SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Teknik Pemesinan Kelas X
Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Angka sorong adalah alat ukur presisi untuk mengukur dimensi luar, dalam, dan kedalaman benda kerja dengan ketelitian tinggi. Bagian utamanya meliputi rahang ukur, tangkai ukur kedalaman, skala utama, dan skala nonius. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan pembagian skala. Kalibrasi nol dan teknik pengukuran yang benar sangat penting untuk mendapatkan hasil yang akurat. Pembacaan hasil melibatkan kombinasi nilai dari skala utama dan skala nonius.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja
Teknik Pemesinan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja
Teknik Pemesinan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranTeknik Pemesinan
Fase / KelasE / X
Materi PokokModul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang satuan panjang dan konsep pengukuran sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengukuran dan Alat Ukur
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis alat ukur mekanik presisi, memahami prinsip kerjanya, serta menggunakan alat ukur tersebut sesuai prosedur untuk mengukur dimensi benda kerja dengan akurat dan teliti.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAngka sorong adalah alat ukur yang sering digunakan di industri manufaktur untuk mengukur dimensi benda kerja dengan presisi tinggi.
KonseptualKonsep dasar penggunaan angka sorong melibatkan pemahaman skala utama dan skala nonius untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah kalibrasi, pengukuran, dan pembacaan hasil menggunakan angka sorong sesuai standar operasional prosedur.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan akurasi dalam pengukuran untuk menghindari kesalahan produksi dan memastikan kualitas produk.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama angka sorong dengan tepat.
  2. Dengan mengamati contoh kasus, peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja angka sorong dengan benar.
  3. Melalui panduan jobsheet, peserta didik dapat melakukan kalibrasi angka sorong secara mandiri dan akurat.
  4. Dengan praktik langsung menggunakan benda kerja, peserta didik dapat mengukur dimensi luar, dalam, dan kedalaman benda kerja menggunakan angka sorong sesuai prosedur operasional standar.
  5. Setelah melakukan pengukuran, peserta didik dapat membaca hasil pengukuran angka sorong dengan ketelitian 0,02 mm secara tepat.
Halaman 2 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Penggunaan angka sorong yang tepat sangat krusial dalam dunia industri untuk menjamin kualitas dan presisi produk. Kesalahan kecil dalam pengukuran dapat berakibat fatal pada keseluruhan proses produksi.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ketelitian pengukuran hingga sepersepuluh milimeter sangat penting dalam pembuatan komponen mesin?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep bilangan desimal, pembulatan, dan operasi hitung dalam pembacaan skala angka sorong.
Fisika: Pemahaman tentang konsep panjang, presisi, dan akurasi dalam pengukuran.
Gambar Teknik: Keterkaitan hasil pengukuran dengan toleransi dimensi yang tertera pada gambar kerja.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk mengamati penggunaan alat ukur dalam kehidupan sehari-hari atau di bengkel terdekat.
Lingkungan PembelajaranBengkel kerja sekolah yang dilengkapi dengan berbagai jenis angka sorong dan benda kerja, serta akses ke platform simulasi pengukuran digital, akan mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi angka sorong di smartphone atau komputer untuk latihan pembacaan skala nonius sebelum praktik langsung.
Halaman 3 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian utama angka sorong dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran.
  2. Guru menampilkan beberapa gambar komponen mesin yang presisi (misalnya piston, poros engkol) dan bertanya, 'Bagaimana komponen-komponen ini bisa dibuat dengan ukuran yang sangat pas satu sama lain?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Mengapa ketelitian pengukuran hingga sepersepuluh milimeter sangat penting dalam pembuatan komponen mesin?', agar peserta didik memahami arah dan manfaat belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kegagalan produk akibat kesalahan pengukuran dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang terjadi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil dan membagikan lembar kerja yang berisi studi kasus tentang pentingnya pengukuran presisi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis studi kasus, mengidentifikasi penyebab masalah, dan merumuskan pertanyaan terkait alat ukur presisi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru mendemonstrasikan secara langsung bagian-bagian angka sorong dan fungsinya menggunakan alat peraga.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi bagian-bagian angka sorong pada gambar di LKPD yang telah dibagikan dan mencatat fungsinya.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan hasil identifikasi bagian-bagian angka sorong untuk dipresentasikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi bagian-bagian angka sorong dan fungsinya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan meluruskan konsep yang kurang tepat.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru melakukan penguatan materi tentang bagian-bagian angka sorong, prinsip kerja, dan pentingnya ketelitian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali materi tentang bagian-bagian angka sorong dan fungsinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat: 'Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?'
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang cara kalibrasi angka sorong untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan praktik langsung menggunakan benda kerja, peserta didik dapat mengukur dimensi luar, dalam, dan kedalaman benda kerja menggunakan angka sorong sesuai prosedur operasional standar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang bagian-bagian angka sorong dan pentingnya pengukuran presisi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu praktik pengukuran menggunakan angka sorong, agar peserta didik siap secara mental dan fisik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kesalahan umum dalam pengukuran menggunakan angka sorong dan dampaknya pada benda kerja, lalu bertanya, 'Bagaimana kita bisa menghindari kesalahan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok praktik dan membagikan Jobsheet Praktik Pengukuran Angka Sorong serta benda kerja yang berbeda-beda.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru mendemonstrasikan langkah-langkah kalibrasi angka sorong dan cara mengukur dimensi luar, dalam, serta kedalaman dengan benar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berkelompok melakukan kalibrasi angka sorong yang akan digunakan sesuai panduan jobsheet.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik melakukan pengukuran dimensi luar, dalam, dan kedalaman pada benda kerja yang telah disediakan, kemudian mencatat hasilnya pada jobsheet.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik saling memeriksa hasil pengukuran dalam kelompok untuk memastikan akurasi dan ketelitian.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengukuran mereka dan membandingkannya dengan kelompok lain.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi tentang tantangan yang dihadapi selama praktik dan bagaimana cara mengatasinya, serta memberikan umpan balik terhadap hasil pengukuran.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kalibrasi dan teknik pembacaan yang benar untuk mencapai pengukuran yang presisi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah penting dalam penggunaan angka sorong untuk pengukuran presisi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan ketelitian peserta didik selama praktik, serta mengajak mereka merenungkan, 'Keterampilan apa yang kamu dapatkan hari ini yang paling bermanfaat untuk masa depanmu?'
  3. Guru memberikan pengarahan untuk menjaga kebersihan alat dan area kerja, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian angka sorong dan fungsinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Angka sorong, atau dikenal juga sebagai jangka sorong, adalah alat ukur presisi yang fundamental dalam bidang teknik pemesinan dan manufaktur.

