BerandaModul Ajar Paket AMatematika › Penyajian Data
Paket A · Kelas V · Fase C

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas V
Penyajian Data

Modul ajar (RPP) Matematika Paket A kelas V materi Penyajian Data lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Matematika kelas V materi Penyajian Data — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Penyajian data adalah proses mengatur dan menampilkan data agar mudah dipahami. Dua bentuk penyajian data yang umum adalah tabel (menggunakan baris dan kolom untuk data rinci) dan diagram batang (menggunakan batang untuk perbandingan visual). Keduanya membantu kita mengidentifikasi informasi penting, pola, dan tren dari data yang dikumpulkan. Dengan memahami penyajian data, kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Penyajian Data
Matematika · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Penyajian Data
Matematika · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasC / V
Materi PokokPenyajian Data
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang bilangan cacah dan operasi hitungnya serta mampu mengidentifikasi informasi sederhana dari gambar atau teks.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Warga belajar mengidentifikasi informasi penting dari kumpulan data untuk menyusun tabel dan diagram yang relevan.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Warga belajar merancang cara penyajian data yang berbeda dan menarik berdasarkan konteks kehidupan sehari-hari mereka.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Warga belajar bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dari lingkungan sekitar.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainData dan Ketidakpastian
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengumpulkan, mengorganisasikan, dan menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang sederhana, serta menginterpretasikan informasi yang diperoleh dari penyajian data tersebut dalam konteks kehidupan nyata.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini melibatkan data konkret seperti jumlah warga belajar yang menyukai makanan tertentu atau hasil panen dari kebun.
KonseptualKonsep intinya adalah bagaimana data dapat diorganisir dan divisualisasikan agar mudah dipahami melalui tabel dan diagram.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah mengumpulkan data, membuat tabel, dan menyusun diagram batang.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya penyajian data yang jelas untuk pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi berbagai bentuk penyajian data (tabel dan diagram batang) dengan benar.
  2. Mengumpulkan data sederhana dari lingkungan sekitar dengan metode yang tepat.
  3. Menyajikan data hasil pengumpulan dalam bentuk tabel dengan rapi dan akurat.
  4. Menyajikan data hasil pengumpulan dalam bentuk diagram batang dengan tepat.
  5. Menganalisis informasi dari tabel dan diagram batang sederhana untuk menjawab pertanyaan.
Halaman 2 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cara menyajikan data membantu kita mengorganisir informasi yang banyak menjadi lebih ringkas dan mudah dibaca, sehingga kita bisa mengambil keputusan yang lebih baik dalam berbagai situasi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan informasi tentang jumlah teman yang suka bakso, soto, atau nasi goreng agar semua orang mudah memahaminya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan membaca dan menulis deskripsi data serta menyusun laporan sederhana dari hasil penyajian data.
Ilmu Pengetahuan Alam: Mengumpulkan dan menyajikan data hasil pengamatan tentang pertumbuhan tanaman atau cuaca di sekitar lingkungan.
Pendidikan Pancasila: Mengumpulkan data tentang keberagaman budaya atau profesi di lingkungan sekitar untuk menumbuhkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat membantu warga belajar dalam mengumpulkan data sederhana terkait lingkungan atau pekerjaan mereka.
Lingkungan PembelajaranRuang belajar yang fleksibel memungkinkan warga belajar bekerja kelompok, serta penggunaan dinding atau papan tulis untuk memamerkan hasil proyek penyajian data mereka.
Pemanfaatan Teknologi DigitalWarga belajar dapat menggunakan aplikasi sederhana di ponsel untuk mencatat data atau melihat contoh-contoh diagram batang dari internet.
Halaman 3 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi berbagai bentuk penyajian data (tabel dan diagram batang) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Angka Teman: Warga belajar menebak jumlah saudara kandung teman, lalu mencatatnya. Mengajarkan pengumpulan data sederhana dan pengenalan angka.
Tutor menyapa warga belajar, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi tentang pentingnya informasi dalam hidup. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi cara menyajikan data dan bertanya 'Mengapa kita perlu menyajikan data dengan rapi?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitWarga belajar mengamati beberapa contoh data yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram batang dari koran atau majalah, lalu berdiskusi tentang perbedaan dan kegunaan masing-masing bentuk penyajian data tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, warga belajar mencoba mengidentifikasi bagian-bagian dari contoh tabel dan diagram batang yang diberikan tutor, seperti judul, label, dan angka-angka, serta menuliskan fungsi dari setiap bagian.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian tutor memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep dasar tabel dan diagram batang sebagai bentuk penyajian data yang efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitTutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya penyajian data. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan mendorong mereka untuk mencari contoh penyajian data lain di sekitar rumah sebelum pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengumpulkan data sederhana dari lingkungan sekitar dengan metode yang tepat dan menyajikan data hasil pengumpulan dalam bentuk tabel dengan rapi dan akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Makanan Favorit: Tutor menyebutkan beberapa makanan, warga belajar mengangkat tangan untuk makanan favoritnya. Ini melatih observasi dan pencatatan data.
Tutor menyapa, berdoa, presensi. Tutor mengulang sekilas materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan kegiatan hari ini: mengumpulkan data. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran: warga belajar akan mengumpulkan data sendiri dan menyajikannya dalam tabel. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita mengetahui data yang benar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitTutor menjelaskan langkah-langkah pengumpulan data sederhana (misal: survei makanan favorit warga belajar di PKBM atau jenis pekerjaan orang tua) dan cara mencatatnya. Warga belajar berdiskusi tentang metode pengumpulan data yang paling cocok untuk topik yang akan mereka pilih.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar secara berkelompok merencanakan proyek pengumpulan data sederhana (misalnya, hobi warga belajar, jenis usaha di sekitar PKBM). Mereka kemudian melakukan pengumpulan data dengan metode yang disepakati dan mulai menyajikan data tersebut dalam bentuk tabel pada LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan tabel data yang telah mereka buat. Tutor dan kelompok lain memberikan masukan untuk memastikan data tersaji dengan rapi dan akurat, serta memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam pengumpulan data.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitWarga belajar bersama tutor merangkum pentingnya pengumpulan data yang benar dan penyajian data dalam tabel. Tutor memberikan apresiasi dan menugaskan warga belajar untuk menyiapkan data tabel yang sudah dibuat untuk diubah menjadi diagram batang pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menyajikan data hasil pengumpulan dalam bentuk diagram batang dengan tepat dan menganalisis informasi dari tabel dan diagram batang sederhana untuk menjawab pertanyaan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Gambar Diagram Udara: Warga belajar diminta menggambar diagram batang di udara dengan jari, menggambarkan data sederhana yang disebutkan tutor (misal: jumlah apel, pisang, jeruk).
Tutor menyapa, berdoa, presensi. Tutor mengingatkan kembali proyek pengumpulan data dan penyajian tabel. Tutor menyampaikan tujuan hari ini: mengubah tabel menjadi diagram batang dan menganalisisnya. Pertanyaan pemantik: 'Mengapa diagram batang bisa lebih mudah dipahami daripada tabel?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitTutor menjelaskan langkah-langkah membuat diagram batang dari data yang sudah ada di tabel, termasuk penentuan skala dan pemberian label. Warga belajar melihat contoh dan berdiskusi cara membuat diagram batang yang informatif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitKelompok warga belajar melanjutkan proyek mereka dengan mengubah data dari tabel yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya menjadi diagram batang. Mereka juga berlatih menganalisis diagram batang tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok memamerkan diagram batang hasil karya mereka dan menjelaskan informasi yang dapat diambil dari diagram tersebut. Tutor memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan tentang kelebihan diagram batang dalam visualisasi data.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitTutor bersama warga belajar menyimpulkan seluruh materi penyajian data. Tutor memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas warga belajar. Tutor mendorong warga belajar untuk terus menerapkan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Warga belajar dapat mengumpulkan data, menyajikannya dalam tabel, dan mengubahnya menjadi diagram batang untuk dianalisis.

