Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan Kelas X
Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis ikan dan alat penangkapan ikan sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Menyeluruh di Bidang Nautika Kapal Penangkapan Ikan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami proses bisnis di bidang nautika kapal penangkapan ikan secara menyeluruh, mengidentifikasi tahapan dari hulu hingga hilir, dan menganalisis peran setiap elemen dalam rantai pasok perikanan tangkap untuk mendukung keberlanjutan usaha. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Proses bisnis perikanan tangkap mencakup kegiatan mulai dari perencanaan penangkapan, operasional di laut, hingga distribusi dan pemasaran hasil tangkapan. |
| Konseptual | Rantai nilai perikanan tangkap adalah serangkaian aktivitas yang menciptakan nilai tambah mulai dari bahan baku hingga produk sampai ke konsumen. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam setiap tahapan proses bisnis perikanan tangkap, termasuk persiapan, operasi, penanganan hasil, dan pemasaran. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap proses bisnis perikanan tangkap untuk mengembangkan strategi usaha yang efektif dan berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan utama proses bisnis perikanan tangkap dari hulu sampai hilir dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menganalisis peran setiap pemangku kepentingan dalam rantai nilai perikanan tangkap secara runtut.
- Setelah mengamati video, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan keberlanjutan usaha perikanan tangkap dengan minimal tiga contoh.
Pemahaman bermakna: Memahami proses bisnis perikanan tangkap dari hulu sampai hilir penting untuk merancang strategi pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan dan efisien, serta meningkatkan nilai tambah produk perikanan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ikan segar bisa sampai di meja makan kita, dari laut lepas hingga pasar, dan siapa saja yang terlibat dalam perjalanannya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi Bisnis: Mempelajari konsep rantai pasok, nilai tambah, dan strategi pemasaran produk perikanan. Kewirausahaan: Menganalisis peluang usaha dan tantangan dalam mendirikan bisnis di sektor perikanan tangkap. Muatan Lokal (Perikanan Daerah): Mengidentifikasi jenis ikan lokal, metode penangkapan tradisional, dan jalur distribusi khas di wilayah sekitar sekolah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat melakukan wawancara singkat dengan nelayan atau pedagang ikan lokal untuk mendapatkan perspektif langsung tentang proses bisnis perikanan tangkap. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas dengan akses internet, serta memungkinkan kunjungan ke tempat pelelangan ikan atau pelabuhan perikanan jika memungkinkan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video dokumenter tentang proses penangkapan ikan, infografis rantai pasok perikanan, dan aplikasi simulasi sederhana (jika tersedia) untuk memvisualisasikan alur bisnis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan utama proses bisnis perikanan tangkap dari hulu sampai hilir dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menganalisis peran setiap pemangku kepentingan dalam rantai nilai perikanan tangkap secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan memetakan tahapan proses bisnis perikanan tangkap dari hulu ke hilir.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Proses bisnis perikanan tangkap adalah serangkaian aktivitas yang kompleks, dimulai dari laut lepas hingga produk perikanan sampai ke tangan konsumen. Memahami setiap tahapan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya, efisiensi operasional, dan kualitas produk.
Alat & bahan: Kertas gambar, spidol warna, pensil, penghapus
Langkah kerja:
- Amatilah gambar 1 yang menunjukkan berbagai aktivitas dalam proses bisnis perikanan tangkap.
Gambar 1. Alur - Diskusikan dalam kelompokmu, urutkan aktivitas tersebut secara logis dari hulu (penangkapan) hingga hilir (pemasaran).
- Catat setiap tahapan yang kamu identifikasi ke dalam tabel yang tersedia, dan berikan deskripsi singkat tentang apa yang terjadi pada setiap tahapan.
- Gambarkan alur proses bisnis tersebut dalam bentuk peta pikiran atau diagram alir di kertas gambar, sertakan minimal 3 contoh aktivitas spesifik di setiap tahapan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja jenis ikan yang kamu ketahui?
- Menurutmu, bagaimana cara ikan dari laut bisa sampai ke pasar?
- Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan penangkapan ikan?
- Apa yang kamu ketahui tentang 'rantai pasok'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil jobsheet dan soal esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis proses bisnis perikanan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tahapan utama proses bisnis perikanan tangkap dari hulu sampai hilir. | Proses bisnis perikanan tangkap: hulu (persiapan, penangkapan), tengah (penanganan, pengolahan), hilir (distribusi, pemasaran). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis peran setiap pemangku kepentingan dalam rantai nilai perikanan tangkap. | Pemangku kepentingan: nelayan, pemilik kapal, pedagang, pengolah, pemerintah, konsumen. | 1 JP | Kolaborasi |
| 3 | Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan keberlanjutan usaha perikanan tangkap. | Faktor keberhasilan: sumber daya, teknologi, penanganan pascapanen, akses pasar, kebijakan. | 1 JP | Penalaran Kritis |
Proses bisnis perikanan tangkap adalah serangkaian aktivitas yang kompleks, dimulai dari laut lepas hingga produk perikanan sampai ke tangan konsumen. Memahami setiap tahapan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya, efisiensi operasional, dan kualitas produk. Modul ini akan membimbing kamu menelusuri setiap langkah dalam perjalanan ikan, dari hulu hingga hilir, serta peran berbagai pihak yang terlibat.