Alat & bahan: Angka sorong (jangka sorong), gambar angka sorong, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar angka sorong berikut dengan saksama.
  2. Identifikasi bagian-bagian angka sorong dan berikan label pada gambar.
  3. Tuliskan fungsi masing-masing bagian angka sorong yang telah kamu identifikasi pada tabel di bawah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang alat ukur panjang?
  2. Sebutkan contoh alat ukur panjang yang sering kamu lihat!
  3. Mengapa pengukuran yang presisi itu penting dalam pembuatan benda kerja?
  4. Apa perbedaan antara akurasi dan presisi dalam pengukuran?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pengukuran menggunakan angka sorong dan penilaian kelengkapan serta ketepatan pengisian jobsheet.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk menguji pemahaman konsep dan kemampuan membaca hasil pengukuran angka sorong.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bagian-bagian utama angka sorong dengan tepatBagian-bagian angka sorong dan fungsinya2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan prinsip kerja angka sorong dengan benarPrinsip kerja skala utama dan nonius2 JPPenalaran Kritis
3Melakukan kalibrasi dan mengukur dimensi benda kerja menggunakan angka sorong sesuai prosedurKalibrasi dan teknik pengukuran2 JPKemandirian
4Membaca hasil pengukuran angka sorong dengan ketelitian 0,02 mm secara tepatPembacaan skala angka sorong2 JPPenalaran Kritis
Halaman 8 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Angka sorong, atau dikenal juga sebagai jangka sorong, adalah alat ukur presisi yang fundamental dalam bidang teknik pemesinan dan manufaktur. Kemampuan untuk menggunakannya dengan benar dan membaca hasilnya secara akurat adalah keterampilan dasar yang wajib dikuasai oleh setiap teknisi. Modul ini akan membimbing kamu memahami prinsip, bagian-bagian, cara penggunaan, hingga pembacaan hasil pengukuran dengan angka sorong.

1. Mengenal Angka Sorong
Angka sorong adalah alat ukur panjang yang memiliki tingkat ketelitian hingga 0,02 mm atau 0,05 mm. Alat ini diciptakan oleh Pierre Vernier, sehingga sering juga disebut Vernier Caliper. Fungsi utamanya adalah mengukur dimensi luar, dimensi dalam, dan kedalaman suatu benda kerja. Angka sorong sering digunakan dalam pekerjaan yang membutuhkan presisi tinggi, seperti pada proses permesinan, perakitan komponen, atau inspeksi kualitas produk.

