SMAKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Fisika Kelas X
Vektor

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah, berbeda dengan skalar yang hanya memiliki nilai. Representasi vektor bisa grafis (anak panah) atau analitis (komponen). Penjumlahan vektor dapat dilakukan secara grafis dengan metode poligon atau analitis dengan menguraikan vektor menjadi komponen-komponennya pada sumbu x dan y. Pemahaman vektor sangat penting untuk analisis besaran fisis dalam berbagai fenomena.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Vektor
Fisika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Vektor
Fisika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFisika
Fase / KelasE / X
Materi PokokVektor
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep besaran pokok dan besaran turunan serta perbedaan antara besaran skalar dan besaran vektor secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Fisika
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis besaran-besaran fisis, mengidentifikasi hubungan antarbesaran, serta menerapkan konsep fisika dalam menyelesaikan masalah terkait gerak, gaya, dan energi secara kualitatif maupun kuantitatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGaya dorongan meja, kecepatan mobil, dan perpindahan benda adalah contoh nyata besaran vektor dalam kehidupan sehari-hari.
KonseptualVektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah, yang dapat direpresentasikan secara grafis atau analitis, serta memiliki operasi penjumlahan dan pengurangan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara menggambar vektor, menentukan komponen vektor, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan vektor menggunakan metode grafis dan analitis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya representasi visual dan pemahaman arah dalam fisika untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok dan pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan besaran skalar dan vektor dengan tepat.
  2. Melalui pengamatan representasi grafis, peserta didik dapat menggambarkan vektor dan menentukan komponen-komponennya secara akurat.
  3. Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjumlahkan dan mengurangkan vektor menggunakan metode poligon secara mandiri.
  4. Setelah mempelajari konsep, peserta didik dapat menganalisis dan menyelesaikan masalah penjumlahan serta pengurangan vektor menggunakan metode komponen dengan benar.
  5. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menerapkan konsep vektor dalam menganalisis gerak atau gaya pada fenomena fisika sehari-hari.
Halaman 2 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami vektor tidak hanya tentang nilai, tetapi juga arah, yang krusial untuk menganalisis fenomena fisika secara akurat dan memecahkan masalah dalam kehidupan nyata.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa arah angin sangat penting untuk diketahui saat menentukan arah penerbangan pesawat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Konsep trigonometri (sinus, cosinus, tangen) digunakan untuk menentukan komponen vektor dan menghitung resultan vektor.
Geografi: Pemahaman arah mata angin dan koordinat digunakan dalam navigasi dan pemetaan yang melibatkan konsep vektor perpindahan.
Teknik: Aplikasi vektor sangat penting dalam desain struktur bangunan, analisis gaya pada jembatan, dan robotika.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan dengan menceritakan pengalaman mereka dalam menggunakan konsep arah atau navigasi dalam pekerjaan sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang dinamis, dengan akses ke papan tulis atau proyektor untuk presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi vektor online atau video animasi untuk memvisualisasikan penjumlahan vektor dan komponen-komponennya.
Halaman 3 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok dan pengamatan gambar, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan besaran skalar dan vektor dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan mengajak berdoa bersama untuk kelancaran pembelajaran.
  2. Guru menanyakan kabar dan kesiapan peserta didik, lalu mengaitkan materi vektor dengan pengalaman sehari-hari, misalnya saat menentukan arah dan jarak tempuh perjalanan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan manfaat mempelajari vektor dalam kehidupan nyata.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar fenomena fisika (misalnya: mobil bergerak, orang mendorong meja, suhu ruangan) dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Orientasi pada masalah: Guru mengajukan pertanyaan pemicu seperti 'Besaran apa saja yang terlibat dalam gambar ini? Apakah semua besaran itu punya arah?'.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi skenario masalah terkait perbedaan besaran skalar dan vektor.
  4. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menganalisis gambar dan skenario pada LKPD, mengidentifikasi besaran-besaran yang ada, serta mengelompokkannya menjadi skalar atau vektor berdasarkan definisi yang mereka pahami.
  5. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan mereka memahami konsep dasar dan memberikan bantuan jika ada kesulitan dalam membedakan besaran skalar dan vektor.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil diskusinya mengenai perbedaan besaran skalar dan vektor.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan dari setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil identifikasi dan pengelompokan besaran skalar dan vektor di depan kelas.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau sanggahan terhadap presentasi yang disampaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan definisi dan karakteristik besaran skalar dan vektor berdasarkan presentasi dan masukan dari seluruh peserta didik.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan konsep dan koreksi jika ada pemahaman yang kurang tepat, serta memastikan semua peserta didik memahami perbedaan fundamental antara besaran skalar dan vektor.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru memberikan kuis singkat (misal: 3-5 soal pilihan ganda) untuk mengecek pemahaman peserta didik tentang besaran skalar dan vektor.
  2. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, yaitu representasi vektor dan komponen-komponennya.
  3. Guru menutup pelajaran dengan memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan mengucapkan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat menjumlahkan dan mengurangkan vektor menggunakan metode poligon secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan mengajak berdoa bersama.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang besaran skalar dan vektor, lalu menanyakan 'Bagaimana cara kita menggambarkan vektor dan menjumlahkannya jika ada beberapa vektor yang bekerja pada satu objek?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menggambarkan dan menjumlahkan vektor secara grafis melalui percobaan sederhana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video atau animasi tentang pergerakan objek yang melibatkan beberapa perpindahan (vektor) secara berurutan, misalnya perahu menyeberangi sungai dengan arus.
  2. Orientasi pada masalah: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa menentukan posisi akhir perahu tersebut? Metode apa yang bisa kita gunakan untuk menggambarkan dan menghitung total perpindahannya?'.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD percobaan 'Penjumlahan Vektor Metode Poligon' serta alat dan bahan seperti penggaris, busur, kertas milimeter blok, dan pensil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok membaca prosedur percobaan pada LKPD yang meminta mereka untuk menggambarkan beberapa vektor perpindahan dan menentukan resultannya menggunakan metode poligon.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri melakukan percobaan dengan menggambar vektor pada kertas milimeter blok, menjumlahkan dan mengurangkan vektor menggunakan metode poligon sesuai instruksi LKPD.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling, mengamati, dan membimbing setiap kelompok dalam melakukan percobaan, memastikan mereka menggambar vektor dengan skala dan arah yang benar, serta membantu jika ada kesulitan teknis atau konseptual.
  4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menganalisis data hasil percobaan mereka, menghitung besar dan arah resultan vektor, serta menyiapkan laporan hasil percobaan yang berisi gambar vektor, perhitungan, dan kesimpulan.
  5. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan analisis mereka di depan kelas, menunjukkan gambar vektor yang telah dibuat dan menjelaskan langkah-langkah penentuan resultan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan hasil percobaan antar kelompok, mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan, serta membahas kelebihan dan kekurangan metode poligon.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan konsep tentang representasi vektor (panjang, arah, titik tangkap), komponen vektor, dan langkah-langkah penjumlahan/pengurangan vektor dengan metode poligon, serta memberikan umpan balik terhadap laporan percobaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru memberikan tugas rumah berupa beberapa soal latihan penjumlahan dan pengurangan vektor menggunakan metode poligon.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan hasil percobaan yang telah dilakukan peserta didik.
  3. Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi untuk terus belajar dan mengucap salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Vektor Fisika!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi besaran skalar dan vektor serta melakukan operasi penjumlahan vektor sederhana.

