Modul Ajar Paket B

Modul Ajar IPA Paket B

7 modul ajar IPA Paket B untuk kelas VII, dan VIII — mulai Ffriofr, Klasifikasi Makhluk Hidup, dan Suhu dan Kalor. ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

7 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 20 materi IPA Paket B & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Suhu dan Kalor, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Suhu dan Kalor selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi IPA Paket B ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · IPA Paket B
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Suhu dan Kalor
IPA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Suhu dan Kalor
IPA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokSuhu dan Kalor
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memahami bahwa ada benda yang terasa panas dan ada yang terasa dingin.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep dasar suhu dan kalor, serta menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKita sering merasakan perbedaan suhu ketika menyentuh air es atau air panas, serta melihat air mendidih atau es mencair.
KonseptualSuhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda, sedangkan kalor adalah energi panas yang berpindah karena perbedaan suhu.
ProseduralWarga belajar akan belajar cara mengukur suhu menggunakan termometer dan mengamati perubahan wujud benda akibat perpindahan kalor.
MetakognitifWarga belajar menyadari pentingnya memahami konsep suhu dan kalor untuk menjelaskan fenomena sehari-hari dan membuat keputusan yang lebih baik dalam menjaga keselamatan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena sehari-hari, warga belajar dapat membedakan pengertian suhu dan kalor dengan tepat.
  2. Dengan melakukan percobaan sederhana, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) dengan benar.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, warga belajar dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan suhu benda akibat kalor dengan runtut.
  4. Melalui analisis kasus, warga belajar dapat menganalisis peran kalor dalam perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun) dengan cermat.
Halaman 2 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep suhu dan kalor membantu warga belajar menjelaskan berbagai fenomena alam dan teknologi di sekitar, seperti mengapa makanan menjadi dingin atau bagaimana lemari es bekerja.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa tangan terasa panas saat memegang cangkir berisi teh hangat, dan bagaimana panas itu berpindah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Warga belajar menyampaikan hasil diskusi dan presentasi dengan bahasa yang jelas dan terstruktur.
Matematika: Warga belajar membaca dan menafsirkan data suhu dari termometer serta melakukan perhitungan sederhana terkait perubahan suhu.
Kewirausahaan: Warga belajar menganalisis bagaimana prinsip suhu dan kalor diterapkan dalam industri makanan atau minuman (misalnya, pendinginan, pemanasan).
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat membantu warga belajar mengidentifikasi fenomena suhu dan kalor di rumah atau tempat kerja, seperti saat memasak atau menggunakan peralatan elektronik.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar fisik yang nyaman dan aman dengan pengaturan tempat duduk kelompok, serta lingkungan digital yang mendukung akses ke video pembelajaran dan simulasi interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi dari platform seperti YouTube untuk demonstrasi fenomena suhu dan kalor, serta aplikasi simulasi virtual untuk eksplorasi perpindahan kalor.
Halaman 3 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena sehari-hari, warga belajar dapat membedakan pengertian suhu dan kalor dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor menanyakan pengalaman warga belajar tentang benda panas dan dingin, misalnya, 'Mengapa kita merasa kepanasan saat siang hari?' atau 'Mengapa es batu mencair?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Tutor menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa tangan terasa panas saat memegang cangkir berisi teh hangat, dan bagaimana panas itu berpindah?' untuk memicu rasa ingin tahu warga belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video singkat tentang fenomena suhu dan kalor dalam kehidupan sehari-hari, seperti air mendidih, es mencair, atau penggunaan termometer. Tutor meminta warga belajar mengamati dengan seksama.
  2. Tutor meminta warga belajar secara individu menuliskan hal-hal yang mereka amati terkait panas, dingin, dan perubahan yang terjadi pada benda di video tersebut.
  3. Tutor memfasilitasi diskusi singkat mengenai perbedaan antara 'panas' yang dirasakan dan 'suhu' yang terukur pada termometer, mengarahkan pada perbedaan konsep suhu dan kalor.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Setiap kelompok diberikan LKPD dan alat sederhana (misalnya, dua wadah air dengan suhu berbeda, termometer, sendok logam dan plastik).
  3. Membimbing penyelidikan: Warga belajar diminta melakukan percobaan sederhana untuk merasakan perbedaan suhu air dan mengamati perpindahan panas dari air hangat ke sendok yang berbeda. Mereka mencatat hasil pengamatan dan diskusi dalam LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusi mereka mengenai perbedaan suhu dan perpindahan panas yang terjadi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan memfasilitasi diskusi kelas untuk menyamakan pemahaman tentang konsep suhu dan kalor.
  3. Tutor memberikan penguatan materi mengenai definisi suhu dan kalor, serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Warga belajar dan tutor menyimpulkan perbedaan antara suhu dan kalor berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor mengajak warga belajar merefleksikan pembelajaran hari ini, menanyakan 'Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Tutor memberikan tugas mandiri terkait pengamatan fenomena suhu dan kalor di rumah, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan percobaan sederhana, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor mengajak warga belajar mengingat kembali materi sebelumnya tentang suhu dan kalor, 'Apa perbedaan suhu dan kalor yang sudah kita pelajari?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana panas dari matahari bisa sampai ke bumi, padahal di luar angkasa hampa udara?' untuk mengarahkan ke topik perpindahan kalor.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan beberapa gambar atau video pendek yang menunjukkan berbagai cara perpindahan kalor (misalnya, tangan memegang besi panas, air mendidih, api unggun menghangatkan tubuh).
  2. Tutor meminta warga belajar mengidentifikasi bagaimana panas berpindah dalam setiap contoh yang ditayangkan.
  3. Tutor memfasilitasi diskusi awal mengenai dugaan warga belajar tentang mekanisme perpindahan panas tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Warga belajar kembali bekerja dalam kelompok yang sama.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diberikan LKPD yang berisi panduan percobaan sederhana untuk mengamati konduksi (misalnya, memanaskan ujung sendok logam), konveksi (memanaskan air dalam gelas dengan pewarna), dan radiasi (merasakan panas dari lampu pijar).
  3. Warga belajar melakukan percobaan, mengamati, dan mencatat hasil pengamatan serta identifikasi jenis perpindahan kalor yang terjadi di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan identifikasi jenis-jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) yang mereka temukan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan hasil antar kelompok dan mengklarifikasi konsep perpindahan kalor. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan materi.
  3. Tutor memberikan penguatan materi mengenai karakteristik masing-masing jenis perpindahan kalor dan contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Warga belajar dan tutor menyimpulkan tiga jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) beserta contohnya.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor mengajak warga belajar merefleksikan pemahaman baru mereka tentang perpindahan kalor, 'Bagaimana pengetahuan ini bisa membantu kita dalam kehidupan sehari-hari?', dan memberikan apresiasi atas kerja keras mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Tutor memberikan tugas untuk mencari contoh lain perpindahan kalor di lingkungan sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksperimen Suhu dan Perpindahan KalorNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi perbedaan suhu dan jenis perpindahan kalor melalui percobaan sederhana.

