Modul Ajar & RPP Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) Kelas XI
Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan)
Modul ajar (RPP) Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) SMK kelas XI materi Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan), gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan ekonomi serta minat untuk mengembangkan ide usaha.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan ide-ide produk atau jasa yang inovatif dan relevan dengan potensi daerah pesisir, serta solusi kreatif untuk masalah wirausaha. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek wirausaha, membagi tugas, dan mencapai tujuan bersama. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri dalam berwirausaha, serta menganalisis peluang dan tantangan di lingkungan bisnis pesisir.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi praktik berwirausaha secara komprehensif meliputi aspek produksi, penjualan, dan keuangan dengan memanfaatkan potensi lokal dan teknologi digital, serta mengembangkan sikap kewirausahaan yang adaptif dan inovatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh nyata usaha produksi hasil laut, strategi pemasaran produk perikanan, dan pengelolaan keuangan usaha kecil di daerah pesisir. |
| Konseptual | Prinsip inti meliputi identifikasi peluang usaha, perencanaan produksi yang efisien, strategi pemasaran yang efektif, dan pengelolaan arus kas serta laba rugi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah menyusun rencana bisnis, membuat produk, melakukan penjualan, dan mencatat transaksi keuangan. |
| Metakognitif | Kesadaran yang ditumbuhkan adalah kemampuan untuk mengevaluasi strategi bisnis yang telah dibuat dan melakukan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi peluang usaha yang relevan dengan potensi daerah pesisir dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan observasi, peserta didik dapat merencanakan proses produksi produk atau jasa yang inovatif dan berkelanjutan sesuai standar kualitas.
- Melalui simulasi penjualan dan analisis pasar, peserta didik dapat menerapkan strategi pemasaran dan penjualan yang efektif untuk mencapai target pasar yang ditentukan.
- Dengan menggunakan aplikasi keuangan sederhana, peserta didik dapat menyusun laporan keuangan dasar (arus kas dan laba rugi) proyek usaha dengan akurat.
- Setelah melaksanakan proyek wirausaha, peserta didik dapat mengevaluasi keberhasilan dan tantangan proyek secara mandiri dan memberikan rekomendasi perbaikan.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa berwirausaha tidak hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah, memecahkan masalah, dan berkontribusi pada ekonomi lokal melalui pengelolaan produksi, penjualan, dan keuangan yang terintegrasi.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ide bisnismu bisa mengubah potensi laut di sekitarmu menjadi peluang emas yang menguntungkan dan berkelanjutan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Produk Kreatif dan Kewirausahaan: Perencanaan dan pelaksanaan produksi produk inovatif dari bahan baku lokal. Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi, negosiasi, dan penulisan materi promosi yang efektif. Ekonomi Bisnis: Analisis pasar, penetapan harga, dan pemahaman dasar laporan keuangan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berinteraksi dengan pelaku usaha lokal di daerah pesisir, seperti nelayan, pengusaha kuliner, atau koperasi, untuk mendapatkan masukan dan dukungan dalam pengembangan proyek wirausaha mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di kelas dengan akses internet, laboratorium kewirausahaan untuk simulasi produksi, dan area terbuka untuk simulasi penjualan, menciptakan suasana yang mendukung eksplorasi ide dan kolaborasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan platform media sosial untuk riset pasar dan promosi, aplikasi spreadsheet untuk pencatatan keuangan, serta alat desain grafis sederhana untuk materi promosi digital. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi peluang usaha yang relevan dengan potensi daerah pesisir dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bisnis: Guru menyebutkan definisi singkat terkait wirausaha, peserta didik menebak istilahnya. Contoh: 'Proses menciptakan nilai baru.' (Wirausaha)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan observasi, peserta didik dapat merencanakan proses produksi produk atau jasa yang inovatif dan berkelanjutan sesuai standar kualitas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Produk Pesisir: Guru menampilkan gambar produk olahan laut (kerupuk ikan, abon, manisan rumput laut), peserta didik menebak nama produk dan bahan dasarnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan menggunakan aplikasi keuangan sederhana, peserta didik dapat menyusun laporan keuangan dasar (arus kas dan laba rugi) proyek usaha dengan akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Hitung Cepat Harga Jual: Guru menyebutkan harga modal dan keuntungan yang diinginkan, peserta didik menghitung harga jual produk. Contoh: 'Modal 5 ribu, untung 2 ribu.' (Harga jual: 7 ribu)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang ide bisnis dari potensi daerah pesisir dengan memperhatikan aspek produksi, penjualan, dan keuangan.
Alat & bahan: Laptop/komputer, akses internet, alat tulis, kertas flipchart
Langkah kerja:
- Amati gambar potensi bahari di bawah ini, lalu diskusikan dalam kelompokmu ide produk atau jasa apa yang bisa dikembangkan.
- Identifikasi bahan baku utama dan alat yang dibutuhkan untuk memproduksi ide bisnismu. Tuliskan perkiraan biaya produksi per unit.
- Tentukan target pasar untuk produk/jasamu dan buatlah strategi promosi sederhana untuk menarik perhatian mereka.
- Buatlah proyeksi harga jual dan perkiraan keuntungan yang ingin kamu capai. Catat sumber pemasukan dan pengeluaran utamamu.
- Sajikan rangkuman ide bisnismu dalam bentuk peta pikiran yang komprehensif.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang wirausaha?
- Sebutkan 3 contoh produk atau jasa yang bisa dihasilkan dari potensi laut!
