SMPKelas VIIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII
Roh Kudus dan Gereja Perdana

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, mengubah para rasul menjadi pewarta Injil yang berani dan menjadi fondasi bagi terbentuknya Gereja perdana. Gereja perdana ditandai oleh persekutuan yang erat, pengajaran para rasul, pemecahan roti, doa, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat ini tetap relevan dan menjadi inspirasi bagi Gereja saat ini untuk hidup dalam persaudaraan dan pelayanan, terutama dalam konteks komunitas lokal seperti masyarakat pesisir.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Roh Kudus dan Gereja Perdana
Pendidikan Agama Katolik · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Roh Kudus dan Gereja Perdana
Pendidikan Agama Katolik · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokRoh Kudus dan Gereja Perdana
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami ajaran dasar tentang Yesus Kristus dan makna kebangkitan-Nya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainPribadi Peserta Didik
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami peran Roh Kudus dalam kehidupan Gereja perdana dan relevansinya bagi perkembangan iman pribadi serta komunitas Gereja saat ini, sehingga dapat mewujudkan semangat persaudaraan dan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGereja perdana di Yerusalem, yang dipimpin oleh para Rasul, menunjukkan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam komunitas beriman.
KonseptualRoh Kudus adalah pribadi ketiga dalam Tritunggal Mahakudus yang dicurahkan pada hari Pentakosta untuk menguatkan Gereja dan para Rasul dalam mewartakan Injil.
ProseduralMenganalisis teks Kitab Suci dan refleksi pengalaman hidup untuk menemukan peran Roh Kudus dalam membentuk Gereja sebagai persekutuan yang hidup dan melayani.
MetakognitifMenyadari bahwa pemahaman tentang Roh Kudus dan Gereja perdana membimbing refleksi atas peran diri dalam komunitas Gereja dan masyarakat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali dan menghayati Roh Kudus sebagai sumber kekuatan iman, serta meneladani keberanian para rasul dalam mewartakan kebaikan Tuhan dan menjadi saksi Kristus di dunia.
2. Cinta IlmuMempelajari Kitab Suci Kisah Para Rasul untuk memahami sejarah Gereja perdana dan peran Roh Kudus, serta mencari pengetahuan baru tentang iman Katolik.
3. Cinta LingkunganMerancang kegiatan pelayanan yang peduli terhadap lingkungan pesisir, seperti membersihkan pantai atau membantu masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata kasih kepada ciptaan Tuhan.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun semangat persaudaraan yang erat dalam kelompok, saling mendukung, dan peduli terhadap teman sebaya maupun sesama anggota komunitas Gereja dan masyarakat sekitar.
5. Cinta Tanah AirMewujudkan semangat persatuan dan gotong royong dalam komunitas Gereja dan masyarakat pesisir, serta berkontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa melalui pelayanan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi peristiwa pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta dengan tepat.
  2. Dengan membaca Kitab Suci Kisah Para Rasul, peserta didik dapat menjelaskan peran Roh Kudus dalam kehidupan para rasul dan Gereja perdana secara runtut.
  3. Melalui analisis kisah Gereja perdana, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan Gereja perdana sebagai persekutuan yang beriman dan melayani dengan benar.
  4. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menganalisis relevansi semangat Gereja perdana dalam kehidupan Gereja dan masyarakat pesisir saat ini dengan minimal tiga contoh.
  5. Melalui proyek sederhana, peserta didik dapat merancang kegiatan pelayanan atau persaudaraan yang terinspirasi dari semangat Gereja perdana dalam konteks lingkungan pesisir dengan kreatif.
Halaman 2 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Roh Kudus sebagai sumber kekuatan dan inspirasi bagi Gereja perdana membantu peserta didik menyadari pentingnya peran Roh Kudus dalam kehidupan iman pribadi dan komunitas Gereja saat ini, mendorong mereka untuk aktif terlibat dalam pelayanan dan persaudaraan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Roh Kudus mengubah sekelompok murid yang takut menjadi pewarta Injil yang berani dan membentuk komunitas Gereja yang solid?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks Kitab Suci dan menyusun laporan atau presentasi proyek dengan kaidah kebahasaan yang baik.
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami konteks sosial dan budaya masyarakat pesisir serta relevansi pelayanan sosial dalam komunitas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dalam mendampingi peserta didik mencari informasi tentang kegiatan sosial atau pelayanan di lingkungan Gereja atau komunitas pesisir setempat.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar fisik kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok, serta lingkungan digital yang aman untuk akses video atau Kitab Suci daring, mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan Kitab Suci daring (aplikasi Alkitab), video pendek ilustrasi Pentakosta atau kondisi masyarakat pesisir, serta alat presentasi digital untuk rancangan proyek.
