Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas XII
Hak Asasi Manusia dalam Pancasila
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Hak Asasi Manusia dalam Pancasila |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Warga Belajar:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar telah memahami konsep dasar Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, serta memiliki pengalaman awal terkait isu-isu hak asasi manusia di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu menganalisis secara kritis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam penegakan Hak Asasi Manusia, serta mampu berkontribusi aktif dalam penyelesaian masalah sosial-kebangsaan dengan berlandaskan Pancasila. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pelanggaran HAM seperti diskriminasi atau kekerasan masih terjadi di Indonesia dan dunia, meskipun Pancasila menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. |
| Konseptual | HAM dalam Pancasila adalah hak dasar yang melekat pada setiap manusia yang dijiwai oleh nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar menganalisis kasus-kasus pelanggaran HAM, mengidentifikasi upaya penegakan, dan merumuskan solusi sesuai nilai Pancasila. |
| Metakognitif | Warga belajar akan menyadari pentingnya memahami dan menginternalisasi HAM dalam Pancasila sebagai landasan untuk bertindak adil dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai-nilai Pancasila yang melandasinya.
- Menganalisis keterkaitan antara HAM dengan sila-sila Pancasila secara mendalam.
- Mengidentifikasi contoh-contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia dan upaya penegakannya.
- Merumuskan solusi kreatif dan partisipatif terhadap isu-isu HAM berdasarkan nilai Pancasila.
- Mempresentasikan hasil analisis dan rumusan solusi tentang penegakan HAM dalam Pancasila.
Pemahaman bermakna: Memahami Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks Pancasila bukan hanya sekadar mengetahui definisi, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam melindungi dan menghormati hak setiap individu, serta menjadi agen perubahan dalam penegakan HAM di lingkungan sekitar.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana pengalaman hidup dan nilai-nilai Pancasila dapat membimbing kita dalam menyikapi dan mengatasi berbagai isu Hak Asasi Manusia yang terjadi di sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Kewarganegaraan: Memperdalam pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara serta sistem hukum di Indonesia. Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan menyusun argumen, menulis laporan, dan presentasi lisan yang efektif dalam mengkomunikasikan isu HAM. Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dari pelanggaran HAM dan peran masyarakat dalam upaya penegakannya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar didorong berdiskusi dengan keluarga atau rekan kerja tentang isu-isu HAM di lingkungan mereka, serta mencari informasi dari tokoh masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman, perpustakaan komunitas, atau melalui platform daring yang memungkinkan akses sumber belajar dan kolaborasi tanpa batas ruang. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs berita daring, video edukasi di YouTube, platform kolaborasi daring (misalnya Google Docs/Padlet) untuk diskusi kelompok, dan aplikasi desain grafis (misalnya Canva) untuk membuat proyek kampanye HAM. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai-nilai Pancasila yang melandasinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman warga belajar terkait kebebasan atau hak-hak yang mereka rasakan. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami HAM dalam Pancasila dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata 'Hak Asasi Manusia'?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Warga belajar secara individu atau berpasangan membaca berbagai sumber (artikel berita, infografis) tentang definisi HAM dan sejarah perkembangannya di Indonesia. Mereka diajak mengaitkan pemahaman HAM tersebut dengan pengalaman hidup nyata yang pernah mereka alami atau saksikan di lingkungan kerja/keluarga. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok kecil, warga belajar mendiskusikan hasil temuan mereka dan mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang secara inheren terkandung dalam setiap aspek HAM. Mereka diminta membuat peta konsep sederhana yang menunjukkan hubungan antara HAM dan sila-sila Pancasila. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan peta konsepnya, dan kelompok lain memberikan tanggapan. Tutor memberikan penguatan konsep dasar HAM dan Pancasila, serta mengklarifikasi miskonsepsi yang mungkin muncul, menekankan bahwa HAM bukan hanya hak individu tetapi juga hak kolektif yang dijiwai Pancasila. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya memahami HAM sebagai bagian tak terpisahkan dari Pancasila. