Paket CKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Pemberdayaan Kelas X
Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kesehatan adalah kondisi sejahtera fisik, mental, dan sosial yang saling terkait antara diri, keluarga, dan lingkungan. Faktor genetik, gaya hidup, lingkungan, dan akses layanan kesehatan memengaruhinya. Menjaga kebersihan diri dan sanitasi lingkungan sangat penting untuk mencegah penyakit. Kebiasaan hidup tidak sehat berdampak buruk pada individu dan keluarga. Peran aktif komunitas sangat krusial dalam upaya peningkatan kesehatan bersama.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan
Pemberdayaan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan
Pemberdayaan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPemberdayaan
Fase / KelasE / X
Materi PokokKesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemberdayaan Diri dan Lingkungan
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis berbagai aspek kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan, serta merancang solusi praktis untuk meningkatkan kualitas hidup sehat secara mandiri dan kolaboratif di komunitas.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak kasus penyakit disebabkan oleh kebiasaan hidup tidak sehat dan sanitasi lingkungan yang buruk di sekitar kita.
KonseptualKesehatan adalah kondisi fisik, mental, dan sosial yang sejahtera, bukan hanya bebas dari penyakit, yang saling berkaitan antara individu, keluarga, dan lingkungan.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah praktis dalam menjaga kebersihan diri, menerapkan pola hidup sehat, serta berpartisipasi dalam upaya sanitasi lingkungan.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya peran aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan tutor, warga belajar dapat merancang rencana aksi sederhana untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar tempat tinggal secara kolaboratif.
  3. Setelah menyelesaikan proyek, warga belajar dapat mempresentasikan hasil identifikasi masalah kesehatan dan solusi yang diusulkan kepada tutor dan teman sebaya secara percaya diri.
Halaman 2 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik dan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan nyata.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kebiasaan sehari-hari Anda dan kondisi lingkungan sekitar dapat memengaruhi kesehatan seluruh anggota keluarga?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial: menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari masalah kesehatan lingkungan terhadap komunitas.
Bahasa Indonesia: menyusun laporan proyek dan presentasi dengan bahasa yang lugas dan efektif.
Matematika: mengolah data sederhana terkait masalah kesehatan, misalnya jumlah kasus penyakit atau volume sampah.
Kemitraan PembelajaranWarga belajar bekerja sama dengan tokoh masyarakat atau pengurus RT/RW setempat untuk mengidentifikasi masalah kesehatan lingkungan dan merancang solusi yang relevan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas dan juga di lingkungan sekitar tempat tinggal warga belajar untuk observasi langsung dan penerapan proyek.
Pemanfaatan Teknologi DigitalWarga belajar menggunakan internet untuk mencari informasi tentang masalah kesehatan dan solusi yang relevan, serta membuat media presentasi digital sederhana.
Halaman 3 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran.
  2. Apersepsi: Tutor menanyakan pengalaman warga belajar tentang penyakit yang pernah diderita dan apa penyebabnya, mengaitkan dengan pentingnya menjaga kesehatan.
  3. Penyampaian tujuan: Tutor menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi faktor kesehatan dan merancang proyek peningkatan kesehatan, serta tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Tutor menayangkan gambar 1 tentang kondisi lingkungan yang sehat dan tidak sehat, lalu memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Menurut Anda, apa saja ciri lingkungan yang sehat dan tidak sehat? Bagaimana kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal Anda saat ini?'
  2. Warga belajar secara individu mencatat pemikiran awal mereka mengenai pertanyaan mendasar tersebut.
  3. Tutor memfasilitasi curah pendapat dari beberapa warga belajar untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang sering terjadi di lingkungan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Warga belajar dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok diberikan tugas untuk memilih satu masalah kesehatan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
  2. Setiap kelompok merumuskan pertanyaan proyek yang spesifik, misalnya: 'Bagaimana cara mengurangi sampah plastik di lingkungan RT 05 untuk mencegah DBD?'
  3. Kelompok menyusun rencana awal proyek yang mencakup identifikasi masalah, tujuan proyek, target capaian, dan langkah-langkah awal yang akan dilakukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rencana proyek awal mereka di depan kelas.
  2. Tutor dan warga belajar lainnya memberikan umpan balik konstruktif terhadap rencana proyek yang dipresentasikan, berfokus pada kejelasan masalah dan kelayakan solusi.
  3. Penguatan: Tutor menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan dan memberikan motivasi untuk melanjutkan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya identifikasi masalah kesehatan dan perencanaan proyek sebagai langkah awal.
  2. Refleksi: Warga belajar mengisi lembar refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan hal baru yang mereka dapatkan.
  3. Tindak lanjut: Tutor menugaskan setiap kelompok untuk menyempurnakan rencana proyek mereka dan mulai mengumpulkan data awal di lingkungan masing-masing untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah menyelesaikan proyek, warga belajar dapat mempresentasikan hasil identifikasi masalah kesehatan dan solusi yang diusulkan kepada tutor dan teman sebaya secara percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Tutor menyapa warga belajar, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Tutor meminta beberapa kelompok untuk berbagi kemajuan proyek mereka sejak pertemuan sebelumnya, menanyakan tantangan yang dihadapi.
  3. Penyampaian tujuan: Tutor menjelaskan tujuan pertemuan hari ini adalah menyelesaikan proyek dan mempresentasikan hasilnya, serta mendorong warga belajar untuk bekerja sama secara efektif.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok meninjau kembali rencana proyek mereka dan membuat jadwal kerja yang lebih detail untuk menyelesaikan proyek dalam waktu yang ditentukan.
  2. Warga belajar dalam kelompok berdiskusi tentang pembagian tugas dan peran masing-masing anggota untuk memastikan proyek dapat diselesaikan tepat waktu.
  3. Tutor berkeliling memantau dan memberikan bimbingan kepada kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyusun jadwal atau pembagian tugas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Warga belajar melanjutkan pengerjaan proyek sesuai jadwal yang telah disepakati, berfokus pada pengumpulan data, analisis, dan perumusan solusi.
  2. Setiap kelompok membuat poster atau media presentasi sederhana yang berisi identifikasi masalah, data pendukung, dan usulan solusi yang telah dirancang.
  3. Tutor memfasilitasi penggunaan sumber daya yang dibutuhkan (misalnya, akses internet untuk mencari informasi tambahan, bahan untuk membuat poster).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka di depan kelas menggunakan poster atau media lain yang telah dibuat.
  2. Warga belajar dari kelompok lain dan tutor memberikan pertanyaan dan masukan terhadap presentasi, mendorong diskusi yang konstruktif.
  3. Evaluasi pengalaman: Tutor memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi keseluruhan proses proyek, termasuk tantangan, keberhasilan, dan pembelajaran yang diperoleh.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan ide-ide terbaik dari setiap proyek untuk meningkatkan kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
  2. Refleksi: Tutor memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas warga belajar, serta mengajak mereka merenungkan bagaimana pengalaman ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Tindak lanjut: Tutor mendorong warga belajar untuk terus menerapkan kebiasaan hidup sehat dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di komunitas mereka.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKProyek Sehat Lingkungan Kita!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi masalah kesehatan lingkungan dan merancang solusi melalui observasi dan diskusi kelompok.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya. Bukan hanya bebas dari penyakit, tetapi juga kondisi fisik, mental, dan sosial yang sejahtera.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol, alat tulis, lembar observasi, gambar 1

