Paket AKelas IFase A

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas I
Pengenalan Berpikir Komputasional

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir Komputasional adalah cara kita memecahkan masalah dengan empat langkah utama: Dekomposisi (memecah masalah besar jadi kecil), Pengenalan Pola (mencari kesamaan yang berulang), Abstraksi (fokus pada yang penting saja), dan Algoritma (menyusun langkah-langkah penyelesaian secara berurutan). Dengan berpikir seperti ini, masalah sehari-hari yang terlihat sulit bisa menjadi lebih mudah diatasi, seperti saat kita mengatur barang atau membuat jadwal kegiatan.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengenalan Berpikir Komputasional
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengenalan Berpikir Komputasional
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase A · Kelas I · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasA / I
Materi PokokPengenalan Berpikir Komputasional
Alokasi Waktu3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 35 menit = 35 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki kemampuan dasar untuk mengidentifikasi benda dan aktivitas di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan
Elemen / DomainBerpikir Komputasional
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengamati objek dan fenomena di sekitar, mengenali pola sederhana, dan menyusun langkah-langkah dasar untuk memecahkan masalah kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir komputasional adalah cara kita memikirkan masalah seperti komputer memikirkannya, misalnya saat mengatur mainan atau menyiapkan makanan.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional meliputi dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada yang penting), dan algoritma (menyusun langkah-langkah).
ProseduralWarga belajar akan belajar mengidentifikasi masalah sederhana, memecahnya menjadi bagian kecil, menemukan pola, dan membuat urutan langkah penyelesaian.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari bahwa berpikir seperti komputer dapat membantu mereka menyelesaikan berbagai masalah dengan lebih terstruktur dan efisien.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar kegiatan sehari-hari, warga belajar dapat mengidentifikasi masalah sederhana dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan tutor, warga belajar dapat memecah masalah sederhana menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara mandiri.
  3. Setelah mengamati contoh, warga belajar dapat mengenali pola atau kesamaan pada objek atau kejadian di sekitar mereka dengan benar.
  4. Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat menyusun urutan langkah-langkah sederhana untuk menyelesaikan masalah dengan runtut.
  5. Dengan praktik langsung, warga belajar dapat menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan tugas sehari-hari minimal dua contoh.
Halaman 2 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir komputasional membantu warga belajar memahami cara memecahkan masalah kompleks dengan membaginya menjadi bagian-bagian kecil, mengenali pola, dan merencanakan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis, seperti saat mengatur jadwal harian atau merapikan rumah.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat rencana agar pekerjaan rumah tangga atau tugas di tempat kerja bisa selesai dengan mudah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun kalimat instruksi yang jelas dan runtut saat membuat langkah-langkah penyelesaian masalah.
Matematika: Mengidentifikasi pola bilangan atau urutan dalam kegiatan sehari-hari, serta konsep pengelompokan (dekomposisi).
Kemitraan PembelajaranOrang tua/anggota komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman mereka dalam memecahkan masalah sehari-hari atau memberikan contoh nyata penerapan berpikir komputasional di lingkungan mereka.
Lingkungan PembelajaranLingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman diciptakan dengan penataan meja berkelompok, ketersediaan alat tulis dan kertas, serta ruang diskusi yang bebas dari gangguan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan teknologi digital berupa penayangan video pendek tentang masalah sehari-hari dan gambar-gambar ilustrasi untuk menstimulasi identifikasi masalah dan pengenalan pola.
Halaman 3 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar kegiatan sehari-hari, warga belajar dapat mengidentifikasi masalah sederhana dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Tutor menyambut warga belajar dengan salam dan mengajak berdoa, dilanjutkan dengan presensi.
  2. Apersepsi: Tutor mengajak warga belajar bercerita tentang kegiatan yang paling sulit dilakukan di rumah atau tempat kerja, misalnya menumpuk pakaian atau mencari barang yang hilang.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah sederhana dan bertanya, 'Mengapa kita perlu tahu cara memecahkan masalah?', agar warga belajar sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Pemberian rangsangan: Tutor menayangkan beberapa gambar kegiatan sehari-hari yang mungkin menimbulkan masalah kecil (misalnya mainan berserakan, tumpukan piring kotor, atau mencari kunci yang hilang) dan meminta warga belajar mengamati.
  2. Identifikasi masalah: Tutor meminta warga belajar untuk menyebutkan masalah apa yang mereka lihat dari setiap gambar yang ditayangkan.
  3. Tutor memfasilitasi diskusi singkat mengenai mengapa kegiatan tersebut menjadi masalah dan bagaimana perasaan mereka saat menghadapi masalah itu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Pengumpulan data: Warga belajar secara individu menuliskan satu masalah sederhana yang sering mereka temui di rumah atau tempat kerja di kertas kecil.
  2. Pengolahan data: Warga belajar berbagi masalah yang mereka tuliskan kepada teman di sebelahnya dan mendiskusikan apakah itu benar-benar masalah atau bukan.
  3. Tutor membimbing warga belajar untuk memilah masalah yang dapat diselesaikan dengan langkah-langkah sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Pembuktian: Beberapa warga belajar mempresentasikan masalah yang telah mereka identifikasi dan jelaskan mengapa itu menjadi masalah di depan kelas.
