Modul Ajar & RPP Geografi Kelas XI
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang komponen lingkungan hidup dan ekosistem. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap syukur atas keanekaragaman hayati Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dan bertanggung jawab menjaga kelestariannya. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis data persebaran flora dan fauna di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya secara objektif. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun peta persebaran flora dan fauna serta mengidentifikasi upaya konservasi yang sesuai.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pengenalan Lingkungan Geografis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis interaksi keruangan dalam sistem geografis yang kompleks, termasuk dinamika kependudukan, sumber daya alam, serta fenomena geosfer lainnya, untuk memahami keberlanjutan lingkungan dan pembangunan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang sangat tinggi, dengan tipe persebaran yang unik dipengaruhi oleh Garis Wallace dan Weber. |
| Konseptual | Konsep utama meliputi faktor-faktor yang memengaruhi persebaran, zonasi bioma, dan upaya konservasi keanekaragaman hayati. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi jenis flora dan fauna, memetakan persebarannya, dan merancang strategi konservasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami pola persebaran untuk pelestarian lingkungan dan keberlanjutan hidup di masa depan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mensyukuri keanekaragaman hayati Indonesia sebagai karunia Allah SWT dan memahami bahwa menjaga kelestariannya adalah bagian dari perintah agama. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk mendalami ilmu geografi tentang persebaran flora dan fauna serta faktor-faktor yang memengaruhinya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta berani mengambil tindakan nyata untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun kerja sama dan empati antarpeserta didik dalam kelompok untuk mencari solusi konservasi yang efektif demi keberlanjutan hidup bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia dengan memahami kekayaan alamnya yang luar biasa dan berkomitmen menjaganya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan peta, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis flora dan fauna berdasarkan karakteristik wilayah persebarannya di Indonesia secara runtut.
- Melalui analisis data dan informasi, peserta didik dapat menganalisis pola persebaran flora dan fauna di Indonesia berdasarkan Garis Wallace dan Weber dengan benar.
- Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang upaya konservasi flora dan fauna endemik Indonesia secara kreatif dan bertanggung jawab.
- Setelah menyimak studi kasus, peserta didik dapat mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap kelestarian flora dan fauna di Indonesia dengan kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami pola persebaran flora dan fauna di Indonesia membantu kita menyadari kekayaan alam yang luar biasa dan pentingnya peran kita dalam menjaga kelestariannya untuk generasi mendatang.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa gajah hanya ditemukan di Sumatera dan Kalimantan, sementara kanguru hanya ada di Papua?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Memahami klasifikasi ilmiah, adaptasi, dan interaksi antarorganisme dalam ekosistem. Pendidikan Agama Islam: Menyadari bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari perintah agama sebagai khalifah di bumi. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan menyusun teks persuasif untuk kampanye konservasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang flora dan fauna lokal di lingkungan tempat tinggal, serta bersama-sama melakukan aksi sederhana seperti menanam pohon atau menjaga kebersihan lingkungan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan akses internet, dilengkapi peta Indonesia, serta area di luar kelas untuk pengamatan langsung jenis tumbuhan lokal jika memungkinkan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs web konservasi, video dokumenter tentang keanekaragaman hayati Indonesia, dan aplikasi pembuat infografis atau poster digital untuk proyek kampanye konservasi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan peta, peserta didik dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Alam: Guru menyebutkan ciri-ciri flora atau fauna Indonesia, peserta didik menebak nama spesiesnya. Permainan berlangsung cepat dan bergantian, 2-3 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang upaya konservasi flora dan fauna endemik Indonesia secara kreatif dan bertanggung jawab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar: Guru menampilkan gambar siluet hewan atau tumbuhan, peserta didik menebak namanya dan menyebutkan asal daerahnya. Permainan ini memakan waktu 2-3 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan flora dan fauna berdasarkan wilayah persebarannya di Indonesia.
Alat & bahan: Modul ajar, pensil warna, lem, gunting, kertas HVS, internet
Langkah kerja:
- Golongkan setiap fauna pada tabel berikut ke dalam tipe Asiatis, Peralihan, atau Australis.
