Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Teks Laporan Hasil Observasi
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia MA kelas X materi Teks Laporan Hasil Observasi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Teks Laporan Hasil Observasi yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Teks Laporan Hasil Observasi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang cara mengamati lingkungan sekitar dan menuangkannya dalam catatan sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan informasi, gagasan, dan pengalaman dengan struktur yang logis dan bahasa yang efektif, serta mempresentasikan hasil tulisannya secara lisan dengan percaya diri dan komunikatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks laporan hasil observasi (LHO) dapat ditemukan dalam bentuk artikel ilmiah, laporan penelitian, atau berita observasi lingkungan di media massa. |
| Konseptual | LHO adalah teks yang berisi penjabaran umum mengenai sesuatu berdasarkan hasil pengamatan faktual yang sistematis dan objektif. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan mengidentifikasi informasi, menyusun kerangka, menulis, dan menyunting teks LHO yang runtut dan berstruktur. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan observasi dan pelaporan yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan tepat.
- Menjelaskan fungsi dan tujuan teks laporan hasil observasi dalam berbagai konteks.
- Menganalisis informasi faktual dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca.
- Merancang kerangka teks laporan hasil observasi berdasarkan hasil pengamatan.
- Menulis teks laporan hasil observasi dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.
- Mempresentasikan teks laporan hasil observasi secara lisan dengan percaya diri dan komunikatif.
Pemahaman bermakna: Teks laporan hasil observasi bukan hanya sekadar catatan, melainkan alat untuk memahami dunia secara objektif, mengembangkan pemikiran kritis, dan berbagi informasi yang akurat kepada orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa pengamatan yang cermat dan pelaporan yang akurat sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari sains hingga jurnalisme?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Mengamati dan mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup atau ekosistem di lingkungan sekitar. Geografi: Melaporkan kondisi geografis atau fenomena alam lokal secara objektif. Sejarah/Sosiologi: Mengobservasi dan mendeskripsikan suatu tradisi atau objek peninggalan budaya di lingkungan terdekat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang objek observasi di lingkungan rumah atau komunitas, atau menjadi narasumber jika memiliki keahlian terkait topik observasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan madrasah (kantin, perpustakaan, taman, kelas) dan lingkungan sekitar madrasah akan menjadi objek observasi langsung yang aman dan mudah dijangkau. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi pengolah kata untuk penulisan laporan, aplikasi presentasi untuk penyajian, serta sumber daring (jurnal ilmiah, berita) sebagai referensi atau contoh Teks LHO. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan melakukan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan Teks LHO, serta menanyakan 'Apa yang kalian amati dari lingkungan sekitar saat berangkat sekolah tadi?' untuk memantik kesadaran akan pentingnya observasi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati beberapa contoh teks laporan hasil observasi dari berbagai sumber (koran, majalah, internet) yang disediakan guru, kemudian mengidentifikasi bagian-bagian struktur dan ciri kebahasaan yang menonjol. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian berdiskusi untuk membandingkan temuan antarkelompok, dan menyusun daftar struktur serta ciri kebahasaan Teks LHO yang disepakati. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil diskusi kelompok, menjelaskan konsep struktur dan ciri kebahasaan Teks LHO secara mendalam, serta membahas contoh-contoh yang relevan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan fungsi dan tujuan teks laporan hasil observasi dalam berbagai konteks. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Peserta didik memulai dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu memahami fungsi dan tujuan Teks LHO, dengan pertanyaan pemantik 'Untuk apa kita membuat laporan dari hasil pengamatan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menganalisis berbagai skenario penggunaan Teks LHO (misalnya, laporan penelitian ilmiah, laporan kondisi lingkungan, laporan kunjungan industri) yang disediakan guru, kemudian mengidentifikasi fungsi dan tujuan dari setiap skenario tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengklasifikasikan fungsi dan tujuan Teks LHO berdasarkan konteks penggunaannya, serta membuat mind map yang menghubungkan fungsi dan tujuan dengan contoh nyata. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan mind map mereka, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya Teks LHO sebagai sumber informasi objektif dan dasar pengambilan keputusan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru merangkum fungsi dan tujuan Teks LHO, guru memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan observasi, dan menginformasikan tentang persiapan materi berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menganalisis informasi faktual dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa, dilanjutkan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis informasi faktual dalam Teks LHO, dan bertanya 'Bagaimana kita bisa yakin informasi dalam suatu laporan itu benar dan akurat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik membaca beberapa teks laporan hasil observasi yang berbeda tema, kemudian secara individu mengidentifikasi fakta-fakta penting, data, dan deskripsi objek yang disajikan dalam teks tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membandingkan temuan analisis informasi faktual mereka, mengidentifikasi kesesuaian antara informasi dengan objek yang diobservasi, dan menemukan cara membedakan fakta dengan opini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, dan guru memberikan umpan balik tentang ketepatan identifikasi fakta serta pentingnya verifikasi informasi dalam Teks LHO. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik membuat simpulan tentang cara menganalisis informasi faktual, guru memberikan apresiasi atas ketelitian peserta didik, dan menyampaikan bahwa pertemuan selanjutnya akan mulai merancang observasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Memandu peserta didik mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan Teks LHO dari contoh yang diberikan.
Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, teks laporan hasil observasi cetak/digital
Langkah kerja:
- Bacalah dengan cermat teks laporan hasil observasi yang disediakan.
- Identifikasi paragraf yang termasuk dalam bagian definisi umum/klasifikasi.
- Temukan paragraf yang menjelaskan deskripsi bagian atau aspek-aspek objek yang diamati.
- Catatlah ciri-ciri kebahasaan seperti penggunaan kata benda, verba, adjektiva, dan konjungsi yang dominan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang observasi?
- Pernahkah Anda membuat laporan dari hasil pengamatan?
- Menurut Anda, apa ciri-ciri laporan yang baik?
- Mengapa penting untuk menulis laporan secara objektif?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi, penyusunan kerangka, dan penulisan draf laporan, serta umpan balik sebaya.
Sumatif (akhir): Penilaian teks laporan hasil observasi yang ditulis dan presentasi lisan di depan kelas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan tepat. | Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks LHO | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi dan tujuan teks laporan hasil observasi dalam berbagai konteks. | Fungsi dan Tujuan Teks LHO | 3 JP | Kewargaan |
| 3 | Menganalisis informasi faktual dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca. | Analisis Informasi Faktual Teks LHO | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Merancang kerangka, menulis, dan mempresentasikan teks laporan hasil observasi. | Perancangan, Penulisan, dan Presentasi Teks LHO | 9 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Komunikasi |
Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) adalah salah satu jenis teks nonfiksi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan akademik maupun profesional. Teks ini berfungsi sebagai media untuk menyampaikan informasi yang objektif dan faktual mengenai suatu objek atau fenomena berdasarkan pengamatan langsung. Dengan mempelajari LHO, kita diajak untuk mengembangkan kemampuan mengamati dengan cermat, menganalisis data, dan menyajikannya secara sistematis, menjadikannya keterampilan berharga dalam berbagai bidang ilmu dan profesi.
1. Pengertian dan Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi
Teks Laporan Hasil Observasi adalah teks yang menyajikan informasi secara umum tentang sesuatu berdasarkan fakta dari hasil pengamatan langsung. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi yang objektif, akurat, dan terperinci kepada pembaca. Fungsi LHO sangat beragam, mulai dari dasar pengambilan keputusan, bahan penelitian, sumber informasi faktual, hingga sarana dokumentasi. Contohnya, laporan observasi kondisi hutan dapat menjadi dasar kebijakan lingkungan, atau laporan observasi perilaku hewan bisa menjadi data ilmiah penting. Dengan LHO, kita dapat memahami karakteristik, klasifikasi, dan perilaku suatu objek atau fenomena secara mendalam dan terstruktur.
2. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Teks LHO memiliki struktur yang khas untuk memastikan informasinya tersaji secara sistematis. Struktur tersebut terdiri dari tiga bagian utama: (1) Pernyataan Umum atau Klasifikasi Umum, yang berisi pembukaan, definisi, atau klasifikasi objek yang akan diobservasi secara umum. Bagian ini memperkenalkan objek dan memberikan gambaran besarnya. (2) Deskripsi Bagian, yang memuat rincian atau penjelasan lebih lanjut mengenai objek observasi, meliputi ciri-ciri fisik, fungsi, manfaat, perilaku, atau hal-hal spesifik lainnya. Bagian ini bisa dibagi lagi menjadi beberapa sub-bagian. (3) Deskripsi Manfaat/Simpulan, yang berisi rangkuman umum tentang manfaat atau kegunaan objek yang diobservasi, atau kesimpulan dari seluruh observasi. Bagian ini mengakhiri laporan dengan memberikan nilai tambah atau ringkasan penting.
3. Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
Ciri kebahasaan Teks LHO sangat mendukung objektivitas dan kejelasan informasi. Pertama, penggunaan kata benda atau frasa nomina yang spesifik untuk menamai objek. Kedua, penggunaan verba relasional (kata kerja penghubung) seperti 'adalah', 'merupakan', 'termasuk', untuk mendefinisikan atau mengklasifikasikan. Ketiga, penggunaan verba aktif untuk menjelaskan perilaku atau tindakan objek. Keempat, penggunaan konjungsi atau kata penghubung yang berfungsi untuk menambah informasi atau menyatakan perbandingan, seperti 'dan', 'serta', 'tetapi', 'sedangkan'. Kelima, penggunaan kalimat definisi dan kalimat deskripsi. Kalimat definisi menjelaskan makna, sedangkan kalimat deskripsi menggambarkan ciri-ciri objek secara rinci. Keenam, penggunaan istilah teknis atau ilmiah yang relevan dengan bidang observasi.
4. Langkah-langkah Penulisan Teks Laporan Hasil Observasi
Menulis LHO memerlukan tahapan yang sistematis. Pertama, menentukan objek observasi dan tujuan laporan. Kedua, melakukan observasi langsung dengan cermat, mencatat semua data dan fakta yang relevan, serta mengambil dokumentasi jika diperlukan. Ketiga, menyusun kerangka laporan berdasarkan struktur LHO (pernyataan umum, deskripsi bagian, simpulan). Keempat, mengembangkan kerangka menjadi teks laporan yang utuh, dengan memperhatikan penggunaan kalimat definisi, deskripsi, dan kaidah kebahasaan. Kelima, melakukan penyuntingan dan revisi untuk memastikan laporan akurat, koheren, dan bebas dari kesalahan tata bahasa atau ejaan. Proses ini memastikan laporan yang dihasilkan berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
5. Perbedaan Teks LHO, Deskripsi, dan Eksplanasi
Meskipun sekilas mirip, Teks LHO berbeda dengan teks deskripsi dan teks eksplanasi. Teks LHO bersifat objektif dan umum, menjelaskan suatu objek secara faktual dan sistematis, serta dapat diverifikasi. Teks deskripsi lebih subjektif dan spesifik, menggambarkan suatu objek secara mendetail untuk memunculkan kesan atau pengalaman pembaca, seringkali melibatkan emosi. Sementara itu, teks eksplanasi menjelaskan proses 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena terjadi, fokus pada hubungan sebab-akibat. Perbedaan ini penting untuk dipahami agar tidak keliru dalam mengidentifikasi dan menulis jenis teks yang tepat sesuai tujuannya. LHO berfokus pada 'apa' dan 'bagaimana' objek tersebut secara faktual.
6. Pentingnya Objektivitas dan Faktual dalam LHO
Objektivitas dan faktualitas adalah pilar utama dalam Teks LHO. Objektivitas berarti laporan harus bebas dari prasangka, opini pribadi, atau interpretasi subjektif penulis. Informasi yang disajikan harus murni berdasarkan apa yang diamati, tanpa ditambahi atau dikurangi. Faktual berarti semua data, keterangan, dan deskripsi yang disajikan harus berdasarkan bukti nyata dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Penggunaan data kuantitatif (angka, statistik) atau kualitatif (deskripsi rinci) yang valid sangat mendukung faktualitas. Dengan menjaga objektivitas dan faktualitas, Teks LHO menjadi sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya, yang sangat esensial dalam bidang ilmiah, jurnalisme, dan laporan profesional lainnya.
Rangkuman: Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) adalah teks yang menyajikan informasi objektif dan faktual tentang suatu objek atau fenomena berdasarkan pengamatan langsung. Struktur LHO meliputi pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan. Ciri kebahasaannya menonjolkan objektivitas melalui penggunaan kata benda, verba relasional, dan kalimat definisi/deskripsi. Kemampuan menyusun LHO melatih ketelitian, analisis, dan penyampaian informasi yang sistematis, menjadikannya keterampilan fundamental dalam berbagai disiplin ilmu dan kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Observasi | Kegiatan pengamatan terhadap suatu objek atau fenomena secara langsung dan sistematis. |
| Faktual | Berdasarkan kenyataan atau fakta; bukan rekaan atau opini. |
| Objektif | Bersifat apa adanya, tidak dipengaruhi pandangan atau perasaan pribadi. |
| Verba Relasional | Kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung antara subjek dan pelengkap, contoh: adalah, merupakan. |
| Nomina | Kata benda; kata yang mengacu pada orang, tempat, atau benda. |
| Konjungsi | Kata penghubung antarfrasa, klausa, atau kalimat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Laporan Hasil Observasi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap
Semester 2 / Genap0 dari 4 siap
Teks NegosiasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDebatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeks BiografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPuisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Laporan Hasil Observasi ini gratis?
Ya. Modul Teks Laporan Hasil Observasi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Laporan Hasil Observasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X MA.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Laporan Hasil Observasi untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Teks Laporan Hasil Observasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Laporan Hasil Observasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.