SMKKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kelas XI
Penanaman

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Penanaman adalah proses memindahkan benih atau bibit ke lahan permanen, krusial untuk keberhasilan budidaya. Metode penanaman bervariasi seperti sebar langsung, tugal, dan pindah tanam, disesuaikan dengan jenis tanaman. Faktor keberhasilan meliputi kualitas bibit, waktu, kedalaman, jarak tanam, dan kondisi lahan. Prosedur penanaman yang benar serta pemeliharaan awal yang intensif akan memastikan pertumbuhan optimal dan hasil panen yang maksimal.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Penanaman
Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Penanaman
Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPenanaman
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami persiapan lahan, penyiapan benih/bibit, dan teknik persemaian tanaman pangan dan hortikultura.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan teknik penanaman tanaman pangan dan hortikultura secara efektif dan efisien, serta mengevaluasi keberhasilannya sesuai dengan standar operasional prosedur.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPenanaman melibatkan kegiatan memindahkan bibit atau benih ke media tanam permanen di lahan atau wadah.
KonseptualPrinsip penanaman yang tepat meliputi pemilihan waktu, metode, jarak tanam, dan kedalaman tanam yang sesuai untuk optimasi pertumbuhan.
ProseduralLangkah-langkah penanaman mencakup persiapan lubang tanam, pemindahan bibit, penutupan, dan penyiraman awal.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan penanaman untuk keberhasilan budidaya dan mampu mengidentifikasi serta mengatasi masalah yang mungkin muncul.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video penanaman, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai metode penanaman tanaman pangan dan hortikultura dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan jobsheet, peserta didik dapat melakukan praktik penanaman bibit tanaman cabai sesuai prosedur operasional standar.
  3. Setelah praktik penanaman, peserta didik dapat mengevaluasi hasil penanaman berdasarkan kriteria pertumbuhan awal bibit secara objektif.
Halaman 2 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Penanaman merupakan tahap krusial dalam budidaya tanaman yang sangat menentukan tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produksi, sehingga memerlukan ketepatan dalam setiap aspek pelaksanaannya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ketepatan waktu, jarak, dan kedalaman penanaman sangat penting untuk hasil panen yang optimal?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Menghitung jarak tanam, kebutuhan bibit per luasan lahan, dan estimasi biaya proyek penanaman.
Biologi: Memahami fisiologi tumbuhan terkait penyerapan nutrisi, pertumbuhan akar, dan respons tanaman terhadap lingkungan setelah penanaman.
Prakarya dan Kewirausahaan: Merancang produk hasil panen dari tanaman yang dibudidayakan dan potensi pemasarannya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam penyediaan bibit atau media tanam, atau sebagai narasumber praktik penanaman dari petani lokal.
Lingkungan PembelajaranLingkungan pembelajaran fisik berupa lahan praktik atau area polybag yang bersih dan terorganisir, serta lingkungan digital yang menyediakan akses video tutorial penanaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial penanaman dari YouTube atau platform edukasi lainnya sebagai sumber belajar dan referensi praktik.
Halaman 3 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video penanaman, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai metode penanaman tanaman pangan dan hortikultura dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar area tanam yang siap untuk penanaman dan bertanya: 'Apa yang akan kalian lakukan setelah lahan ini siap?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi metode penanaman dan merancang proyek penanaman, serta memantik pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa memastikan setiap bibit yang kita tanam tumbuh optimal?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai metode penanaman tanaman pangan dan hortikultura (misalnya, sistem tugal, pindah tanam) dan meminta peserta didik mencatat poin-poin penting.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan kunci terkait keberhasilan penanaman berdasarkan video yang ditayangkan.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi minimal tiga metode penanaman yang relevan untuk tanaman cabai dari video dan bahan ajar yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk merancang sebuah proyek penanaman bibit cabai di lahan sekolah atau polybag.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan metode penanaman yang akan digunakan, alat dan bahan yang dibutuhkan, serta jadwal pelaksanaan proyek.
  3. Kelompok mengisi lembar kerja perencanaan proyek yang disediakan, mencakup estimasi biaya dan pembagian tugas antaranggota.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek penanaman mereka di depan kelas, menjelaskan metode dan alasan pemilihan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, khususnya pada aspek kelengkapan dan realistisnya rancangan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep metode penanaman yang telah dipelajari dan memberikan masukan untuk penyempurnaan rancangan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting mengenai metode penanaman dan pentingnya perencanaan proyek.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan motivasi untuk pelaksanaan proyek penanaman yang akan datang.
  3. Guru menyampaikan tugas untuk menyiapkan alat dan bahan sesuai rancangan proyek untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan jobsheet, peserta didik dapat melakukan praktik penanaman bibit tanaman cabai sesuai prosedur operasional standar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang rancangan proyek penanaman yang telah dibuat dan bertanya: 'Apakah semua alat dan bahan sudah siap untuk praktik hari ini?' untuk membangun kesiapan peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melaksanakan praktik penanaman sesuai prosedur, dan memotivasi peserta didik dengan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa memastikan setiap langkah penanaman kita benar dan efektif?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk meninjau kembali jadwal pelaksanaan proyek penanaman yang telah dibuat dan memastikan realistis.
  2. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah keselamatan kerja (K3) yang harus diperhatikan selama praktik penanaman di lapangan atau area praktik.
  3. Peserta didik secara berkelompok membaca jobsheet praktik penanaman dan memastikan pemahaman terhadap setiap langkah kerja yang harus dilakukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik menuju area praktik (lahan atau meja praktik) dan mulai melaksanakan penanaman bibit cabai sesuai dengan jobsheet dan rancangan proyek kelompok.
  2. Guru berkeliling memantau dan membimbing setiap kelompok, memberikan arahan jika ada kesulitan atau kesalahan dalam pelaksanaan penanaman.
  3. Setiap kelompok mendokumentasikan proses penanaman yang dilakukan, termasuk mencatat data awal kondisi bibit dan media tanam pada LKPD yang disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setelah praktik selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil penanaman mereka (bibit yang sudah tertanam) dan menjelaskan tantangan yang dihadapi serta solusinya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik mengenai kerapihan, ketepatan, dan kesesuaian prosedur penanaman yang dilakukan kelompok penyaji.
  3. Guru memberikan penguatan dan evaluasi umum terhadap pelaksanaan praktik penanaman oleh semua kelompok, menyoroti praktik terbaik dan area yang perlu perbaikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengikuti prosedur standar dalam penanaman untuk mencapai hasil yang optimal.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi peserta didik selama praktik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut berupa pemeliharaan tanaman yang telah ditanam dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKLembar Kerja Penanaman Cabai
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mencatat dan menganalisis data selama praktik penanaman bibit cabai.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Penanaman adalah tahap penting dalam budidaya tanaman, di mana benih atau bibit dipindahkan ke media tanam permanen. Keberhasilan penanaman sangat menentukan pertumbuhan tanaman selanjutnya dan hasil panen.