Alat & bahan: Kertas HVS/folio, pensil, penggaris, spidol warna, alat tulis, lembar observasi/wawancara sederhana

Langkah kerja:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 warga belajar.
  2. Diskusikan topik data sederhana yang ingin kalian kumpulkan dari lingkungan PKBM atau sekitar tempat tinggal (misal: jenis transportasi ke PKBM, hobi teman).
  3. Kumpulkan data dengan melakukan wawancara singkat atau observasi, kemudian catat hasilnya dengan rapi.
  4. Sajikan data yang telah terkumpul ke dalam bentuk tabel pada lembar kerja yang tersedia.
  5. Buatlah diagram batang berdasarkan tabel data yang sudah kalian susun.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang data?
  2. Pernahkah kamu melihat informasi yang disajikan dalam bentuk gambar-gambar batang?
  3. Menurutmu, apa kegunaan menyajikan data dengan rapi?
  4. Bagaimana cara kamu mengumpulkan informasi dari teman-temanmu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, ketepatan dalam pengumpulan data, kerapian tabel, dan kebenaran diagram batang pada LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek penyajian data (tabel dan diagram batang) serta kemampuan menganalisis informasi dari data tersebut.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai bentuk penyajian data (tabel dan diagram batang) dengan benar.Pengenalan tabel dan diagram batang.2 JPpenalaran kritis
2Mengumpulkan data sederhana dan menyajikannya dalam bentuk tabel.Pengumpulan data dan pembuatan tabel.2 JPkolaborasi, penalaran kritis
3Menyajikan data dalam diagram batang dan menganalisisnya.Pembuatan diagram batang dan interpretasi data.2 JPkreativitas, penalaran kritis
Halaman 9 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Data ada di mana-mana di sekitar kita, mulai dari jumlah teman yang suka es krim, hasil panen di kebun, hingga informasi tentang pelanggan di warung. Agar informasi yang banyak ini mudah dipahami dan berguna, kita perlu menyajikannya dengan baik. Modul ini akan membantu warga belajar memahami cara menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, sehingga informasi menjadi lebih jelas dan mudah dibaca.