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh kasus HAM di lingkungan sekitar. Pertemuan ditutup dengan doa dan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis keterkaitan antara HAM dengan sila-sila Pancasila secara mendalam. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Tutor menyapa warga belajar, melakukan presensi, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang konsep dasar HAM dan Pancasila. Tutor menyampaikan tujuan pertemuan ini yaitu menganalisis keterkaitan HAM dengan sila-sila Pancasila dan mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana Pancasila dapat menjadi solusi terhadap masalah HAM?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Warga belajar dibagi dalam kelompok dan diberikan studi kasus singkat (berita/artikel) tentang pelanggaran HAM di Indonesia yang relevan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya diskriminasi di tempat kerja, konflik tanah). Mereka menganalisis kasus tersebut dan mengidentifikasi hak-hak yang dilanggar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan dengan mengaitkannya pada sila-sila Pancasila. Mereka diminta untuk menjelaskan bagaimana setiap sila Pancasila seharusnya menjadi landasan dalam mencegah atau menyelesaikan pelanggaran HAM tersebut, serta mengidentifikasi upaya penegakan hukum atau sosial yang dapat dilakukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya. Tutor memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk membandingkan sudut pandang dan solusi yang ditawarkan. Tutor memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang peran Pancasila sebagai filter dan penuntun dalam penegakan HAM. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Tutor bersama warga belajar merangkum poin-poin penting tentang keterkaitan HAM dan Pancasila. Tutor memberikan apresiasi atas keberanian warga belajar dalam mengemukakan pendapat dan memberikan motivasi untuk terus peka terhadap isu HAM. Tugas mandiri diberikan untuk mencari informasi tentang lembaga-lembaga penegak HAM di Indonesia. Pertemuan diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Tutor |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Menganalisis kasus pelanggaran HAM dan merumuskan solusi berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir, tanpa memandang suku, agama, ras, maupun status sosial.
Alat & bahan: Kertas folio/HVS, pulpen/spidol, lembar kasus (cetak/digital), perangkat digital (opsional)
Langkah kerja:
- Baca dengan saksama lembar kasus pelanggaran HAM yang diberikan oleh tutor.
- Identifikasi hak-hak asasi manusia yang dilanggar dalam kasus tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, sila Pancasila mana yang paling relevan untuk menanggapi kasus ini dan mengapa.
- Rumuskan minimal 3 solusi konkret yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengatasi pelanggaran HAM tersebut, dengan mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila.
- Siapkan presentasi singkat (5 menit) untuk memaparkan hasil analisis dan rumusan solusi kelompok Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang Hak Asasi Manusia?
- Menurut Anda, apakah HAM itu mutlak atau ada batasnya? Jelaskan!
- Sebutkan salah satu contoh isu HAM yang pernah Anda dengar atau saksikan di Indonesia.
- Bagaimana Pancasila dapat melindungi hak-hak setiap individu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis kasus, dan kontribusi dalam penyusunan proyek kampanye/rekomendasi.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi proyek akhir kelompok yang mencakup analisis kasus, rumusan solusi, dan keterkaitannya dengan nilai-nilai Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai-nilai Pancasila yang melandasinya. | Konsep dasar HAM, sejarah HAM, HAM dalam Pancasila (sila 1-5). | 3 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis keterkaitan antara HAM dengan sila-sila Pancasila secara mendalam. | Analisis kasus pelanggaran HAM, implementasi Pancasila dalam penegakan HAM. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Mengidentifikasi contoh-contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia dan upaya penegakannya; Merumuskan solusi kreatif dan partisipatif terhadap isu-isu HAM berdasarkan nilai Pancasila. | Kasus HAM di Indonesia, peran lembaga penegak HAM, perancangan proyek solusi HAM. | 3 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
| 4 | Mempresentasikan hasil analisis dan rumusan solusi tentang penegakan HAM dalam Pancasila. | Presentasi proyek, refleksi pembelajaran, penguatan nilai. | 2 JP | Komunikasi, Kewargaan |
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir, tanpa memandang suku, agama, ras, maupun status sosial. Di Indonesia, penegakan HAM tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup. Modul ini akan membimbing warga belajar untuk memahami bagaimana Pancasila menjadi landasan kuat dalam menjamin, melindungi, dan menegakkan HAM.
