Modul Ajar & RPP Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas X
Mikrotik Sebagai Internet Gateway
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Administrasi Infrastruktur Jaringan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Mikrotik Sebagai Internet Gateway |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar jaringan komputer dan memiliki kemampuan dasar mengoperasikan sistem operasi komputer. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Jaringan Komputer dan Internet |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengelola jaringan komputer, termasuk konfigurasi perangkat jaringan, keamanan jaringan dasar, dan layanan jaringan, untuk mendukung konektivitas yang stabil dan aman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi berbasis Linux yang sering digunakan pada perangkat router Mikrotik untuk mengelola jaringan, termasuk sebagai internet gateway di banyak kantor dan sekolah. |
| Konseptual | Internet gateway berfungsi sebagai titik akses tunggal yang menghubungkan jaringan lokal dengan internet, mengatur lalu lintas data, dan menerapkan kebijakan keamanan. |
| Prosedural | Materi ini akan mengajarkan langkah-langkah konfigurasi Mikrotik sebagai internet gateway, mulai dari pengaturan IP address, DNS, DHCP server, hingga NAT (Network Address Translation). |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan pengujian dalam konfigurasi jaringan serta mampu mengevaluasi solusi yang paling efektif untuk kebutuhan internet gateway. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan konsep dasar internet gateway dan perannya dalam jaringan.
- Mengidentifikasi fitur-fitur Mikrotik RouterOS yang relevan untuk internet gateway.
- Melakukan konfigurasi dasar Mikrotik RouterOS (identitas, IP address, DNS).
- Mengimplementasikan DHCP server pada Mikrotik untuk distribusi IP otomatis.
- Mengkonfigurasi NAT (Network Address Translation) pada Mikrotik.
- Menguji dan memverifikasi fungsi Mikrotik sebagai internet gateway.
Pemahaman bermakna: Memahami Mikrotik sebagai internet gateway memungkinkan peserta didik merancang dan mengimplementasikan solusi konektivitas internet yang efisien dan aman untuk berbagai kebutuhan, dari skala rumah hingga bisnis kecil.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah jaringan di sekolah atau kantor dapat terhubung ke internet secara bersamaan dan terkelola dengan baik?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis laporan hasil konfigurasi dan pengujian jaringan secara jelas dan sistematis. Pendidikan Pancasila: Memahami etika penggunaan internet dan tanggung jawab digital dalam konteks jaringan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya koneksi internet yang aman dan terkelola di rumah atau lingkungan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Laboratorium komputer yang dilengkapi dengan perangkat Mikrotik Routerboard, komputer klien, dan koneksi internet yang stabil untuk praktik langsung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan software Winbox untuk konfigurasi Mikrotik, aplikasi ping dan traceroute untuk pengujian konektivitas, serta akses ke dokumentasi resmi Mikrotik online. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan konsep dasar internet gateway dan perannya dalam jaringan serta mengidentifikasi fitur-fitur Mikrotik RouterOS yang relevan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi tentang pengalaman peserta didik menggunakan internet di berbagai tempat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk memahami konsep internet gateway dan fitur Mikrotik, serta pentingnya materi ini dalam dunia kerja. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi materi tentang konsep internet gateway, fungsinya, dan fitur-fitur Mikrotik RouterOS melalui bahan ajar dan sumber daring. Mereka mendiskusikan studi kasus sederhana tentang kebutuhan internet di sebuah kantor. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok membuat mind map atau diagram sederhana yang menggambarkan konsep internet gateway dan fitur Mikrotik yang mereka temukan, lalu mencoba mengidentifikasi perangkat Mikrotik yang cocok untuk skenario tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan memberikan penguatan tentang peran krusial Mikrotik sebagai internet gateway. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting. Guru mengapresiasi partisipasi aktif, memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melakukan konfigurasi dasar Mikrotik RouterOS (identitas, IP address, DNS) dan mengimplementasikan DHCP server pada Mikrotik untuk distribusi IP otomatis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk praktik konfigurasi dasar Mikrotik dan DHCP server, serta menekankan keselamatan kerja di laboratorium. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mempelajari modul praktikum tentang konfigurasi awal Mikrotik (identitas, IP address, DNS) dan pengaturan DHCP server. Guru mendemonstrasikan langkah-langkah kritis dan memberikan tips praktis. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik melakukan praktik konfigurasi Mikrotik Routerboard sesuai panduan LKPD. Mereka mengkonfigurasi IP address pada interface WAN dan LAN, serta mengaktifkan DHCP server untuk mendistribusikan IP ke klien secara otomatis. Setiap langkah dicatat dalam lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mendemonstrasikan hasil konfigurasi DHCP server mereka kepada kelompok lain. Guru dan peserta didik melakukan verifikasi apakah klien berhasil mendapatkan IP secara otomatis dan memberikan umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru merefleksikan tantangan dan keberhasilan dalam praktik. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, mengingatkan untuk menjaga peralatan, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Peserta didik mampu mengkonfigurasi Mikrotik sebagai internet gateway dan menguji konektivitas internet.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda memahami dan mengimplementasikan Mikrotik sebagai internet gateway. Internet gateway adalah pintu gerbang utama jaringan lokal Anda menuju dunia internet, memastikan semua perangkat di jaringan dapat terhubung dan berkomunikasi.