Gambar 1. Tabel - Amati 1 yang menunjukkan beberapa jenis flora dan fauna endemik Indonesia.
- Kelompokkan flora dan fauna tersebut berdasarkan kesamaan karakteristik dan perkiraan wilayah persebarannya.
- Gunakan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia (dari modul atau internet) untuk memverifikasi dan melengkapi pengelompokanmu.
- Catat nama flora dan fauna, karakteristik uniknya, serta wilayah persebarannya pada tabel yang tersedia.
- Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor apa saja yang menyebabkan pola persebaran tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis hewan atau tumbuhan yang kamu ketahui hidup di Indonesia!
- Menurutmu, mengapa ada hewan yang hanya ditemukan di satu pulau saja?
- Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
- Pernahkah kamu mendengar tentang Garis Wallace?
Formatif (proses): Observasi partisipasi kelompok dalam diskusi dan presentasi, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian proyek kampanye konservasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna. | Faktor fisik dan biologis persebaran. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan jenis flora dan fauna berdasarkan wilayah persebaran. | Klasifikasi flora dan fauna Indonesia. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menganalisis pola persebaran berdasarkan Garis Wallace dan Weber. | Garis Wallace dan Weber. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Merancang upaya konservasi flora dan fauna endemik Indonesia. | Konservasi in-situ dan ex-situ. | 2 JP | kolaborasi, keimanan dan ketakwaan |
Indonesia, dengan ribuan pulau dan iklim tropisnya, adalah surga bagi keanekaragaman hayati. Dari hutan hujan lebat hingga padang savana, berbagai jenis flora dan fauna hidup berdampingan. Modul ini akan mengajakmu menjelajahi kekayaan ini, memahami mengapa setiap spesies berada di tempatnya, dan bagaimana kita dapat berperan aktif dalam melestarikannya.
1. Faktor-faktor Persebaran Flora dan Fauna
Persebaran flora dan fauna di permukaan bumi tidak terjadi secara merata, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor ini dapat dikelompokkan menjadi faktor fisik dan faktor biologis. Faktor fisik meliputi iklim (suhu, curah hujan, kelembaban), topografi (ketinggian, kemiringan lereng), dan jenis tanah (kesuburan, kandungan mineral). Misalnya, hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi mendukung pertumbuhan vegetasi lebat dan keanekaragaman hewan yang tinggi. Sementara itu, faktor biologis mencakup interaksi antarspesies (kompetisi, predasi, simbiosis), adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungan, serta peran manusia dalam mengubah habitat. Pemahaman terhadap faktor-faktor ini sangat penting untuk menjelaskan pola persebaran yang ada.
2. Klasifikasi Flora dan Fauna Indonesia
Indonesia memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang sangat tinggi, bahkan termasuk dalam megabiodiversity country. Flora Indonesia dapat dikelompokkan menjadi hutan hujan tropis, hutan musim, sabana, dan hutan bakau, masing-masing dengan karakteristik vegetasi yang khas. Fauna Indonesia dibagi menjadi tiga tipe utama: Asiatis di bagian barat (Sumatera, Jawa, Kalimantan), Australis di bagian timur (Papua dan pulau-pulau sekitarnya), serta tipe Peralihan di bagian tengah (Sulawesi, Nusa Tenggara). Pembagian ini didasarkan pada karakteristik fisik dan biologis hewan serta sejarah geologis kepulauan Indonesia. Contoh fauna Asiatis adalah gajah, harimau, dan orangutan, sedangkan contoh fauna Australis adalah kangguru, cendrawasih, dan kasuari.
