Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Peta dan Penginderaan Jauh
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Peta dan Penginderaan Jauh |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kenampakan bumi dan cara melihat lokasi di permukaan bumi.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Geografi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis fenomena geosfer melalui penggunaan peta, penginderaan jauh, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memecahkan permasalahan geografi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peta kota Jakarta menunjukkan kepadatan penduduk di berbagai wilayah, dan citra satelit gunung berapi memperlihatkan perubahan kawah setelah erupsi. |
| Konseptual | Peta adalah representasi visual permukaan bumi, sedangkan penginderaan jauh adalah metode perolehan data tanpa kontak langsung dengan objek. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah membaca peta topografi dan mengidentifikasi objek pada citra satelit. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya kemampuan membaca dan menginterpretasi informasi geospasial untuk memahami kondisi lingkungan sekitar serta mengambil keputusan yang tepat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan peta dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen peta dengan tepat sesuai kaidah kartografi.
- Melalui analisis contoh citra penginderaan jauh, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar penginderaan jauh dan interpretasi citra dengan runtut.
- Dengan menggunakan atlas dan penggaris, peserta didik dapat menghitung skala peta dan jarak sebenarnya antar lokasi dengan benar.
- Melalui studi kasus penggunaan data penginderaan jauh, peserta didik dapat menganalisis manfaat penginderaan jauh dalam berbagai bidang kehidupan dengan minimal tiga contoh yang relevan.
- Setelah melakukan praktik interpretasi citra sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi objek-objek geografi pada citra dengan kriteria yang jelas.
Pemahaman bermakna: Peta dan penginderaan jauh bukan hanya alat, tetapi juga jendela untuk memahami kompleksitas bumi, membantu kita menganalisis masalah, dan merencanakan solusi yang berkelanjutan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bisa melihat seluruh permukaan bumi tanpa harus pergi ke setiap sudutnya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Peserta didik menerapkan konsep perbandingan dan skala untuk menghitung jarak dan luas pada peta. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Peserta didik memanfaatkan perangkat lunak pengolah gambar dan internet untuk mengakses serta menganalisis data geospasial. Pendidikan Agama Islam: Memahami keteraturan alam semesta melalui citra penginderaan jauh sebagai bentuk kebesaran Allah SWT. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan penggunaan peta atau aplikasi peta digital dalam perjalanan atau perencanaan liburan keluarga, serta mendampingi saat mencari informasi terkait penginderaan jauh. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat memanfaatkan laboratorium komputer sekolah untuk mengakses peta digital dan citra satelit, serta menggunakan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi peta digital (misalnya Google Maps/Earth) untuk eksplorasi lokasi, mencari data citra satelit dari platform publik, dan menggunakan perangkat lunak presentasi untuk menyajikan hasil analisis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan peta dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen peta dengan tepat sesuai kaidah kartografi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui analisis contoh citra penginderaan jauh, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar penginderaan jauh dan interpretasi citra dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan menggunakan atlas dan penggaris, peserta didik dapat menghitung skala peta dan jarak sebenarnya antar lokasi dengan benar. Setelah melakukan praktik interpretasi citra sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi objek-objek geografi pada citra dengan kriteria yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen peta dan unsur interpretasi citra serta menghitung skala peta.
Alat & bahan: Atlas, penggaris, pensil, alat tulis, bahan ajar, citra satelit sederhana
Langkah kerja:
- Amati Peta Provinsi A pada gambar 1. Identifikasi dan catatlah minimal 5 komponen peta yang kamu temukan pada tabel di bawah, lalu jelaskan fungsinya masing-masing.
Gambar 1. Peta pikiran - Pada Peta Provinsi A, ukurlah jarak antara kota X dan kota Y dengan penggaris (dalam cm).
- Hitunglah jarak sebenarnya antara kota X dan kota Y menggunakan skala peta yang tertera.
- Perhatikan Citra Satelit Daerah B pada gambar 2. Identifikasi minimal 3 objek geografi (misalnya: sungai, permukiman, hutan) yang terlihat, lalu jelaskan ciri-ciri interpretasi citra (rona, bentuk, ukuran, pola, tekstur) untuk setiap objek.
- Diskusikan hasil pengamatan dan perhitunganmu dengan kelompok, lalu siapkan untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang peta?
- Menurutmu, mengapa peta memiliki simbol-simbol?
- Pernahkah kamu melihat gambar bumi dari atas? Apa yang kamu lihat?
