampak kerusakan lingkungan, dan upaya pelestariannya. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar langkah-langkah dalam mengidentifikasi masalah lingkungan, menganalisis penyebabnya, serta merumuskan solusi sederhana yang dapat diterapkan. |
| Metakognitif | Warga belajar akan menyadari pentingnya peran aktif mereka dalam menjaga lingkungan dan bagaimana pengetahuan ini dapat membantu mereka membuat keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar.
- Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat.
- Menjelaskan dampak kerusakan lingkungan hidup terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya secara komprehensif.
- Merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di komunitas warga belajar secara kreatif.
- Membuat rencana aksi sederhana untuk partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan hidup.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa lingkungan hidup adalah sistem kompleks yang saling terkait dan bahwa setiap tindakan manusia memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk bertindak secara bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tindakan kecil kita sehari-hari, seperti membuang sampah sembarangan, bisa berdampak besar pada lingkungan di masa depan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Lapangan Sederhana |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi, diskusi, dan penulisan laporan sederhana tentang hasil observasi dan rencana aksi. Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami konsep dasar ekosistem, rantai makanan, siklus biogeokimia, dan dampak zat pencemar terhadap organisme hidup. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam menjaga lingkungan sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar didorong untuk berdiskusi dengan keluarga, tetangga, atau tokoh masyarakat setempat tentang masalah lingkungan di komunitas mereka dan ide solusi yang telah dirumuskan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, atau area terbuka di sekitar PKBM/SKB untuk observasi langsung, dengan fasilitas proyektor dan akses internet jika diperlukan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Warga belajar dapat menggunakan internet untuk mencari informasi, studi kasus, atau contoh solusi permasalahan lingkungan, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat poster atau infografis rencana aksi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengajak warga belajar berbagi satu hal positif yang mereka lihat di lingkungan sekitar hari ini. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu memahami apa itu lingkungan hidup dan komponennya, serta menjelaskan bahwa mereka akan mengamati lingkungan terdekat untuk menemukan jawabannya. Pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang membuat lingkungan kita disebut 'hidup'?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Warga belajar diajak mengamati lingkungan sekitar PKBM/SKB atau lingkungan di sekitar rumah mereka (melalui foto/video jika tidak memungkinkan observasi langsung). Mereka mencatat komponen-komponen yang terlihat (misalnya: pohon, tanah, air, bangunan, manusia, hewan) dan mengidentifikasi bagaimana komponen-komponen tersebut saling berhubungan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Dalam kelompok kecil, warga belajar membuat mind map atau sketsa sederhana yang menggambarkan lingkungan hidup dan interaksi antar komponennya berdasarkan hasil pengamatan. Mereka diminta untuk memberi label pada setiap komponen dan menunjukkan panah interaksi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan mind map atau sketsa mereka, menjelaskan komponen dan interaksinya. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan konsep lingkungan hidup serta interaksi biotik-abiotik. Warga belajar diajak menyadari bahwa lingkungan adalah sistem yang kompleks. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Warga belajar bersama tutor menyimpulkan definisi lingkungan hidup dan komponennya. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan tugas rumah untuk mencatat satu masalah lingkungan yang paling sering mereka lihat di sekitar rumah, sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Tutor menyapa dan mengulas singkat materi sebelumnya. Warga belajar diminta berbagi masalah lingkungan yang mereka catat dari tugas rumah. Tutor memotivasi dengan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar menganalisis masalah tersebut. Pertanyaan pemantik: 'Mengapa masalah lingkungan ini bisa terjadi?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Tutor menyajikan beberapa contoh kasus permasalahan lingkungan (misal: pencemaran air, sampah plastik, polusi udara) melalui gambar atau video singkat. Warga belajar berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi jenis pencemaran (air, tanah, udara) dan dugaan penyebabnya berdasarkan pengalaman mereka dan informasi yang diberikan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok memilih satu masalah lingkungan yang paling relevan dengan komunitas mereka (dari daftar tugas rumah atau kasus yang disajikan). Mereka menganalisis masalah tersebut menggunakan lembar kerja, mengidentifikasi penyebab, dampak awal, dan pihak-pihak yang terlibat dalam masalah tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis masalah lingkungan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Tutor memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi konsep jenis-jenis pencemaran dan dampaknya, serta menyoroti pentingnya melihat masalah dari berbagai sudut pandang. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Warga belajar bersama tutor merangkum jenis-jenis permasalahan lingkungan dan penyebab umumnya. Tutor mengapresiasi kerja keras kelompok dan meminta warga belajar untuk mulai memikirkan solusi sederhana untuk masalah yang mereka analisis. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Tutor |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Membantu warga belajar menganalisis masalah lingkungan dan merumuskan ide solusi secara terstruktur.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Lingkungan hidup adalah karunia Tuhan yang harus kita jaga. Namun, seringkali aktivitas manusia justru menimbulkan berbagai masalah.