1. Apa Itu Data?
Data adalah sekumpulan keterangan atau fakta yang kita kumpulkan. Data bisa berupa angka, kata, atau gambar. Misalnya, data tentang tinggi badan warga belajar, jumlah buku di perpustakaan, atau jenis buah yang paling disukai. Data ini sangat penting karena bisa membantu kita membuat keputusan. Bayangkan jika kita ingin tahu berapa banyak kursi yang dibutuhkan untuk pertemuan, kita perlu data jumlah warga belajar yang akan hadir. Tanpa data, kita akan kesulitan mengambil keputusan yang tepat.

2. Mengapa Data Perlu Disajikan?
Menyajikan data artinya mengatur data agar mudah dilihat, dibaca, dan dipahami. Jika data hanya berupa daftar angka yang panjang, kita akan kesulitan menemukan informasi penting di dalamnya. Dengan menyajikan data, kita bisa melihat pola, perbandingan, atau tren dengan cepat. Misalnya, lebih mudah melihat siapa yang paling banyak menjual produk jika datanya disajikan dalam grafik, daripada harus membaca satu per satu daftar penjualan yang panjang.

3. Penyajian Data dalam Bentuk Tabel
Tabel adalah salah satu cara menyajikan data dalam bentuk baris dan kolom. Tabel sangat baik untuk menunjukkan data secara rinci dan terstruktur. Setiap kolom memiliki judul yang menjelaskan jenis data di dalamnya, dan setiap baris berisi satu set informasi. Contohnya, tabel bisa berisi data nama warga belajar, jenis kelamin, dan usia. Dengan tabel, kita bisa melihat informasi spesifik dengan mudah, seperti 'Berapa usia Budi?' atau 'Siapa saja warga belajar perempuan?'

4. Cara Membuat Tabel Sederhana
Untuk membuat tabel, pertama tentukan judul tabel yang jelas. Lalu, buatlah kolom-kolom yang sesuai dengan jenis data yang akan dicatat. Misalnya, jika ingin mencatat jenis makanan favorit, kolomnya bisa 'Jenis Makanan' dan 'Jumlah Orang'. Setelah itu, isi setiap baris dengan data yang sudah dikumpulkan. Pastikan data diisi dengan rapi dan benar. Periksa kembali agar tidak ada kesalahan penulisan atau penghitungan.

5. Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Batang
Diagram batang adalah cara menyajikan data menggunakan batang-batang yang tingginya menunjukkan jumlah atau frekuensi data. Diagram ini sangat visual dan mudah untuk membandingkan satu kategori dengan kategori lainnya. Misalnya, jika kita ingin membandingkan jumlah warga belajar yang suka apel, jeruk, dan pisang, diagram batang akan langsung menunjukkan buah mana yang paling banyak disukai dengan melihat batang tertinggi. Diagram batang cocok untuk data kategori.

6. Cara Membuat Diagram Batang
Langkah pertama adalah membuat dua sumbu: sumbu mendatar (horizontal) untuk kategori data (misalnya, jenis buah) dan sumbu tegak (vertikal) untuk jumlah atau frekuensi. Beri nama pada setiap sumbu. Kemudian, tentukan skala pada sumbu tegak agar batang-batang bisa digambar dengan proporsional. Setelah itu, gambarlah batang untuk setiap kategori sesuai dengan jumlahnya. Pastikan lebar batang sama dan ada jarak antar batang. Jangan lupa beri judul pada diagram.

7. Membaca dan Menganalisis Data
Setelah data disajikan dalam tabel atau diagram batang, langkah selanjutnya adalah membacanya untuk mendapatkan informasi. Kita bisa melihat data tertinggi, terendah, atau membandingkan antar kategori. Misalnya, dari diagram batang tentang hobi, kita bisa tahu hobi apa yang paling populer. Menganalisis data berarti kita mencoba menemukan makna di balik angka-angka tersebut, seperti 'Mengapa hobi membaca kurang diminati?' atau 'Apa yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan minat baca?'

Rangkuman: Penyajian data adalah proses mengatur dan menampilkan data agar mudah dipahami. Dua bentuk penyajian data yang umum adalah tabel (menggunakan baris dan kolom untuk data rinci) dan diagram batang (menggunakan batang untuk perbandingan visual). Keduanya membantu kita mengidentifikasi informasi penting, pola, dan tren dari data yang dikumpulkan. Dengan memahami penyajian data, kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 10 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DataFakta atau keterangan yang dikumpulkan.
TabelPenyajian data dalam bentuk baris dan kolom.
Diagram BatangPenyajian data menggunakan batang-batang untuk menunjukkan jumlah atau frekuensi.
SumbuGaris acuan pada diagram (horizontal dan vertikal).
SkalaPerbandingan jarak pada diagram dengan nilai sebenarnya.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Penyajian Data" mata pelajaran Matematika Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Penyajian Data — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Penyajian Data ini gratis?

Ya. Modul Penyajian Data untuk kelas V Paket A dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Matematika kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Penyajian Data ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V Paket A.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penyajian Data untuk Matematika kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Penyajian Data ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas V Paket A berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penyajian Data pada Matematika Paket A, Fase C, elemen Data dan Ketidakpastian.

Bisakah modul Penyajian Data ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penyajian Data dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Matematika Paket ASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.