SMKKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman Kelas X
Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Proses bisnis industri broadcasting dan perfilman adalah alur terstruktur dari ide hingga distribusi. Dimulai dari pra-produksi (perencanaan), dilanjutkan dengan produksi (pengambilan gambar/rekaman), pasca-produksi (penyuntingan), dan diakhiri dengan distribusi serta monetisasi. Setiap tahapan melibatkan berbagai profesi yang berkolaborasi untuk menghasilkan konten berkualitas. Pemahaman menyeluruh tentang proses ini esensial untuk berkarir di industri kreatif yang dinamis.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman
Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman
Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman
Fase / KelasE / X
Materi PokokProses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis media penyiaran dan film yang sering mereka konsumsi sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu memahami proses bisnis industri broadcasting dan perfilman, mengidentifikasi peluang kerja, serta menerapkan prinsip dasar produksi konten dengan etika dan standar industri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIndustri broadcasting dan perfilman melibatkan stasiun televisi, radio, rumah produksi film, dan platform streaming yang menghasilkan berbagai konten.
KonseptualProses bisnis dalam industri ini mencakup tahapan pra-produksi, produksi, pasca-produksi, distribusi, dan monetisasi konten.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam setiap tahapan proses bisnis, mulai dari ide hingga penayangan atau distribusi karya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang dan kolaborasi tim dalam menghasilkan karya broadcasting dan perfilman yang berkualitas.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan utama dalam proses bisnis industri broadcasting dan perfilman dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran berbagai profesi dalam setiap tahapan proses bisnis broadcasting dan perfilman secara runtut.
  3. Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat mempresentasikan alur kerja produksi konten broadcasting dari pra-produksi hingga pasca-produksi dengan jelas.
  4. Dengan merancang konsep proyek film pendek, peserta didik dapat menerapkan pemahaman tentang proses bisnis pra-produksi dan produksi secara kolaboratif.
  5. Melalui simulasi pitching proyek, peserta didik dapat mengkomunikasikan ide proyek film pendek mereka dengan percaya diri dan persuasif.
Halaman 2 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proses bisnis industri broadcasting dan perfilman secara menyeluruh akan membantu peserta didik melihat gambaran besar dunia kerja, merencanakan karir, dan menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah acara TV favorit atau film blockbuster bisa sampai ke layar kita, dan siapa saja yang terlibat di baliknya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan menyusun teks pitching yang persuasif.
Informatika: Memanfaatkan perangkat lunak presentasi dan aplikasi kolaborasi untuk proyek kelompok.
Ekonomi Bisnis: Memahami model bisnis, target pasar, dan strategi monetisasi dalam industri kreatif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan berbagai jenis konten media yang dikonsumsi di rumah dan potensi karir di baliknya.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok dan presentasi yang interaktif, dengan akses ke proyektor dan papan tulis.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi video (misalnya YouTube) untuk studi kasus video 'behind the scene' dan contoh 'pitching' proyek, serta aplikasi kolaborasi online untuk kerja kelompok.
Halaman 3 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi tahapan utama dalam proses bisnis industri broadcasting dan perfilman dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi untuk memastikan kesiapan peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan cuplikan singkat dari beberapa jenis konten broadcasting (berita, talkshow) dan film (trailer, behind the scene), lalu bertanya: 'Apa perbedaan mendasar dari kedua jenis tayangan ini? Proses apa saja yang kira-kira terjadi di balik layar?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik: 'Bagaimana sebuah acara TV favorit atau film blockbuster bisa sampai ke layar kita, dan siapa saja yang terlibat di baliknya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan pertanyaan inti tentang 'Bagaimana proses bisnis sebuah produk broadcasting dan perfilman dari ide hingga tayang/distribusi?'.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil, masing-masing 4-5 orang.
  3. Guru membagikan bahan ajar cetak dan akses ke sumber daya digital (artikel, video) tentang gambaran umum proses bisnis industri broadcasting dan perfilman.
  4. Peserta didik secara berkelompok membaca dan menganalisis informasi yang diberikan, mengidentifikasi istilah-istilah kunci dan tahapan umum.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mulai merancang kerangka awal proyek mereka, yaitu membuat 'Peta Proses Bisnis' untuk salah satu jenis konten (misal: produksi iklan TV atau film pendek).
  2. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi tahapan utama (pra-produksi, produksi, pasca-produksi, distribusi) dan sub-tahapan di dalamnya.
  3. Setiap kelompok membuat draf awal peta pikiran atau diagram alir yang menggambarkan proses bisnis tersebut, mencantumkan aktivitas kunci di setiap tahapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan draf peta proses bisnis mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, menanyakan hal yang kurang jelas atau menambahkan informasi yang relevan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep proses bisnis yang telah diidentifikasi dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan tahapan-tahapan dasar dalam proses bisnis industri broadcasting dan perfilman.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan pentingnya perencanaan dalam setiap proyek.
  3. Guru menginformasikan materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan peran berbagai profesi dalam setiap tahapan proses bisnis broadcasting dan perfilman secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan sebuah gambar peta pikiran tentang profesi di industri kreatif dan bertanya: 'Siapa saja yang terlibat dalam pembuatan sebuah film atau acara televisi? Apa saja peran mereka?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan hasil diskusi pertemuan sebelumnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menyusun jadwal kerja yang lebih detail untuk proyek 'Peta Proses Bisnis' mereka, termasuk pembagian tugas untuk menganalisis profesi.
  2. Guru membagikan LKPD 'Profesi di Balik Layar' yang berisi studi kasus singkat tentang produksi konten dan daftar profesi di industri broadcasting dan perfilman.
  3. Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus dan mengidentifikasi profesi-profesi yang terlibat di setiap tahapan proses bisnis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling mengamati dan membimbing setiap kelompok dalam menganalisis peran profesi serta menghubungkannya dengan tahapan proses bisnis.
  2. Setiap kelompok mengisi tabel pada LKPD, mencocokkan profesi dengan tahapan yang relevan (pra-produksi, produksi, pasca-produksi, distribusi) dan menjelaskan tanggung jawab utamanya.
  3. Peserta didik berdiskusi untuk melengkapi peta proses bisnis yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya dengan menambahkan profesi kunci di setiap tahapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang peran profesi di depan kelas.
  2. Peserta didik lain memberikan pertanyaan atau tanggapan terkait presentasi, memperkaya pemahaman tentang berbagai peran dalam industri.
  3. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya kolaborasi antarprofesi dalam menghasilkan karya berkualitas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya peran setiap profesi dalam kelancaran proses bisnis.
  2. Guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik untuk terus mengembangkan minat dan bakat mereka.
  3. Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya yang berfokus pada simulasi dan praktik, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKProfesi di Balik Layar IndustriNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi profesi dan perannya dalam setiap tahapan proses bisnis broadcasting dan perfilman.