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Upaya menjaga kesehatanmasyarakat denganmengendalikan fakto…Menurun1. Tindakan pencegahan.2. Tindakan peningkatan ataupromosi.3. Menyeluruh, memandang sesuatudari berbagai aspek.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati kondisi lingkungan sehat dan tidak sehat. Diskusikan dengan kelompok, apa saja perbedaan yang Anda temukan?
  3. Lakukan observasi singkat di sekitar tempat tinggal Anda (atau lingkungan yang disepakati). Catatlah minimal 3 masalah kebersihan atau kesehatan yang Anda temukan.
  4. Pilih 1 masalah paling mendesak yang ingin kelompok Anda pecahkan. Diskusikan penyebab dan dampak masalah tersebut.
  5. Rancanglah 2-3 solusi konkret yang bisa dilakukan oleh warga belajar dan komunitas untuk mengatasi masalah tersebut.
  6. Presentasikan hasil observasi dan rancangan solusi kelompok Anda di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Menurut Anda, apa itu lingkungan yang bersih?
  2. Penyakit apa yang sering muncul jika lingkungan kotor?
  3. Apa yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan rumah?
  4. Siapa saja yang bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan penyelesaian proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi proyek kelompok dan hasil identifikasi masalah serta solusi yang diusulkan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.Konsep kesehatan holistik, faktor internal dan eksternal.2 JPKesehatan, Penalaran Kritis
2Merancang rencana aksi untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan.Perencanaan proyek, identifikasi masalah, solusi praktis.1 JPKolaborasi, Kreativitas
3Mempresentasikan hasil identifikasi masalah dan solusi yang diusulkan.Teknik presentasi, komunikasi efektif, umpan balik.1 JPKomunikasi, Kolaborasi
Halaman 8 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya. Bukan hanya bebas dari penyakit, tetapi juga kondisi fisik, mental, dan sosial yang sejahtera. Kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan saling berkaitan erat. Lingkungan yang bersih mendukung keluarga yang sehat, dan individu yang sehat dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik. Mari kita pelajari bersama bagaimana menjaga kesehatan secara menyeluruh.

