Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII
Yesus Mewartakan Kerajaan Allah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Yesus Mewartakan Kerajaan Allah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang kisah hidup Yesus Kristus dan beberapa ajaran-Nya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik mengembangkan sikap religius dengan menghayati nilai-nilai Kerajaan Allah dalam kehidupan sehari-hari. - kewargaan — elemen: Berpartisipasi dalam Masyarakat Global
Peserta didik menunjukkan kepedulian sosial melalui tindakan nyata yang mencerminkan ajaran Kerajaan Allah di lingkungan sekitar. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi relevansi perumpamaan Yesus tentang Kerajaan Allah dengan konteks kehidupan mereka.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Yesus Kristus dan Karya Keselamatan Allah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami dan menghayati pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah, nilai-nilai Kerajaan Allah, serta relevansinya dalam kehidupan pribadi dan sosial. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Yesus Kristus mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan dan perbuatan-Nya di daerah Galilea dan Yudea. |
| Konseptual | Kerajaan Allah adalah pemerintahan Allah yang hadir dalam diri Yesus dan diwujudkan melalui nilai-nilai kasih, keadilan, damai sejahtera, dan pengampunan. |
| Prosedural | Peserta didik akan menganalisis perumpamaan-perumpamaan Yesus tentang Kerajaan Allah dan mengidentifikasi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang Kerajaan Allah dapat membentuk cara pandang dan tindakan mereka dalam menghadapi masalah sosial. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menghayati pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah sebagai wujud ketaatan dan kasih kepada Tuhan. |
| 2. Cinta Ilmu | Berusaha memahami ajaran Yesus tentang Kerajaan Allah dengan sungguh-sungguh melalui analisis Kitab Suci dan refleksi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah seperti keadilan dan damai sejahtera dalam menjaga keharmonisan lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menunjukkan kasih dan kepedulian terhadap sesama melalui tindakan nyata yang terinspirasi dari ajaran Kerajaan Allah. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun masyarakat yang lebih baik dengan menerapkan nilai-nilai Kerajaan Allah demi kemajuan bangsa dan negara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian Kerajaan Allah menurut pewartaan Yesus Kristus dengan tepat.
- Dengan menganalisis perumpamaan-perumpamaan Yesus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan nilai-nilai Kerajaan Allah secara runtut.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis relevansi nilai-nilai Kerajaan Allah dalam konteks kehidupan nyata di lingkungan mereka dengan kritis.
- Dengan merancang sebuah proyek sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam tindakan nyata untuk menciptakan kebaikan di lingkungan sekolah atau masyarakat.
Pemahaman bermakna: Memahami Kerajaan Allah berarti menyadari bahwa nilai-nilai kasih, keadilan, dan damai sejahtera yang diajarkan Yesus harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan, bukan hanya di masa depan, tetapi juga saat ini.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran Yesus tentang Kerajaan Allah dapat mengubah cara kita melihat dan bertindak dalam menghadapi masalah kemiskinan atau ketidakadilan di sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami nilai-nilai keadilan sosial, toleransi, dan gotong royong sebagai manifestasi Kerajaan Allah di masyarakat. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menyusun laporan proyek dan presentasi yang jelas dan efektif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendukung proyek sederhana peserta didik di rumah atau lingkungan sekitar, misalnya dengan mendampingi atau memberikan fasilitas yang dibutuhkan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok, serta akses ke area sekolah atau masyarakat sekitar untuk observasi dan pelaksanaan proyek sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video inspiratif tentang kasih dan keadilan, serta media sosial untuk mendokumentasikan dan membagikan hasil proyek sederhana peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian Kerajaan Allah menurut pewartaan Yesus Kristus dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tebak Kata Kunci: Guru menyebutkan kata-kata terkait materi, peserta didik menebak kata kunci 'Kerajaan Allah' dengan cepat dan semangat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis perumpamaan-perumpamaan Yesus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan nilai-nilai Kerajaan Allah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Guru memulai dengan satu kata, peserta didik secara bergiliran menyebutkan kata terkait Kerajaan Allah yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya. (Misal: Kasih -> Hidup -> Pelayanan).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis perumpamaan Yesus untuk menemukan ciri-ciri dan nilai-nilai Kerajaan Allah.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah adalah inti dari seluruh ajaran-Nya. Ini bukan sekadar konsep abstrak, melainkan sebuah realitas yang sudah dimulai dan terus bertumbuh, menuntut tanggapan konkret dari setiap orang.
