SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Dasar - Dasar Kefarmasian Kelas X
Obat, Resep, dan Dosis

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini membahas obat, resep, dan dosis sebagai pilar kefarmasian. Peserta didik mempelajari klasifikasi obat, komponen resep, dan pentingnya singkatan Latin. Fokus utama adalah perhitungan dosis yang akurat untuk dewasa dan anak, serta pembuatan etiket obat yang informatif. Pemahaman mendalam dan ketelitian sangat esensial untuk menjamin keamanan dan efektivitas terapi pasien.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Obat, Resep, dan Dosis
Dasar - Dasar Kefarmasian · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Obat, Resep, dan Dosis
Dasar - Dasar Kefarmasian · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar - Dasar Kefarmasian
Fase / KelasE / X
Materi PokokObat, Resep, dan Dosis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang beberapa jenis obat yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik dapat menganalisis informasi tentang obat, resep, dan dosis untuk mengambil keputusan yang tepat dan aman.
  2. Kesehatan — elemen: Membangun dan menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial
    Peserta didik mampu memahami pentingnya dosis obat yang tepat untuk menjaga kesehatan dan mencegah risiko efek samping.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk menganalisis kasus resep dan menentukan dosis yang benar.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainDasar-Dasar Kefarmasian
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan dasar-dasar kefarmasian, termasuk jenis obat, bentuk sediaan, resep, dosis, dan jalur pemberian obat, serta menerapkan prinsip keselamatan pasien dalam praktik kefarmasian.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualObat-obatan yang beredar di masyarakat memiliki berbagai bentuk sediaan seperti tablet, sirup, atau salep.
KonseptualResep adalah dokumen tertulis dari dokter yang berisi instruksi pemberian obat kepada pasien, termasuk dosis dan aturan pakai.
ProseduralMenghitung dosis obat memerlukan ketelitian dan pemahaman rumus perhitungan berdasarkan berat badan atau luas permukaan tubuh.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami setiap komponen resep dan perhitungan dosis untuk menghindari kesalahan fatal dalam praktik kefarmasian.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus resep, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen resep dengan tepat sesuai standar praktik kefarmasian.
  2. Dengan simulasi membaca resep, peserta didik mampu menginterpretasikan singkatan bahasa Latin dalam resep dengan benar.
  3. Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis obat berdasarkan efek farmakologi dan cara kerjanya secara akurat.
  4. Melalui latihan perhitungan dosis, peserta didik dapat menghitung dosis obat untuk pasien dewasa dan anak-anak dengan teliti.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membedakan berbagai bentuk sediaan obat dan jalur pemberiannya dengan tepat.
  6. Setelah praktik penyiapan obat, peserta didik dapat menyiapkan obat sesuai resep dengan memperhatikan dosis dan etiket obat secara runtut.
Halaman 2 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep obat, resep, dan dosis secara mendalam sangat penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi, serta mencegah kesalahan medis yang berpotensi membahayakan pasien.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa resep dokter tidak boleh diisi sembarangan dan dosis obat harus dihitung dengan sangat teliti?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep perbandingan dan perhitungan persentase dalam menghitung dosis obat.
Bahasa Indonesia: Keterampilan membaca dan memahami instruksi pada resep serta menulis etiket obat dengan jelas dan informatif.
Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi/Kimia): Pemahaman tentang komposisi kimia obat dan mekanisme kerjanya dalam tubuh.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menggunakan obat dan pentingnya mengikuti anjuran dosis, serta dokter atau apoteker dapat diundang sebagai narasumber.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dan laboratorium yang bersih, tertata rapi, dan dilengkapi dengan alat peraga obat-obatan serta akses internet untuk mencari informasi relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi perhitungan dosis, video tutorial penyiapan obat, dan platform daring untuk mencari informasi obat dan singkatan Latin.
Halaman 3 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus resep, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen resep dengan tepat sesuai standar praktik kefarmasian.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Obat: Guru menyebutkan ciri-ciri obat (misal, 'obat batuk, bentuk sirup'), peserta didik menebak nama obatnya. Siapa cepat dia dapat poin!
