Modul Ajar & RPP pembiasaan sholat dhuha dan apel Kelas X
Kokurikuler
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | pembiasaan sholat dhuha dan apel |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Kokurikuler |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang rukun Islam, tata cara sholat wajib, dan pentingnya disiplin di lingkungan sekolah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: pemahaman agama
Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang pentingnya ibadah sholat Dhuha dan apel sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan. - kewargaan — elemen: partisipasi sosial
Peserta didik berpartisipasi aktif dalam kegiatan sholat Dhuha dan apel sekolah sebagai bagian dari komunitas sekolah yang religius. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan sholat Dhuha dan apel dengan tertib.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) / Pembiasaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai agama serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan ibadah dan kegiatan positif di lingkungan sekolah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sholat Dhuha adalah sholat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha, sedangkan apel adalah kegiatan berkumpul rutin untuk menyampaikan informasi dan menumbuhkan kedisiplinan. |
| Konseptual | Konsep ibadah sunah Sholat Dhuha menumbuhkan ketaatan spiritual dan apel menumbuhkan kedisiplinan serta rasa kebersamaan dalam komunitas sekolah. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari dan mempraktikkan tata cara Sholat Dhuha yang benar dan prosedur pelaksanaan apel sekolah yang tertib. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri terhadap praktik ibadah dan kedisiplinan sebagai bagian dari pengembangan karakter pribadi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian materi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan keutamaan Sholat Dhuha dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi tata cara pelaksanaan Sholat Dhuha yang benar secara runtut.
- Setelah menyaksikan demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan Sholat Dhuha dengan gerakan dan bacaan yang sesuai syariat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menguraikan tujuan dan manfaat pelaksanaan apel pagi di sekolah dengan minimal tiga contoh.
- Dengan pengawasan guru, peserta didik dapat melaksanakan apel pagi sesuai prosedur dan tata tertib sekolah secara disiplin.
- Setelah mengikuti seluruh kegiatan, peserta didik dapat merancang jadwal pembiasaan Sholat Dhuha dan apel pagi di sekolah dengan komitmen.
Pemahaman bermakna: Pembiasaan sholat Dhuha dan apel bukan hanya ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter religius, disiplin, dan kebersamaan untuk mencapai kesuksesan di dunia dan akhirat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Sholat Dhuha dan apel pagi penting bagi perkembangan diri kita sebagai pelajar SMK?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan nilai-nilai ketuhanan, persatuan, dan kedisiplinan sebagai warga negara yang baik. Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan komunikasi lisan saat presentasi dan menulis teks persuasif untuk poster/infografis. Informatika: Mengembangkan keterampilan desain grafis dan penggunaan aplikasi digital untuk membuat media informasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali peserta didik dapat mendukung pembiasaan Sholat Dhuha di rumah dan memastikan kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan masjid sekolah atau ruang serbaguna yang bersih dan nyaman digunakan untuk praktik Sholat Dhuha, serta lapangan sekolah yang kondusif untuk apel pagi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital untuk murottal bacaan sholat dan platform desain grafis online untuk membuat poster/infografis tentang manfaat pembiasaan. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian materi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan keutamaan Sholat Dhuha dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tepuk Semangat Pagi: Guru memimpin tepuk tangan dengan instruksi 'Pagi!' (1x tepuk), 'Siang!' (2x tepuk), 'Sore!' (3x tepuk), 'Semangat!' (tepuk tangan meriah).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan pengawasan guru, peserta didik dapat melaksanakan apel pagi sesuai prosedur dan tata tertib sekolah secara disiplin. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tunjuk Bagian Wajah: Guru menyebutkan bagian wajah (misal: hidung) dan peserta didik harus menunjuk bagian tersebut. Jika guru menyebut 'mulut' tapi menunjuk 'telinga', peserta didik harus tetap menunjuk 'mulut'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan Sholat Dhuha dan melaksanakan apel pagi sesuai tata cara yang benar dan disiplin.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, sajadah, mukena (bagi putri), peci (bagi putra), alat peraga tata cara sholat.
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar alur tata cara Sholat Dhuha yang diberikan oleh guru.
- Bersama kelompokmu, diskusikan urutan gerakan dan bacaan Sholat Dhuha berdasarkan gambar tersebut dan sumber lain.
- Secara individu, praktikkan gerakan Sholat Dhuha di depan kelompokmu, lalu minta temanmu memberikan masukan.
- Simulasikan pelaksanaan apel pagi di lapangan sekolah dengan membagi peran di antara anggota kelompokmu.
- Catatlah poin-poin penting dari praktik Sholat Dhuha dan simulasi apel pagi yang telah kalian lakukan pada tabel di bawah ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Sholat Dhuha?
- Kapan waktu pelaksanaan Sholat Dhuha?
- Apa manfaat mengikuti apel pagi di sekolah?
- Pernahkah kamu mengikuti apel pagi di sekolah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik Sholat Dhuha, dan simulasi apel pagi.