Alat & bahan: Kertas milimeter blok, penggaris, busur derajat, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar gaya-gaya yang bekerja pada balok di bawah ini, kemudian tentukan arah dan besar setiap gaya.
    10 N5 N8 N
    Gambar 1. Gaya
  2. Identifikasi besaran-besaran fisis berikut ini, apakah termasuk besaran skalar atau vektor, dan berikan alasannya.
  3. Gambarkan vektor perpindahan berikut pada kertas milimeter blok: (a) 4 satuan ke timur, (b) 3 satuan ke utara, (c) resultan dari (a) dan (b) menggunakan metode poligon.
  4. Hitunglah resultan dari dua vektor F1 = 6 N (arah 0 derajat) dan F2 = 8 N (arah 90 derajat) menggunakan metode komponen.
  5. Diskusikan dalam kelompok, mengapa penting untuk mengetahui arah ketika berbicara tentang gaya atau kecepatan?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang besaran?
  2. Berikan contoh besaran yang hanya memiliki nilai!
  3. Berikan contoh besaran yang memiliki nilai dan arah!
  4. Mengapa arah penting dalam beberapa besaran fisika?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, presentasi hasil kerja LKPD, dan keaktifan peserta didik dalam bertanya dan menjawab.

Sumatif (akhir): Penyelesaian soal-soal esai dan pilihan ganda tentang konsep vektor dan operasi vektor.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi perbedaan besaran skalar dan vektorPengertian, ciri, dan contoh besaran skalar dan vektor2 JPpenalaran kritis
2Menggambarkan vektor dan menentukan komponennyaRepresentasi grafis vektor, komponen vektor2 JPkreativitas
3Menjumlahkan dan mengurangkan vektorMetode poligon dan metode komponen4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Vektor adalah salah satu konsep fundamental dalam fisika yang memungkinkan kita untuk mendeskripsikan besaran yang memiliki arah dan besar. Pemahaman yang kuat tentang vektor sangat penting untuk mempelajari topik-topik fisika selanjutnya seperti kinematika, dinamika, medan listrik, dan medan magnet. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai konsep dasar vektor dan operasinya.