  1. Salam pembuka, doa bersama, dan pengecekan kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat ke apotek atau rumah sakit dan berinteraksi dengan resep obat, kemudian mengaitkannya dengan pentingnya memahami resep.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi komponen resep dan menginterpretasikan singkatan Latin, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh resep dokter yang tidak lengkap atau sulit dibaca, lalu bertanya 'Apa saja informasi penting yang harus ada dalam resep ini?' dan 'Bagaimana jika ada bagian yang salah dibaca?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi beberapa contoh resep dan daftar singkatan Latin.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mengamati contoh resep pada LKPD, mengidentifikasi komponen-komponennya (nama dokter, pasien, obat, dosis, dll.), dan mencoba menerjemahkan singkatan Latin yang ada dengan bantuan buku ajar atau sumber digital.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Setiap kelompok berdiskusi untuk menganalisis resep, mencocokkan singkatan Latin dengan artinya, dan mengisi tabel identifikasi komponen resep pada LKPD.
  2. Peserta didik secara aktif mencari informasi tambahan mengenai standar penulisan resep dan singkatan yang belum dipahami dari berbagai sumber terpercaya.
  3. Guru berkeliling membimbing, menjawab pertanyaan, dan memastikan setiap anggota kelompok terlibat dalam diskusi dan analisis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi komponen resep dan terjemahan singkatan Latin di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi untuk mencapai kesepahaman bersama.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dibahas, mengoreksi jika ada kesalahan interpretasi, dan menekankan pentingnya ketelitian dalam membaca resep.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting tentang komponen resep dan singkatan Latin.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik untuk mengungkapkan perasaan mereka setelah mempelajari materi ini dan apa manfaatnya bagi mereka, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh resep lain dan mengidentifikasi komponennya, serta menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan simulasi membaca resep, peserta didik mampu menginterpretasikan singkatan bahasa Latin dalam resep dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Sambung Kata Farmasi: Guru memulai dengan satu kata (misal, 'Obat'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan ('Dosis'), dan seterusnya, membentuk rantai kata farmasi. Dilarang mengulang kata.
  1. Salam pembuka, doa bersama, dan pengecekan kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali hasil tugas mandiri identifikasi resep dan meninjau pemahaman peserta didik tentang singkatan Latin yang sudah dipelajari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menginterpretasikan singkatan Latin dalam resep dan mengklasifikasikan jenis-jenis obat, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa contoh resep dengan berbagai singkatan Latin yang sering muncul, termasuk resep yang mengandung beberapa jenis obat.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik diminta untuk mengidentifikasi singkatan-singkatan baru yang belum mereka kenali dan merumuskan pertanyaan seperti 'Apa arti singkatan ini?' atau 'Bagaimana cara menentukan jenis obat dari resep ini?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mencari arti singkatan Latin yang baru dan informasi tentang klasifikasi obat dari buku ajar, modul, atau internet.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi tabel pada LKPD yang berisi singkatan Latin dan artinya, serta mulai mengelompokkan obat-obatan berdasarkan jenis atau golongan yang tertera dalam resep.
  2. Pembuktian: Kelompok bertukar hasil pengolahan data dan membandingkan interpretasi singkatan serta klasifikasi obat, kemudian berdiskusi untuk menyepakati jawaban yang paling tepat.
  3. Guru memberikan kasus resep tambahan untuk diinterpretasikan dan diklasifikasikan jenis obatnya secara mandiri oleh setiap peserta didik sebagai bentuk pembuktian pemahaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil interpretasi singkatan Latin dan klasifikasi jenis obat dari resep yang diberikan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja peserta didik, serta mengklarifikasi jika ada perbedaan interpretasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya akurasi dalam menginterpretasikan singkatan dan mengklasifikasikan obat untuk mencegah kesalahan pemberian obat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum materi tentang singkatan Latin dalam resep dan klasifikasi jenis obat.
  2. Refleksi: Peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka akan menerapkannya di masa depan, kemudian guru mengapresiasi semangat belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas untuk mempelajari rumus dasar perhitungan dosis dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Resep dan Dosis!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen resep, menginterpretasikan singkatan Latin, dan menghitung dosis obat dengan benar.

Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator, buku ajar/internet

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar4. Permintaan tertulis dokteruntuk obat.6. Obat pembunuh atau penghambatpertumbuhan bakteri.Menurun1. Efek berbahaya atau racun darisuatu zat.2. Obat pereda nyeri.3. Jumlah obat yang diberikankepada pasien.5. Label informasi pada kemasanobat.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1 (contoh resep) dengan saksama.
  3. Isi tabel identifikasi komponen resep berdasarkan pengamatanmu.
  4. Terjemahkan singkatan Latin pada resep ke dalam bahasa Indonesia.
  5. Hitung dosis obat yang sesuai untuk pasien berdasarkan data yang diberikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang obat?
  2. Pernahkah Anda melihat resep dokter? Bagian apa saja yang Anda ingat?
  3. Menurut Anda, mengapa dosis obat harus tepat?
  4. Apa risiko jika dosis obat tidak sesuai?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan dalam mengisi LKPD, dan presentasi hasil kerja.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai, serta penilaian praktik penyiapan obat (jobsheet).

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi komponen-komponen resepAnatomi resep4 JPPenalaran Kritis
2Menginterpretasikan singkatan bahasa Latin dalam resepSingkatan Latin dalam resep4 JPPenalaran Kritis
3Menghitung dosis obat untuk pasien dewasa dan anak-anakPerhitungan dosis (dewasa & anak)4 JPPenalaran Kritis, Kesehatan
4Menyiapkan obat sesuai resep dengan memperhatikan dosis dan etiketPraktik penyiapan dan etiket obat4 JPKesehatan, Kolaborasi
Halaman 8 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda memahami dunia kefarmasian yang krusial, yaitu obat, resep, dan dosis. Ketiga elemen ini saling terkait erat dan menjadi dasar dalam praktik pelayanan kesehatan. Dengan pemahaman yang mendalam, Anda akan siap menjadi tenaga kefarmasian yang kompeten, teliti, dan bertanggung jawab demi keselamatan pasien.

1. Mengenal Obat
Obat adalah zat atau paduan zat yang digunakan untuk menetapkan diagnosis, mencegah, mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka atau kelainan badaniah dan rohaniah pada manusia atau hewan, termasuk mempercantik diri. Obat dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria, seperti efek farmakologi (misalnya, analgesik, antibiotik), cara kerja, bentuk sediaan (tablet, sirup, salep), dan jalur pemberian (oral, topikal, injeksi). Pemahaman klasifikasi ini penting untuk memilih obat yang tepat.

2. Anatomi Resep Dokter
Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada apoteker untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien. Komponen resep meliputi Inscriptio (nama, alamat, SIP dokter), Praescriptio (nama obat, bentuk sediaan, kekuatan, jumlah), Signatura (aturan pakai, dosis, frekuensi), Subscriptio (tanda tangan/paraf dokter), dan Pro (nama, umur, alamat pasien). Setiap bagian memiliki peran penting dalam memastikan obat yang diberikan sesuai dan aman.

3. Singkatan Latin dalam Resep
Dalam resep, sering ditemukan singkatan bahasa Latin yang berfungsi sebagai instruksi ringkas bagi apoteker. Contoh singkatan meliputi 'p.c.' (post coenam = sesudah makan), 'a.c.' (ante coenam = sebelum makan), 't.i.d.' (ter in die = tiga kali sehari), 's.i.d.' (semel in die = satu kali sehari), 'ad lib.' (ad libitum = sesuai kebutuhan), 'gtt.' (guttae = tetes), dan 'pulv.' (pulvis = serbuk). Memahami singkatan ini krusial untuk interpretasi resep yang benar.

4. Konsep Dosis Obat
Dosis adalah jumlah obat yang diberikan kepada pasien untuk menghasilkan efek terapeutik yang diinginkan. Dosis yang tepat sangat penting karena dosis terlalu rendah tidak efektif, sedangkan dosis terlalu tinggi dapat menyebabkan toksisitas atau efek samping berbahaya. Faktor yang mempengaruhi dosis meliputi umur, berat badan, luas permukaan tubuh, kondisi penyakit, fungsi organ, dan sensitivitas individu pasien.

