Modul Ajar & RPP Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Kelas VI
Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita
Modul ajar (RPP) Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) SD kelas VI materi Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun12 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Project-Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah dapat mengenali beberapa bentuk dasar dan warna di lingkungan sekitarnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa pada objek sehari-hari, lalu menganalisis fungsi estetikanya. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik merancang dan membuat karya seni rupa sederhana dengan menerapkan unsur dan prinsip yang telah dipelajari. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik berinteraksi dan berbagi ide dengan teman kelompok untuk menyelesaikan proyek seni rupa bersama.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berdampak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan mengidentifikasi unsur serta prinsip seni rupa pada berbagai objek di lingkungan sekitar, serta dapat menciptakan karya seni rupa sederhana yang menerapkan pemahaman tersebut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Melihat garis, warna, dan tekstur pada daun, batu, atau pola kain batik di sekitar kita. |
| Konseptual | Unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) dan prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi) adalah dasar pembentuk karya seni dan objek visual. |
| Prosedural | Langkah-langkah mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa, serta menerapkannya dalam membuat sketsa atau karya sederhana. |
| Metakognitif | Menyadari bagaimana pemahaman unsur dan prinsip seni rupa membantu menghargai keindahan di sekitar dan meningkatkan kemampuan berekspresi visual. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) pada objek di sekitar dengan tepat.
- Menganalisis prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi) yang terdapat pada objek di lingkungan sekitar.
- Mendeskripsikan fungsi dan makna unsur serta prinsip seni rupa pada objek yang diamati.
- Merancang sketsa sederhana dengan menerapkan minimal tiga unsur seni rupa.
- Menciptakan karya seni rupa dua dimensi sederhana (kolase/mozaik) dengan memanfaatkan objek alam/benda sekitar berdasarkan unsur dan prinsip seni rupa.
Pemahaman bermakna: Memahami unsur dan prinsip seni rupa tidak hanya membuat kita mampu mengapresiasi keindahan, tetapi juga dapat menciptakan karya yang bermakna dari objek-objek di sekitar kita.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, mengapa sebuah gambar terlihat indah dan menarik, sementara gambar lain terasa biasa saja?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Project-Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mendeskripsikan unsur dan prinsip seni rupa yang ditemukan pada objek. Ilmu Pengetahuan Alam: Mengidentifikasi karakteristik fisik benda (tekstur, warna) yang digunakan dalam karya seni. Matematika: Memahami konsep proporsi dan keseimbangan dalam penataan elemen visual. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak membantu peserta didik mencari dan mengumpulkan objek-objek alam atau benda di sekitar rumah yang dapat digunakan sebagai bahan kolase/mozaik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik membuat karya, dengan area pajangan sementara untuk hasil karya peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat mencari contoh-contoh kolase/mozaik dari internet sebagai referensi dan inspirasi awal untuk proyek mereka. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) pada objek di sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Bentuk! Guru menunjukkan beberapa benda, peserta didik menebak bentuk dasar (lingkaran, kotak, segitiga) dan warnanya. Cepat dan menyenangkan. Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan gambar pemandangan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur seni rupa dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang keindahan gambar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai objek di dalam dan luar kelas (misalnya daun, pensil, buku, dinding) lalu secara mandiri mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa seperti garis, warna, dan tekstur yang mereka temukan pada objek tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengisi LKPD dengan mencatat objek yang diamati dan unsur seni rupa yang ada, kemudian berdiskusi untuk membandingkan temuan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep unsur seni rupa melalui contoh-contoh visual yang relevan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang unsur seni rupa, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi) yang terdapat pada objek di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Susun Pola! Peserta didik diberikan potongan kertas berbagai bentuk dan warna, diminta menyusunnya menjadi pola yang seimbang atau berirama dalam waktu singkat. Guru menyapa, berdoa, presensi, dan mengulas kembali materi unsur seni rupa. Guru mengaitkan unsur dengan prinsip seni rupa dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis prinsip seni rupa pada objek serta memulai proyek. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati kembali objek-objek yang telah diidentifikasi sebelumnya, namun kali ini fokus pada bagaimana unsur-unsur tersebut tersusun membentuk prinsip seni rupa seperti keseimbangan atau kesatuan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok merancang sketsa awal untuk proyek kolase/mozaik, dengan menerapkan unsur dan prinsip seni rupa yang mereka pelajari dari pengamatan objek di sekitar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rancangan sketsa mereka, menerima masukan dari teman dan guru, serta merencanakan bahan-bahan yang akan digunakan untuk proyek kolase/mozaik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas kreativitas rancangan, mengingatkan untuk membawa bahan-bahan yang diperlukan, dan menutup dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menciptakan karya seni rupa dua dimensi sederhana (kolase/mozaik) dengan memanfaatkan objek alam/benda sekitar berdasarkan unsur dan prinsip seni rupa. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Galeri Berbisik! Peserta didik melihat beberapa gambar karya seni, lalu membisikkan satu kata tentang perasaan mereka ke teman di sebelahnya secara berantai. Guru menyapa, berdoa, presensi, dan memotivasi peserta didik untuk menyelesaikan proyek kolase/mozaik. Guru mengingatkan tujuan akhir yaitu menghasilkan karya yang menerapkan unsur dan prinsip seni rupa. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara mandiri mempersiapkan bahan-bahan yang telah dibawa (daun kering, biji-bijian, potongan kain, dll.) untuk proses pembuatan karya kolase/mozaik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok membuat karya kolase/mozaik sesuai rancangan yang telah disepakati, dengan berdiskusi dan saling membantu dalam menerapkan unsur dan prinsip seni rupa. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok memamerkan karyanya, saling memberikan umpan balik positif, dan guru memberikan penguatan terhadap karya yang berhasil menerapkan unsur dan prinsip seni rupa dengan baik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik bersama menyimpulkan pembelajaran dari awal hingga akhir, memberikan apresiasi tinggi atas semua karya dan usaha, dan menutup pelajaran dengan penuh semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis unsur serta prinsip seni rupa pada objek-objek di lingkungan sekitar.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, objek-objek di sekitar (daun, batu, pensil, buku, dsb.)