Alat & bahan: Mikrotik Routerboard, kabel UTP, komputer klien, koneksi internet, adaptor daya, Winbox.
Langkah kerja:
- Siapkan perangkat Mikrotik dan komputer klien.
- Konfigurasi IP address pada interface WAN dan LAN Mikrotik.
- Aktifkan DHCP server pada Mikrotik untuk distribusi IP otomatis.
- Konfigurasi NAT (masquerade) pada Mikrotik.
- Uji konektivitas internet dari komputer klien.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang internet gateway?
- Mengapa perangkat router diperlukan untuk menghubungkan jaringan lokal ke internet?
- Sebutkan minimal dua fitur Mikrotik yang Anda ketahui.
- Bagaimana cara kerja DHCP server dalam mendistribusikan IP address?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat praktik konfigurasi Mikrotik dan penilaian laporan hasil praktikum.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan tes praktik untuk mengukur kemampuan konfigurasi Mikrotik sebagai internet gateway.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar internet gateway dan perannya dalam jaringan | Konsep dasar internet gateway, fungsi, komponen | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan konfigurasi dasar Mikrotik RouterOS (identitas, IP address, DNS) dan mengimplementasikan DHCP server | Konfigurasi IP address, DNS, DHCP server | 3 JP | Kemandirian |
| 3 | Mengkonfigurasi NAT pada Mikrotik serta menguji dan memverifikasi fungsi internet gateway | Konfigurasi NAT, pengujian konektivitas | 3 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda memahami dan mengimplementasikan Mikrotik sebagai internet gateway. Internet gateway adalah pintu gerbang utama jaringan lokal Anda menuju dunia internet, memastikan semua perangkat di jaringan dapat terhubung dan berkomunikasi. Dengan Mikrotik, Anda memiliki kontrol penuh atas lalu lintas data, keamanan, dan pengelolaan koneksi internet Anda. Mari kita pelajari bersama langkah demi langkah.
1. Konsep Dasar Internet Gateway
Internet gateway adalah sebuah perangkat atau server yang bertindak sebagai titik akses tunggal antara jaringan lokal (LAN) dan jaringan eksternal (Internet). Fungsinya sangat krusial, yaitu meneruskan paket data dari LAN ke internet dan sebaliknya, serta melakukan translasi alamat IP. Tanpa internet gateway, perangkat di jaringan lokal tidak dapat berkomunikasi dengan host di internet. Perangkat ini juga sering dilengkapi fitur keamanan seperti firewall untuk melindungi jaringan internal dari ancaman luar. Contohnya di sekolah, satu koneksi internet dapat dibagi dan diatur untuk ribuan siswa melalui internet gateway.
2. Pengenalan Mikrotik RouterOS
Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Mikrotik untuk menjalankan perangkat keras router mereka, yang dikenal sebagai Routerboard. RouterOS menawarkan berbagai fitur jaringan yang canggih, menjadikannya pilihan populer untuk internet gateway, firewall, VPN server, dan banyak lagi. Fitur-fitur utamanya meliputi routing, firewall, QoS, hotspot, dan DHCP server. Konfigurasi dapat dilakukan melalui antarmuka grafis (Winbox) atau command line interface (CLI), memberikan fleksibilitas tinggi bagi administrator jaringan.