Halaman 3 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi peristiwa pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam dan mengajak berdoa bersama, kemudian melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar ilustrasi peristiwa Pentakosta (lidah-lidah api, para rasul berkumpul) dan bertanya, 'Apa yang kalian lihat dari gambar ini? Peristiwa apa yang mungkin sedang terjadi?' untuk mengaitkan dengan pengetahuan awal tentang Yesus Kristus.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi peristiwa pencurahan Roh Kudus dan peran-Nya dalam Gereja perdana, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana Roh Kudus mengubah sekelompok murid yang takut menjadi pewarta Injil yang berani?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang situasi para murid setelah kebangkitan Yesus namun sebelum Pentakosta, lalu bertanya, 'Mengapa para murid masih merasa takut dan bingung setelah kebangkitan Yesus?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan menerima LKPD 'Ayo Temukan Roh Kudus!' yang berisi teks Kitab Suci Kisah Para Rasul 2:1-13.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok membaca dan mendiskusikan teks Kitab Suci, mencari jawaban atas pertanyaan di LKPD tentang apa yang terjadi pada hari Pentakosta dan bagaimana para murid berubah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencatat poin-poin penting dari teks Kitab Suci mengenai tanda-tanda pencurahan Roh Kudus dan dampak awalnya pada para rasul.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan setiap anggota terlibat aktif dalam mengidentifikasi peran Roh Kudus dalam menguatkan para rasul untuk mewartakan Injil.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat ringkasan singkat atau peta pikiran tentang peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus, yang akan dipresentasikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengklarifikasi konsep yang belum jelas, dan menguatkan pemahaman tentang Roh Kudus sebagai kekuatan ilahi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru bersama peserta didik merumuskan simpulan awal tentang peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus yang mengubah para rasul dari takut menjadi berani.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran hari ini tentang peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan hasil kerja yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk membaca kisah-kisah Gereja perdana lainnya di Kisah Para Rasul dan menyiapkan diri untuk pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui proyek sederhana, peserta didik dapat merancang kegiatan pelayanan atau persaudaraan yang terinspirasi dari semangat Gereja perdana dalam konteks lingkungan pesisir dengan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dan mengajak berdoa, kemudian memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar.
  2. Guru mengulas kembali pembelajaran sebelumnya tentang peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus, mengaitkan dengan pertanyaan 'Bagaimana Roh Kudus terus berkarya dalam komunitas Gereja perdana sehingga mereka menjadi persekutuan yang kuat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis ciri-ciri Gereja perdana dan merancang kegiatan pelayanan yang terinspirasi dari semangat mereka, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek atau cerita tentang kehidupan komunitas nelayan di daerah pesisir yang menghadapi tantangan, lalu bertanya, 'Bagaimana semangat kebersamaan dan pelayanan Gereja perdana dapat menjadi inspirasi bagi komunitas seperti ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan menerima bahan ajar tambahan tentang ciri-ciri Gereja perdana (Kisah Para Rasul 2:41-47; 4:32-37).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membaca dan menganalisis teks tersebut untuk mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan Gereja perdana seperti persekutuan, pengajaran, pemecahan roti, doa, dan berbagi harta.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan relevansi ciri-ciri Gereja perdana tersebut dengan kondisi Gereja dan masyarakat di lingkungan pesisir tempat mereka tinggal, mencatat contoh-contoh konkret.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merancang sebuah kegiatan pelayanan atau persaudaraan sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan pesisir, terinspirasi dari semangat Gereja perdana. Kegiatan ini bisa berupa kunjungan ke panti asuhan/lansia, bersih-bersih pantai, atau pengumpulan bantuan untuk yang membutuhkan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Rancangan kegiatan dituangkan dalam bentuk poster mini atau presentasi singkat yang memuat tujuan, sasaran, bentuk kegiatan, dan nilai-nilai Gereja perdana yang mendasarinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan kegiatan pelayanan atau persaudaraan mereka di depan kelas, menjelaskan ide dan inspirasi di baliknya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik terhadap rancangan kegiatan, mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang keberlanjutan dan dampak kegiatan tersebut, serta menguatkan pemahaman tentang perwujudan Roh Kudus dalam pelayanan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik bersama-sama mengevaluasi sejauh mana rancangan kegiatan mencerminkan semangat Gereja perdana dan relevansinya bagi konteks lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang ciri-ciri Gereja perdana dan pentingnya mewujudkan semangat tersebut dalam kehidupan Gereja dan masyarakat saat ini.
  2. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan partisipasi aktif peserta didik dalam merancang kegiatan, menciptakan suasana yang menggembirakan dan memotivasi untuk bertindak nyata.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk terus menghayati Roh Kudus dalam hidup dan berkomitmen untuk menjadi agen perubahan positif, lalu menutup pelajaran dengan doa dan pesan semangat untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 35 menit