  2. Umpan balik: Warga belajar lain memberikan tanggapan atau saran singkat mengenai masalah yang dipresentasikan.
  3. Penguatan: Tutor memberikan penguatan tentang pentingnya mampu mengidentifikasi masalah sebagai langkah awal penyelesaian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya mengidentifikasi masalah dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan mendorong mereka untuk terus peka terhadap masalah di sekitar, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Tutor menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan tutor, warga belajar dapat memecah masalah sederhana menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Tutor membuka pelajaran dengan salam dan menanyakan kabar warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor mengingatkan kembali tentang identifikasi masalah dari pertemuan sebelumnya dan bertanya, 'Setelah tahu masalahnya, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?'.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memecah masalah menjadi bagian kecil dan mengenali pola, serta memotivasi warga belajar dengan contoh nyata agar mereka sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video singkat tentang seseorang yang kesulitan merapikan kamar yang sangat berantakan dan bertanya, 'Apa yang membuat orang ini kesulitan? Bagaimana kita bisa membantunya?'.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta mereka mendiskusikan cara memecah masalah kamar berantakan menjadi tugas-tugas yang lebih kecil.
  3. Tutor membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi skenario masalah sederhana (misalnya menyiapkan sarapan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, warga belajar menganalisis masalah di LKPD dan mencoba memecahnya menjadi langkah-langkah yang lebih kecil (misalnya, untuk sarapan: ambil piring, ambil roti, oles selai, dll.).
  2. Tutor berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan mereka memahami konsep dekomposisi dan memberikan bantuan jika ada kesulitan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil pemecahan masalah mereka di kertas manila atau papan tulis mini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil dekomposisi masalah mereka di depan kelompok lain.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan membandingkan cara mereka memecah masalah yang sama.
  3. Penguatan: Tutor menjelaskan bahwa memecah masalah besar menjadi bagian kecil (dekomposisi) akan membuatnya lebih mudah diselesaikan, dan mencari kesamaan (pola) membantu kita menemukan solusi yang berulang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Tutor bersama warga belajar merangkum konsep dekomposisi dan pengenalan pola dalam memecahkan masalah.
  2. Tutor memberikan pujian kepada setiap kelompok atas kerja samanya, menciptakan suasana menggembirakan dan memotivasi.
  3. Tutor memberikan tugas mandiri untuk mengamati pola dalam rutinitas harian mereka dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat menyusun urutan langkah-langkah sederhana untuk menyelesaikan masalah dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Tutor menyapa warga belajar dan mengajak mereka untuk melakukan gerakan peregangan ringan agar lebih bersemangat.
  2. Apersepsi: Tutor meminta beberapa warga belajar untuk menceritakan pola yang mereka temukan dalam rutinitas harian mereka dari tugas mandiri sebelumnya.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun urutan langkah penyelesaian masalah dan menerapkan berpikir komputasional, serta menjelaskan bahwa mereka akan membuat 'proyek mini' agar warga belajar sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Tutor mengajukan pertanyaan, 'Bagaimana kita bisa membuat daftar langkah-langkah yang jelas untuk membantu teman kita menyelesaikan masalah sehari-hari?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Warga belajar dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya, memilih satu masalah sederhana dari daftar yang telah diidentifikasi (misalnya, merapikan meja belajar, menyiram tanaman, atau memasak telur).
  3. Setiap kelompok merencanakan langkah-langkah konkret dan berurutan untuk menyelesaikan masalah yang dipilih, dengan mempertimbangkan alat atau bahan yang dibutuhkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menyusun jadwal: Kelompok menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah mereka dalam bentuk daftar berurutan pada kertas besar, lengkap dengan gambar atau simbol sederhana untuk setiap langkah.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Tutor berkeliling, memberikan bimbingan, dan memastikan setiap kelompok menyusun langkah-langkah secara logis dan runtut (konsep algoritma).
  3. Warga belajar dapat menggunakan benda-benda sederhana di kelas untuk mempraktikkan sebagian kecil dari langkah yang mereka buat (misalnya, menyusun balok untuk simulasi merapikan mainan).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan 'algoritma' atau urutan langkah penyelesaian masalah mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain mencoba mengikuti langkah-langkah tersebut secara verbal atau dengan gerakan simulasi, lalu memberikan masukan apakah langkahnya sudah jelas dan mudah diikuti.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Tutor memimpin diskusi tentang pengalaman mereka dalam membuat urutan langkah, kesulitan yang dihadapi, dan bagaimana berpikir komputasional membantu mereka.
  4. Penguatan: Tutor menegaskan bahwa menyusun langkah-langkah berurutan (algoritma) sangat penting agar masalah dapat diselesaikan dengan efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan bahwa berpikir komputasional adalah cara hebat untuk memecahkan masalah dengan memecah, mencari pola, dan membuat langkah-langkah.
  2. Tutor memberikan apresiasi tinggi kepada semua warga belajar atas kreativitas dan kerja keras mereka, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Tutor mendorong warga belajar untuk terus menerapkan berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MENCOBA!Ayo Memecah Masalah!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Warga belajar dapat memecah masalah sederhana menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyusun langkah penyelesaian.