Alat & bahan: Kitab Suci, kertas plano, spidol warna, kartu perumpamaan
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar 1 yang berisi beberapa perumpamaan Yesus tentang Kerajaan Allah.
Gambar 1. Peta pikiran - Baca dan pahami setiap perumpamaan yang ada.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa ciri-ciri Kerajaan Allah yang dapat kamu temukan dari setiap perumpamaan?
- Identifikasi nilai-nilai Kerajaan Allah (misalnya kasih, keadilan, pengampunan) yang terkandung dalam setiap perumpamaan.
- Catat hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang mewartakan Kerajaan Allah?
- Di mana Yesus sering mewartakan Kerajaan Allah?
- Apa yang kamu ketahui tentang 'kerajaan'?
- Sebutkan satu hal baik yang pernah kamu lakukan untuk orang lain.
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi peta pikiran atau tabel analisis perumpamaan.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rancangan proyek sederhana yang dibuat oleh kelompok, meliputi kejelasan tujuan, relevansi dengan nilai Kerajaan Allah, dan rencana pelaksanaan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian Kerajaan Allah menurut pewartaan Yesus Kristus. | Pengertian Kerajaan Allah | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri dan nilai-nilai Kerajaan Allah dari perumpamaan Yesus. | Ciri-ciri dan Nilai Kerajaan Allah dalam Perumpamaan | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengaplikasikan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam tindakan nyata melalui proyek sederhana. | Penerapan Nilai Kerajaan Allah dalam Proyek Sosial | 3 JP | kewargaan |
Pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah adalah inti dari seluruh ajaran-Nya. Ini bukan sekadar konsep abstrak, melainkan sebuah realitas yang sudah dimulai dan terus bertumbuh, menuntut tanggapan konkret dari setiap orang. Memahami Kerajaan Allah akan membuka mata kita untuk melihat dunia dengan cara pandang yang baru dan mendorong kita untuk bertindak.
1. Pengertian Kerajaan Allah
Kerajaan Allah adalah tema sentral dalam pewartaan Yesus Kristus. Ini bukan kerajaan dalam arti geografis atau politik, melainkan pemerintahan Allah yang hadir dalam diri Yesus sendiri. Yesus mewartakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat (Mrk 1:15), bahkan sudah ada di tengah-tengah manusia (Luk 17:21). Ini adalah sebuah kondisi di mana kehendak Allah terlaksana sepenuhnya, membawa damai sejahtera, keadilan, dan kasih. Kerajaan Allah adalah berita sukacita bagi orang miskin, pembebasan bagi yang tertawan, dan penyembuhan bagi yang sakit.
2. Ciri-ciri Kerajaan Allah
Dari perumpamaan-perumpamaan-Nya, Yesus mengungkapkan ciri-ciri Kerajaan Allah. Kerajaan Allah seringkali dimulai dari hal yang kecil dan tak terlihat, seperti biji sesawi atau ragi, namun memiliki potensi pertumbuhan yang luar biasa. Ia juga sangat berharga, seperti harta terpendam atau mutiara yang indah, menuntut pengorbanan total untuk mendapatkannya. Kerajaan Allah bersifat inklusif, terbuka bagi siapa saja yang mau bertobat dan percaya, tanpa memandang status sosial atau latar belakang. Ia juga menuntut pertobatan dan perubahan hati dari setiap orang.
3. Nilai-nilai Kerajaan Allah
Nilai-nilai inti Kerajaan Allah adalah kasih, keadilan, damai sejahtera, pengampunan, dan pelayanan. Kasih menjadi fondasi utama, di mana manusia diajak untuk mengasihi Allah dan sesama. Keadilan berarti setiap orang diperlakukan setara dan berhak atas hak-haknya. Damai sejahtera bukan hanya ketiadaan konflik, melainkan keutuhan hubungan dengan Allah, sesama, dan lingkungan. Pengampunan adalah kesediaan untuk melepaskan dendam dan memulihkan hubungan. Pelayanan adalah sikap merendahkan diri untuk melayani kebutuhan orang lain, bukan dilayani.
