Modul Ajar & RPP SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Kelas IV
Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal kisah Nabi Muhammad saw. sebagai utusan Allah dan beberapa sahabatnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik meneladani sikap ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang tantangan dakwah Nabi Muhammad saw. dan sahabat serta menemukan hikmah di baliknya. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dengan teman sekelas untuk menyajikan kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan sahabat secara kreatif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami kisah keteladanan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah, serta mengidentifikasi nilai-nilai ketabahan dan perjuangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kisah-kisah nyata tentang ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya dalam menghadapi berbagai rintangan saat berdakwah merupakan fakta sejarah yang penting. |
| Konseptual | Konsep ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam berjuang untuk menyebarkan kebaikan adalah inti dari materi ini. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi, menganalisis, dan menyajikan kembali kisah-kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan sahabat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya mengambil pelajaran dari sejarah untuk membentuk karakter diri yang tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah dengan tepat.
- Dengan menyimak kisah yang disampaikan guru, peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi tantangan dakwah secara runtut.
- Melalui analisis kasus sederhana, peserta didik dapat menghubungkan nilai-nilai ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan sikap pantang menyerah dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
- Dengan berdiskusi dan bekerja sama, peserta didik dapat menyajikan kembali kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat melalui media sederhana secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah membantu kita meneladani semangat perjuangan mereka untuk menyebarkan kebaikan dan menghadapi kesulitan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap bersemangat berdakwah meskipun banyak tantangan dan kesulitan yang mereka hadapi?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman dan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan, serta nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Bahasa Indonesia: Keterampilan menyimak, bercerita, dan menulis ringkasan kisah dengan bahasa yang baik dan benar. Seni Budaya: Membuat poster atau media visual kreatif untuk menyajikan kisah ketabahan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat di rumah, serta membantu anak mencari sumber bacaan tambahan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan poster atau gambar inspiratif tentang kisah Nabi dan sahabat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek animasi atau platform presentasi digital sederhana untuk menyajikan kisah-kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat secara menarik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Semangat: Peserta didik menirukan tepuk tangan dengan irama 'prok prok prok, prok prok prok, SEMANGAT!' untuk membangkitkan energi belajar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak kisah yang disampaikan guru, peserta didik dapat menjelaskan bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi tantangan dakwah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kunci terkait materi (misalnya 'sabar') ke peserta didik pertama, lalu berantai sampai akhir, dan peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi tantangan dakwah Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta bentuk ketabahan mereka.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Nabi Muhammad saw. adalah teladan terbaik bagi umat manusia.
Alat & bahan: Alat tulis, pensil warna, lembar LKPD, gambar-gambar ilustrasi.
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 Mendatar 4. Perpindahan Nabi Muhammad saw. dan umat Muslim dari Makkah ke Madinah. Menurun 1. Menyebarkan ajaran agama Islam. 2. Keyakinan akan keesaan Allah Swt. 3. Suku yang dominan di Makkah pada masa Nabi Muhammad saw. Gambar 1. Teka-teki silang - Amati gambar-gambar yang ditayangkan oleh guru tentang suasana dakwah awal Nabi Muhammad saw. Di Makkah.
- Diskusikan dalam kelompokmu, tantangan-tantangan apa saja yang mungkin dihadapi Nabi Muhammad saw. Dan para sahabat berdasarkan gambar tersebut.
- Catat tantangan-tantangan yang kalian temukan pada kolom 'Tantangan Dakwah' di tabel ini.
- Setelah itu, tuliskan juga bentuk-bentuk ketabahan yang mereka tunjukkan untuk menghadapi tantangan tersebut pada kolom 'Bentuk Ketabahan'.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang kalian tahu tentang Nabi Muhammad saw.?
- Apa saja yang kalian ketahui tentang sahabat-sahabat Nabi Muhammad saw.?
- Pernahkah kalian mendengar kisah tentang perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam menyebarkan agama Islam?
- Menurut kalian, apakah sulit menyebarkan kebaikan kepada banyak orang?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kreatif kelompok tentang kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. atau para sahabat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tantangan dakwah Nabi Muhammad saw. dan para sahabat. | Tantangan dakwah di Makkah. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat. | Bentuk ketabahan Nabi dan sahabat. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menyajikan kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat secara kreatif. | Penyajian kisah ketabahan. | 2 JP | kolaborasi |
Nabi Muhammad saw. adalah teladan terbaik bagi umat manusia. Beliau diutus Allah untuk menyebarkan agama Islam. Perjalanan dakwah beliau tidak mudah. Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, namun beliau dan para sahabat selalu menunjukkan ketabahan yang luar biasa. Mari kita pelajari kisah ketabahan mereka agar kita bisa meneladaninya.