1. Konsep Kesehatan Holistik
Kesehatan holistik berarti melihat kesehatan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek fisik tetapi juga mental dan sosial. Kesehatan fisik meliputi pola makan sehat, olahraga teratur, dan istirahat cukup. Kesehatan mental mencakup kemampuan mengelola stres dan emosi. Sementara kesehatan sosial berkaitan dengan interaksi positif dengan lingkungan dan komunitas. Ketiga aspek ini saling memengaruhi dan penting untuk kualitas hidup yang optimal bagi setiap warga belajar dan keluarganya.

2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kesehatan
Kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor internal meliputi genetik dan usia, yang tidak dapat diubah. Faktor eksternal jauh lebih banyak, seperti gaya hidup (pola makan, aktivitas fisik, merokok), lingkungan fisik (kebersihan air, udara, sanitasi), lingkungan sosial (dukungan keluarga, komunitas), dan akses terhadap layanan kesehatan. Memahami faktor-faktor ini membantu kita mengambil langkah preventif dan promotif untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

3. Pentingnya Kebersihan Diri dan Sanitasi Lingkungan
Kebersihan diri seperti mandi, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan gigi adalah dasar pencegahan penyakit. Sanitasi lingkungan, seperti pengelolaan sampah yang baik, penyediaan air bersih, dan jamban sehat, sangat krusial untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Lingkungan yang kotor menjadi sarang kuman dan vektor penyakit seperti nyamuk dan tikus. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh warga belajar.

4. Dampak Kebiasaan Hidup Tidak Sehat
Kebiasaan hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji berlebihan, kurang aktivitas fisik, merokok, dan kurang tidur, dapat memicu berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi juga pada produktivitas keluarga dan biaya kesehatan. Mengubah kebiasaan ini membutuhkan komitmen dan dukungan dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga dan komunitas warga belajar.

5. Peran Komunitas dalam Peningkatan Kesehatan
Peningkatan kesehatan tidak bisa dilakukan sendiri. Peran aktif komunitas sangat penting, misalnya melalui gotong royong membersihkan lingkungan, sosialisasi pola hidup sehat, atau pembentukan posyandu. Kemitraan dengan pemerintah daerah atau lembaga kesehatan juga dapat mendukung program-program kesehatan yang lebih luas. Setiap warga belajar dapat menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdaya.

Rangkuman: Kesehatan adalah kondisi sejahtera fisik, mental, dan sosial yang saling terkait antara diri, keluarga, dan lingkungan. Faktor genetik, gaya hidup, lingkungan, dan akses layanan kesehatan memengaruhinya. Menjaga kebersihan diri dan sanitasi lingkungan sangat penting untuk mencegah penyakit. Kebiasaan hidup tidak sehat berdampak buruk pada individu dan keluarga. Peran aktif komunitas sangat krusial dalam upaya peningkatan kesehatan bersama.

Halaman 9 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
HolistikMenyeluruh, memandang sesuatu dari berbagai aspek.
SanitasiUpaya menjaga kesehatan masyarakat dengan mengendalikan faktor lingkungan.
Vektor PenyakitOrganisme yang dapat menularkan agen penyebab penyakit.
PreventifTindakan pencegahan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan" mata pelajaran Pemberdayaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XPeta Konsep
Kesehatan Diri, Keluarga, dan LingkunganKonsep Kesehatan HolistikFaktor-faktor yang Memengaruhi KesehatanPentingnya Kebersihan Diri dan Sanitasi LingkunganDampak Kebiasaan Hidup Tidak SehatPeran Komunitas dalam Peningkatan Kesehatan
Dari sub-bab Kesehatan Diri, Keluarga, dan LingkunganHalaman 12
Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPemberdayaan · Kelas XProfil Lulusan
KesehatanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pemberdayaan kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan pada Pemberdayaan Paket C, Fase E, elemen Pemberdayaan Diri dan Lingkungan.

Modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan untuk Pemberdayaan kelas X.

Apakah modul ajar Pemberdayaan materi Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini gratis?

Ya. Modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pemberdayaan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pemberdayaan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan dapat Anda sesuaikan dengan murid Pemberdayaan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pemberdayaan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan untuk Pemberdayaan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pemberdayaan kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pemberdayaan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pemberdayaan ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pemberdayaan Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.