Alat & bahan: 2 wadah plastik, air panas, air dingin, termometer, sendok logam, sendok plastik, lilin, korek api, es batu, pewarna makanan.

Langkah kerja:

  1. Termometer pada gambar menunjukkan suhu 22 °C. Jika suhunya naik 5 °C, berapa suhunya sekarang? Tandai pada termometer.
    -1001020304050°C
    Gambar 1. Termometer
  2. Amati termometer dan catat suhunya.
  3. Isilah wadah A dengan air panas dan wadah B dengan air dingin. Ukur suhu masing-masing dengan termometer.
  4. Masukkan sendok logam dan sendok plastik ke dalam wadah A (air panas) secara bersamaan. Rasakan ujung sendok setelah 2 menit. Catat perbedaan yang dirasakan.
  5. Nyalakan lilin. Dekatkan telapak tangan Anda di atas api (tanpa menyentuh) dan di samping api. Rasakan perbedaan panas yang diterima dan diskusikan penyebabnya.
  6. Masukkan es batu yang sudah diberi sedikit pewarna ke dalam gelas berisi air hangat. Amati pergerakan pewarna saat es mencair dan diskusikan jenis perpindahan kalor yang terjadi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda rasakan saat memegang es batu?
  2. Apa yang Anda rasakan saat memegang cangkir teh hangat?
  3. Menurut Anda, apa yang menyebabkan perbedaan rasa panas atau dingin pada benda?
  4. Pernahkah Anda melihat air mendidih? Apa yang terjadi pada air tersebut?