1. Pengertian dan Sejarah HAM
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak dasar yang dimiliki setiap manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak ini bersifat universal dan tidak dapat dicabut. Secara historis, gagasan HAM telah berkembang sejak Magna Carta di Inggris (1215), Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (1776), Revolusi Prancis (1789), hingga puncaknya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) oleh PBB pada tahun 1948. Di Indonesia, HAM diakui dan dijamin dalam UUD 1945 serta berbagai peraturan perundang-undangan lainnya. Pemahaman ini penting bagi warga belajar agar menyadari nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
2. HAM dalam Konteks Pancasila
Pancasila adalah ideologi yang sangat menjunjung tinggi HAM. Nilai-nilai Pancasila memberikan dimensi khusus pada HAM di Indonesia. HAM dalam Pancasila bukan hanya tentang hak individu, tetapi juga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta kepentingan individu dan kepentingan bersama. Misalnya, kebebasan beragama (Sila 1) dijamin, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum. Kemanusiaan yang adil dan beradab (Sila 2) menjadi dasar perlakuan setara tanpa diskriminasi. Persatuan Indonesia (Sila 3) mengamanatkan hak untuk hidup berdampingan secara damai. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan (Sila 4) menjamin hak berpendapat dan berpartisipasi. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (Sila 5) memastikan hak atas kesejahteraan dan keadilan ekonomi.
3. Keterkaitan HAM dengan Sila-Sila Pancasila
Setiap sila Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan penegakan HAM. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjamin kebebasan beragama dan beribadah. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjadi landasan pengakuan martabat manusia dan larangan diskriminasi. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menjamin hak untuk berserikat, berkumpul, dan hidup dalam kerukunan. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, menjamin hak politik dan partisipasi dalam pemerintahan. Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjamin hak atas pekerjaan, penghidupan yang layak, pendidikan, dan keadilan ekonomi. Keterkaitan ini menunjukkan bahwa Pancasila adalah rumah bagi HAM di Indonesia.
4. Jenis-Jenis HAM dan Contohnya di Indonesia
HAM dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, antara lain hak asasi pribadi (hak hidup, kebebasan, keamanan), hak asasi politik (hak memilih dan dipilih), hak asasi hukum (hak persamaan di depan hukum), hak asasi ekonomi (hak memiliki, bekerja, mendapatkan upah layak), hak asasi sosial dan budaya (hak pendidikan, kesehatan, seni). Di Indonesia, contoh nyata pelanggaran HAM dapat berupa diskriminasi ras, kekerasan dalam rumah tangga, atau ketidakadilan dalam proses hukum. Contoh penegakan HAM adalah adanya Komnas HAM, pengadilan HAM, serta berbagai lembaga bantuan hukum yang memperjuangkan hak-hak warga negara.
5. Peran Negara dan Masyarakat dalam Penegakan HAM
Negara memiliki peran utama dalam menjamin dan menegakkan HAM melalui konstitusi, undang-undang, dan lembaga-lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Selain itu, terdapat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang bertugas melakukan penyelidikan, pemantauan, dan penyuluhan HAM. Masyarakat juga memiliki peran krusial, misalnya melalui organisasi masyarakat sipil (OMS) yang aktif mengadvokasi korban pelanggaran HAM, melakukan edukasi, dan mengawasi jalannya pemerintahan. Peran aktif warga belajar dalam komunitas atau lingkungan kerja juga sangat berarti.