Tujuan: Mengidentifikasi peristiwa Pentakosta dan peran Roh Kudus dalam menguatkan para rasul.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Roh Kudus adalah pribadi ketiga dalam Tritunggal Mahakudus, yang dijanjikan oleh Yesus untuk menjadi Penolong dan Penghibur bagi para murid-Nya.

Alat & bahan: Kitab Suci (Kisah Para Rasul 2:1-13), alat tulis, kertas flipchart atau papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Amati gambar peristiwa Pentakosta yang ditayangkan guru, lalu diskusikan apa saja yang kamu lihat dan rasakan dari gambar tersebut.
  2. Bacalah Kitab Suci Kisah Para Rasul 2:1-13 dengan seksama dalam kelompokmu.
  3. Catatlah tanda-tanda atau peristiwa penting yang terjadi pada hari Pentakosta berdasarkan bacaanmu di kolom 'Tanda-tanda Pentakosta' pada tabel.
  4. Diskusikan dalam kelompok apa dampak atau perubahan yang terjadi pada para rasul setelah peristiwa itu dan tuliskan di kolom 'Dampak pada Rasul'.
  5. Identifikasi peran Roh Kudus dalam peristiwa tersebut dan tuliskan di kolom 'Peran Roh Kudus'.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa yang masih ingat tentang janji Yesus akan mengirimkan Penolong?
  2. Menurut kalian, apa yang terjadi pada para murid setelah Yesus naik ke surga?
  3. Apa yang kalian ketahui tentang Roh Kudus?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek rancangan kegiatan pelayanan atau persaudaraan berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi peristiwa pencurahan Roh Kudus pada hari PentakostaPeristiwa Pentakosta dan kedatangan Roh Kudus3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan peran Roh Kudus dalam kehidupan para rasul dan Gereja perdanaPeran Roh Kudus dalam menguatkan para rasul3 JPkeimanan dan ketakwaan
3Mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan Gereja perdana sebagai persekutuan yang beriman dan melayaniCiri-ciri Gereja perdana dan semangat persaudaraan3 JPkewargaan
4Merancang kegiatan pelayanan atau persaudaraan yang terinspirasi dari semangat Gereja perdanaRelevansi semangat Gereja perdana dan perwujudan dalam pelayanan3 JPkolaborasi
Halaman 8 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Roh Kudus adalah pribadi ketiga dalam Tritunggal Mahakudus, yang dijanjikan oleh Yesus untuk menjadi Penolong dan Penghibur bagi para murid-Nya. Kehadiran Roh Kudus menjadi pendorong utama terbentuknya Gereja perdana, mengubah para murid yang takut menjadi pewarta Injil yang berani, dan membentuk komunitas beriman yang solid. Materi ini akan membawa kamu memahami peran Roh Kudus dan bagaimana Gereja perdana mewujudkan iman mereka dalam persaudaraan dan pelayanan.

1. Pencurahan Roh Kudus pada Hari Pentakosta
Setelah Yesus naik ke surga, para rasul dan para murid berkumpul di Yerusalem, menantikan janji Yesus untuk mengirimkan Roh Kudus. Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan dalam bentuk lidah-lidah api yang hinggap di atas kepala mereka, dan mereka semua dipenuhi Roh Kudus. Mereka mulai berbicara dalam berbagai bahasa, sehingga orang-orang dari berbagai bangsa yang berkumpul di Yerusalem dapat memahami pewartaan mereka. Peristiwa ini menandai awal mula Gereja dan menjadi sumber kekuatan bagi para rasul untuk mewartakan Injil dengan berani dan tanpa rasa takut.

