Paket CKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas XI
Sistem Hukum dan Peradilan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sistem hukum dan peradilan adalah fondasi negara untuk menciptakan ketertiban dan keadilan. Hukum, yang bersumber dari UUD 1945 dan peraturan di bawahnya, diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan isinya. Penegakannya melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, dan Advokat, yang bekerja berdasarkan prinsip peradilan yang adil dan tidak memihak. Partisipasi aktif warga negara dalam mematuhi serta mendukung penegakan hukum sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan berkeadilan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Hukum dan Peradilan
Pendidikan Pancasila · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Hukum dan Peradilan
Pendidikan Pancasila · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSistem Hukum dan Peradilan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Praktik Simulasi
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang aturan dan norma yang berlaku di masyarakat serta pernah mendengar tentang lembaga hukum seperti polisi atau pengadilan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainHukum dan Peradilan
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis sistem hukum dan peradilan nasional, memahami peran lembaga penegak hukum, serta menyadari pentingnya kepatuhan terhadap hukum untuk menciptakan keadilan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDi Indonesia, setiap hari kita menyaksikan berita tentang kasus hukum dan proses peradilannya, mulai dari pelanggaran lalu lintas hingga kasus korupsi, yang melibatkan berbagai lembaga seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.
KonseptualSistem hukum adalah satu kesatuan tatanan aturan yang saling berkaitan untuk mengatur perilaku masyarakat, sementara peradilan adalah proses penyelesaian sengketa hukum melalui lembaga yang berwenang berdasarkan hukum yang berlaku.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari tahapan proses penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga persidangan dan putusan, serta mekanisme pengajuan banding atau kasasi.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari bagaimana pemahaman tentang sistem hukum dan peradilan dapat membantunya membuat keputusan yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada penegakan keadilan di lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis pengertian, tujuan, dan fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  2. Mengidentifikasi sumber-sumber hukum di Indonesia serta klasifikasi hukum berdasarkan bentuk dan isinya.
  3. Menganalisis peran lembaga penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, Advokat) dalam sistem peradilan Indonesia.
  4. Menganalisis prinsip-prinsip peradilan yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  5. Melakukan simulasi sederhana proses peradilan atau penyelesaian sengketa untuk memahami alur kerja sistem hukum.
  6. Merancang upaya partisipatif dalam penegakan hukum di lingkungan sekitar.
Halaman 2 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem hukum dan peradilan bukan hanya tentang mengetahui aturan, tetapi juga tentang menyadari bagaimana hukum melindungi hak-hak kita, menjaga ketertiban, dan memastikan keadilan ditegakkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita membutuhkan hukum, dan apa jadinya jika tidak ada lembaga yang menegakkan hukum di negara ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem-Based Learning (PBL) + Praktik Simulasi
Lintas Disiplin IlmuSosiologi: Hubungan antara hukum dengan norma sosial, perubahan sosial, dan dampak hukum terhadap struktur masyarakat.
Ekonomi: Hukum perdata terkait kontrak bisnis, perlindungan konsumen, dan regulasi pasar yang mempengaruhi kegiatan ekonomi warga belajar.
Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun argumen yang logis dan persuasif dalam konteks hukum, serta memahami bahasa hukum dalam dokumen resmi.
Kemitraan PembelajaranWarga belajar dapat berdiskusi dengan anggota keluarga atau komunitas yang memiliki pengalaman terkait hukum (misalnya, pengurus RT/RW, tokoh masyarakat) untuk mendapatkan perspektif praktis.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman dengan penataan tempat duduk yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan simulasi, serta memanfaatkan pojok baca digital untuk akses materi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek tentang proses persidangan, infografis interaktif mengenai struktur lembaga hukum, atau aplikasi simulasi kasus hukum sederhana untuk memperkaya pemahaman warga belajar.
Halaman 3 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menganalisis pengertian, tujuan, dan fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitTutor menyapa warga belajar, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan pengalaman warga belajar terkait aturan atau masalah hukum di sekitar mereka. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dasar-dasar hukum dan peradilan, serta pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika tidak ada hukum di lingkungan kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar diajak mengamati berbagai kasus atau berita terkait pelanggaran hukum yang relevan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya, sengketa jual beli, kasus lalu lintas). Mereka kemudian berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi mengapa hukum diperlukan dan apa saja fungsi-fungsi hukum yang mereka rasakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran atau infografis sederhana yang menggambarkan pengertian hukum menurut pemahaman mereka, tujuan hukum, dan contoh fungsi hukum dalam kehidupan nyata (misalnya, melindungi hak milik, menjaga ketertiban, menyelesaikan konflik).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Tutor memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan memberikan penguatan mengenai pentingnya hukum sebagai fondasi keadilan dan ketertiban. Warga belajar diajak untuk mengaitkan materi dengan pengalaman pribadi mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitTutor bersama warga belajar menyimpulkan poin-poin penting tentang pengertian, tujuan, dan fungsi hukum. Tutor mengapresiasi partisipasi aktif warga belajar, memberikan motivasi, dan menyampaikan gambaran materi untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranInquiry-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi sumber-sumber hukum di Indonesia serta klasifikasi hukum berdasarkan bentuk dan isinya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Tutor mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi hari ini: 'Jika hukum itu penting, lalu dari mana hukum-hukum itu berasal dan bagaimana kita bisa mengelompokkannya?' Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar dibagi kelompok dan diberikan beberapa contoh kasus hukum atau kebijakan pemerintah. Mereka diminta untuk mencari tahu (melalui bahan ajar atau internet) dasar hukum atau aturan yang terkait dengan kasus tersebut dan mengidentifikasi sumber hukumnya (misalnya UUD 1945, undang-undang, peraturan pemerintah).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat daftar sumber-sumber hukum yang mereka temukan dan mengklasifikasikan hukum berdasarkan bentuk (tertulis/tidak tertulis) serta isinya (pidana/perdata/tata negara/administrasi). Mereka juga diminta memberikan contoh konkrit dari setiap klasifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan klasifikasi hukum. Tutor memfasilitasi diskusi, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan memberikan contoh-contoh tambahan untuk memperkaya pemahaman. Warga belajar diajak merefleksikan bagaimana klasifikasi ini membantu mereka memahami kompleksitas sistem hukum.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitTutor menyimpulkan materi tentang sumber dan klasifikasi hukum, memberikan apresiasi atas kerja keras warga belajar, dan memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh penerapan hukum di lingkungan tempat tinggal atau kerja mereka. Pertemuan ditutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Menganalisis kasus hukum sederhana dan mengidentifikasi peran lembaga penegak hukum serta upaya penyelesaiannya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Sistem hukum dan peradilan adalah pilar penting dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan kedamaian di sebuah negara.

