Modul Ajar & RPP Sosiologi Kelas XI
Permasalahan Sosial
Modul ajar (RPP) Sosiologi SMA kelas XI materi Permasalahan Sosial lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Permasalahan Sosial yang Anda cari? Materi Sosiologi Kelas XI lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sosiologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Permasalahan Sosial |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Diskusi Kelompok |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar mengenai interaksi sosial dan kelompok sosial di lingkungan sekitar mereka.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Sosiologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dan menginterpretasikan fenomena sosial dengan menggunakan konsep-konsep sosiologi untuk memahami interaksi sosial, struktur sosial, dan perubahan sosial dalam masyarakat, serta merumuskan solusi atas permasalahan sosial yang ada. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Permasalahan sosial dapat berupa kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, dan konflik antar kelompok yang terjadi di masyarakat. |
| Konseptual | Permasalahan sosial adalah kondisi yang dianggap sebagian besar masyarakat sebagai suatu masalah yang perlu diatasi karena berdampak negatif pada kehidupan. |
| Prosedural | Mempelajari cara mengidentifikasi, menganalisis penyebab, dan merumuskan solusi atas permasalahan sosial. |
| Metakognitif | Meningkatkan kesadaran diri dalam memahami kompleksitas isu-isu sosial dan dampaknya pada diri sendiri serta orang lain. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal tiga jenis permasalahan sosial yang umum terjadi di Indonesia.
- Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya permasalahan sosial (kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga) dengan menggunakan teori sosiologi.
- Peserta didik mampu membandingkan dampak permasalahan sosial yang berbeda terhadap individu dan masyarakat.
- Peserta didik mampu merumuskan usulan solusi konkret dan realistis untuk mengatasi salah satu permasalahan sosial yang dipilih.
- Peserta didik mampu mempresentasikan hasil analisis dan usulan solusi permasalahan sosial secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami permasalahan sosial membantu kita mengidentifikasi akar masalah dalam masyarakat dan merancang solusi yang efektif untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis.
Pertanyaan pemantik: "Jika kamu melihat banyak temanmu kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang layak, apa yang akan kamu lakukan dan mengapa itu penting bagi masyarakat?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Diskusi Kelompok |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan presentasi, argumentasi, dan penulisan laporan hasil analisis. Ekonomi: Analisis dampak ekonomi dari permasalahan sosial seperti kemiskinan dan pengangguran. Pendidikan Kewarganegaraan: Keterkaitan permasalahan sosial dengan hak asasi manusia dan tanggung jawab warga negara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Melibatkan orang tua atau tokoh masyarakat untuk berbagi pengalaman dan pandangan mengenai permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Menciptakan suasana kelas yang aman dan nyaman untuk berdiskusi, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber observasi awal permasalahan sosial. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Menggunakan platform digital seperti Google Classroom atau grup WhatsApp untuk berbagi sumber belajar, diskusi asynchronous, dan pengumpulan tugas. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal tiga jenis permasalahan sosial yang umum terjadi di Indonesia. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, menyampaikan apersepsi terkait materi sebelumnya tentang interaksi sosial, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa mengenai permasalahan sosial. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Siswa secara berkelompok mengamati gambar/video singkat tentang berbagai isu sosial dan mengidentifikasi fenomena apa saja yang mereka lihat sebagai suatu masalah dalam masyarakat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mendiskusikan dan mencatat jenis-jenis permasalahan sosial yang mereka identifikasi dari berbagai sumber (buku, artikel singkat) yang disediakan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan identifikasi permasalahan sosial mereka, guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman awal siswa mengenai ragam permasalahan sosial. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama siswa menyimpulkan jenis-jenis permasalahan sosial yang telah diidentifikasi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa, dan menginformasikan materi untuk pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Diskusi Kelompok Terfokus |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya permasalahan sosial (kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga) dengan menggunakan teori sosiologi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan membagi siswa ke dalam kelompok yang sama untuk melanjutkan analisis permasalahan sosial. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok memilih satu jenis permasalahan sosial (kemiskinan, kejahatan, atau disorganisasi keluarga) untuk dianalisis lebih mendalam penyebabnya menggunakan teori sosiologi yang relevan (misal: teori konflik, teori fungsionalisme). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Siswa dalam kelompok bekerja sama mencari informasi penyebab permasalahan sosial yang dipilih dari berbagai referensi dan mendiskusikan temuan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis singkat mengenai faktor penyebab permasalahan sosial yang mereka pilih, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan penguatan terhadap analisis penyebab permasalahan sosial, mengapresiasi kerja sama kelompok, dan memberikan tugas awal untuk merumuskan solusi pada pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Presentasi |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu merumuskan usulan solusi konkret dan realistis untuk mengatasi salah satu permasalahan sosial yang dipilih, serta mempresentasikannya secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, mengingatkan kembali tujuan pembelajaran, dan meminta setiap kelompok untuk fokus pada perumusan solusi permasalahan sosial yang telah mereka analisis. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Kelompok mendiskusikan dan merumuskan minimal dua usulan solusi yang konkret, realistis, dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan sosial yang mereka pilih, dengan mempertimbangkan dampak dan kendalanya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menyiapkan materi presentasi singkat (misal: slide, poster) yang berisi identifikasi masalah, analisis penyebab, dan usulan solusi permasalahan sosial mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas, diikuti dengan sesi tanya jawab dan umpan balik konstruktif dari guru dan teman sejawat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama siswa melakukan refleksi akhir mengenai pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas karya dan presentasi siswa, serta memberikan motivasi untuk terus peduli dan berkontribusi dalam penyelesaian masalah sosial di lingkungan mereka. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis faktor penyebab dan merumuskan solusi permasalahan sosial terpilih.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol, laptop/tablet (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Identifikasi dan pilih satu permasalahan sosial yang akan dianalisis dari daftar yang diberikan.
- Cari informasi mengenai faktor-faktor penyebab permasalahan sosial tersebut dari berbagai sumber.
- Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor penyebab yang paling dominan dan relevan.
- Rumuskan minimal dua usulan solusi yang konkret dan realistis untuk mengatasi permasalahan sosial tersebut.
- Siapkan ringkasan hasil analisis dan usulan solusi untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Pernahkah kamu mendengar tentang kemiskinan di sekitarmu?
- Menurutmu, mengapa ada orang yang melakukan kejahatan?
- Apa yang dimaksud dengan keluarga yang 'tidak harmonis'?
- Bagaimana perasaanmu ketika melihat orang lain mengalami kesulitan?
Formatif (proses): Observasi keaktifan siswa dalam diskusi kelompok, kemampuan bertanya, dan kualitas kontribusi ide selama kegiatan pembelajaran.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap kualitas presentasi kelompok, kedalaman analisis, dan kekonkretan usulan solusi permasalahan sosial.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis permasalahan sosial | Definisi dan jenis permasalahan sosial | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis faktor penyebab permasalahan sosial | Teori sosiologi tentang penyebab masalah sosial (kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga) | 2 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian |
| 3 | Merumuskan solusi dan mempresentasikannya | Pendekatan penyelesaian masalah sosial | 2 JP | Kolaborasi, Kemandirian |
Masyarakat selalu dihadapkan pada berbagai tantangan dan kondisi yang tidak diinginkan. Fenomena seperti kemiskinan, meningkatnya angka kriminalitas, atau keretakan dalam keluarga seringkali menjadi sorotan. Modul ini akan mengajak Anda menyelami lebih dalam apa saja yang termasuk permasalahan sosial, mengapa itu terjadi, dan bagaimana kita sebagai bagian dari masyarakat dapat berkontribusi dalam mencari solusinya.
