Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Matriks
Modul ajar (RPP) Matematika SMALB kelas XI materi Matriks lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Matriks yang Anda cari? Materi Matematika Kelas XI lainnya:
Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Matriks |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep bilangan dan operasi dasar matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mengidentifikasi informasi kunci dari masalah kontekstual untuk membentuk representasi matriks. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan contoh permasalahan sehari-hari yang dapat diselesaikan menggunakan konsep matriks. - kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan soal dan mempresentasikan hasil diskusi mereka.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Aljabar |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilangan berpangkat (eksponen) dan logaritma, serta menggunakan barisan dan deret, matriks, dan vektor dalam menyelesaikan masalah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang digunakan untuk menyajikan data secara terorganisir, seperti daftar harga barang atau jadwal kegiatan. |
| Konseptual | Konsep inti matriks meliputi elemen, ordo, jenis-jenis matriks, serta operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menentukan ordo matriks, melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari matriks membantu mereka berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan masalah yang terstruktur. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian, elemen, dan ordo matriks dari berbagai bentuk penyajian data.
- Membedakan jenis-jenis matriks berdasarkan karakteristiknya dengan benar.
- Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan matriks dengan tepat.
- Melakukan operasi perkalian skalar dengan matriks dan perkalian dua matriks dengan benar.
- Menggunakan konsep matriks untuk menyelesaikan masalah kontekstual sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami matriks membantu kita menyajikan dan mengolah data secara terstruktur, memecahkan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana, serta mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa menyusun data yang banyak dengan rapi agar mudah dibaca dan dihitung?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Penggunaan matriks dalam menyajikan data keuangan, perhitungan harga, atau stok barang di toko. Informatika: Konsep matriks digunakan dalam pemrograman untuk pengolahan gambar atau data. Seni Budaya: Penerapan matriks dalam pola desain atau susunan elemen visual pada karya seni. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang cara menyajikan data sederhana di rumah (misal, daftar belanja) dalam bentuk matriks. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, dengan ketersediaan papan tulis atau media visual untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kalkulator matriks sederhana atau spreadsheet untuk memverifikasi hasil perhitungan matriks yang telah dilakukan secara manual. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian, elemen, dan ordo matriks dari berbagai bentuk penyajian data. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Angka Bersembunyi: Guru menunjukkan beberapa kartu angka yang sebagian tertutup. Peserta didik menebak angka yang tersembunyi, melatih fokus dan observasi. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang cara menyajikan data (misalnya daftar belanja), menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang pentingnya data yang terstruktur. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh penyajian data (tabel jadwal pelajaran, daftar harga) dan mengidentifikasi bagaimana data tersebut tersusun dalam baris dan kolom untuk menemukan pola matriks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi LKPD yang berisi data sederhana (misalnya jumlah siswa di setiap kelas) dan diminta untuk menuliskannya dalam bentuk matriks, lalu mengidentifikasi elemen dan ordo matriks tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep pengertian, elemen, dan ordo matriks dengan contoh-contoh yang relevan dari kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Bersama-sama peserta didik menyimpulkan materi, melakukan refleksi singkat tentang hal yang paling menarik hari ini, guru memberikan apresiasi, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan matriks dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Matriks Bergerak: Guru menyebutkan posisi baris dan kolom, peserta didik bergerak sesuai instruksi (misal: 'baris 1, kolom 2'). Melatih pemahaman posisi dalam matriks. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali konsep matriks dari pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengaitkan materi dengan kebutuhan operasi data. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan masalah kontekstual (misalnya, perubahan stok barang di dua toko) dan diminta untuk mencari cara menggabungkan atau mengurangi data tersebut, yang mengarah pada konsep penjumlahan dan pengurangan matriks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal penjumlahan dan pengurangan matriks, termasuk soal cerita yang relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari seperti perubahan jumlah anggota tim atau nilai investasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi mereka. Guru memfasilitasi diskusi tentang strategi yang digunakan, memberikan koreksi jika ada kesalahan, dan menguatkan pemahaman tentang syarat dan langkah operasi matriks. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru membuat rangkuman materi hari ini, guru memberikan penguatan motivasi, menyampaikan apresiasi atas kerja keras, dan memberikan tugas singkat untuk persiapan pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menggunakan konsep matriks untuk menyelesaikan masalah kontekstual sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Teka-teki Matriks Kata: Guru menampilkan matriks berisi huruf. Peserta didik mencari kata tersembunyi secara horizontal/vertikal, melatih fokus dan pola. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi operasi matriks, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menyelesaikan proyek, dan memotivasi peserta didik untuk menciptakan sesuatu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus sederhana (misalnya, menghitung total biaya belanjaan dengan diskon, atau merencanakan jadwal transportasi) yang memerlukan aplikasi perkalian skalar dan perkalian dua matriks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang sebuah 'proyek mini' (misalnya, membuat 'katalog' harga barang dengan diskon menggunakan matriks, atau 'jadwal piket' dengan penugasan ganda) dan menyelesaikan perhitungannya menggunakan operasi matriks yang telah dipelajari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan 'proyek mini' mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif, serta guru memberikan penguatan dan apresiasi atas kreativitas dan solusi yang ditemukan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Bersama-sama peserta didik merangkum seluruh materi matriks, melakukan refleksi akhir tentang manfaat belajar matriks, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menutup pelajaran dengan doa serta harapan positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi elemen matriks dan melakukan operasi dasar matriks untuk menyelesaikan masalah sederhana.