Alat & bahan: Lembar kerja cetak, alat tulis, perangkat gawai untuk riset

Langkah kerja:

  1. Perhatikan peta pikiran profesi di industri kreatif berikut.
  2. Baca studi kasus singkat tentang produksi film 'Petualangan Rimba' yang diberikan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok, profesi apa saja yang terlibat di setiap tahapan pra-produksi, produksi, pasca-produksi, dan distribusi film tersebut.
  4. Isi tabel di bawah ini dengan nama profesi dan deskripsi peran utamanya.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja jenis acara TV atau film yang paling sering kamu tonton?
  2. Menurutmu, berapa banyak orang yang terlibat dalam membuat sebuah film?
  3. Pernahkah kamu mendengar istilah 'produser' atau 'sutradara'? Apa tugas mereka?
  4. Apa perbedaan antara siaran langsung televisi dengan film bioskop?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan penyusunan peta proses bisnis serta partisipasi aktif dalam simulasi pitching.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Peta Proses Bisnis' yang dilengkapi dengan profesi dan presentasi pitching ide film pendek.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tahapan utama dalam proses bisnis industri broadcasting dan perfilmanGambaran umum proses bisnis2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan peran berbagai profesi dalam setiap tahapan proses bisnisPeran dan fungsi profesi2 JPkolaborasi
3Mempresentasikan alur kerja dan mengkomunikasikan ide proyekAlur kerja produksi dan pitching2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Industri broadcasting dan perfilman adalah sektor yang dinamis dan kompleks, melibatkan berbagai tahapan serta peran profesi. Memahami proses bisnisnya krusial bagi siapa pun yang ingin berkarya atau berkarir di dalamnya. Modul ini akan memandu Anda mengenal alur kerja dari ide awal hingga karya siap dinikmati publik, membuka wawasan tentang peluang dan tantangannya.

1. Pengertian Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman
Proses bisnis dalam industri broadcasting dan perfilman merujuk pada serangkaian aktivitas terstruktur yang dilakukan untuk menciptakan, memproduksi, mendistribusikan, dan memonetisasi konten audio-visual. Ini mencakup semua tahapan dari pengembangan ide hingga penayangan akhir. Tujuan utamanya adalah menghasilkan produk media yang berkualitas, menarik audiens, dan mencapai tujuan komersial atau informatif yang ditetapkan. Industri ini terus berkembang dengan munculnya teknologi dan platform baru, seperti platform streaming digital, yang mengubah cara konten diproduksi dan dikonsumsi.