3. Konfigurasi IP Address dan DNS
Langkah pertama dalam menyiapkan Mikrotik sebagai internet gateway adalah mengkonfigurasi alamat IP pada interface yang terhubung ke internet (WAN) dan interface yang terhubung ke jaringan lokal (LAN). IP WAN biasanya didapatkan dari ISP, sedangkan IP LAN adalah segmen jaringan internal yang akan digunakan. Selain itu, konfigurasi DNS server juga penting agar perangkat di jaringan lokal dapat menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. DNS server bisa menggunakan DNS dari ISP atau DNS publik seperti Google DNS. Pengaturan ini memastikan Mikrotik dapat berkomunikasi di kedua sisi jaringan.
4. Implementasi DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) server adalah layanan yang secara otomatis mendistribusikan alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS server kepada perangkat klien di jaringan lokal. Dengan DHCP server pada Mikrotik, administrator tidak perlu mengkonfigurasi IP secara manual pada setiap perangkat, yang sangat efisien untuk jaringan besar. Konfigurasi DHCP server meliputi penentuan pool IP yang akan didistribusikan, gateway, dan DNS server. Ini mempermudah manajemen jaringan dan mengurangi potensi kesalahan konfigurasi IP.
5. Konfigurasi NAT (Network Address Translation)
NAT adalah mekanisme yang memungkinkan beberapa perangkat dalam jaringan lokal menggunakan satu alamat IP publik untuk mengakses internet. Mikrotik menggunakan fitur masquerade (jenis NAT Source NAT) agar semua perangkat di jaringan lokal terlihat memiliki alamat IP publik yang sama saat berkomunikasi dengan internet. Ini sangat penting karena alamat IP publik terbatas, dan NAT memungkinkan banyak perangkat berbagi satu alamat IP publik. Tanpa NAT, perangkat di jaringan lokal tidak akan bisa mengakses internet jika hanya memiliki IP private.
Rangkuman: Mikrotik sebagai internet gateway berfungsi sebagai jembatan antara jaringan lokal dan internet, mengelola lalu lintas, dan menyediakan keamanan. Konfigurasi meliputi pemberian IP address pada interface WAN dan LAN, pengaturan DNS, implementasi DHCP server untuk distribusi IP otomatis, dan konfigurasi NAT (masquerade) agar perangkat lokal dapat mengakses internet menggunakan satu IP publik. Pemahaman ini krusial untuk membangun jaringan yang stabil dan efisien.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mikrotik | Perusahaan teknologi yang memproduksi perangkat keras router (Routerboard) dan sistem operasi jaringan (RouterOS). |
| Internet Gateway | Perangkat atau server yang menghubungkan jaringan lokal ke internet. |
| RouterOS | Sistem operasi berbasis Linux yang digunakan pada perangkat Mikrotik Routerboard. |
| IP Address | Alamat numerik unik yang mengidentifikasi perangkat dalam jaringan. |
| DHCP Server | Layanan yang secara otomatis memberikan alamat IP kepada perangkat klien. |
| NAT (Network Address Translation) | Mekanisme untuk menerjemahkan alamat IP privat ke alamat IP publik, memungkinkan banyak perangkat berbagi satu IP publik. |
| Winbox | Aplikasi berbasis GUI untuk mengkonfigurasi Mikrotik RouterOS. |
| WAN (Wide Area Network) | Jaringan luas, biasanya merujuk pada koneksi internet. |
| LAN (Local Area Network) | Jaringan lokal, biasanya di dalam satu gedung atau area terbatas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mikrotik Sebagai Internet Gateway" mata pelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Mikrotik Sebagai Internet Gateway yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Administrasi Infrastruktur Jaringan Terkait
Management Bandwith Menggunakan Mikrotik Berbasis Winbox (GUI)Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas XII SMKFirewallAdministrasi Infrastruktur Jaringan Kelas XII SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mikrotik Sebagai Internet Gateway pada Administrasi Infrastruktur Jaringan SMK, Fase E, elemen Jaringan Komputer dan Internet.
Modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway untuk Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X.
Apakah modul ajar Administrasi Infrastruktur Jaringan materi Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini gratis?
Ya. Modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mikrotik Sebagai Internet Gateway dapat Anda sesuaikan dengan murid Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mikrotik Sebagai Internet Gateway tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mikrotik Sebagai Internet Gateway untuk Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mikrotik Sebagai Internet Gateway ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mikrotik Sebagai Internet Gateway beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Administrasi Infrastruktur Jaringan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Administrasi Infrastruktur Jaringan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Mikrotik Sebagai Internet Gateway disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.