Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X
Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis hasil pertanian dan pentingnya penanganan setelah panen. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Bidang Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip penanganan pascapanen hasil pertanian, termasuk sortasi, grading, pengawetan, pengemasan, dan penyimpanan dingin, untuk menjaga mutu dan memperpanjang masa simpan produk. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Penanganan pascapanen adalah serangkaian kegiatan setelah panen untuk mempertahankan kualitas hasil pertanian. |
| Konseptual | Konsep inti penanganan pascapanen adalah meminimalkan kerusakan dan kerugian serta memperpanjang umur simpan produk pertanian. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sortasi, grading, pengawetan, pengemasan, dan penyimpanan dingin hasil pertanian. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya setiap tahapan penanganan pascapanen dalam rantai nilai pangan dan dampaknya terhadap kualitas produk. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah penanganan pascapanen hasil pertanian dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip sortasi dan grading hasil pertanian sesuai standar mutu.
- Setelah melakukan praktik pengawetan, peserta didik dapat menerapkan metode pengawetan sederhana pada hasil pertanian dengan prosedur yang benar.
- Melalui studi literatur, peserta didik dapat menganalisis berbagai jenis bahan pengemas dan teknik pengemasan yang sesuai untuk hasil pertanian.
- Dengan pengamatan simulasi, peserta didik dapat menguraikan pentingnya dan cara kerja penyimpanan dingin untuk produk pertanian dengan akurat.
- Setelah menyelesaikan proyek mini, peserta didik dapat merancang alur penanganan pascapanen untuk produk pertanian tertentu secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik penanganan pascapanen yang tepat sangat krusial untuk menjaga kualitas, mengurangi kerugian, dan meningkatkan nilai jual hasil pertanian di pasar.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa buah-buahan dan sayuran yang baru dipanen bisa cepat busuk jika tidak ditangani dengan baik?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Memahami perubahan kimiawi pada bahan pangan selama pengawetan dan penyimpanan. Biologi: Mempelajari mikroorganisme penyebab kerusakan pangan dan cara menghambat pertumbuhannya. Ekonomi Bisnis: Menganalisis nilai tambah produk setelah penanganan pascapanen dan potensi pasarnya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam menyediakan contoh produk hasil pertanian segar atau olahan untuk bahan diskusi dan praktik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di laboratorium pengolahan hasil pertanian sekolah yang dilengkapi dengan fasilitas praktik, serta memanfaatkan area kebun sekolah sebagai sumber bahan baku. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial pengawetan hasil pertanian, aplikasi pencatat data suhu dan kelembaban untuk simulasi penyimpanan dingin, serta e-book tentang standar pengemasan produk. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah penanganan pascapanen hasil pertanian dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah melakukan praktik pengawetan, peserta didik dapat menerapkan metode pengawetan sederhana pada hasil pertanian dengan prosedur yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan penanganan pascapanen pada produk pertanian tertentu.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar LKPD, gambar proses pascapanen
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Perhatikan proses penanganan pascapanen buah mangga yang diberikan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok, tahapan apa saja yang terlihat.
- Isi tabel di bawah ini dengan urutan tahapan dan deskripsi singkatnya.
- Jodohkan istilah penanganan pascapanen dengan pengertian yang tepat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang masa simpan buah dan sayur?
- Mengapa buah atau sayur yang baru dipanen bisa cepat busuk?
- Sebutkan dua cara yang kamu tahu untuk menjaga kesegaran hasil pertanian!
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok dan praktik pengawetan, termasuk partisipasi, ketepatan prosedur, dan penerapan K3.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep penanganan pascapanen serta kemampuan analisis studi kasus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah penanganan pascapanen | Studi kasus masalah pascapanen | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip sortasi dan grading | Konsep sortasi dan grading | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menerapkan metode pengawetan sederhana | Praktik pengawetan pengeringan | 2 JP | Kemandirian |
| 4 | Menganalisis jenis pengemas dan teknik pengemasan | Fungsi dan jenis kemasan | 2 JP | Penalaran Kritis |
Penanganan pascapanen merupakan serangkaian kegiatan krusial setelah panen untuk mempertahankan kualitas, mencegah kerusakan, dan memperpanjang masa simpan hasil pertanian. Dengan penanganan yang tepat, kerugian dapat diminimalkan dan nilai jual produk dapat ditingkatkan, sehingga memberikan keuntungan lebih bagi petani dan menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas bagi konsumen.