5. Perhitungan Dosis Dewasa
Perhitungan dosis untuk dewasa umumnya didasarkan pada dosis lazim yang tertera dalam literatur farmasi. Namun, penyesuaian mungkin diperlukan untuk pasien lansia atau dengan gangguan fungsi ginjal/hati. Rumus yang sering digunakan adalah Dosis = (Dosis Lazim / Berat Badan Standar) x Berat Badan Pasien, atau disesuaikan berdasarkan kondisi klinis dan respons pasien. Ketelitian dalam perhitungan adalah kunci.

6. Perhitungan Dosis Anak
Perhitungan dosis untuk anak-anak lebih kompleks karena perbedaan metabolisme dan ekskresi obat dibandingkan dewasa. Beberapa rumus yang umum digunakan antara lain rumus Young (untuk anak 1-12 tahun): Dosis Anak = (Umur / (Umur + 12)) x Dosis Dewasa; rumus Dilling (untuk anak >12 tahun): Dosis Anak = (Umur / 20) x Dosis Dewasa; atau berdasarkan berat badan/luas permukaan tubuh. Setiap rumus memiliki batasan dan harus digunakan dengan hati-hati.

7. Etiket Obat
Etiket adalah label yang ditempelkan pada kemasan obat dan berisi informasi penting bagi pasien. Informasi yang wajib ada pada etiket meliputi nama pasien, nama obat, kekuatan obat, dosis, cara pakai, frekuensi pemberian, tanggal penyiapan, nama apotek, dan peringatan khusus jika ada. Etiket yang jelas dan lengkap membantu pasien menggunakan obat dengan benar dan aman, serta mencegah kesalahan penggunaan.

Rangkuman: Modul ini membahas obat, resep, dan dosis sebagai pilar kefarmasian. Peserta didik mempelajari klasifikasi obat, komponen resep, dan pentingnya singkatan Latin. Fokus utama adalah perhitungan dosis yang akurat untuk dewasa dan anak, serta pembuatan etiket obat yang informatif. Pemahaman mendalam dan ketelitian sangat esensial untuk menjamin keamanan dan efektivitas terapi pasien.

Halaman 9 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AnalgesikObat pereda nyeri.
AntibiotikObat pembunuh atau penghambat pertumbuhan bakteri.
DosisJumlah obat yang diberikan kepada pasien.
EtiketLabel informasi pada kemasan obat.
FarmakologiIlmu tentang obat dan efeknya pada makhluk hidup.
ResepPermintaan tertulis dokter untuk obat.
ToksisitasEfek berbahaya atau racun dari suatu zat.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Obat, Resep, dan Dosis" mata pelajaran Dasar - Dasar Kefarmasian Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Obat, Resep, dan Dosis — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Obat, Resep, dan Dosis ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XPeta Konsep
Obat, Resep, dan DosisMengenal ObatAnatomi Resep DokterSingkatan Latin dalam ResepKonsep Dosis ObatPerhitungan Dosis Dewasa
Dari sub-bab Obat, Resep, dan DosisHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar - Dasar Kefarmasian · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKesehatanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar - Dasar Kefarmasian kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Obat, Resep, dan Dosis pada Dasar - Dasar Kefarmasian SMK, Fase E, elemen Dasar-Dasar Kefarmasian.

Modul Obat, Resep, dan Dosis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Obat, Resep, dan Dosis untuk Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X.

Apakah modul ajar Dasar - Dasar Kefarmasian materi Obat, Resep, dan Dosis ini gratis?

Ya. Modul Obat, Resep, dan Dosis untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Obat, Resep, dan Dosis ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Obat, Resep, dan Dosis ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Obat, Resep, dan Dosis dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Obat, Resep, dan Dosis ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Obat, Resep, dan Dosis tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Obat, Resep, dan Dosis untuk Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Obat, Resep, dan Dosis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Obat, Resep, dan Dosis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar - Dasar Kefarmasian kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Dasar - Dasar Kefarmasian ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Obat, Resep, dan Dosis disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar - Dasar Kefarmasian SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.