Alat & bahan: Kertas, pensil, penggaris, kartu angka, lembar kerja.
Langkah kerja:
- Amati tabel data yang diberikan dengan saksama.
- Ubahlah data tersebut ke dalam bentuk matriks.
- Tentukan ordo dan elemen-elemen matriks yang terbentuk.
- Lakukan operasi penjumlahan/pengurangan/perkalian sesuai instruksi soal.
- Periksa kembali hasil perhitunganmu dan tuliskan kesimpulannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu data?
- Bagaimana cara kamu menyusun daftar belanja agar mudah dibaca?
- Jika ada 5 apel dan 3 jeruk, berapa total buahnya?
- Apa arti 'baris' dan 'kolom'?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, presentasi hasil kerja, dan penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan operasi matriks.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian, elemen, dan ordo matriks | Pengertian, elemen, dan ordo matriks | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan matriks | Operasi penjumlahan dan pengurangan matriks | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Melakukan operasi perkalian skalar dengan matriks dan perkalian dua matriks | Operasi perkalian matriks | 2 JP | kreativitas |
Matriks adalah salah satu konsep penting dalam matematika yang sering digunakan untuk menyajikan dan mengolah data secara terstruktur. Dengan matriks, kita bisa menyelesaikan berbagai masalah mulai dari perhitungan sederhana hingga analisis data yang kompleks. Mari kita pelajari bersama bagaimana matriks bekerja dan apa saja manfaatnya dalam kehidupan kita sehari-hari.
1. Pengertian Matriks
Matriks adalah susunan bilangan, simbol, atau ekspresi yang diatur dalam baris (horizontal) dan kolom (vertikal) sehingga membentuk suatu persegi atau persegi panjang. Bilangan-bilangan atau ekspresi-ekspresi ini disebut elemen matriks. Matriks biasanya dilambangkan dengan huruf kapital dan elemen-elemennya diletakkan dalam tanda kurung biasa atau kurung siku. Sebagai contoh, jika kita memiliki data jumlah siswa laki-laki dan perempuan di kelas A dan B, kita bisa menyajikannya dalam bentuk matriks untuk memudahkan pembacaan dan perhitungan.
2. Ordo Matriks
Ordo atau ukuran matriks menunjukkan banyaknya baris dan kolom yang dimiliki matriks tersebut. Jika suatu matriks memiliki m baris dan n kolom, maka ordo matriks tersebut adalah m x n (dibaca 'm kali n'). Penting untuk diingat bahwa urutan m dan n tidak boleh terbalik karena akan mengubah ordo matriks. Misalnya, matriks berordo 2x3 berarti memiliki 2 baris dan 3 kolom, sedangkan matriks berordo 3x2 berarti memiliki 3 baris dan 2 kolom. Pemahaman ordo sangat penting untuk melakukan operasi matriks.
3. Elemen Matriks
Setiap bilangan atau ekspresi di dalam matriks disebut elemen. Elemen matriks dinotasikan dengan huruf kecil yang diikuti oleh indeks baris dan kolomnya. Misalnya, a_ij berarti elemen yang terletak pada baris ke-i dan kolom ke-j. Sebagai contoh, pada matriks A = [[1, 2], [3, 4]], elemen a_11 adalah 1 (baris 1, kolom 1), dan a_21 adalah 3 (baris 2, kolom 1). Penentuan posisi elemen ini krusial dalam berbagai operasi matriks.