6. Tantangan dan Solusi Penegakan HAM di Indonesia
Penegakan HAM di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya penegakan hukum, serta masih adanya praktik diskriminasi. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan solusi yang komprehensif. Solusi tersebut meliputi peningkatan pendidikan HAM, penguatan kelembagaan penegak hukum, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan, serta internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan tindakan. Warga belajar dapat berkontribusi dengan menjadi pelopor kesadaran HAM di lingkungan terdekat.
7. Pentingnya Partisipasi Warga Belajar dalam Penegakan HAM
Sebagai bagian dari masyarakat, warga belajar memiliki peran penting dalam penegakan HAM. Ini bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti menghargai perbedaan pendapat, tidak melakukan diskriminasi di lingkungan kerja atau pergaulan, hingga melaporkan jika menyaksikan pelanggaran HAM. Partisipasi juga bisa berupa aktif dalam kegiatan sosial yang mendukung keadilan, menyuarakan pendapat melalui jalur yang benar, atau menjadi relawan di organisasi yang bergerak di bidang HAM. Setiap tindakan kecil yang dilandasi kesadaran HAM dan nilai Pancasila akan memberikan dampak positif bagi terwujudnya masyarakat yang adil dan beradab.
Rangkuman: Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar universal yang diakui dan dilindungi di Indonesia, dengan Pancasila sebagai landasan filosofis dan operasionalnya. Setiap sila Pancasila mengamanatkan perlindungan HAM, mulai dari kebebasan beragama hingga keadilan sosial. Meskipun tantangan masih ada, peran negara melalui lembaga penegak hukum dan Komnas HAM, serta partisipasi aktif masyarakat termasuk warga belajar, sangat penting dalam mewujudkan penegakan HAM yang efektif dan berkeadilan di Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| HAM | Hak Asasi Manusia, hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir. |
| Diskriminasi | Perlakuan tidak adil atau tidak menyenangkan terhadap individu atau kelompok berdasarkan karakteristik tertentu. |
| DUHAM | Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, dokumen internasional tentang hak-hak dasar manusia yang diadopsi PBB. |
| Komnas HAM | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, lembaga mandiri di Indonesia yang bertugas melaksanakan fungsi penyelidikan, pengkajian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi HAM. |
| Andragogi | Metode dan prinsip pengajaran untuk orang dewasa, yang menghargai pengalaman dan kemandirian pembelajar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hak Asasi Manusia dalam Pancasila" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hak Asasi Manusia dalam Pancasila yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Ber-Pancasila dalam Keseharian di MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBer-Pancasila dalam Kehidupan GlobalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKesadaran Warga Negara Menghadapi Pelanggaran Hak dan Pengingkaran KewajibanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGenerasi Solutif Mengatasi Pelanggaran Hak dan Pengingkaran KewajibanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Praktik Gotong Royong dalam Kehidupan Masyarakat IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenelusur Lembaga NegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Pelopor Pemilih Pemula dalam Demokrasi IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Ketahanan NasionalPendidikan Pancasila Kelas XII Paket CPeran Indonesia dalam Perdamaian DuniaPendidikan Pancasila Kelas XII Paket CPersatuan dan Kesatuan BangsaPendidikan Pancasila Kelas XII Paket CDemokrasi PancasilaPendidikan Pancasila Kelas XI Paket CLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hak Asasi Manusia dalam Pancasila pada Pendidikan Pancasila Paket C, Fase F, elemen Pancasila.
Modul Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas XII Paket C di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini gratis?
Ya. Modul Hak Asasi Manusia dalam Pancasila untuk kelas XII Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hak Asasi Manusia dalam Pancasila dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan, pada Fase F untuk kelas XII Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hak Asasi Manusia dalam Pancasila tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hak Asasi Manusia dalam Pancasila untuk Pendidikan Pancasila kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hak Asasi Manusia dalam Pancasila ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas XII Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hak Asasi Manusia dalam Pancasila beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Hak Asasi Manusia dalam Pancasila disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.