Alat & bahan: Kertas, pensil warna, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Tuliskan urutan perintah (atas, bawah, kiri, kanan) agar robot mencapai bintang dengan langkah paling sedikit.
    12345ABCDE
    Gambar 1. Labirin
  2. Apa masalah yang kamu lihat?
  3. Diskusikan dengan teman kelompokmu, bagaimana cara memecah masalah tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil?
  4. Gambarlah atau tuliskan setiap bagian masalah tersebut di dalam kotak-kotak yang tersedia.
  5. Susunlah bagian-bagian masalah itu menjadi urutan langkah penyelesaian yang paling tepat.
  6. Tempelkan urutan langkahmu di papan tulis dan jelaskan kepada kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu masalah?
  2. Sebutkan satu masalah yang pernah kamu alami di rumah!
  3. Bagaimana perasaanmu saat menghadapi masalah itu?
  4. Menurutmu, apakah setiap masalah bisa diselesaikan?

Formatif (proses): Tutor mengamati partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok, kemampuan memecah masalah, dan kelengkapan urutan langkah yang disusun pada LKPD.

Sumatif (akhir): Warga belajar menyelesaikan soal pilihan ganda dan esai tentang identifikasi masalah, pengenalan pola, dan penyusunan algoritma sederhana.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah sederhana dari gambar kegiatan sehari-hari.Identifikasi masalah (Dekomposisi)1 JPPenalaran Kritis
2Memecah masalah sederhana menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mengenali pola.Dekomposisi dan Pengenalan Pola1 JPKreativitas
3Menyusun urutan langkah-langkah sederhana untuk menyelesaikan masalah.Algoritma dan Penerapan Berpikir Komputasional1 JPKolaborasi
Halaman 9 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul Koding dan Kecerdasan Artifisial! Di sini, kita akan belajar cara berpikir seperti komputer. Bukan berarti kita jadi robot, tapi kita akan belajar cara memecahkan masalah dengan lebih mudah dan teratur. Ini disebut Berpikir Komputasional. Yuk, kita mulai petualangan berpikir bersama!

1. Apa Itu Masalah?
Masalah adalah sesuatu yang tidak sesuai harapan atau tujuan kita, dan kita ingin mengubahnya. Misalnya, jika kamu ingin minum tapi gelasmu kosong, itu masalah kecil. Atau jika kamu ingin berangkat kerja tapi kunci motormu hilang, itu masalah yang lebih besar. Mengidentifikasi masalah adalah langkah pertama yang penting. Kita harus tahu persis apa yang salah sebelum bisa memperbaikinya. Coba pikirkan, apa masalah yang sering kamu temui di rumah atau tempat kerja? Mencari barang yang hilang, merapikan meja yang berantakan, atau mungkin menyiapkan makanan? Semua itu adalah masalah yang bisa kita pecahkan dengan cara berpikir yang baik.