2. Peran Roh Kudus dalam Kehidupan Para Rasul
Roh Kudus memberikan keberanian, hikmat, dan kekuatan kepada para rasul. Sebelum Pentakosta, mereka adalah sekelompok orang yang takut dan bersembunyi. Namun, setelah dipenuhi Roh Kudus, Petrus bangkit dan berkhotbah dengan penuh kuasa, menyebabkan ribuan orang bertobat dan dibaptis. Roh Kudus membimbing para rasul dalam perjalanan misi mereka, memberikan karunia-karunia rohani seperti menyembuhkan, bernubuat, dan mengajar, sehingga Injil dapat tersebar luas ke berbagai wilayah di dunia.

3. Ciri-ciri Kehidupan Gereja Perdana
Gereja perdana di Yerusalem memiliki ciri-ciri khas yang patut diteladani. Mereka bertekun dalam pengajaran para rasul, dalam persekutuan, dan dalam doa. Mereka juga selalu berkumpul untuk memecahkan roti (Ekaristi) dan memiliki segala sesuatu secara bersama-sama. Tidak ada seorang pun di antara mereka yang berkekurangan, karena mereka saling berbagi harta milik mereka. Semangat persaudaraan dan pelayanan yang tinggi menjadi fondasi kuat bagi Gereja perdana untuk berkembang dan menjadi saksi Kristus di dunia.

4. Relevansi Semangat Gereja Perdana Masa Kini
Semangat Gereja perdana, yaitu persekutuan yang erat, kepedulian terhadap sesama, dan keberanian dalam mewartakan iman, tetap relevan hingga saat ini. Dalam konteks masyarakat pesisir, misalnya, semangat ini dapat diwujudkan melalui kegiatan gotong royong membersihkan pantai, membantu sesama nelayan yang kesulitan, atau membangun kelompok doa bersama untuk saling menguatkan. Roh Kudus terus berkarya dalam Gereja saat ini, mendorong umat untuk hidup dalam kasih, persaudaraan, dan pelayanan, menjadi terang di tengah masyarakat.

Rangkuman: Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, mengubah para rasul menjadi pewarta Injil yang berani dan menjadi fondasi bagi terbentuknya Gereja perdana. Gereja perdana ditandai oleh persekutuan yang erat, pengajaran para rasul, pemecahan roti, doa, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat ini tetap relevan dan menjadi inspirasi bagi Gereja saat ini untuk hidup dalam persaudaraan dan pelayanan, terutama dalam konteks komunitas lokal seperti masyarakat pesisir.

Halaman 9 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PentakostaPeristiwa pencurahan Roh Kudus kepada para rasul.
RasulPara murid Yesus yang diutus untuk mewartakan Injil.
Gereja PerdanaKomunitas umat Kristiani pertama setelah Pentakosta.
PersekutuanHubungan erat antaranggota dalam komunitas beriman.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Roh Kudus dan Gereja Perdana" mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Roh Kudus dan Gereja Perdana — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Roh Kudus dan Gereja Perdana ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIIPeta Konsep
Roh Kudus dan Gereja PerdanaPencurahan Roh Kudus pada Hari PentakostaPeran Roh Kudus dalam Kehidupan Para RasulCiri-ciri Kehidupan Gereja PerdanaRelevansi Semangat Gereja Perdana Masa Kini
Dari sub-bab Roh Kudus dan Gereja PerdanaHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKolaborasiKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Roh Kudus dan Gereja Perdana yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Roh Kudus dan Gereja Perdana pada Pendidikan Agama Katolik SMP, Fase D, elemen Pribadi Peserta Didik.

Modul Roh Kudus dan Gereja Perdana ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Katolik kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik materi Roh Kudus dan Gereja Perdana ini gratis?

Ya. Modul Roh Kudus dan Gereja Perdana untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Roh Kudus dan Gereja Perdana ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Katolik kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Katolik kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Roh Kudus dan Gereja Perdana ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Roh Kudus dan Gereja Perdana dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Katolik kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Roh Kudus dan Gereja Perdana ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Roh Kudus dan Gereja Perdana tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Roh Kudus dan Gereja Perdana untuk Pendidikan Agama Katolik kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Roh Kudus dan Gereja Perdana ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Katolik kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Roh Kudus dan Gereja Perdana beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Katolik kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Katolik ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Roh Kudus dan Gereja Perdana yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.