1. Pengertian Besaran Skalar dan Vektor
Dalam fisika, besaran dibagi menjadi dua kategori utama: skalar dan vektor. Besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai atau besar, seperti massa, waktu, suhu, dan jarak. Sementara itu, besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan juga arah, seperti perpindahan, kecepatan, percepatan, dan gaya. Perbedaan fundamental ini sangat krusial dalam analisis fisika, karena arah dapat mengubah hasil perhitungan secara signifikan. Contohnya, suhu 30 derajat Celsius hanya memiliki nilai, sedangkan gaya 10 Newton ke timur memiliki nilai dan arah.

2. Representasi Vektor
Vektor dapat direpresentasikan secara grafis maupun analitis. Secara grafis, vektor digambarkan sebagai anak panah. Panjang anak panah menunjukkan besar (nilai) vektor, sedangkan arah anak panah menunjukkan arah vektor. Titik pangkal anak panah disebut titik tangkap vektor, dan titik ujungnya disebut ujung vektor. Secara analitis, vektor dapat dinyatakan dalam komponen-komponennya pada sistem koordinat Kartesius. Misalnya, vektor A dapat ditulis sebagai A = Ax i + Ay j, di mana Ax dan Ay adalah komponen vektor pada sumbu x dan y, serta i dan j adalah vektor satuan.

3. Penjumlahan Vektor Metode Grafis
Penjumlahan vektor secara grafis dapat dilakukan dengan metode poligon (segitiga atau jajar genjang). Metode poligon dilakukan dengan menempatkan pangkal vektor kedua pada ujung vektor pertama, dan seterusnya. Resultan vektor adalah vektor yang ditarik dari pangkal vektor pertama ke ujung vektor terakhir. Metode jajar genjang digunakan untuk menjumlahkan dua vektor dengan menempatkan kedua pangkal vektor pada satu titik, kemudian membentuk jajar genjang. Diagonal jajar genjang yang ditarik dari titik pangkal adalah resultan vektor.

4. Penjumlahan Vektor Metode Analitis
Metode analitis untuk penjumlahan vektor melibatkan penguraian vektor ke dalam komponen-komponennya pada sumbu x dan y. Jika ada beberapa vektor yang akan dijumlahkan, pertama-tama uraikan setiap vektor menjadi komponen x dan y-nya. Kemudian, jumlahkan semua komponen x untuk mendapatkan resultan komponen x (Rx) dan jumlahkan semua komponen y untuk mendapatkan resultan komponen y (Ry). Besar resultan vektor (R) dapat dihitung dengan rumus Pythagoras: R = √(Rx² + Ry²). Arah resultan dapat ditentukan dengan fungsi tangen: tan θ = Ry / Rx.

Rangkuman: Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah, berbeda dengan skalar yang hanya memiliki nilai. Representasi vektor bisa grafis (anak panah) atau analitis (komponen). Penjumlahan vektor dapat dilakukan secara grafis dengan metode poligon atau analitis dengan menguraikan vektor menjadi komponen-komponennya pada sumbu x dan y. Pemahaman vektor sangat penting untuk analisis besaran fisis dalam berbagai fenomena.

Halaman 9 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
VektorBesaran yang memiliki nilai dan arah.
SkalarBesaran yang hanya memiliki nilai.
Komponen VektorProyeksi vektor pada sumbu koordinat.
Resultan VektorHasil penjumlahan atau pengurangan beberapa vektor.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Vektor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Vektor" mata pelajaran Fisika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Vektor — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Vektor ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaFisika · Kelas XPeta Konsep
VektorPengertian Besaran Skalar dan VektorRepresentasi VektorPenjumlahan Vektor Metode GrafisPenjumlahan Vektor Metode Analitis
Dari sub-bab VektorHalaman 12
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Vektor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Fisika kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Vektor pada Fisika SMA, Fase E, elemen Pemahaman Fisika.

Modul Vektor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fisika kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Fisika materi Vektor ini gratis?

Ya. Modul Vektor untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Vektor ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fisika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Vektor ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Vektor dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Fisika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Vektor ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Vektor tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Vektor untuk Fisika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Vektor ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fisika kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Vektor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fisika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Fisika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Vektor yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fisika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Fisika SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.