Alat & bahan: Alat tulis, jobsheet, meteran

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1223Mendatar2. Tempat atau proses menyemaikanbenih menjadi bibit.3. Metode penanaman denganmembuat lubang dan memasukkanbenih/bibit.Menurun1. Tanaman muda yang siapdipindahkan ke lahan permanen.2. Penggantian tanaman yang matiatau tidak tumbuh dengan baik.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati jarak tanam ideal beberapa tanaman, lalu catat jarak tanam yang akan kamu gunakan untuk cabai.
  3. Lakukan praktik penanaman bibit cabai sesuai jobsheet dan catat setiap tahapan yang kamu lakukan.
  4. Ukur kedalaman dan diameter lubang tanam yang kamu buat, lalu catat hasilnya.
  5. Catat kondisi bibit cabai sebelum ditanam (tinggi, jumlah daun) dan kondisi setelah penanaman (tegak/rebah, ada daun layu/tidak).
  6. Diskusikan dengan kelompokmu, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan penanaman.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan penanaman bibit?
  2. Sebutkan minimal dua jenis bibit tanaman yang biasa ditanam dengan cara pindah tanam!
  3. Menurutmu, mengapa bibit yang baru ditanam perlu disiram?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik penanaman dan diskusi kelompok, serta penilaian kelengkapan LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek penanaman (bibit yang tertanam) dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai metode penanaman tanaman pangan dan hortikultura dengan tepat.Jenis-jenis metode penanaman (tugal, pindah tanam, sebar langsung), faktor penentu metode.2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penanaman secara runtut.Faktor lingkungan (iklim, tanah), faktor bibit, faktor teknis penanaman (kedalaman, jarak, waktu).2 JPPenalaran Kritis
3Melakukan praktik penanaman bibit tanaman cabai sesuai prosedur operasional standar.Langkah-langkah penanaman (persiapan lubang, pemindahan, penutupan, penyiraman), K3 dalam penanaman.2 JPKolaborasi, Kemandirian
Halaman 8 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Penanaman adalah tahap penting dalam budidaya tanaman, di mana benih atau bibit dipindahkan ke media tanam permanen. Keberhasilan penanaman sangat menentukan pertumbuhan tanaman selanjutnya dan hasil panen. Modul ini akan membimbing kamu memahami berbagai metode penanaman, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan melakukan praktik penanaman dengan benar.

