Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Teks Eksposisi
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia MA kelas X materi Teks Eksposisi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.C.1. Bahasa Indonesia. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Teks Eksposisi yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Teks Eksposisi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam memahami dan menulis teks informatif sederhana serta mengidentifikasi informasi penting dari berbagai sumber.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.C.1. Bahasa Indonesia |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan gagasan, pandangan, atau pengalaman mereka dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat, serta mampu mengadaptasi gaya penulisan sesuai konteks dan tujuan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks eksposisi sering kita temukan dalam berita, artikel ilmiah populer, atau opini di media massa yang menjelaskan suatu isu. |
| Konseptual | Teks eksposisi adalah teks yang bertujuan menjelaskan atau memaparkan informasi, gagasan, atau argumen tentang suatu topik secara objektif dan logis. |
| Prosedural | Kita akan belajar langkah-langkah menyusun teks eksposisi mulai dari menentukan topik, menyusun kerangka, mengembangkan paragraf, hingga menyuntingnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan menyusun argumentasi yang kuat dan logis untuk mempengaruhi pandangan orang lain secara konstruktif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksposisi dengan tepat.
- Menganalisis jenis-jenis teks eksposisi dan fungsinya dalam berbagai konteks komunikasi.
- Menyusun kerangka teks eksposisi berdasarkan topik yang relevan dengan isu terkini.
- Mengembangkan kerangka menjadi teks eksposisi utuh dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.
- Mempresentasikan teks eksposisi yang telah disusun di depan kelas dengan percaya diri.
- Merevisi teks eksposisi berdasarkan masukan teman dan guru untuk meningkatkan kualitas tulisan.
Pemahaman bermakna: Memahami teks eksposisi membantu kita menyajikan informasi dan argumen secara terstruktur dan meyakinkan, serta mampu menganalisis informasi dari berbagai sumber untuk membentuk pandangan yang kritis.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menyampaikan pandangan atau pendapat tentang suatu isu sosial agar orang lain percaya dan tergerak?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: menganalisis isu sosial dan kewargaan dalam teks eksposisi. Sejarah: menggunakan data dan fakta sejarah untuk mendukung argumen dalam teks eksposisi. Ekonomi: membahas isu-isu ekonomi terkini dan dampaknya dalam teks eksposisi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang isu-isu terkini di rumah untuk melatih peserta didik berpikir kritis dan menemukan topik menarik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan perpustakaan sekolah, sudut baca kelas, dan area diskusi outdoor yang nyaman untuk kerja kelompok dan eksplorasi ide. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan mesin pencari, situs berita daring, jurnal elektronik, dan aplikasi pengolah kata untuk riset, penulisan, serta presentasi digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksposisi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh teks yang berisi penjelasan, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi teks eksposisi, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Apa yang membedakan teks penjelasan biasa dengan teks yang bertujuan meyakinkan pembaca?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu membaca dua contoh teks (satu teks eksposisi dan satu teks deskripsi) yang disiapkan guru, kemudian secara mandiri mengidentifikasi perbedaan ciri-ciri umum, struktur, dan penggunaan bahasanya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil identifikasi mereka, membandingkan temuan, dan merumuskan ciri-ciri, struktur, serta kaidah kebahasaan teks eksposisi berdasarkan kedua teks tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan serta meluruskan konsep yang belum tepat mengenai ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksposisi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama karakteristik teks eksposisi, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis jenis-jenis teks eksposisi dan fungsinya dalam berbagai konteks komunikasi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, mengulang sedikit tentang ciri teks eksposisi, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisis jenis dan fungsi teks eksposisi, serta mengajukan pertanyaan 'Mengapa ada banyak cara berbeda untuk menjelaskan suatu hal?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik disajikan beberapa contoh teks eksposisi dari berbagai sumber (artikel berita, opini, panduan) dan diminta mengamati perbedaan fokus, tujuan, serta cara penyampaian informasi di setiap teks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis setiap teks untuk mengidentifikasi jenis eksposisi (definisi, proses, ilustrasi, perbandingan, pertentangan, berita) dan mendiskusikan fungsi atau tujuan teks tersebut dalam konteks komunikasinya masing-masing. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang jenis dan fungsi teks eksposisi, kemudian kelompok lain memberikan masukan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan tentang variasi jenis teks eksposisi dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya memahami berbagai jenis eksposisi, guru memberikan motivasi untuk terus membaca dan menganalisis teks, menyampaikan tugas mandiri mencari contoh teks eksposisi, dan menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun kerangka teks eksposisi berdasarkan topik yang relevan dengan isu terkini. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyambut peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya tentang jenis eksposisi, menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menyusun kerangka teks eksposisi sebagai bagian dari proyek, dan memantik dengan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa menyusun ide-ide kita agar menjadi tulisan yang terstruktur dan mudah dipahami?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu mengidentifikasi isu-isu sosial atau lingkungan terkini yang menarik perhatian mereka, kemudian memilih satu topik yang akan dijadikan dasar penulisan teks eksposisi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok proyek yang telah dibentuk, peserta didik berdiskusi untuk menyusun kerangka teks eksposisi berdasarkan topik pilihan kelompok, mencakup tesis, argumen-argumen pendukung, dan penegasan ulang, serta mencari data atau fakta awal untuk mendukung argumen mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan kerangka teks eksposisi awal mereka, menerima masukan dari kelompok lain dan guru mengenai kekuatan dan kelemahan kerangka, serta mendapatkan bimbingan untuk perbaikan struktur dan kelengkapan argumen. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dalam memilih topik dan menyusun kerangka, mengingatkan untuk melanjutkan pengumpulan data sebagai persiapan pengembangan teks, dan menutup dengan doa serta semangat untuk pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksposisi.
Alat & bahan: Teks eksposisi contoh, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis
Langkah kerja:
- Baca dan pahami teks eksposisi yang disediakan.
- Identifikasi bagian tesis, argumen, dan penegasan ulang pada teks.
- Temukan contoh kaidah kebahasaan seperti kata teknis dan konjungsi kausalitas.
- Diskusikan temuanmu dengan kelompok.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang teks yang berisi penjelasan?
- Pernahkah kamu membaca artikel opini di koran atau internet? Apa isinya?
- Menurutmu, mengapa orang menulis teks untuk menjelaskan sesuatu?
- Bisakah kamu menyebutkan satu isu yang sedang hangat dibicarakan?
Formatif (proses): Penilaian observasi saat diskusi kelompok, presentasi, dan bimbingan penulisan draf teks eksposisi.
Sumatif (akhir): Penilaian produk akhir berupa teks eksposisi yang telah direvisi dan presentasi final.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksposisi dengan tepat. | Ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksposisi. | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis teks eksposisi dan fungsinya dalam berbagai konteks komunikasi. | Jenis-jenis teks eksposisi (definisi, proses, ilustrasi, perbandingan, pertentangan, berita) dan fungsinya. | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menyusun kerangka teks eksposisi berdasarkan topik yang relevan dengan isu terkini. | Penentuan topik, perumusan tesis, penyusunan argumen, dan penegasan ulang. | 3 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 4 | Mengembangkan kerangka menjadi teks eksposisi utuh dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan. | Pengembangan paragraf, kohesi dan koherensi, penggunaan kata teknis dan konjungsi kausalitas. | 6 JP | kreativitas, komunikasi |
| 5 | Mempresentasikan teks eksposisi yang telah disusun di depan kelas dengan percaya diri. | Teknik presentasi efektif, penyampaian argumen yang logis, dan penggunaan bahasa yang persuasif. | 3 JP | komunikasi |
Teks eksposisi adalah salah satu jenis teks nonfiksi yang bertujuan untuk menjelaskan, menerangkan, atau memaparkan suatu informasi, gagasan, atau argumen secara objektif. Teks ini banyak ditemukan dalam berbagai media, mulai dari artikel berita, editorial, hingga tulisan ilmiah populer. Memahami dan menguasai teks eksposisi akan membekali kita dengan kemampuan menyampaikan pandangan secara logis dan meyakinkan.
1. Pengertian dan Tujuan Teks Eksposisi
Teks eksposisi adalah karangan yang berusaha menjelaskan atau menguraikan suatu pokok pikiran, pendapat, atau informasi. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pembaca agar mereka memahami topik yang dibahas tanpa bermaksud memengaruhi. Teks eksposisi bersifat faktual, objektif, dan menggunakan bahasa yang lugas. Contohnya adalah artikel tentang manfaat olahraga bagi kesehatan atau penjelasan mengenai proses fotosintesis.