1. Pengertian dan Ciri Permasalahan Sosial
Permasalahan sosial adalah suatu kondisi yang dianggap sebagian besar anggota masyarakat sebagai sesuatu yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan. Ciri utamanya adalah adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan, serta menimbulkan dampak negatif pada kehidupan sosial. Permasalahan ini bersifat relatif, artinya apa yang dianggap masalah di satu masyarakat belum tentu dianggap masalah di masyarakat lain, tergantung pada nilai dan norma yang berlaku.
2. Jenis-jenis Permasalahan Sosial
Secara umum, permasalahan sosial dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis utama. Kategori tersebut meliputi masalah kemiskinan, kejahatan (kriminalitas), disorganisasi keluarga (perceraian, kenakalan remaja), serta konflik antar kelompok. Setiap jenis permasalahan ini memiliki karakteristik dan penyebab yang khas, serta menimbulkan dampak yang berbeda-beda bagi individu maupun tatanan masyarakat secara keseluruhan.
3. Faktor Penyebab Permasalahan Sosial
Permasalahan sosial muncul akibat interaksi kompleks antara berbagai faktor. Faktor-faktor ini bisa bersifat ekonomi (kemiskinan, pengangguran), sosial (ketidaksetaraan, diskriminasi, pengaruh budaya asing negatif), psikologis (stres, trauma), maupun kebijakan pemerintah yang kurang tepat. Teori sosiologi seperti fungsionalisme, konflik, dan interaksionisme simbolik membantu kita memahami akar penyebab fenomena ini dari berbagai sudut pandang.
4. Dampak dan Solusi Permasalahan Sosial
Dampak permasalahan sosial sangat luas, mulai dari menurunnya kualitas hidup individu, meningkatnya ketidakamanan, hingga terganggunya stabilitas sosial. Penanganannya memerlukan pendekatan multidimensional. Solusi bisa berupa upaya preventif (pendidikan, sosialisasi nilai), kuratif (penyuluhan, rehabilitasi), atau represif (penegakan hukum). Penting untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan individu, dalam merancang solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Rangkuman: Permasalahan sosial adalah kondisi yang merugikan masyarakat dan memerlukan penanganan. Munculnya berbagai jenis masalah seperti kemiskinan, kejahatan, dan disorganisasi keluarga disebabkan oleh faktor ekonomi, sosial, dan psikologis. Penanganan yang efektif membutuhkan analisis mendalam terhadap penyebab dan dampak, serta kolaborasi berbagai pihak untuk merumuskan solusi yang konkret dan berkelanjutan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Permasalahan Sosial | Kondisi yang dianggap sebagai masalah oleh sebagian besar masyarakat dan memerlukan penanganan. |
| Kemiskinan | Kondisi kekurangan materi atau ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar. |
| Kriminalitas | Tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial. |
| Disorganisasi Keluarga | Keretakan atau ketidakharmonisan dalam struktur dan fungsi keluarga. |
| Teori Fungsionalisme | Pandangan sosiologi yang melihat masyarakat sebagai sistem yang saling terkait dan berfungsi untuk menjaga stabilitas. |
| Teori Konflik | Pandangan sosiologi yang melihat masyarakat sebagai arena persaingan kekuasaan dan sumber daya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Permasalahan Sosial" mata pelajaran Sosiologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Sosiologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap
Kelompok SosialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap0 dari 3 siap
Mobilitas SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKonflik dan IntegrasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHarmoni Sosial dalam Masyarakat MultikulturalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Sosiologi di kelas lain
Perubahan SosialSosiologi Kelas XII SMAInteraksi SosialSosiologi Kelas X SMAKeteraturan dan Dinamika SosialSosiologi Kelas X SMAStatus dan peran individu dalam kelompok sosialSosiologi Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Sosiologi Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Sosiologi Permasalahan Sosial ini gratis?
Ya. Modul Permasalahan Sosial untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sosiologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Sosiologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Permasalahan Sosial ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMA.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Permasalahan Sosial untuk Sosiologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Permasalahan Sosial ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Permasalahan Sosial dapat Anda sesuaikan dengan murid Sosiologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.