3. Garis Wallace dan Garis Weber
Pola persebaran fauna di Indonesia sangat dipengaruhi oleh dua garis imajiner, yaitu Garis Wallace dan Garis Weber. Garis Wallace, yang membentang antara Kalimantan dan Sulawesi serta antara Bali dan Lombok, memisahkan fauna tipe Asiatis di barat dengan fauna tipe Peralihan di tengah. Sementara itu, Garis Weber, yang terletak di sebelah timur Sulawesi dan Kepulauan Maluku, memisahkan fauna tipe Peralihan dengan fauna tipe Australis di timur. Kedua garis ini menjadi batas zoogeografi yang penting karena perbedaan kedalaman laut dan sejarah geologis yang menghalangi perpindahan spesies di masa lalu. Akibatnya, wilayah Peralihan memiliki fauna endemik yang unik, seperti anoa, babi rusa, dan komodo, yang menunjukkan campuran ciri Asiatis dan Australis.
4. Flora dan Fauna Endemik Indonesia
Flora dan fauna endemik adalah spesies yang hanya ditemukan di suatu wilayah geografis tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain. Indonesia kaya akan spesies endemik karena kondisi geografisnya yang terisolasi dan beragam. Contoh flora endemik antara lain Rafflesia arnoldii (bunga bangkai) di Sumatera, Pohon Eboni di Sulawesi, dan Anggrek Hitam di Kalimantan. Untuk fauna, kita memiliki Komodo di Pulau Komodo, Anoa di Sulawesi, Burung Cendrawasih di Papua, dan Badak Bercula Satu di Ujung Kulon. Keberadaan spesies endemik ini menjadikan Indonesia sangat penting dalam konteks keanekaragaman hayati global dan memerlukan upaya konservasi yang serius.
5. Ancaman dan Upaya Konservasi
Keanekaragaman hayati Indonesia menghadapi berbagai ancaman serius, terutama akibat aktivitas manusia. Deforestasi (penebangan hutan), perburuan liar, perdagangan ilegal satwa, polusi, dan perubahan iklim adalah beberapa penyebab utama hilangnya habitat dan kepunahan spesies. Untuk mengatasi ini, diperlukan upaya konservasi yang komprehensif. Konservasi dapat dilakukan secara in-situ (di habitat aslinya) melalui penetapan kawasan lindung seperti taman nasional, suaka margasatwa, dan cagar alam. Konservasi ex-situ (di luar habitat aslinya) dilakukan melalui kebun binatang, kebun raya, dan pusat penangkaran. Selain itu, edukasi masyarakat, penegakan hukum, dan rehabilitasi habitat juga menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian.
Rangkuman: Persebaran flora dan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh faktor fisik dan biologis, membentuk tiga tipe utama: Asiatis, Peralihan, dan Australis, yang dipisahkan oleh Garis Wallace dan Weber. Kekayaan hayati ini mencakup banyak spesies endemik yang unik. Namun, keanekaragaman ini terancam oleh aktivitas manusia, sehingga diperlukan upaya konservasi in-situ dan ex-situ yang serius dan berkelanjutan untuk melindunginya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Endemik | Spesies yang hanya ditemukan di satu wilayah geografis tertentu. |
| Bioma | Ekosistem besar yang dicirikan oleh vegetasi dominan dan iklim khas. |
| Deforestasi | Penebangan hutan secara besar-besaran untuk tujuan lain. |
| In-situ | Konservasi yang dilakukan di habitat asli spesies. |
| Ex-situ | Konservasi yang dilakukan di luar habitat asli spesies. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia" mata pelajaran Geografi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Geografi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan
Posisi Strategis Indonesia, Potensi Sumber Daya Alam, dan Pengaruhnya terhadap KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeragaman Hayati Indonesia dan DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Lingkungan dan KependudukanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerubahan Iklim dan KebencanaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Geografi di kelas lain
Pola Interaksi Desa dan KotaGeografi Kelas XII MAKajian GeografiGeografi Kelas X MAPengaruh Vulkanik terhadap KehidupanGeografi Kelas X MAPeta dan Penginderaan JauhGeografi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Geografi Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Geografi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia pada Geografi MA, Fase F, elemen Pengenalan Lingkungan Geografis.
Modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia untuk Geografi kelas XI.
Apakah modul ajar Geografi materi Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Geografi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia untuk Geografi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Geografi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.