Alat & bahan: Kertas folio/A3, spidol warna, penggaris, gunting, lem, bahan ajar, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Bacalah studi kasus 'Sengketa Batas Tanah Antar Tetangga' yang diberikan oleh tutor.
  2. Identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut dan masalah pokoknya.
  3. Diskusikan dalam kelompok, lembaga penegak hukum mana saja yang berpotensi terlibat dan apa peran masing-masing.
  4. Buatlah diagram alir atau peta konsep mengenai tahapan penyelesaian kasus ini secara hukum.
  5. Sertakan rekomendasi upaya preventif agar kasus serupa tidak terulang di lingkungan sekitar.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang hukum?
  2. Menurut Anda, mengapa negara perlu memiliki pengadilan?
  3. Pernahkah Anda mendengar tentang polisi, jaksa, atau hakim? Apa tugas mereka?
  4. Bagaimana cara menyelesaikan masalah perselisihan antar tetangga yang Anda ketahui?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan simulasi persidangan.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konseptual dan analisis kasus, serta penilaian portofolio hasil LKPD dan simulasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis pengertian, tujuan, dan fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Pengertian, tujuan, dan fungsi hukum.3 JPkewargaan, penalaran kritis
2Mengidentifikasi sumber-sumber hukum di Indonesia serta klasifikasi hukum berdasarkan bentuk dan isinya.Sumber-sumber hukum dan klasifikasi hukum.2 JPpenalaran kritis
3Menganalisis peran lembaga penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, Advokat) dalam sistem peradilan Indonesia.Lembaga penegak hukum dan perannya.3 JPkewargaan, kolaborasi
4Melakukan simulasi sederhana proses peradilan atau penyelesaian sengketa untuk memahami alur kerja sistem hukum.Prinsip peradilan dan simulasi proses hukum.2 JPkewargaan, kolaborasi, penalaran kritis
Halaman 8 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem hukum dan peradilan adalah pilar penting dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan kedamaian di sebuah negara. Modul ini akan mengajak warga belajar menyelami seluk-beluk hukum, mulai dari pengertian dasarnya, sumber-sumbernya, hingga bagaimana lembaga-lembaga peradilan bekerja untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan haknya dan memenuhi kewajibannya. Pemahaman ini krusial agar kita dapat menjadi warga negara yang patuh hukum dan berpartisipasi aktif dalam penegakan keadilan.

1. 1. Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Hukum
Hukum dapat diartikan sebagai seperangkat aturan tertulis maupun tidak tertulis yang berisi perintah, larangan, dan sanksi, yang dibuat oleh pihak berwenang dan bersifat mengikat bagi masyarakat. Tujuan utama hukum adalah menciptakan ketertiban, keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi seluruh warga negara. Fungsi hukum sangat beragam, antara lain sebagai alat kontrol sosial untuk mencegah pelanggaran, alat untuk menyelesaikan sengketa secara damai, alat untuk mengubah masyarakat ke arah yang lebih baik, serta sebagai alat untuk melindungi hak asasi manusia. Contoh nyata adalah hukum lalu lintas yang bertujuan menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

2. 2. Sumber-Sumber Hukum di Indonesia
Sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan mengikat dan bersifat memaksa. Di Indonesia, sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil (faktor-faktor yang mempengaruhi isi hukum, seperti agama, adat, moral) dan sumber hukum formil (tempat ditemukannya hukum yang sudah jadi). Sumber hukum formil meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ketetapan MPR, Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan Daerah Provinsi, dan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota. Selain itu, ada juga kebiasaan, yurisprudensi (putusan hakim terdahulu), traktat (perjanjian internasional), dan doktrin (pendapat ahli hukum).