Alat & bahan: Kertas HVS/folio, pensil, pulpen, spidol warna, penggaris, gunting (opsional), lem (opsional)
Langkah kerja:
- Amati lingkungan sekitar Anda atau diskusikan masalah lingkungan yang paling sering Anda lihat di komunitas.
- Identifikasi satu masalah lingkungan spesifik yang ingin Anda analisis.
- Jelaskan penyebab utama masalah tersebut dan dampaknya terhadap manusia serta makhluk hidup lainnya.
- Diskusikan ide-ide solusi sederhana dan realistis yang dapat Anda atau komunitas Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
- Buatlah rencana aksi singkat yang berisi langkah-langkah konkret untuk menerapkan solusi tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang 'lingkungan hidup'?
- Sebutkan 3 hal di sekitar Anda yang termasuk lingkungan hidup!
- Pernahkah Anda melihat masalah lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda? Jika ya, apa contohnya?
- Menurut Anda, siapa yang bertanggung jawab menjaga lingkungan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, analisis masalah, dan perumusan ide solusi.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi rencana aksi dan hasil LKPD serta jawaban esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup dan interaksinya dengan benar. | Konsep dasar lingkungan hidup, komponen biotik dan abiotik, serta interaksi antar komponen. | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis permasalahan lingkungan hidup di sekitar tempat tinggal warga belajar dengan tepat. | Jenis-jenis pencemaran (air, tanah, udara), penyebab dan dampaknya. | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menjelaskan dampak kerusakan lingkungan hidup terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya secara komprehensif. | Dampak kerusakan lingkungan terhadap kesehatan, ekonomi, sosial, dan ekosistem. | 3 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 4 | Merumuskan ide-ide solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di komunitas warga belajar secara kreatif dan membuat rencana aksi sederhana. | Berbagai upaya pelestarian lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan partisipasi masyarakat. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi, kewargaan |
Lingkungan hidup adalah karunia Tuhan yang harus kita jaga. Namun, seringkali aktivitas manusia justru menimbulkan berbagai masalah. Modul ini akan mengajak Anda memahami apa itu lingkungan hidup, mengenali berbagai permasalahannya, serta mencari tahu bagaimana kita bisa menjadi bagian dari solusi. Mari belajar bersama untuk lingkungan yang lebih baik.
1. Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Ini mencakup komponen biotik (makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan) dan abiotik (benda tak hidup seperti air, tanah, udara, sinar matahari) yang saling berinteraksi membentuk ekosistem. Interaksi ini sangat kompleks dan dinamis, di mana perubahan pada satu komponen dapat mempengaruhi komponen lainnya. Misalnya, penebangan hutan (biotik) dapat menyebabkan erosi tanah (abiotik) dan banjir.
2. Jenis-Jenis Permasalahan Lingkungan Hidup
Permasalahan lingkungan hidup sangat beragam dan seringkali saling berkaitan. Beberapa jenis utama meliputi pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah. Pencemaran udara terjadi akibat emisi gas buang kendaraan, industri, atau pembakaran sampah, yang menyebabkan gangguan pernapasan dan perubahan iklim. Pencemaran air sering disebabkan oleh limbah rumah tangga, industri, atau pertanian, mengancam kehidupan akuatik dan ketersediaan air bersih. Sementara itu, pencemaran tanah bisa karena sampah anorganik, limbah B3, atau penggunaan pupuk kimia berlebihan, merusak kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.