Formatif (proses): Tutor melakukan observasi terhadap partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka melakukan percobaan sesuai prosedur serta mengisi LKPD.

Sumatif (akhir): Warga belajar mengerjakan soal pilihan ganda dan esai untuk mengevaluasi pemahaman konsep suhu dan kalor serta perpindahan kalor.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Membedakan pengertian suhu dan kalorKonsep suhu dan kalor2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalorKonduksi, konveksi, radiasi2 JPKolaborasi
3Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan suhuKalor jenis, massa benda, perubahan suhu2 JPPenalaran Kritis
4Menganalisis peran kalor dalam perubahan wujud zatMencair, membeku, menguap, mengembun2 JPKemandirian
Halaman 8 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Suhu dan kalor adalah dua konsep penting dalam ilmu fisika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Memahami keduanya akan membantu kita menjelaskan berbagai fenomena, mulai dari mengapa air mendidih hingga bagaimana lemari es bekerja. Modul ini akan membimbing warga belajar untuk memahami perbedaan suhu dan kalor, serta bagaimana kalor berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

1. Pengertian Suhu
Suhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda. Semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Suhu diukur menggunakan alat yang disebut termometer. Satuan suhu yang umum digunakan di Indonesia adalah Celsius (°C), meskipun ada juga Fahrenheit (°F) dan Kelvin (K). Perbedaan suhu memengaruhi banyak hal di sekitar kita, dari cuaca hingga kondisi tubuh manusia. Tubuh manusia memiliki suhu normal sekitar 37°C.

2. Pengertian Kalor
Kalor adalah bentuk energi panas yang berpindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Perpindahan kalor ini akan terus terjadi hingga kedua benda mencapai keseimbangan suhu atau suhu yang sama. Kalor dapat mengubah suhu benda dan juga mengubah wujud benda. Satuan kalor adalah Joule (J) atau kalori (kal). Satu kalori adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1°C.

3. Perpindahan Kalor secara Konduksi
Konduksi adalah perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut. Umumnya terjadi pada benda padat, terutama logam. Contohnya, saat kita memanaskan ujung sendok logam, ujung lain sendok juga akan terasa panas karena kalor berpindah melalui partikel-partikel logam. Bahan yang baik menghantarkan panas disebut konduktor (misalnya logam), sedangkan yang buruk disebut isolator (misalnya kayu, plastik).

4. Perpindahan Kalor secara Konveksi
Konveksi adalah perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat tersebut. Perpindahan ini umumnya terjadi pada zat cair dan gas. Contohnya, saat air dipanaskan, air bagian bawah akan memuai, menjadi lebih ringan, dan bergerak naik. Air yang lebih dingin dan berat akan turun menggantikan posisinya, membentuk aliran konveksi. Fenomena angin darat dan angin laut juga merupakan contoh konveksi.

5. Perpindahan Kalor secara Radiasi
Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara. Kalor dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Ini adalah cara kalor dari matahari sampai ke bumi, melewati ruang hampa. Contoh lainnya adalah panas yang kita rasakan saat berada di dekat api unggun atau lampu pijar. Benda berwarna gelap cenderung menyerap radiasi lebih baik daripada benda berwarna terang.