3. 3. Klasifikasi Hukum
Hukum dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai aspek. Berdasarkan bentuknya, hukum dibagi menjadi hukum tertulis (misalnya undang-undang, peraturan) dan hukum tidak tertulis (misalnya hukum adat, kebiasaan). Berdasarkan isinya, hukum dibagi menjadi hukum privat (mengatur hubungan antar individu, contohnya hukum perdata dan hukum dagang) dan hukum publik (mengatur hubungan negara dengan warga negara atau antarlembaga negara, contohnya hukum pidana, tata negara, administrasi negara, dan internasional). Berdasarkan tempat berlakunya, ada hukum nasional, hukum internasional, dan hukum asing. Klasifikasi ini memudahkan kita memahami cakupan dan penerapan hukum dalam berbagai konteks kehidupan.

4. 4. Lembaga Penegak Hukum
Penegakan hukum di Indonesia melibatkan beberapa lembaga penting. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kejaksaan Republik Indonesia bertugas melakukan penuntutan, melaksanakan putusan pengadilan, dan menegakkan supremasi hukum. Kehakiman, yang diwakili oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya (Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer, Peradilan Tata Usaha Negara), bertugas menerima, memeriksa, mengadili, dan memutuskan perkara. Advokat atau pengacara berperan memberikan bantuan hukum kepada klien, baik sebagai penasihat maupun pembela di pengadilan.

5. 5. Prinsip-Prinsip Peradilan yang Berlandaskan Pancasila
Sistem peradilan di Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945, yang menjamin keadilan bagi setiap warga negara. Prinsip-prinsip utamanya meliputi asas praduga tak bersalah (seseorang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap), peradilan yang jujur, adil, dan tidak memihak, peradilan yang terbuka untuk umum (kecuali ditentukan lain oleh undang-undang), serta hak untuk mendapatkan bantuan hukum. Keadilan harus ditegakkan tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau jabatan. Ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila.

6. 6. Partisipasi Masyarakat dalam Penegakan Hukum
Penegakan hukum bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga negara. Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti melaporkan tindak pidana yang diketahui, menjadi saksi di pengadilan, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, mematuhi peraturan yang berlaku, serta aktif dalam kegiatan penyuluhan hukum. Warga belajar juga dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menyebarkan kesadaran hukum dan menjadi teladan dalam ketaatan hukum. Dengan partisipasi aktif, sistem hukum dapat berjalan lebih efektif dan keadilan dapat terwujud.

Rangkuman: Sistem hukum dan peradilan adalah fondasi negara untuk menciptakan ketertiban dan keadilan. Hukum, yang bersumber dari UUD 1945 dan peraturan di bawahnya, diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan isinya. Penegakannya melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, dan Advokat, yang bekerja berdasarkan prinsip peradilan yang adil dan tidak memihak. Partisipasi aktif warga negara dalam mematuhi serta mendukung penegakan hukum sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan berkeadilan.

Halaman 9 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HukumSeperangkat aturan yang mengikat, dibuat oleh pihak berwenang, dengan sanksi.
PeradilanProses penyelesaian sengketa hukum melalui lembaga yang berwenang.
YurisprudensiPutusan hakim terdahulu yang dijadikan dasar putusan hakim selanjutnya.
AdvokatProfesi yang memberi jasa hukum di dalam maupun di luar pengadilan.
Praduga Tak BersalahAsas bahwa seseorang dianggap tidak bersalah sampai ada bukti yang menyatakan sebaliknya.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Hukum dan Peradilan" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sistem Hukum dan Peradilan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sistem Hukum dan Peradilan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIPeta Konsep
Sistem Hukum dan Peradilan1. Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Hukum2. Sumber-Sumber Hukum di Indonesia3. Klasifikasi Hukum4. Lembaga Penegak Hukum5. Prinsip-Prinsip Peradilan yang Berlandaskan Pancasila
Dari sub-bab Sistem Hukum dan PeradilanHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sistem Hukum dan Peradilan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Hukum dan Peradilan pada Pendidikan Pancasila Paket C, Fase F, elemen Hukum dan Peradilan.

Modul Sistem Hukum dan Peradilan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas XI Paket C di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Sistem Hukum dan Peradilan ini gratis?

Ya. Modul Sistem Hukum dan Peradilan untuk kelas XI Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sistem Hukum dan Peradilan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sistem Hukum dan Peradilan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Hukum dan Peradilan dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sistem Hukum dan Peradilan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Hukum dan Peradilan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Hukum dan Peradilan untuk Pendidikan Pancasila kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sistem Hukum dan Peradilan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas XI Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Hukum dan Peradilan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sistem Hukum dan Peradilan disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Paket CSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.