2. Bagian-bagian Angka Sorong
Angka sorong terdiri dari beberapa bagian utama. Rahang ukur luar digunakan untuk mengukur dimensi luar. Rahang ukur dalam berfungsi untuk mengukur dimensi bagian dalam. Tangkai ukur kedalaman digunakan untuk mengukur kedalaman lubang atau celah. Skala utama menunjukkan nilai dalam milimeter atau inci, sedangkan skala nonius (vernier) memberikan pembacaan fraksi dari skala utama, yang menentukan tingkat ketelitian alat. Ada juga baut pengunci untuk menahan posisi rahang agar hasil pengukuran tidak berubah.

3. Prinsip Kerja Skala Nonius
Prinsip kerja angka sorong terletak pada perbedaan pembagian skala antara skala utama dan skala nonius. Skala utama memiliki pembagian yang standar, misalnya setiap milimeter. Skala nonius memiliki pembagian yang sedikit lebih rapat atau renggang, misalnya 19 mm dibagi menjadi 20 bagian pada skala nonius. Perbedaan ini memungkinkan pembacaan yang lebih teliti. Garis pada skala nonius yang sejajar dengan garis pada skala utama menunjukkan nilai desimal dari hasil pengukuran.

4. Kalibrasi dan Cara Penggunaan
Sebelum digunakan, angka sorong harus dikalibrasi. Kalibrasi nol dilakukan dengan merapatkan rahang ukur luar, pastikan angka nol skala utama dan nonius sejajar. Jika tidak, ada kesalahan nol yang harus diperhitungkan. Untuk mengukur dimensi luar, jepit benda kerja dengan rahang luar. Untuk dimensi dalam, gunakan rahang dalam. Untuk kedalaman, gunakan tangkai ukur kedalaman. Pastikan benda kerja tidak miring dan rahang menempel sempurna. Setelah pengukuran, kunci baut pengunci dan baca hasilnya.

5. Pembacaan Hasil Pengukuran
Membaca hasil pengukuran angka sorong memerlukan ketelitian. Pertama, baca nilai pada skala utama yang paling dekat dengan angka nol pada skala nonius sebelum angka nol tersebut. Ini adalah nilai bulat atau desimal pertama. Kedua, cari garis pada skala nonius yang paling sejajar dengan garis pada skala utama. Nilai pada skala nonius tersebut, dikalikan dengan ketelitian angka sorong (misalnya 0,02 mm), akan menjadi nilai desimal kedua. Jumlahkan kedua nilai ini untuk mendapatkan hasil akhir.

Rangkuman: Angka sorong adalah alat ukur presisi untuk mengukur dimensi luar, dalam, dan kedalaman benda kerja dengan ketelitian tinggi. Bagian utamanya meliputi rahang ukur, tangkai ukur kedalaman, skala utama, dan skala nonius. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan pembagian skala. Kalibrasi nol dan teknik pengukuran yang benar sangat penting untuk mendapatkan hasil yang akurat. Pembacaan hasil melibatkan kombinasi nilai dari skala utama dan skala nonius.

Halaman 9 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Angka SorongAlat ukur presisi untuk mengukur panjang, lebar, diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman.
Skala UtamaSkala yang menunjukkan nilai bulat dalam pengukuran.
Skala NoniusSkala tambahan yang digunakan untuk membaca nilai pecahan dari skala utama, meningkatkan ketelitian.
KetelitianKemampuan alat ukur untuk memberikan hasil yang mendekati nilai sebenarnya.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Teknik Pemesinan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja" mata pelajaran Teknik Pemesinan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XPeta Konsep
Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda KerjaMengenal Angka SorongBagian-bagian Angka SorongPrinsip Kerja Skala NoniusKalibrasi dan Cara PenggunaanPembacaan Hasil Pengukuran
Dari sub-bab Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda KerjaHalaman 12
Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaTeknik Pemesinan · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja yang Anda cari? Materi Teknik Pemesinan Kelas X lainnya:

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Teknik Pemesinan kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja pada Teknik Pemesinan SMK, Fase E, elemen Pengukuran dan Alat Ukur.

Modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja untuk Teknik Pemesinan kelas X.

Apakah modul ajar Teknik Pemesinan materi Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini gratis?

Ya. Modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Teknik Pemesinan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Teknik Pemesinan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja dapat Anda sesuaikan dengan murid Teknik Pemesinan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Teknik Pemesinan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja untuk Teknik Pemesinan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Teknik Pemesinan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Teknik Pemesinan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Teknik Pemesinan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Modul Ajar Penggunaan Angka Sorong untuk Mengukur Dimensi Benda Kerja disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Teknik Pemesinan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.