Langkah kerja:
- Amati minimal 5 objek berbeda di dalam atau luar kelas.
- Identifikasi unsur seni rupa (garis, warna, tekstur, bentuk) yang ada pada setiap objek.
- Catat objek dan unsur yang ditemukan pada tabel di bawah.
- Analisislah bagaimana unsur-unsur tersebut membentuk prinsip seni rupa (misalnya kesatuan, keseimbangan) pada objek.
- Diskusikan temuanmu dengan kelompok dan siapkan untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 warna dasar yang kamu tahu!
- Gambar apa saja yang kamu lihat di sekitar kelas ini?
- Apakah kamu tahu apa itu garis?
- Benda apa yang permukaannya kasar di sekitarmu?
Formatif (proses): Pengamatan terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan karya kolase/mozaik.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kolase/mozaik berdasarkan rubrik penilaian dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) pada objek di sekitar dengan tepat. | Unsur-unsur Seni Rupa | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi) yang terdapat pada objek di lingkungan sekitar. | Prinsip-prinsip Seni Rupa | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menciptakan karya seni rupa dua dimensi sederhana (kolase/mozaik) dengan memanfaatkan objek alam/benda sekitar berdasarkan unsur dan prinsip seni rupa. | Praktik Kolase/Mozaik | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Seni rupa ada di mana-mana! Dari pola pada batik ibumu, bentuk awan di langit, hingga susunan buku di rak. Semua itu memiliki unsur dan prinsip seni rupa yang membuatnya terlihat menarik atau unik. Dengan memahami unsur dan prinsip ini, kita tidak hanya bisa menikmati keindahan, tetapi juga bisa menciptakan karya seni kita sendiri dari benda-benda sederhana di sekitar kita.
1. Unsur Seni Rupa: Fondasi Visual
Unsur seni rupa adalah komponen dasar yang membentuk sebuah karya seni atau objek visual. Ada tujuh unsur utama: titik adalah elemen terkecil; garis adalah deretan titik yang bersambung dan dapat berupa lurus, lengkung, atau zig-zag; bidang adalah area dua dimensi yang dibatasi garis; bentuk adalah wujud tiga dimensi dari bidang; warna adalah spektrum cahaya yang terlihat oleh mata; tekstur adalah sifat permukaan benda (halus, kasar, licin); dan ruang adalah area kosong di sekitar objek. Misalnya, pada sehelai daun, kita bisa melihat garis-garis tulang daun, bentuk oval bidang daun, warna hijau, dan tekstur permukaannya.
2. Titik dan Garis: Jejak Awal
Titik adalah awal dari segalanya dalam seni rupa. Titik-titik yang berdekatan bisa membentuk kesan tekstur, atau jika diatur beraturan bisa menjadi pola. Garis adalah unsur yang paling ekspresif. Garis lurus memberikan kesan tegas, garis lengkung memberi kesan lembut, dan garis zig-zag memberi kesan dinamis. Cobalah perhatikan garis-garis pada batang pohon atau pola anyaman tikar, semuanya memiliki karakter garis yang berbeda dan memberikan kesan visual tertentu.
3. Bidang dan Bentuk: Wujud Objek
Bidang adalah area datar yang memiliki panjang dan lebar. Bidang bisa geometris (persegi, lingkaran) atau non-geometris (bebas). Bentuk adalah pengembangan dari bidang menjadi tiga dimensi, memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Misalnya, buku adalah bentuk balok, sedangkan piring adalah bentuk lingkaran yang datar. Perbedaan antara bidang dan bentuk sangat penting dalam menciptakan ilusi kedalaman pada gambar dua dimensi atau saat membuat patung tiga dimensi.
