Modul Ajar & RPP Mikrotik Kelas XII
Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Mikrotik |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jaringan komputer dan dapat mengidentifikasi komponen-komponen jaringan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai masalah konfigurasi perangkat Mikrotik dan mengevaluasi solusi yang paling efektif. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah konfigurasi jaringan. - Kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi
Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan konfigurasi jaringan dan memilih metode akses perangkat yang sesuai.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Jaringan Komputer dan Layanan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengelola dan mengamankan jaringan komputer skala menengah hingga besar, mengimplementasikan layanan jaringan tingkat lanjut, serta menganalisis dan memecahkan masalah kompleks dalam infrastruktur jaringan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta bahwa perangkat Mikrotik digunakan secara luas di Indonesia untuk membangun infrastruktur jaringan internet. |
| Konseptual | Konsep dasar konfigurasi perangkat Mikrotik melibatkan pemahaman tentang antarmuka, alamat IP, dan manajemen pengguna. |
| Prosedural | Prosedur akses dan konfigurasi dasar perangkat Mikrotik melalui aplikasi WinBox atau antarmuka web. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya memahami alur kerja konfigurasi perangkat untuk memecahkan masalah jaringan secara efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi dan praktik mandiri, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai metode akses perangkat Mikrotik (WinBox, WebFig, SSH) dengan tepat.
- Setelah mengidentifikasi metode akses, peserta didik dapat melakukan konfigurasi dasar (identitas perangkat, alamat IP) pada perangkat Mikrotik menggunakan WinBox secara runtut.
- Dengan studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis permasalahan umum dalam akses dan konfigurasi awal perangkat Mikrotik serta mengusulkan solusinya dengan logis.
- Melalui praktik langsung di laboratorium, peserta didik dapat menerapkan konfigurasi dasar (identitas, IP Address, DNS, NTP) pada perangkat Mikrotik sesuai topologi yang diberikan secara mandiri.
- Setelah melakukan konfigurasi, peserta didik dapat menguji konektivitas perangkat Mikrotik dengan jaringan eksternal menggunakan perintah ping dan traceroute dengan akurat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mendokumentasikan hasil konfigurasi perangkat Mikrotik secara sistematis dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami konfigurasi dasar dan metode akses perangkat Mikrotik sangat penting untuk membangun dan mengelola jaringan komputer yang stabil dan aman, relevan dengan kebutuhan industri.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengakses dan mengatur 'otak' sebuah jaringan agar bisa berfungsi sesuai keinginan kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun laporan teknis dan presentasi hasil konfigurasi secara jelas dan sistematis. Matematika: Penerapan konsep bilangan biner dan subnetting dalam perhitungan alamat IP dan perencanaan jaringan. Pendidikan Pancasila: Pengembangan sikap kolaborasi dan tanggung jawab dalam kerja kelompok saat praktik konfigurasi jaringan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berdiskusi tentang penerapan jaringan di rumah atau lingkungan mereka untuk memberikan konteks nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Laboratorium komputer dengan perangkat Mikrotik fisik atau virtual yang memadai, serta akses internet stabil untuk praktik dan riset. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi WinBox, WebFig, SSH client, dan materi ajar digital interaktif untuk mempermudah akses dan konfigurasi perangkat Mikrotik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi dan praktik mandiri, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai metode akses perangkat Mikrotik (WinBox, WebFig, SSH) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Jaringan: Guru menampilkan gambar-gambar ikon jaringan (router, switch, kabel) dan peserta didik menebak namanya dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengidentifikasi metode akses, peserta didik dapat melakukan konfigurasi dasar (identitas perangkat, alamat IP) pada perangkat Mikrotik menggunakan WinBox secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Istilah Jaringan: Guru membacakan definisi singkat tentang istilah jaringan (misal: IP Address, Router), peserta didik menebak istilahnya dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan membandingkan metode akses perangkat Mikrotik (WinBox, WebFig, SSH) serta mencatat kelebihan dan kekurangannya.
Alat & bahan: Komputer/Laptop, Mikrotik virtual/fisik, Kabel UTP, Koneksi Internet (opsional)
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati 1 yang menunjukkan antarmuka WinBox, WebFig, dan SSH.
- Gunakan WinBox untuk mencari perangkat Mikrotik yang tersedia di jaringan Anda. Catat informasi yang muncul.
- Buka browser web dan coba akses Mikrotik melalui alamat IP-nya (misal: 192.168.88.1). Catat apa yang Anda lihat.
- Jika memungkinkan, coba akses Mikrotik menggunakan SSH client (PuTTY/terminal). Catat perintah dasar yang digunakan.
- Diskusikan dalam kelompok kelebihan dan kekurangan dari setiap metode akses berdasarkan pengamatan dan informasi yang Anda dapatkan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang Mikrotik?
- Sebutkan beberapa komponen jaringan yang Anda kenal!
- Bagaimana cara komputer Anda bisa terhubung ke internet?