2. Memecah Masalah (Dekomposisi)
Setelah tahu masalahnya, langkah selanjutnya adalah memecahnya menjadi bagian-bagian kecil. Ini disebut dekomposisi. Bayangkan kamu punya kue yang besar. Kamu tidak bisa memakannya sekaligus, kan? Kamu harus memotongnya menjadi potongan-potongan kecil. Sama seperti masalah. Jika masalahnya terlalu besar, kita pecah menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dikerjakan. Contoh: masalah 'kamar berantakan' bisa dipecah menjadi 'mengumpulkan pakaian kotor', 'menyusun buku', 'merapikan mainan', 'menyapu lantai'. Setiap bagian kecil ini lebih mudah dikerjakan daripada seluruh masalah sekaligus. Ini membantu kita tidak kewalahan dan tahu harus mulai dari mana.

3. Mengenali Pola
Setelah memecah masalah, kita bisa mencari pola. Pola adalah sesuatu yang berulang atau memiliki kesamaan. Misalnya, jika kamu selalu merapikan tempat tidur setiap pagi, itu adalah pola. Atau jika setiap kali kamu mencuci piring, kamu selalu mulai dari gelas, itu juga pola. Mengenali pola membantu kita menemukan cara yang sama untuk menyelesaikan bagian-bagian masalah yang mirip. Jika kamu tahu cara merapikan satu tumpukan buku, kamu bisa menggunakan cara yang sama untuk tumpukan buku lainnya. Ini membuat pekerjaan lebih cepat dan efisien. Pola juga bisa membantu kita memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.

4. Menyusun Langkah (Algoritma)
Terakhir, kita menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah secara berurutan. Ini disebut algoritma. Algoritma adalah daftar instruksi yang jelas dan tepat untuk menyelesaikan suatu tugas. Seperti resep masakan yang memberitahu kita langkah demi langkah cara membuat kue. Jika langkah-langkahnya jelas dan berurutan, siapa pun bisa mengikutinya dan mendapatkan hasil yang sama. Contoh: untuk 'membuat teh', algoritmanya bisa 'siapkan cangkir', 'masukkan teh celup', 'tuang air panas', 'tambahkan gula', 'aduk'. Setiap langkah harus jelas dan tidak membingungkan. Berpikir komputasional membantu kita membuat algoritma yang efektif untuk berbagai masalah.

Rangkuman: Berpikir Komputasional adalah cara kita memecahkan masalah dengan empat langkah utama: Dekomposisi (memecah masalah besar jadi kecil), Pengenalan Pola (mencari kesamaan yang berulang), Abstraksi (fokus pada yang penting saja), dan Algoritma (menyusun langkah-langkah penyelesaian secara berurutan). Dengan berpikir seperti ini, masalah sehari-hari yang terlihat sulit bisa menjadi lebih mudah diatasi, seperti saat kita mengatur barang atau membuat jadwal kegiatan.

Halaman 10 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DekomposisiMemecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola.
PolaSesuatu yang berulang atau memiliki kesamaan, membantu menemukan solusi yang mirip.
AlgoritmaUrutan langkah-langkah yang jelas dan berurutan untuk menyelesaikan suatu tugas atau masalah.
AbstraksiFokus pada informasi penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan untuk memecahkan masalah.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengenalan Berpikir Komputasional" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pengenalan Berpikir Komputasional — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Pengenalan Berpikir Komputasional ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IPeta Konsep
Pengenalan Berpikir KomputasionalApa Itu Masalah?Memecah Masalah (Dekomposisi)Mengenali PolaMenyusun Langkah (Algoritma)
Dari sub-bab Pengenalan Berpikir KomputasionalHalaman 13
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengenalan Berpikir Komputasional pada Koding dan Kecerdasan Artifisial Paket A, Fase A, elemen Berpikir Komputasional.

Modul Pengenalan Berpikir Komputasional ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengenalan Berpikir Komputasional untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Pengenalan Berpikir Komputasional ini gratis?

Ya. Modul Pengenalan Berpikir Komputasional untuk kelas I Paket A dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengenalan Berpikir Komputasional ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengenalan Berpikir Komputasional ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengenalan Berpikir Komputasional dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengenalan Berpikir Komputasional ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan, pada Fase A untuk kelas I Paket A. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengenalan Berpikir Komputasional tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengenalan Berpikir Komputasional untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengenalan Berpikir Komputasional ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I Paket A berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengenalan Berpikir Komputasional beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk Paket A negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket A Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengenalan Berpikir Komputasional disusun untuk Paket A dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Paket ASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.