4. Perumpamaan tentang Kerajaan Allah
Yesus menggunakan banyak perumpamaan untuk menjelaskan Kerajaan Allah kepada orang banyak. Contohnya, Perumpamaan Penabur mengajarkan tentang berbagai tanggapan terhadap firman Allah. Perumpamaan Biji Sesawi dan Ragi menunjukkan pertumbuhan Kerajaan Allah yang dimulai dari hal kecil. Perumpamaan Harta Terpendam dan Mutiara yang Indah menekankan nilai tak terhingga dari Kerajaan Allah yang menuntut komitmen penuh. Perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati menunjukkan esensi kasih yang melampaui batas-batas sosial. Setiap perumpamaan memberikan sudut pandang berbeda tentang realitas Kerajaan Allah.
5. Tanggapan terhadap Kerajaan Allah
Pewartaan Kerajaan Allah menuntut tanggapan dari setiap orang. Tanggapan pertama adalah pertobatan, yaitu berbalik dari dosa dan mengarahkan hidup kepada Allah. Kedua adalah percaya kepada Injil, yaitu kabar baik tentang Kerajaan Allah. Ketiga adalah mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam tindakan nyata, seperti melakukan perbuatan kasih, memperjuangkan keadilan, dan membangun damai. Tanggapan ini bukan hanya bersifat pribadi, melainkan juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.
6. Kerajaan Allah dan Realitas Sosial
Kerajaan Allah memiliki relevansi yang kuat dengan realitas sosial. Ajaran-Nya mendorong kita untuk peduli terhadap mereka yang miskin, tertindas, dan terpinggirkan. Mewujudkan Kerajaan Allah berarti bekerja untuk keadilan sosial, melawan segala bentuk ketidakadilan, dan membangun masyarakat yang lebih manusiawi. Di Kabupaten Kupang, misalnya, nilai-nilai Kerajaan Allah dapat mendorong upaya untuk pemerataan akses pendidikan, penyediaan air bersih yang layak, atau pengembangan ekonomi lokal yang berpihak pada masyarakat kecil. Ini adalah panggilan untuk menjadi agen perubahan yang membawa terang Kristus.
Rangkuman: Kerajaan Allah adalah inti pewartaan Yesus, bukan kerajaan fisik, melainkan pemerintahan Allah yang hadir membawa kasih, keadilan, dan damai sejahtera. Ia dimulai dari hal kecil, bertumbuh, dan sangat berharga, menuntut pertobatan serta komitmen penuh. Nilai-nilai Kerajaan Allah harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk menciptakan perubahan positif di dunia, dimulai dari lingkungan terdekat kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kerajaan Allah | Pemerintahan Allah yang hadir dalam diri Yesus dan diwujudkan melalui nilai-nilai-Nya. |
| Perumpamaan | Cerita pendek yang digunakan Yesus untuk mengajarkan kebenaran rohani. |
| Pertobatan | Perubahan hati dan pikiran yang mengarah pada berbalik dari dosa kepada Allah. |
| Keadilan | Perlakuan yang setara bagi setiap orang dan pemberian hak-hak yang semestinya. |
| Damai Sejahtera | Keutuhan dan kesejahteraan dalam hubungan dengan Allah, sesama, dan lingkungan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Yesus Mewartakan Kerajaan Allah" mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Yesus Mewartakan Kerajaan Allah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Sakramen PenyembuhanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRemaja dan MediaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKepedulian pada yang MiskinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Katolik di kelas lain
Iman sebagai Tanggapan atas Karya Keselamatan AllahPendidikan Agama Katolik Kelas VII SMPManusia Citra AllahPendidikan Agama Katolik Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Yesus Mewartakan Kerajaan Allah pada Pendidikan Agama Katolik SMP, Fase D, elemen Yesus Kristus dan Karya Keselamatan Allah.
Modul Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Katolik kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik materi Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini gratis?
Ya. Modul Yesus Mewartakan Kerajaan Allah untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Katolik kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Katolik kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Yesus Mewartakan Kerajaan Allah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Katolik kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Yesus Mewartakan Kerajaan Allah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Yesus Mewartakan Kerajaan Allah untuk Pendidikan Agama Katolik kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Yesus Mewartakan Kerajaan Allah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Katolik kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Yesus Mewartakan Kerajaan Allah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Katolik kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Katolik ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Yesus Mewartakan Kerajaan Allah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.