Rangkuman: Suhu adalah ukuran panas atau dingin benda, diukur dengan termometer. Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda bersuhu tinggi ke rendah. Ada tiga jenis perpindahan kalor: konduksi (melalui zat padat tanpa perpindahan partikel), konveksi (melalui zat cair/gas disertai perpindahan partikel), dan radiasi (tanpa perantara, berupa gelombang elektromagnetik). Memahami konsep ini penting untuk menjelaskan fenomena alam dan teknologi sehari-hari.

Halaman 9 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SuhuUkuran derajat panas atau dingin suatu benda.
KalorEnergi panas yang berpindah karena perbedaan suhu.
TermometerAlat untuk mengukur suhu.
KonduksiPerpindahan kalor tanpa perpindahan partikel zat perantara.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Suhu dan Kalor" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Suhu dan Kalor — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas VII Fase D7 materi · siap dibuatkan

7 materi IPA kelas VII Paket B, urut mengajar dari Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah hingga Bumi dan Tata Surya · semester 1: 4, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahSem 1Zat dan PerubahannyaSem 1Suhu, Kalor, dan PemuaianSem 1Gerak dan GayaSem 1Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupSem 2Ekologi dan Pelestarian LingkunganSem 2Bumi dan Tata SuryaSem 2

Kelas VIII Fase D7 materi · siap dibuatkan

7 materi IPA kelas VIII Paket B, urut mengajar dari Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian I): Sistem Pencernaan dan Peredaran Darah hingga Tanah bagi Kehidupan Berkelanjutan · semester 1: 4, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian I): Sistem Pencernaan dan Peredaran DarahSem 1Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan EkskresiSem 1Memanfaatkan Usaha, Energi, dan Pesawat SederhanaSem 1Teknologi Penerapan Tekanan pada ZatSem 1Manfaat Gelombang dan Cahaya bagi ManusiaSem 2Pemisahan Campuran di Sekitar KitaSem 2Tanah bagi Kehidupan BerkelanjutanSem 2

Kelas IX Fase D6 materi · siap dibuatkan

6 materi IPA kelas IX Paket B, urut mengajar dari Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia hingga Isu-Isu Lingkungan · semester 1: 3, semester 2: 3.

Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaSem 1Zat Aditif dan Zat AdiktifSem 1Sistem Reproduksi ManusiaSem 1Pewarisan Sifat dan BioteknologiSem 2Listrik, Magnet, dan Energi AlternatifSem 2Isu-Isu LingkunganSem 2
Peta materi IPA Paket B — 20 materi, kelas VII sampai IX, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar IPA Paket B — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar IPA di Paket B

Peta di halaman ini memuat 20 materi IPA kelas VII sampai IX di Paket B, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk pendidikan kesetaraan (PKBM/SKB). Sebutannya warga belajar dan tutor — bukan siswa dan guru — di seluruh isi modul. Warga belajar umumnya remaja hingga dewasa dengan pekerjaan dan pengalaman hidup yang beragam, jadi pendekatannya andragogi: contohnya dunia kerja, keluarga, dan usaha sehari-hari, dengan kegiatan yang luwes untuk pola tatap muka, tutorial, dan belajar mandiri.

Di sekolah, IPA juga dipanggil IPA terpadu — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar IPA Paket B — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran IPA Paket B mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar IPA Paket B yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar IPA bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIPeta Konsep
Suhu dan KalorPengertian SuhuPengertian KalorPerpindahan Kalor secara KonduksiPerpindahan Kalor secara KonveksiPerpindahan Kalor secara Radiasi
Dari sub-bab Suhu dan KalorLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah1Zat dan Perubahannya1Suhu, Kalor, dan Pemuaian1Gerak dan Gaya2Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDHakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahZat dan PerubahannyaSuhu, Kalor, dan PemuaianGerak dan Gaya
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

IPA di Jenjang Lain

Materi IPA untuk jenjang lainnya.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar IPA Paket B

Apakah modul ajar IPA ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apa saja materi IPA Paket B?

20 materi, urut mengajar dari Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah hingga Isu-Isu Lingkungan. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru IPA?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

IPA sering disebut apa lagi?

Nama resminya IPA, tetapi di sekolah ia juga dipanggil IPA terpadu. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.