3. Penyebab Permasalahan Lingkungan
Penyebab utama permasalahan lingkungan tidak terlepas dari aktivitas manusia. Pertumbuhan populasi yang tinggi meningkatkan kebutuhan akan sumber daya dan menghasilkan lebih banyak limbah. Industrialisasi tanpa pengawasan yang ketat menyebabkan polusi besar-besaran. Gaya hidup konsumtif mendorong produksi barang yang berlebihan dan penumpukan sampah. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat, penegakan hukum yang lemah, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan juga turut memperparuk kondisi lingkungan. Faktor alam seperti bencana gunung meletus atau gempa bumi juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, namun dampaknya seringkali diperparah oleh kondisi lingkungan yang sudah rentan akibat ulah manusia.
4. Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan lingkungan hidup memiliki dampak yang luas dan serius bagi kehidupan. Bagi manusia, dampaknya meliputi masalah kesehatan (penyakit pernapasan, kulit, pencernaan), ketersediaan air bersih yang menurun, serta risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Bagi makhluk hidup lain, kerusakan lingkungan dapat menyebabkan hilangnya habitat, kepunahan spesies, dan gangguan keseimbangan ekosistem. Secara ekonomi, kerusakan lingkungan dapat merugikan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Dampak jangka panjangnya adalah perubahan iklim global yang mengancam keberlanjutan planet ini untuk generasi mendatang.
5. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup
Pelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Upaya ini dapat dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita. Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sangat penting: mengurangi penggunaan barang, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mendaur ulang. Selain itu, menanam pohon, menghemat energi dan air, membuang sampah pada tempatnya, serta tidak membakar sampah adalah tindakan sederhana yang berdampak besar. Di tingkat komunitas, partisipasi dalam program kebersihan lingkungan, pengolahan sampah terpadu, atau kampanye kesadaran lingkungan juga sangat efektif. Pemerintah dan industri juga memiliki peran besar melalui kebijakan yang berpihak pada lingkungan dan penerapan teknologi ramah lingkungan.
6. Peran Warga Belajar dalam Pelestarian Lingkungan
Sebagai warga belajar, Anda memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan. Dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, menjadi contoh bagi keluarga dan tetangga. Kemudian, Anda bisa terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan di komunitas, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan atau mengikuti penyuluhan. Anda juga bisa menyebarkan informasi dan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada orang-orang di sekitar Anda. Dengan tindakan nyata dan konsisten, sekecil apapun, Anda berkontribusi besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari untuk kita semua.
Rangkuman: Lingkungan hidup adalah sistem kompleks yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi. Berbagai masalah lingkungan seperti pencemaran udara, air, dan tanah sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Kerusakan ini membawa dampak serius bagi kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem. Untuk itu, partisipasi aktif setiap individu melalui gaya hidup ramah lingkungan, penerapan 3R, dan kolaborasi dalam komunitas sangat penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Biotik | Komponen lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup. |
| Abiotik | Komponen lingkungan yang terdiri dari benda tak hidup. |
| Ekosistem | Sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. |
| Pencemaran | Masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya. |
| 3R | Singkatan dari Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang) sebagai upaya pengelolaan sampah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Lingkungan Hidup dan Permasalahannya" mata pelajaran IPS Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Lingkungan Hidup dan Permasalahannya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Interaksi AntarnegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan Sosial BudayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGlobalisasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerdagangan InternasionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndonesia Merdeka hingga ReformasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Interaksi Antarnegara Asia dan Benua LainBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGlobalisasi dan Ketergantungan AntarruangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndonesia Masa Kemerdekaan hingga ReformasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkonomi KreatifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Kependudukan dan Mobilitas PendudukIPS Kelas IX Paket BSumber Daya Alam IndonesiaIPS Kelas IX Paket BKehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarIPS Kelas VII Paket BInteraksi SosialIPS Kelas VII Paket BLihat semua Modul Ajar IPS Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya pada IPS Paket B, Fase D, elemen Manusia, Ruang, dan Waktu.
Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya untuk IPS kelas IX.
Apakah modul ajar IPS materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini gratis?
Ya. Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya untuk kelas IX Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Lingkungan Hidup dan Permasalahannya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas IX Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Lingkungan Hidup dan Permasalahannya untuk IPS kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Lingkungan Hidup dan Permasalahannya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas IX Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Lingkungan Hidup dan Permasalahannya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPS ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Lingkungan Hidup dan Permasalahannya disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.