2. Ciri-Ciri Teks Eksposisi
Ciri utama teks eksposisi meliputi: berisi informasi atau pengetahuan, bersifat objektif dan tidak memihak, menyajikan fakta dan data sebagai bukti, gaya bahasa informatif dan tidak persuasif (berusaha meyakinkan melalui logika, bukan emosi), serta menjawab pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana. Teks ini menghindari opini yang bersifat pribadi dan lebih mengutamakan penalaran yang runtut.
3. Struktur Teks Eksposisi
Struktur teks eksposisi umumnya terdiri dari tiga bagian: 1) Tesis (pendahuluan), yaitu pernyataan umum atau pendapat penulis tentang topik yang akan dibahas. 2) Rangkaian Argumen (isi), yaitu sejumlah pendapat atau argumen pendukung tesis yang dilengkapi dengan fakta, data, atau contoh. 3) Penegasan Ulang (penutup), yaitu simpulan atau penguatan kembali tesis yang telah disampaikan, seringkali disertai rekomendasi atau ajakan singkat.
4. Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Teks eksposisi menggunakan kaidah kebahasaan khusus seperti: 1) Kata teknis atau istilah yang berkaitan dengan topik. 2) Konjungsi kausalitas (sebab-akibat) seperti 'karena', 'sebab', 'oleh karena itu'. 3) Konjungsi temporal (waktu) seperti 'kemudian', 'setelah itu'. 4) Kata kerja mental (verba mental) seperti 'memperkirakan', 'berpendapat', 'mengasumsikan'. 5) Kata rujukan (pronomina) dan modalitas (kata yang menyatakan sikap pembicara).
5. Jenis-Jenis Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki beberapa jenis, antara lain: Eksposisi Definisi (menjelaskan pengertian), Eksposisi Proses (menjelaskan tahapan), Eksposisi Ilustrasi (memberi gambaran), Eksposisi Perbandingan (membandingkan dua hal), Eksposisi Pertentangan (memaparkan perbedaan), Eksposisi Berita (menyajikan informasi faktual), dan Eksposisi Analisis (mengurai masalah). Pemilihan jenis bergantung pada tujuan dan sifat informasi yang ingin disampaikan.
6. Langkah-Langkah Menyusun Teks Eksposisi
Menyusun teks eksposisi dimulai dengan: 1) Menentukan topik yang menarik dan relevan. 2) Menentukan tujuan penulisan (misal: menjelaskan dampak polusi udara). 3) Mengumpulkan data dan fakta pendukung. 4) Menyusun kerangka karangan (tesis, argumen, penegasan ulang). 5) Mengembangkan kerangka menjadi paragraf utuh. 6) Merevisi dan menyunting teks untuk memastikan kejelasan, keakuratan, dan ketepatan kaidah kebahasaan.
Rangkuman: Teks eksposisi adalah teks informatif yang menyajikan gagasan atau argumen secara objektif dengan tujuan menjelaskan suatu topik. Teks ini memiliki struktur tesis, rangkaian argumen, dan penegasan ulang, serta menggunakan kaidah kebahasaan seperti kata teknis dan konjungsi kausalitas. Dengan memahami dan menguasai teks eksposisi, kita dapat menyampaikan informasi dan pandangan secara logis, terstruktur, dan meyakinkan dalam berbagai konteks komunikasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tesis | Pernyataan umum atau pendapat penulis di awal teks eksposisi. |
| Argumen | Pendapat atau alasan yang mendukung tesis, dilengkapi dengan fakta. |
| Kaidah Kebahasaan | Aturan penggunaan bahasa yang khas pada jenis teks tertentu. |
| Konjungsi Kausalitas | Kata penghubung yang menyatakan hubungan sebab-akibat. |
| Objektif | Berdasarkan fakta dan tidak dipengaruhi pandangan pribadi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Eksposisi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap
Teks Laporan Hasil ObservasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap0 dari 4 siap
Teks NegosiasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDebatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeks BiografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPuisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Eksposisi ini gratis?
Ya. Modul Teks Eksposisi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Eksposisi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran I.C.1. Bahasa Indonesia, pada Fase E untuk kelas X MA.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Eksposisi untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Teks Eksposisi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Eksposisi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.