1. Sortasi dan Grading
Sortasi adalah pemisahan hasil pertanian yang baik dari yang rusak atau cacat, sedangkan grading adalah pengelompokan produk berdasarkan standar kualitas tertentu seperti ukuran, warna, bentuk, dan tingkat kematangan. Kedua proses ini penting untuk menyeragamkan kualitas produk, memudahkan pemasaran, dan memenuhi permintaan pasar yang beragam. Contohnya, buah apel disortasi untuk memisahkan yang busuk, lalu digrading berdasarkan ukuran A, B, dan C.
2. Pengawetan Hasil Pertanian
Pengawetan adalah upaya untuk menghambat kerusakan produk pertanian akibat aktivitas mikroorganisme atau reaksi kimia. Metode pengawetan meliputi pengeringan (mengurangi kadar air), pengasinan (menambah garam), pengasapan (menggunakan asap), fermentasi (aktivitas mikroba baik), dan pemanasan (pasteurisasi/sterilisasi). Pemilihan metode tergantung jenis produk dan tujuan pengawetan, misalnya pengeringan untuk keripik buah, pengasinan untuk ikan asin.
3. Pengemasan Produk Pertanian
Pengemasan berfungsi melindungi produk dari kerusakan fisik, kimia, dan biologis, serta memperpanjang masa simpan dan memberikan informasi kepada konsumen. Bahan pengemas bervariasi dari plastik, kertas, karton, hingga bahan alami. Desain kemasan harus sesuai dengan karakteristik produk, kondisi penyimpanan, dan target pasar. Contohnya, kemasan vakum untuk daging segar atau kemasan jaring untuk bawang merah.
4. Penyimpanan Dingin
Penyimpanan dingin adalah metode mempertahankan kualitas produk pertanian dengan menurunkan suhu lingkungan. Suhu rendah memperlambat laju respirasi, transpirasi, dan aktivitas mikroorganisme penyebab kerusakan. Ada beberapa jenis penyimpanan dingin seperti pendinginan (chilling) untuk sayuran dan buah, serta pembekuan (freezing) untuk produk beku. Pengaturan suhu dan kelembaban yang tepat sangat penting untuk mencegah kerusakan dingin atau dehidrasi.
Rangkuman: Penanganan pascapanen meliputi sortasi dan grading untuk menyeragamkan kualitas, pengawetan untuk memperpanjang masa simpan melalui berbagai metode, pengemasan untuk perlindungan dan daya tarik, serta penyimpanan dingin untuk menghambat kerusakan. Semua tahapan ini esensial dalam menjaga kualitas, mengurangi kerugian, dan meningkatkan nilai jual hasil pertanian dari petani hingga konsumen.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sortasi | Pemisahan produk berdasarkan kualitas. |
| Grading | Pengelompokan produk berdasarkan standar mutu. |
| Pascapanen | Kegiatan setelah panen untuk menjaga kualitas. |
| Respirasi | Proses pernapasan pada hasil pertanian. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin" mata pelajaran Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Proses Bisnis Industri Pengolahan Hasil PertanianModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerkembangan Teknologi, Proses Kerja, dan Isu-Isu Global Industri Pengolahan Hasil PertanianBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAgripreneur, Lapangan Kerja, dan Peluang Usaha Bidang AgriteknologiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) dalam Pengolahan Hasil PertanianBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin pada Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Bidang Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian.
Modul Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian materi Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini gratis?
Ya. Modul Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin untuk Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Dasar-dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Penanganan Pascapanen: Sortasi, Grading, Pengawetan, Pengemasan, dan Penyimpanan Dingin disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.