4. Jenis-Jenis Matriks
Matriks memiliki beberapa jenis berdasarkan karakteristiknya, antara lain: matriks baris (hanya memiliki satu baris), matriks kolom (hanya memiliki satu kolom), matriks persegi (jumlah baris sama dengan jumlah kolom), matriks nol (semua elemennya nol), matriks identitas (matriks persegi dengan elemen diagonal utama adalah 1 dan elemen lainnya 0), dan matriks diagonal (matriks persegi dengan elemen di luar diagonal utama adalah 0). Memahami jenis-jenis ini membantu dalam identifikasi dan operasi tertentu.
5. Operasi Penjumlahan Matriks
Dua matriks dapat dijumlahkan jika dan hanya jika kedua matriks tersebut memiliki ordo yang sama. Cara menjumlahkannya adalah dengan menjumlahkan elemen-elemen yang seletak (berada pada posisi baris dan kolom yang sama). Misalnya, jika A = [[a, b], [c, d]] dan B = [[e, f], [g, h]], maka A + B = [[a+e, b+f], [c+g, d+h]]. Sifat-sifat penjumlahan matriks meliputi komutatif (A+B = B+A) dan asosiatif ((A+B)+C = A+(B+C)).
6. Operasi Pengurangan Matriks
Sama seperti penjumlahan, dua matriks dapat dikurangkan jika dan hanya jika kedua matriks tersebut memiliki ordo yang sama. Cara mengurangkannya adalah dengan mengurangkan elemen-elemen yang seletak. Misalnya, jika A = [[a, b], [c, d]] dan B = [[e, f], [g, h]], maka A - B = [[a-e, b-f], [c-g, d-h]]. Pengurangan matriks tidak bersifat komutatif maupun asosiatif. Pemahaman ini penting untuk menghindari kesalahan perhitungan.
7. Perkalian Skalar dengan Matriks
Perkalian skalar dengan matriks adalah operasi mengalikan setiap elemen matriks dengan sebuah bilangan (skalar). Jika k adalah skalar dan A adalah matriks, maka kA adalah matriks baru yang setiap elemennya merupakan hasil kali elemen matriks A dengan k. Contoh, jika k=2 dan A = [[1, 2], [3, 4]], maka 2A = [[2x1, 2x2], [2x3, 2x4]] = [[2, 4], [6, 8]]. Operasi ini sering digunakan untuk mengubah skala data dalam matriks.
8. Perkalian Dua Matriks
Dua matriks, A dan B, dapat dikalikan (A x B) jika jumlah kolom matriks A sama dengan jumlah baris matriks B. Hasil perkaliannya adalah matriks baru yang berordo (jumlah baris A) x (jumlah kolom B). Setiap elemen pada matriks hasil perkalian diperoleh dari penjumlahan hasil kali elemen baris matriks pertama dengan elemen kolom matriks kedua yang seletak. Operasi ini lebih kompleks dan memerlukan ketelitian tinggi, serta tidak bersifat komutatif (A x B ≠ B x A).
Rangkuman: Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang memiliki ordo dan elemen tertentu. Matriks memiliki berbagai jenis seperti matriks baris, kolom, persegi, dan identitas. Operasi dasar matriks meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian skalar, dan perkalian dua matriks. Syarat utama untuk penjumlahan dan pengurangan adalah ordo yang sama, sedangkan untuk perkalian dua matriks adalah jumlah kolom matriks pertama harus sama dengan jumlah baris matriks kedua. Matriks sangat berguna untuk menyajikan dan mengolah data secara sistematis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Matriks | Susunan bilangan dalam baris dan kolom. |
| Elemen Matriks | Bilangan atau ekspresi di dalam matriks. |
| Ordo Matriks | Ukuran matriks berdasarkan jumlah baris x kolom. |
| Skalar | Bilangan tunggal yang mengalikan setiap elemen matriks. |
| Matriks Identitas | Matriks persegi dengan diagonal utama 1, lainnya 0. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Matriks" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Matematika Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Semester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
LingkaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTurunan Fungsi AljabarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkaran dan Garis SinggungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStatistika LanjutanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi FungsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Matriks — TunarunguMatematika Kelas XI SMALBEksponen dan LogaritmaMatematika Kelas X SMALBEksponen dan Logaritma — TunagrahitaMatematika Kelas X SMALBLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Matematika Matriks ini gratis?
Ya. Modul Matriks untuk kelas XI SMALB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Matriks ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMALB.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Matriks untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Matriks ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XI SMALB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Matriks pada Matematika SMALB, Fase F, elemen Aljabar.
Bisakah modul Matriks ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Matriks dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.