- Bagaimana cara mengetahui jarak sebenarnya di peta?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen peta | Komponen peta dan fungsinya | 2 JP | Penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip dasar penginderaan jauh dan interpretasi citra | Prinsip penginderaan jauh, unsur interpretasi citra | 2 JP | Penalaran kritis |
| 3 | Menghitung skala peta dan jarak sebenarnya | Perhitungan skala peta | 2 JP | Penalaran kritis |
| 4 | Mengidentifikasi objek-objek geografi pada citra | Interpretasi citra sederhana | 2 JP | Kolaborasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengenali kebesaran Allah SWT melalui keteraturan dan keindahan bentang alam yang terekam dalam peta dan citra penginderaan jauh, serta bersyukur atas ciptaan-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk menguasai teknologi geospasial demi memahami fenomena bumi secara mendalam dan ilmiah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menggunakan data geospasial untuk menganalisis isu lingkungan seperti kerusakan hutan atau banjir, serta merumuskan ide-ide solusi yang berkelanjutan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berkolaborasi dalam kelompok untuk menganalisis data geografi, menghargai setiap pendapat, dan bekerja sama menciptakan solusi untuk masalah lingkungan sekitar. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan pengetahuan peta dan penginderaan jauh untuk memahami potensi dan permasalahan wilayah Indonesia, berkontribusi pada pembangunan serta menjaga kedaulatan NKRI. |
Peta dan penginderaan jauh adalah dua teknologi geospasial yang sangat penting dalam memahami dan mengelola bumi. Keduanya memberikan informasi visual tentang permukaan bumi dari perspektif yang berbeda, memungkinkan kita untuk menganalisis pola, perubahan, dan karakteristik geografis. Dengan menguasai konsep dan aplikasi keduanya, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan.
1. Peta dan Komponennya
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan skala tertentu. Sebuah peta yang baik harus memiliki beberapa komponen penting agar informasinya mudah dipahami dan akurat. Komponen tersebut meliputi judul peta yang menjelaskan isi, skala yang menunjukkan perbandingan jarak, orientasi arah mata angin, legenda yang menjelaskan simbol, simbol-simbol untuk objek geografi, inset peta untuk detail area, garis tepi, serta sumber dan tahun pembuatan. Memahami setiap komponen ini krusial untuk membaca peta secara efektif.
2. Jenis-jenis Peta
Peta dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria. Berdasarkan isinya, ada peta umum (menunjukkan kenampakan alam dan buatan secara umum, seperti peta topografi) dan peta tematik (menunjukkan tema khusus, seperti peta kepadatan penduduk atau peta persebaran hasil tambang). Berdasarkan skalanya, peta dibagi menjadi peta skala besar (1:1 hingga 1:5.000), skala sedang (1:5.000 hingga 1:250.000), skala kecil (1:250.000 hingga 1:500.000), dan peta geografis (lebih kecil dari 1:1.000.000). Setiap jenis peta memiliki kegunaan spesifik sesuai kebutuhan informasi yang ingin disampaikan.
3. Penginderaan Jauh: Konsep Dasar
Penginderaan jauh (inderaja) adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah, atau fenomena yang dikaji. Prinsip dasarnya melibatkan interaksi antara sumber tenaga (umumnya matahari) dengan objek di permukaan bumi. Energi yang dipantulkan atau dipancarkan oleh objek ditangkap oleh sensor pada wahana (pesawat atau satelit), kemudian data tersebut diolah menjadi citra yang dapat diinterpretasi. Teknologi ini memungkinkan pemantauan area luas secara efisien dan berulang.
4. Interpretasi Citra Penginderaan Jauh
Interpretasi citra adalah kegiatan menganalisis citra untuk mengidentifikasi objek dan menilai signifikansinya. Proses ini melibatkan penggunaan unsur-unsur interpretasi citra seperti rona (tingkat kecerahan), bentuk (garis luar objek), ukuran (panjang, lebar, tinggi), pola (susunan keruangan), tekstur (kekasaran permukaan), situs (letak geografis objek), dan asosiasi (keterkaitan objek dengan objek lain). Dengan menggabungkan unsur-unsur ini, kita dapat mengenali berbagai objek seperti hutan, permukiman, sungai, atau lahan pertanian pada citra satelit atau foto udara.
Rangkuman: Peta dan penginderaan jauh adalah alat vital dalam geografi. Peta menyajikan informasi permukaan bumi secara visual dengan komponen penting seperti skala dan legenda. Penginderaan jauh mengumpulkan data tanpa kontak langsung, melalui interaksi energi dengan objek. Interpretasi citra melibatkan analisis rona, bentuk, dan pola untuk mengidentifikasi objek. Kedua teknologi ini sangat berguna untuk perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, dan berbagai aplikasi lainnya yang mendukung pemahaman dan keberlanjutan bumi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kartografi | Seni dan ilmu membuat peta. |
| Skala Peta | Perbandingan jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan. |
| Citra Satelit | Gambar permukaan bumi yang diambil oleh satelit. |
| Sensor | Alat pada wahana penginderaan jauh untuk merekam data. |
| Rona | Tingkat kecerahan atau kegelapan objek pada citra. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Peta dan Penginderaan Jauh" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Peta dan Penginderaan Jauh yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Geografi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Pengetahuan Dasar GeografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peta dan Penginderaan Jauh pada Geografi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Geografi.
Modul Peta dan Penginderaan Jauh ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Geografi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Geografi materi Peta dan Penginderaan Jauh ini gratis?
Ya. Modul Peta dan Penginderaan Jauh untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Peta dan Penginderaan Jauh ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Peta dan Penginderaan Jauh ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peta dan Penginderaan Jauh dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Peta dan Penginderaan Jauh ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peta dan Penginderaan Jauh tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peta dan Penginderaan Jauh untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Peta dan Penginderaan Jauh ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peta dan Penginderaan Jauh beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Geografi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Peta dan Penginderaan Jauh yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.