- Pernahkah Anda mendengar istilah 'IP Address'?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik konfigurasi, partisipasi diskusi, dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian praktik konfigurasi dasar Mikrotik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi metode akses perangkat Mikrotik | Metode akses (WinBox, WebFig, SSH) | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan konfigurasi dasar (identitas, IP Address) | Konfigurasi identitas, IP Address | 4 JP | Kemandirian |
| 3 | Menganalisis permasalahan akses dan konfigurasi awal | Troubleshooting akses dan konfigurasi | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Menerapkan konfigurasi dasar (DNS, NTP) | Konfigurasi DNS, NTP | 4 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan menguasai konfigurasi dasar perangkat Mikrotik, sebuah router yang banyak digunakan di dunia industri. Anda akan belajar bagaimana mengakses perangkat, memberikan identitas, mengatur alamat IP, hingga mengkonfigurasi DNS dan NTP. Kemampuan ini adalah fondasi penting untuk menjadi teknisi jaringan yang handal dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
1. Pengenalan Perangkat Mikrotik
Mikrotik RouterBoard adalah perangkat keras dengan sistem operasi RouterOS, dirancang untuk fungsi router, firewall, bandwidth manager, dan access point. Dikenal karena fleksibilitas dan harganya yang terjangkau, Mikrotik banyak digunakan oleh ISP, perusahaan, hingga pengguna rumahan. Pemahaman dasar tentang perangkat ini sangat krusial bagi calon teknisi jaringan profesional. Mikrotik menawarkan berbagai model dengan spesifikasi berbeda untuk kebutuhan jaringan beragam.
2. Metode Akses Perangkat Mikrotik
Ada beberapa cara untuk mengakses perangkat Mikrotik. Yang paling umum adalah WinBox, sebuah aplikasi GUI (Graphical User Interface) untuk Windows. Selain itu, ada WebFig, antarmuka berbasis web yang bisa diakses melalui browser. Untuk pengguna tingkat lanjut, akses via Command Line Interface (CLI) menggunakan SSH (Secure Shell) atau Telnet juga tersedia. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan, serta digunakan sesuai kebutuhan dan preferensi administrator.
3. Konfigurasi Identitas Perangkat
Memberikan identitas atau nama pada perangkat Mikrotik adalah langkah awal yang penting. Ini membantu administrator mengidentifikasi perangkat dengan mudah dalam jaringan yang kompleks, terutama jika terdapat banyak router. Identitas ini bisa diatur melalui menu 'System > Identity' di WinBox atau WebFig. Nama yang unik dan deskriptif akan sangat membantu dalam manajemen dan troubleshooting jaringan, meminimalkan kebingungan.
4. Konfigurasi Alamat IP (IP Address)
Alamat IP adalah 'alamat rumah' bagi perangkat di jaringan. Konfigurasi IP Address pada antarmuka (interface) Mikrotik memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi dengan perangkat lain. Penentuan IP Address harus sesuai dengan topologi jaringan yang direncanakan, termasuk subnet mask. Ini adalah fondasi utama agar Mikrotik dapat meneruskan paket data antar segmen jaringan. Kesalahan konfigurasi IP dapat menyebabkan jaringan tidak berfungsi.
5. Konfigurasi DNS dan NTP Client
DNS (Domain Name System) berfungsi menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, sehingga perangkat bisa mengakses situs web dengan mudah. NTP (Network Time Protocol) berfungsi menyinkronkan waktu perangkat dengan server waktu global, penting untuk log sistem dan sertifikat keamanan. Kedua konfigurasi ini memastikan Mikrotik dapat berinteraksi dengan layanan internet secara optimal dan memiliki catatan waktu yang akurat.
Rangkuman: Modul ini membahas konfigurasi dasar Mikrotik, meliputi pengenalan perangkat, metode akses seperti WinBox, WebFig, dan SSH, serta langkah-langkah penting seperti pengaturan identitas, alamat IP, DNS, dan NTP Client. Penguasaan materi ini merupakan fondasi vital bagi setiap teknisi jaringan untuk membangun dan mengelola infrastruktur jaringan yang efisien dan andal. Pemahaman yang kokoh akan membantu dalam pemecahan masalah dan pengembangan jaringan lebih lanjut.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mikrotik | Perusahaan pengembang perangkat keras dan lunak jaringan. |
| RouterOS | Sistem operasi berbasis Linux yang digunakan pada perangkat Mikrotik. |
| WinBox | Aplikasi GUI untuk mengakses dan mengkonfigurasi Mikrotik dari Windows. |
| WebFig | Antarmuka berbasis web untuk konfigurasi Mikrotik. |
| SSH | Protokol jaringan untuk akses remote yang aman melalui CLI. |
| IP Address | Alamat numerik unik yang diberikan ke setiap perangkat di jaringan. |
| DNS | Sistem yang menerjemahkan nama domain ke alamat IP. |
| NTP | Protokol untuk sinkronisasi waktu antar sistem komputer. |
| Interface | Antarmuka fisik atau virtual pada perangkat jaringan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat" mata pelajaran Mikrotik Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Mikrotik kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat pada Mikrotik SMK, Fase F, elemen Jaringan Komputer dan Layanan.
Modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat untuk Mikrotik kelas XII.
Apakah modul ajar Mikrotik materi Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini gratis?
Ya. Modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Mikrotik kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Mikrotik kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat dapat Anda sesuaikan dengan murid Mikrotik kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Mikrotik kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat untuk Mikrotik kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Mikrotik kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Mikrotik kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Mikrotik ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Konfigurasi Dasar dan Akses Perangkat disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.