- Menurutmu, apa saja yang perlu disiapkan sebelum memulai usaha?
- Mengapa penting untuk mencatat uang masuk dan keluar dalam berbisnis?
Formatif (proses): Observasi partisipasi kelompok dalam diskusi, kelengkapan rancangan proyek, dan keaktifan saat simulasi.
Sumatif (akhir): Penilaian proposal proyek wirausaha, laporan keuangan sederhana, dan presentasi akhir proyek.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi peluang usaha di daerah pesisir | Identifikasi potensi dan peluang usaha | 3 JP | Kreativitas, Kemandirian |
| 2 | Merencanakan proses produksi produk/jasa | Perencanaan produksi dan standar kualitas | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 3 | Menyusun laporan keuangan dasar | Proyeksi arus kas dan laba rugi | 3 JP | Kemandirian, Penalaran Kritis |
| 4 | Menerapkan strategi pemasaran dan penjualan | Strategi pemasaran (4P) dan simulasi penjualan | 3 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan mempraktikkan aspek-aspek penting dalam berwirausaha, mulai dari ide produksi, strategi penjualan, hingga pengelolaan keuangan. Anda akan belajar bagaimana mengubah potensi sumber daya di sekitar Anda, khususnya di daerah pesisir, menjadi peluang bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan. Mari berkreasi dan menjadi wirausahawan muda yang sukses!
1. Mengidentifikasi Peluang Usaha
Peluang usaha adalah celah pasar yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan nilai. Di daerah pesisir, peluang bisa datang dari sumber daya laut seperti ikan, rumput laut, atau bahkan jasa pariwisata bahari. Identifikasi dimulai dengan mengamati kebutuhan masyarakat, tren pasar, dan keunikan potensi lokal. Contohnya, membuat kerupuk ikan dari jenis ikan yang melimpah atau jasa penyewaan alat selam untuk wisatawan. Riset pasar dan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) sangat membantu dalam proses ini.
2. Perencanaan Produksi
Setelah ide usaha didapat, langkah berikutnya adalah merencanakan produksi. Ini meliputi penentuan bahan baku, proses pengolahan, alat yang digunakan, dan standar kualitas. Untuk produk olahan laut, perhatikan kebersihan dan keamanan pangan. Misalnya, jika membuat abon ikan, tentukan jenis ikan, bumbu, alat penggorengan, dan pengemasan yang higienis. Perencanaan yang matang menjamin produk berkualitas, efisien dalam biaya, dan meminimalkan risiko kegagalan produksi.
3. Strategi Pemasaran dan Penjualan
Produk bagus tidak akan laku tanpa pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran mencakup Product (apa yang dijual), Price (harga yang bersaing), Place (distribusi), dan Promotion (cara mengenalkan produk). Di era digital, promosi bisa melalui media sosial atau platform e-commerce. Penjualan adalah proses interaksi langsung dengan pelanggan. Keterampilan komunikasi, negosiasi, dan pelayanan prima sangat menentukan keberhasilan penjualan. Pahami target pasar Anda untuk merumuskan strategi yang paling efektif.
4. Pengelolaan Keuangan Usaha
Aspek keuangan adalah tulang punggung usaha. Pengelolaan keuangan meliputi pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan anggaran, serta pembuatan laporan keuangan sederhana seperti arus kas dan laba rugi. Arus kas menunjukkan aliran uang masuk dan keluar, sementara laba rugi menunjukkan keuntungan atau kerugian usaha dalam periode tertentu. Pencatatan yang akurat membantu pemilik usaha memantau kesehatan finansial, membuat keputusan tepat, dan merencanakan pengembangan usaha ke depan.
5. Inovasi dan Keberlanjutan
Wirausaha yang sukses tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berinovasi. Inovasi bisa dalam bentuk produk baru, proses produksi yang lebih efisien, atau model bisnis yang unik. Keberlanjutan juga penting, terutama untuk usaha di daerah pesisir yang bergantung pada sumber daya alam. Pertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dari usaha Anda. Misalnya, menggunakan kemasan ramah lingkungan atau memberdayakan masyarakat lokal. Inovasi dan keberlanjutan akan membuat usaha Anda relevan dan berumur panjang.
Rangkuman: Modul ini mengajarkan praktik berwirausaha secara komprehensif, mulai dari identifikasi peluang usaha, perencanaan produksi yang inovatif dan berkelanjutan, strategi pemasaran dan penjualan yang efektif, hingga pengelolaan keuangan dasar yang akurat. Dengan fokus pada potensi daerah pesisir, peserta didik didorong untuk mengembangkan ide bisnis yang kreatif, berkolaborasi, dan mandiri, serta menerapkan prinsip-prinsip inovasi dan keberlanjutan untuk mencapai kesuksesan usaha.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wirausaha | Proses menciptakan bisnis baru dengan menanggung sebagian besar risiko dan menikmati sebagian besar imbalan. |
| Peluang Usaha | Situasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis yang menguntungkan. |
| Arus Kas | Laporan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai dalam suatu periode. |
| Laba Rugi | Laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan, biaya, dan keuntungan atau kerugian bersih perusahaan. |
| Pemasaran | Aktivitas untuk menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan menukar tawaran yang bernilai bagi pelanggan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan)" mata pelajaran Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) pada Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan.
Modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) untuk Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI.
Apakah modul ajar Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) materi Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini gratis?
Ya. Modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) dapat Anda sesuaikan dengan murid Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) untuk Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Praktik Berwirausaha (Produksi, Penjualan, Keuangan) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.