Sumatif (akhir): Penilaian poster/infografis tentang manfaat pembiasaan Sholat Dhuha dan apel pagi serta unjuk kerja praktik Sholat Dhuha dan simulasi apel pagi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian dan keutamaan Sholat Dhuha | Pengertian dan keutamaan Sholat Dhuha | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mempraktikkan tata cara Sholat Dhuha | Tata cara Sholat Dhuha | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menguraikan tujuan dan manfaat apel pagi | Tujuan dan manfaat apel pagi | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 4 | Melaksanakan apel pagi sesuai prosedur | Prosedur pelaksanaan apel pagi | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda memahami dan mempraktikkan dua kebiasaan positif yang sangat bermanfaat di lingkungan sekolah, yaitu Sholat Dhuha dan apel pagi. Kedua kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi juga fondasi penting dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab sebagai peserta didik SMK yang berprestasi.
1. Pengertian Sholat Dhuha
Sholat Dhuha adalah sholat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu setelah matahari terbit setinggi tombak hingga sebelum masuk waktu Zuhur. Jumlah rakaat Sholat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dikerjakan dengan dua rakaat salam. Ibadah ini memiliki banyak keutamaan dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW bagi umatnya yang ingin mendapatkan keberkahan.
2. Keutamaan Sholat Dhuha
Sholat Dhuha memiliki beberapa keutamaan, di antaranya adalah sebagai sedekah bagi seluruh persendian tubuh, pembuka pintu rezeki, dan penghapus dosa. Rasulullah SAW bersabda, 'Setiap pagi ada sedekah bagi setiap persendian salah seorang dari kalian. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma'ruf nahi munkar adalah sedekah, dan mencukupi semua itu dengan dua rakaat Sholat Dhuha.' (H.R. Muslim). Ini menunjukkan betapa besar pahala yang terkandung dalam ibadah ini.
3. Tata Cara Sholat Dhuha
Tata cara Sholat Dhuha mirip dengan sholat sunah lainnya. Dimulai dengan niat Sholat Dhuha, kemudian takbiratul ihram, membaca doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan surat pendek (disarankan Al-Waqiah atau Asy-Syams). Setelah itu ruku', i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan berdiri lagi untuk rakaat kedua. Pada rakaat kedua membaca Al-Fatihah dan surat pendek, lalu diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam. Jika lebih dari dua rakaat, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.
4. Pengertian Apel Pagi
Apel pagi adalah kegiatan berkumpulnya seluruh warga sekolah (peserta didik, guru, staf) di halaman atau lapangan pada waktu yang ditentukan, biasanya di pagi hari sebelum jam pelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi, mengecek kehadiran, menumbuhkan kedisiplinan, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah. Apel pagi merupakan salah satu bentuk pembiasaan positif di lingkungan pendidikan.
5. Tujuan dan Manfaat Apel Pagi
Tujuan utama apel pagi adalah melatih kedisiplinan, kerapian, dan tanggung jawab peserta didik. Manfaatnya sangat beragam, antara lain meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, melatih kepemimpinan (bagi petugas apel), menyampaikan informasi penting secara serentak, serta menumbuhkan rasa nasionalisme melalui pengibaran bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan. Apel pagi juga menjadi sarana evaluasi kesiapan belajar peserta didik.
6. Prosedur Pelaksanaan Apel Pagi
Pelaksanaan apel pagi dimulai dengan barisan yang rapi, biasanya dipimpin oleh seorang petugas apel. Petugas apel akan memberikan aba-aba untuk menyiapkan barisan, laporan kepada pembina apel, dan memimpin penghormatan bendera. Setelah itu, pembina apel akan menyampaikan amanat atau informasi penting. Apel diakhiri dengan doa bersama dan pembubaran barisan secara tertib. Setiap peserta didik diharapkan mengikuti seluruh rangkaian apel dengan khidmat dan disiplin.
Rangkuman: Sholat Dhuha adalah sholat sunah dengan banyak keutamaan, seperti pembuka rezeki dan penghapus dosa, yang tata caranya mirip sholat wajib. Apel pagi adalah kegiatan rutin sekolah untuk menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, dan menyampaikan informasi. Keduanya merupakan pembiasaan positif yang esensial untuk membentuk karakter religius, mandiri, dan bertanggung jawab bagi peserta didik SMK.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dhuha | Waktu setelah matahari terbit setinggi tombak hingga sebelum masuk waktu Zuhur. |
| Rakaat | Satu rangkaian gerakan sholat yang dimulai dari takbiratul ihram hingga dua sujud. |
| Sunah | Perbuatan yang dianjurkan dalam Islam, berpahala jika dikerjakan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. |
| Apel Pagi | Kegiatan berkumpul rutin di sekolah untuk kedisiplinan dan penyampaian informasi. |
| Amanat | Pesan atau nasihat yang disampaikan oleh pembina apel. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kokurikuler" mata pelajaran pembiasaan sholat dhuha dan apel Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kokurikuler yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kokurikuler pada pembiasaan sholat dhuha dan apel SMK, Fase E, elemen Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) / Pembiasaan.
Modul Kokurikuler ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kokurikuler untuk pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X.
Apakah modul ajar pembiasaan sholat dhuha dan apel materi Kokurikuler ini gratis?
Ya. Modul Kokurikuler untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kokurikuler ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kokurikuler ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kokurikuler dapat Anda sesuaikan dengan murid pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kokurikuler ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kokurikuler tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kokurikuler untuk pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kokurikuler ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kokurikuler beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap pembiasaan sholat dhuha dan apel kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul pembiasaan sholat dhuha dan apel ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kokurikuler disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.