1. Pengertian dan Tujuan Penanaman
Penanaman adalah proses memindahkan benih atau bibit dari tempat persemaian ke lahan atau wadah tanam yang lebih luas untuk pertumbuhan selanjutnya. Tujuan utama penanaman adalah untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal bagi tanaman, memastikan ketersediaan nutrisi dan air, serta melindungi tanaman dari persaingan gulma. Penanaman yang tepat akan mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman secara maksimal. Ini juga mengurangi risiko kematian bibit dan mempercepat masa panen.

2. Metode Penanaman
Ada beberapa metode penanaman yang umum digunakan, tergantung jenis tanaman dan kondisi lahan. Metode sebar langsung (broadcasting) cocok untuk benih kecil dan lahan luas, namun kurang efisien. Metode tugal (dibble planting) dilakukan dengan membuat lubang lalu memasukkan benih/bibit, ideal untuk benih berukuran sedang. Metode pindah tanam (transplanting) melibatkan penyemaian bibit terlebih dahulu, kemudian memindahkannya ke lahan permanen saat bibit sudah cukup kuat. Metode ini sering digunakan untuk tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayuran.

3. Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan
Keberhasilan penanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, kondisi bibit: bibit harus sehat, cukup umur, dan tidak terserang hama penyakit. Kedua, waktu penanaman: pilih waktu yang tepat, hindari terik matahari langsung atau hujan deras. Ketiga, kedalaman dan jarak tanam: sesuaikan dengan jenis tanaman agar akar dapat berkembang optimal dan tidak saling bersaing nutrisi. Keempat, kondisi lahan: pastikan lahan sudah diolah dengan baik, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Kelima, teknik penanaman yang benar.

4. Prosedur Penanaman Bibit
Langkah-langkah penanaman bibit secara umum meliputi: (1) Persiapan lubang tanam dengan ukuran yang sesuai bola akar bibit. (2) Pemindahan bibit dari polybag semai harus hati-hati agar akar tidak rusak. (3) Penempatan bibit di lubang tanam, pastikan leher akar sejajar permukaan tanah. (4) Penutupan lubang tanam dengan media tanam, dipadatkan perlahan. (5) Penyiraman awal untuk menjaga kelembaban dan membantu bibit beradaptasi. Jangan lupa penandaan tanggal tanam untuk memudahkan pengamatan.

5. Pemeliharaan Awal Setelah Tanam
Setelah penanaman, bibit memerlukan pemeliharaan awal untuk memastikan pertumbuhannya. Penyiraman rutin sangat penting, terutama pada fase awal, untuk menjaga kelembaban tanah. Lakukan penyiangan gulma di sekitar bibit agar tidak bersaing nutrisi. Periksa bibit secara berkala untuk mendeteksi dini serangan hama atau penyakit. Jika ada bibit yang mati atau tidak tumbuh dengan baik, segera lakukan penyulaman atau penggantian dengan bibit baru. Pemeliharaan awal yang baik akan meningkatkan kelangsungan hidup bibit.

Rangkuman: Penanaman adalah proses memindahkan benih atau bibit ke lahan permanen, krusial untuk keberhasilan budidaya. Metode penanaman bervariasi seperti sebar langsung, tugal, dan pindah tanam, disesuaikan dengan jenis tanaman. Faktor keberhasilan meliputi kualitas bibit, waktu, kedalaman, jarak tanam, dan kondisi lahan. Prosedur penanaman yang benar serta pemeliharaan awal yang intensif akan memastikan pertumbuhan optimal dan hasil panen yang maksimal.

Halaman 9 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BibitTanaman muda yang siap dipindahkan ke lahan permanen.
PersemaianTempat atau proses menyemaikan benih menjadi bibit.
Pindah tanamMetode penanaman dengan memindahkan bibit dari persemaian ke lahan.
TugalMetode penanaman dengan membuat lubang dan memasukkan benih/bibit.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Penanaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Penanaman" mata pelajaran Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Penanaman — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Penanaman ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XIPeta Konsep
PenanamanPengertian dan Tujuan PenanamanMetode PenanamanFaktor yang Mempengaruhi KeberhasilanProsedur Penanaman BibitPemeliharaan Awal Setelah Tanam
Dari sub-bab PenanamanHalaman 12
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Penanaman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penanaman pada Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMK, Fase F, elemen Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Modul Penanaman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura materi Penanaman ini gratis?

Ya. Modul Penanaman untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Penanaman ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Penanaman ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penanaman dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Penanaman ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penanaman tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penanaman untuk Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Penanaman ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penanaman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Penanaman disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.