4. Warna dan Tekstur: Rasa Visual
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang paling kuat dalam memengaruhi emosi dan persepsi. Ada warna primer (merah, kuning, biru), sekunder (campuran primer), dan tersier. Setiap warna memiliki nilai (terang-gelap) dan intensitas (cerah-pudar). Tekstur adalah kualitas permukaan suatu objek yang dapat dirasakan melalui sentuhan atau visual. Contohnya, kulit jeruk memiliki tekstur kasar, sedangkan kaca memiliki tekstur halus. Penggunaan warna dan tekstur yang tepat dapat membuat sebuah objek tampak lebih hidup dan menarik.
5. Ruang: Dimensi Ketiga
Ruang dalam seni rupa adalah area di sekitar atau di dalam objek. Pada karya dua dimensi, ruang seringkali diciptakan melalui ilusi, misalnya dengan menggunakan perspektif atau perbedaan ukuran objek untuk menunjukkan kedalaman. Pada karya tiga dimensi, ruang adalah area fisik yang ditempati objek dan area kosong di sekitarnya. Memahami ruang membantu kita menata objek agar tidak terasa terlalu padat atau terlalu kosong, menciptakan komposisi yang seimbang.
6. Prinsip Seni Rupa: Aturan Main Keindahan
Prinsip seni rupa adalah cara mengatur unsur-unsur seni rupa agar menciptakan komposisi yang harmonis dan menarik. Prinsip-prinsip utama meliputi: kesatuan (semua elemen terasa menyatu), keseimbangan (distribusi visual yang seimbang), irama (pengulangan elemen yang menciptakan gerakan), penekanan (satu bagian menjadi pusat perhatian), dan proporsi (perbandingan ukuran elemen yang serasi). Misalnya, rumah yang seimbang memiliki jendela yang ukurannya proporsional dengan pintu dan dindingnya.
7. Kesatuan dan Keseimbangan: Harmoni Visual
Kesatuan adalah prinsip yang membuat semua bagian dalam sebuah karya seni terasa saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan yang utuh. Tanpa kesatuan, karya akan terlihat acak. Keseimbangan adalah distribusi visual berat dalam suatu komposisi. Keseimbangan bisa simetris (sama persis di kedua sisi), asimetris (berbeda tapi tetap seimbang), atau radial (berpusat ke luar). Perhatikan bagaimana bunga memiliki kelopak yang simetris, atau bagaimana penataan perabot di ruangan dapat menciptakan keseimbangan visual.
8. Irama, Penekanan, dan Proporsi: Dinamika dan Fokus
Irama adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa (seperti garis atau bentuk) yang menciptakan kesan gerakan atau aliran. Contohnya adalah pola berulang pada kain batik. Penekanan (atau fokus) adalah prinsip di mana salah satu bagian karya dibuat menonjol agar menjadi pusat perhatian. Ini bisa dicapai dengan warna kontras, ukuran berbeda, atau penempatan unik. Proporsi adalah perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lain, atau antara bagian dengan keseluruhan. Proporsi yang baik membuat objek terlihat wajar dan harmonis, seperti perbandingan ukuran kepala dengan tubuh manusia.
Rangkuman: Unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang) adalah elemen dasar yang membangun objek visual. Prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi) adalah cara kita mengatur unsur-unsur tersebut agar karya terlihat indah dan harmonis. Dengan memahami keduanya, kita bisa lebih menghargai keindahan di sekitar kita dan bahkan menciptakan karya seni sederhana dari benda-benda yang ada di lingkungan kita, mengubah hal biasa menjadi luar biasa.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Unsur Seni Rupa | Komponen dasar pembentuk karya seni visual. |
| Prinsip Seni Rupa | Aturan pengaturan unsur seni rupa agar harmonis. |
| Kolase | Karya seni yang dibuat dengan menempelkan berbagai bahan pada permukaan. |
| Mozaik | Karya seni yang dibuat dengan menyusun potongan-potongan kecil bahan (misalnya kertas, keramik) untuk membentuk gambar. |
| Tekstur | Sifat permukaan suatu benda (halus, kasar, licin, dsb.). |
| Proporsi | Perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lain atau keseluruhan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita" mata pelajaran Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil6 materi · siap dibuatkan
Reklame: Poster dan BrosurBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPatung dan KonstruksiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProporsi dan PerspektifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSeni Grafis SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKreasi Karya Rupa TerapanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPameran Akhir TahunBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap6 materi · siap dibuatkan
Interval NadaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHarmoni dan Akor DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBentuk dan Struktur LaguBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAnsambel Sejenis dan CampuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKreasi Iringan LaguBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPraktik Pertunjukan MusikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) di kelas lain
warnaSeni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Kelas II SDLihat semua Modul Ajar Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita ini gratis?
Ya. Modul Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita untuk Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita pada Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) SD, Fase C, elemen Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berdampak.
Bisakah modul Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengenal unsur dan prinsip Seni rupa pada objek di sekitar kita dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Rupa (Semester 1) + Seni Musik (Semester 2) kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.