2. Tahapan Pra-Produksi
Tahap pra-produksi adalah fondasi dari setiap proyek media. Ini adalah fase perencanaan intensif di mana ide dikembangkan, naskah ditulis, anggaran disusun, jadwal dibuat, lokasi dicari, dan kru direkrut. Contoh aktivitasnya meliputi riset, penulisan skenario atau treatment, storyboard, casting aktor, scouting lokasi, dan perizinan. Kesuksesan sebuah proyek sangat bergantung pada perencanaan yang matang di tahap ini. Tanpa pra-produksi yang kuat, tahap selanjutnya akan menghadapi banyak kendala dan risiko pembengkakan biaya.

3. Tahapan Produksi
Tahap produksi adalah realisasi dari semua perencanaan yang telah dibuat di pra-produksi. Ini adalah fase pengambilan gambar atau perekaman suara utama. Di sini, sutradara memimpin kru untuk merekam adegan sesuai naskah dan storyboard. Kru yang terlibat meliputi kameramen, penata cahaya, penata suara, penata artistik, dan asisten produksi. Efisiensi dan koordinasi tim sangat penting di tahap ini untuk memastikan semua materi yang dibutuhkan untuk pasca-produksi terekam dengan baik sesuai standar teknis dan artistik yang telah ditetapkan.

4. Tahapan Pasca-Produksi
Setelah semua materi produksi terkumpul, tahap pasca-produksi dimulai. Ini adalah proses penyuntingan dan penyempurnaan karya. Aktivitas utamanya meliputi editing video, penambahan efek visual (VFX), koreksi warna, mixing suara, penambahan musik latar, dan finalisasi grafis. Editor, sound designer, komposer musik, dan animator adalah beberapa profesi kunci di tahap ini. Tujuannya adalah merangkai semua elemen menjadi sebuah karya yang kohesif, menarik, dan memenuhi visi kreatif proyek. Kualitas pasca-produksi sangat memengaruhi daya tarik akhir produk.

5. Distribusi dan Monetisasi
Tahap terakhir dalam proses bisnis adalah distribusi dan monetisasi. Distribusi adalah proses menyampaikan konten kepada audiens melalui berbagai saluran seperti bioskop, televisi, radio, platform streaming, atau media daring lainnya. Monetisasi adalah cara menghasilkan pendapatan dari konten tersebut, bisa melalui penjualan tiket, iklan, langganan, atau lisensi. Strategi distribusi dan monetisasi harus disesuaikan dengan jenis konten dan target audiens. Pemasaran dan promosi juga menjadi bagian penting untuk menjangkau audiens seluas-luasnya dan memastikan keberhasilan komersial.

Rangkuman: Proses bisnis industri broadcasting dan perfilman adalah alur terstruktur dari ide hingga distribusi. Dimulai dari pra-produksi (perencanaan), dilanjutkan dengan produksi (pengambilan gambar/rekaman), pasca-produksi (penyuntingan), dan diakhiri dengan distribusi serta monetisasi. Setiap tahapan melibatkan berbagai profesi yang berkolaborasi untuk menghasilkan konten berkualitas. Pemahaman menyeluruh tentang proses ini esensial untuk berkarir di industri kreatif yang dinamis.

Halaman 9 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BroadcastingProses penyiaran konten audio atau visual kepada khalayak luas.
PerfilmanIndustri yang berkaitan dengan produksi film, dari pengembangan ide hingga distribusi.
Pra-produksiTahap perencanaan awal sebelum pengambilan gambar/rekaman dimulai.
Pasca-produksiTahap penyuntingan, efek visual, dan penyempurnaan setelah produksi.
MonetisasiProses menghasilkan pendapatan dari suatu produk atau layanan.
PitchingPresentasi singkat dan persuasif untuk meyakinkan pihak lain tentang ide proyek.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman" mata pelajaran Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XPeta Konsep
Proses Bisnis Industri Broadcasting dan PerfilmanPengertian Proses Bisnis Industri Broadcasting dan PerfilmanTahapan Pra-ProduksiTahapan ProduksiTahapan Pasca-ProduksiDistribusi dan Monetisasi
Dari sub-bab Proses Bisnis Industri Broadcasting dan PerfilmanHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Broadcasting dan Perfilman · Kelas XProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman pada Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman.

Modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman materi Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini gratis?

Ya. Modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman untuk Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Proses Bisnis Industri Broadcasting dan Perfilman disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Broadcasting dan Perfilman SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.