1. Tahapan Hulu: Persiapan dan Penangkapan
Tahap hulu dalam proses bisnis perikanan tangkap dimulai dengan perencanaan dan persiapan ekspedisi. Ini mencakup penentuan lokasi penangkapan berdasarkan informasi cuaca dan keberadaan ikan, persiapan kapal, alat tangkap, perbekalan, serta bahan bakar. Setelah itu, dilakukan operasional penangkapan ikan di laut. Nelayan menggunakan berbagai metode dan alat tangkap sesuai target ikan. Keberhasilan tahap ini sangat bergantung pada keahlian nelayan, kondisi laut, dan teknologi navigasi yang digunakan.
2. Tahapan Tengah: Penanganan dan Pengolahan
Setelah ikan berhasil ditangkap, tahap selanjutnya adalah penanganan hasil tangkapan di atas kapal. Penanganan ini krusial untuk menjaga kualitas ikan. Prosesnya meliputi pembersihan, sortasi berdasarkan jenis dan ukuran, serta pendinginan atau pembekuan untuk mencegah pembusukan. Beberapa kapal penangkap ikan modern bahkan dilengkapi fasilitas pengolahan sederhana untuk membuat produk setengah jadi. Setelah sampai di darat, ikan akan melalui tahap penanganan lebih lanjut di pelabuhan atau tempat pelelangan ikan.
3. Tahapan Hilir: Distribusi dan Pemasaran
Tahap hilir melibatkan proses distribusi dan pemasaran produk perikanan. Ikan hasil tangkapan didistribusikan dari pelabuhan ke berbagai pasar, pabrik pengolahan, atau pengecer. Proses distribusi memerlukan logistik yang baik, termasuk transportasi berpendingin untuk menjaga kesegaran. Pemasaran dilakukan untuk menjangkau konsumen akhir, baik melalui pasar tradisional, supermarket, restoran, maupun ekspor. Strategi pemasaran yang efektif sangat penting untuk memastikan produk perikanan diterima dengan baik oleh pasar dan memberikan nilai tambah.
4. Pemangku Kepentingan dalam Rantai Nilai
Rantai nilai perikanan melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran berbeda. Nelayan dan pemilik kapal berperan dalam penangkapan dan penanganan awal. Pedagang perantara (bakul) dan pengepul bertanggung jawab dalam pengumpulan dan distribusi. Pengolah ikan mengubah ikan mentah menjadi produk bernilai tambah seperti filet atau olahan lainnya. Pemerintah berperan dalam regulasi, pengawasan, dan penyediaan infrastruktur. Konsumen adalah ujung dari rantai nilai yang menentukan permintaan. Kolaborasi antarpihak sangat penting untuk efisiensi dan keberlanjutan.
5. Faktor Keberhasilan dan Keberlanjutan Usaha
Keberhasilan usaha perikanan tangkap dipengaruhi oleh banyak faktor. Ketersediaan sumber daya ikan yang melimpah dan dikelola secara berkelanjutan adalah kunci utama. Teknologi penangkapan yang efisien dan ramah lingkungan, serta penanganan pascapanen yang baik, akan menjaga kualitas produk. Akses ke pasar yang luas dan harga yang kompetitif juga penting. Selain itu, dukungan kebijakan pemerintah, ketersediaan modal, dan keterampilan tenaga kerja yang memadai turut menentukan keberlanjutan usaha perikanan tangkap.
Rangkuman: Proses bisnis perikanan tangkap adalah perjalanan panjang dari laut hingga meja makan, meliputi tahapan hulu (persiapan, penangkapan), tengah (penanganan, pengolahan), dan hilir (distribusi, pemasaran). Berbagai pemangku kepentingan seperti nelayan, pedagang, pengolah, dan pemerintah saling berinteraksi dalam rantai nilai ini. Keberhasilan dan keberlanjutan usaha sangat bergantung pada pengelolaan sumber daya yang bijak, teknologi yang tepat, penanganan kualitas yang baik, dan kolaborasi efektif antarpihak.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hulu | Tahapan awal dalam proses produksi, seperti penangkapan ikan. |
| Hilir | Tahapan akhir dalam proses produksi, seperti distribusi dan pemasaran produk. |
| Rantai Nilai | Serangkaian aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan nilai bagi produk atau layanannya. |
| Pemangku Kepentingan | Individu atau kelompok yang memiliki kepentingan atau pengaruh terhadap suatu organisasi atau proyek. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir" mata pelajaran Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan (CCRF) dan Hukum MaritimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenanganan Hasil Tangkapan di Kapal dan di IndustriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran Hasil TangkapanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBangunan dan Stabilitas Kapal Penangkap IkanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir pada Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Menyeluruh di Bidang Nautika Kapal Penangkapan Ikan.
Modul Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan materi Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini gratis?
Ya. Modul Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir untuk Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Dasar-dasar Nautika Kapal Penangkapan Ikan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Proses Bisnis Perikanan Tangkap dari Hulu sampai Hilir disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.