1. Awal Dakwah yang Penuh Tantangan
Setelah menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad saw. mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi, lalu terang-terangan. Namun, kaum Quraisy di Makkah menolak keras ajaran Islam karena bertentangan dengan kepercayaan nenek moyang mereka. Mereka takut kehilangan kekuasaan dan keuntungan dari penyembahan berhala. Penolakan ini menimbulkan berbagai tantangan bagi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, mulai dari ejekan, hinaan, ancaman, hingga penganiayaan fisik.
2. Bentuk Tantangan Dakwah
Tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat sangat beragam. Kaum Quraisy sering mengejek dan menghina Nabi, bahkan melempari beliau dengan kotoran. Para sahabat yang lemah, seperti Bilal bin Rabah, Yasir, dan Sumayyah, disiksa dengan kejam. Mereka juga melakukan boikot ekonomi dan sosial terhadap Bani Hasyim (keluarga Nabi) selama tiga tahun, sehingga mereka kelaparan dan kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Semua ini bertujuan agar Nabi Muhammad saw. berhenti berdakwah.
3. Ketabahan Nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw. tidak pernah menyerah meskipun menghadapi berbagai rintangan. Beliau selalu bersabar menghadapi ejekan dan hinaan. Ketika dilempari batu di Thaif, beliau justru mendoakan penduduknya. Beliau tetap teguh memegang prinsip tauhid, tidak mau berkompromi dengan kaum Quraisy yang memintanya menyembah berhala. Kesabaran dan keikhlasan beliau dalam berdakwah adalah teladan utama bagi kita semua. Beliau yakin bahwa pertolongan Allah akan datang.
4. Ketabahan Para Sahabat
Para sahabat Nabi Muhammad saw. juga menunjukkan ketabahan yang luar biasa. Bilal bin Rabah, meskipun disiksa dengan ditindih batu besar di padang pasir, tetap mengucapkan 'Ahad! Ahad!' (Allah Maha Esa). Keluarga Yasir, bahkan ibunya Sumayyah, syahid karena mempertahankan keimanan mereka. Para sahabat rela meninggalkan harta dan kampung halaman mereka saat hijrah ke Madinah demi menjaga agama Islam. Mereka membuktikan bahwa iman lebih berharga dari segalanya.
5. Hijrah sebagai Puncak Ketabahan
Salah satu puncak ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat adalah peristiwa Hijrah ke Madinah. Mereka meninggalkan tanah kelahiran mereka, Makkah, yang sangat mereka cintai, demi menyelamatkan agama Islam dan umat Muslim. Perjalanan hijrah penuh bahaya dan rintangan, namun dengan pertolongan Allah dan ketabahan yang luar biasa, mereka berhasil sampai di Madinah dan membangun masyarakat Muslim yang kuat di sana. Hijrah adalah bukti nyata pengorbanan dan ketabahan mereka.
6. Hikmah Ketabahan Nabi dan Sahabat
Dari kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, kita belajar banyak hal. Kita belajar tentang pentingnya kesabaran dalam menghadapi kesulitan, keikhlasan dalam berjuang, keteguhan iman, dan pantang menyerah. Ketabahan mereka mengajarkan kita bahwa setiap perjuangan untuk kebaikan pasti akan menghadapi tantangan, namun dengan iman yang kuat dan tekad yang bulat, kita pasti bisa mengatasinya. Kisah ini memotivasi kita untuk selalu berbuat baik dan tidak mudah putus asa.
Rangkuman: Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah adalah teladan yang sangat penting. Mereka menghadapi berbagai tantangan seperti ejekan, siksaan, dan boikot dari kaum Quraisy. Namun, dengan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman, mereka tidak pernah menyerah. Peristiwa hijrah menjadi bukti puncak ketabahan mereka. Kisah ini mengajarkan kita untuk selalu pantang menyerah dalam menyebarkan kebaikan dan menghadapi setiap kesulitan hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dakwah | Menyebarkan ajaran agama Islam. |
| Sahabat | Orang yang pernah bertemu Nabi Muhammad saw. dalam keadaan beriman dan meninggal dalam keadaan Islam. |
| Quraisy | Suku yang dominan di Makkah pada masa Nabi Muhammad saw. |
| Hijrah | Perpindahan Nabi Muhammad saw. dan umat Muslim dari Makkah ke Madinah. |
| Tauhid | Keyakinan akan keesaan Allah Swt. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah" mata pelajaran SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah pada SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SD, Fase B, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV.
Apakah modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini gratis?
Ya. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah dapat Anda sesuaikan dengan murid SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.